wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Uji Pengetahuan Multitester Analog

Total questions: 92

Worksheet time: 1hrs 29mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan multitester analog?

a)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur suhu.

b)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur tekanan udara.

c)

Multitester analog adalah perangkat lunak untuk analisis data.

d)

Multitester analog adalah alat pengukur listrik yang menggunakan jarum dan skala untuk menunjukkan nilai pengukuran.

2.

Sebutkan komponen utama dari multitester analog!

a)

Jarum pengukur, skala pengukuran, saklar pemilih, terminal pengukuran.

b)

Pengukur digital, layar LCD, kabel penghubung, baterai

c)

Saklar otomatis, sensor suhu, layar sentuh, port USB

d)

Kompas, pengukur tekanan, lampu indikator, baterai cadangan

3.

Bagaimana cara mengukur arus listrik menggunakan multitester analog?

a)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog dilakukan dengan menghubungkan multitester secara paralel dalam rangkaian.

b)

Mengukur arus listrik dengan multitester digital yang tidak terhubung ke rangkaian.

c)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog dilakukan dengan menghubungkan multitester secara seri dalam rangkaian.

d)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog hanya pada rangkaian AC.

4.

Apa yang harus diperhatikan saat mengukur arus listrik?

a)

Perhatikan pengaturan alat ukur, polaritas, dan kapasitas arus.

b)

Tidak perlu memperhatikan kapasitas arus

c)

Hanya menggunakan satu jenis alat ukur

d)

Mengabaikan polaritas alat ukur

5.

Bagaimana cara mengukur tegangan listrik dengan multitester analog?

a)

Hanya perlu menghubungkan satu probe ke sumber dan tidak perlu membaca skala.

b)

Atur multitester ke posisi arus, sambungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

c)

Untuk mengukur tegangan listrik dengan multitester analog, atur multitester ke posisi tegangan, sambungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

d)

Gunakan multitester digital untuk mengukur tegangan listrik dengan cara yang sama.

6.

Sebutkan langkah-langkah dalam mengukur tegangan listrik!

a)

Menyiapkan alat ukur tanpa mengatur mode

b)

Membaca nilai tanpa menghubungkan probe

c)

Langkah-langkah dalam mengukur tegangan listrik adalah menyiapkan alat ukur, mengatur mode, menghubungkan probe, dan membaca nilai.

d)

Mengukur arus listrik dengan multimeter

7.

Apa fungsi dari jarum indikator pada multitester analog?

a)

Menunjukkan nilai pengukuran arus, tegangan, atau resistansi.

b)

Mengukur kecepatan aliran udara.

c)

Menampilkan warna dari komponen listrik.

d)

Menunjukkan suhu lingkungan.

8.

Bagaimana cara membaca skala multitester analog?

a)

Hubungkan probe, pilih jenis dan rentang pengukuran, lalu baca nilai pada skala.

b)

Hanya baca nilai tanpa menghubungkan probe.

c)

Baca nilai pada skala tanpa memilih jenis pengukuran.

d)

Pilih jenis pengukuran tanpa memilih rentang.

9.

Apa yang dimaksud dengan skala linier pada multitester?

a)

Skala linier adalah skala yang menunjukkan hubungan langsung dan proporsional antara nilai yang diukur dan posisi jarum.

b)

Skala linier menunjukkan hubungan yang acak antara nilai yang diukur dan posisi jarum.

c)

Skala linier hanya digunakan untuk mengukur suhu.

d)

Skala linier adalah skala yang tidak memiliki hubungan dengan nilai yang diukur.

10.

Sebutkan kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan multitester!

a)

Menggunakan multitester tanpa baterai

b)

Membaca hasil pengukuran dengan mata tertutup

c)

Kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan multitester.

d)

Mengukur arus listrik pada sirkuit terbuka

11.

Apa yang harus dilakukan jika jarum multitester tidak stabil saat pengukuran?

a)

Tunggu beberapa menit sebelum melakukan pengukuran.

b)

Gunakan multitester lain tanpa memeriksa koneksi.

c)

Periksa koneksi dan pengaturan multitester.

d)

Ganti baterai multitester.

12.

Bagaimana cara mengatur multitester sebelum melakukan pengukuran?

a)

Matikan multitester sebelum melakukan pengukuran.

b)

Atur multitester sesuai jenis dan rentang pengukuran yang diinginkan.

c)

Atur multitester hanya untuk pengukuran arus.

d)

Gunakan multitester tanpa mengatur rentang.

13.

Apa perbedaan antara pengukuran arus AC dan DC pada multitester?

a)

Kedua jenis arus diukur dengan menggunakan mode yang sama pada multitester.

b)

Pengukuran arus AC menggunakan mode AC pada multitester, sedangkan DC menggunakan mode DC.

c)

Pengukuran arus AC lebih akurat dibandingkan dengan DC pada multitester.

d)

Pengukuran arus AC dan DC tidak memerlukan mode khusus pada multitester.

14.

Sebutkan satu contoh penggunaan multitester dalam kehidupan sehari-hari!

a)

Menentukan jenis bahan makanan

b)

Mengukur tegangan listrik pada soket listrik.

c)

Mengukur suhu ruangan

d)

Menghitung arus air dalam pipa

15.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran resistansi pada multitester?

a)

Pengukuran resistansi adalah proses untuk menentukan daya listrik.

b)

Pengukuran resistansi adalah metode untuk menghitung arus listrik.

c)

Pengukuran resistansi adalah cara untuk mengukur tegangan listrik.

d)

Pengukuran resistansi adalah proses untuk menentukan seberapa besar hambatan suatu komponen terhadap aliran arus listrik.

16.

Bagaimana cara mengukur resistansi menggunakan multitester analog?

a)

Atur ke posisi volt, hubungkan probe ke sumber listrik, dan baca nilai pada skala.

b)

Atur ke posisi ampere, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

c)

Untuk mengukur resistansi menggunakan multitester analog, atur ke posisi ohm, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

d)

Atur ke posisi frekuensi, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

17.

Apa yang harus dilakukan jika hasil pengukuran tidak sesuai harapan?

a)

Periksa penyebab ketidaksesuaian, kalibrasi alat, ulangi pengukuran.

b)

Lakukan pengukuran hanya sekali lagi tanpa kalibrasi

c)

Gunakan alat yang berbeda tanpa pemeriksaan

d)

Tinggalkan pengukuran dan abaikan hasilnya

18.

Sebutkan jenis-jenis multitester yang ada di pasaran!

a)

Multitester Bluetooth

b)

Multitester Wireless

c)

Multitester Solar

d)

1. Multitester Analog, 2. Multitester Digital, 3. Multitester Auto-ranging, 4. Multitester True RMS, 5. Multitester Clamp

19.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran kontinuitas pada multitester?

a)

Pengukuran kontinuitas adalah pengukuran arus listrik yang tinggi.

b)

Pengukuran kontinuitas adalah pemeriksaan suhu pada komponen elektronik.

c)

Pengukuran kontinuitas adalah pengukuran tegangan pada sumber daya.

d)

Pengukuran kontinuitas adalah pemeriksaan jalur listrik yang tidak terputus.

20.

Bagaimana cara memastikan multitester berfungsi dengan baik sebelum digunakan?

a)

Periksa kondisi fisik, nyalakan, uji dengan resistor, dan pastikan hasil sesuai.

b)

Hanya periksa baterai

c)

Uji dengan alat lain

d)

Baca manual tanpa mencoba

21.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran tegangan AC pada multitester?

a)

Pengukuran tegangan AC adalah proses untuk menentukan nilai arus listrik.

b)

Pengukuran tegangan AC adalah cara untuk mengukur perbedaan potensial listrik dalam rangkaian AC.

c)

Pengukuran tegangan AC hanya dilakukan pada perangkat digital.

d)

Pengukuran tegangan AC tidak memerlukan pengaturan khusus pada multitester.

22.

Bagaimana cara mengukur frekuensi menggunakan multitester?

a)

Atur multitester ke posisi volt, sambungkan probe, dan baca nilai pada skala.

b)

Gunakan multitester digital untuk mengukur frekuensi tanpa pengaturan.

c)

Hanya perlu menghubungkan satu probe ke sumber tanpa pengaturan.

d)

Atur multitester ke posisi frekuensi, hubungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

23.

Sebutkan langkah-langkah dalam mengukur arus DC menggunakan multitester!

a)

Atur multitester ke posisi ohm, sambungkan probe, dan baca nilai.

b)

Hanya menghubungkan probe tanpa mengatur mode.

c)

Gunakan multitester tanpa memeriksa koneksi.

d)

Menyiapkan alat ukur, mengatur mode DC, menghubungkan probe secara seri, dan membaca nilai.

24.

Apa yang dimaksud dengan multitester analog?

a)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur suhu.

b)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur tekanan udara.

c)

Multitester analog adalah perangkat lunak untuk analisis data.

d)

Multitester analog adalah alat pengukur listrik yang menggunakan jarum dan skala untuk menunjukkan nilai pengukuran.

25.

Sebutkan komponen utama dari multitester analog!

a)

Jarum pengukur, skala pengukuran, saklar pemilih, terminal pengukuran.

b)

Pengukur digital, layar LCD, kabel penghubung, baterai

c)

Saklar otomatis, sensor suhu, layar sentuh, port USB

d)

Kompas, pengukur tekanan, lampu indikator, baterai cadangan

26.

Bagaimana cara mengukur arus listrik menggunakan multitester analog?

a)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog dilakukan dengan menghubungkan multitester secara paralel dalam rangkaian.

b)

Mengukur arus listrik dengan multitester digital yang tidak terhubung ke rangkaian.

c)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog dilakukan dengan menghubungkan multitester secara seri dalam rangkaian.

d)

Mengukur arus listrik dengan multitester analog hanya pada rangkaian AC.

27.

Apa yang harus diperhatikan saat mengukur arus listrik?

a)

Perhatikan pengaturan alat ukur, polaritas, dan kapasitas arus.

b)

Tidak perlu memperhatikan kapasitas arus

c)

Hanya menggunakan satu jenis alat ukur

d)

Mengabaikan polaritas alat ukur

28.

Bagaimana cara mengukur tegangan listrik dengan multitester analog?

a)

Hanya perlu menghubungkan satu probe ke sumber dan tidak perlu membaca skala.

b)

Atur multitester ke posisi arus, sambungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

c)

Untuk mengukur tegangan listrik dengan multitester analog, atur multitester ke posisi tegangan, sambungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

d)

Gunakan multitester digital untuk mengukur tegangan listrik dengan cara yang sama.

29.

Sebutkan langkah-langkah dalam mengukur tegangan listrik!

a)

Menyiapkan alat ukur tanpa mengatur mode

b)

Membaca nilai tanpa menghubungkan probe

c)

Langkah-langkah dalam mengukur tegangan listrik adalah menyiapkan alat ukur, mengatur mode, menghubungkan probe, dan membaca nilai.

d)

Mengukur arus listrik dengan multimeter

30.

Apa fungsi dari jarum indikator pada multitester analog?

a)

Menunjukkan nilai pengukuran arus, tegangan, atau resistansi.

b)

Mengukur kecepatan aliran udara.

c)

Menampilkan warna dari komponen listrik.

d)

Menunjukkan suhu lingkungan.

31.

Bagaimana cara membaca skala multitester analog?

a)

Hubungkan probe, pilih jenis dan rentang pengukuran, lalu baca nilai pada skala.

b)

Hanya baca nilai tanpa menghubungkan probe.

c)

Baca nilai pada skala tanpa memilih jenis pengukuran.

d)

Pilih jenis pengukuran tanpa memilih rentang.

32.

Apa yang dimaksud dengan skala linier pada multitester?

a)

Skala linier adalah skala yang menunjukkan hubungan langsung dan proporsional antara nilai yang diukur dan posisi jarum.

b)

Skala linier menunjukkan hubungan yang acak antara nilai yang diukur dan posisi jarum.

c)

Skala linier hanya digunakan untuk mengukur suhu.

d)

Skala linier adalah skala yang tidak memiliki hubungan dengan nilai yang diukur.

33.

Sebutkan kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan multitester!

a)

Menggunakan multitester tanpa baterai

b)

Membaca hasil pengukuran dengan mata tertutup

c)

Kesalahan umum yang sering terjadi saat menggunakan multitester.

d)

Mengukur arus listrik pada sirkuit terbuka

34.

Apa yang harus dilakukan jika jarum multitester tidak stabil saat pengukuran?

a)

Tunggu beberapa menit sebelum melakukan pengukuran.

b)

Gunakan multitester lain tanpa memeriksa koneksi.

c)

Periksa koneksi dan pengaturan multitester.

d)

Ganti baterai multitester.

35.

Bagaimana cara mengatur multitester sebelum melakukan pengukuran?

a)

Matikan multitester sebelum melakukan pengukuran.

b)

Atur multitester sesuai jenis dan rentang pengukuran yang diinginkan.

c)

Atur multitester hanya untuk pengukuran arus.

d)

Gunakan multitester tanpa mengatur rentang.

36.

Apa perbedaan antara pengukuran arus AC dan DC pada multitester?

a)

Kedua jenis arus diukur dengan menggunakan mode yang sama pada multitester.

b)

Pengukuran arus AC menggunakan mode AC pada multitester, sedangkan DC menggunakan mode DC.

c)

Pengukuran arus AC lebih akurat dibandingkan dengan DC pada multitester.

d)

Pengukuran arus AC dan DC tidak memerlukan mode khusus pada multitester.

37.

Sebutkan satu contoh penggunaan multitester dalam kehidupan sehari-hari!

a)

Menentukan jenis bahan makanan

b)

Mengukur tegangan listrik pada soket listrik.

c)

Mengukur suhu ruangan

d)

Menghitung arus air dalam pipa

38.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran resistansi pada multitester?

a)

Pengukuran resistansi adalah proses untuk menentukan daya listrik.

b)

Pengukuran resistansi adalah metode untuk menghitung arus listrik.

c)

Pengukuran resistansi adalah cara untuk mengukur tegangan listrik.

d)

Pengukuran resistansi adalah proses untuk menentukan seberapa besar hambatan suatu komponen terhadap aliran arus listrik.

39.

Bagaimana cara mengukur resistansi menggunakan multitester analog?

a)

Atur ke posisi volt, hubungkan probe ke sumber listrik, dan baca nilai pada skala.

b)

Atur ke posisi ampere, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

c)

Untuk mengukur resistansi menggunakan multitester analog, atur ke posisi ohm, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

d)

Atur ke posisi frekuensi, hubungkan probe ke resistor, dan baca nilai pada skala.

40.

Apa yang harus dilakukan jika hasil pengukuran tidak sesuai harapan?

a)

Periksa penyebab ketidaksesuaian, kalibrasi alat, ulangi pengukuran.

b)

Lakukan pengukuran hanya sekali lagi tanpa kalibrasi

c)

Gunakan alat yang berbeda tanpa pemeriksaan

d)

Tinggalkan pengukuran dan abaikan hasilnya

41.

Sebutkan jenis-jenis multitester yang ada di pasaran!

a)

Multitester Bluetooth

b)

Multitester Wireless

c)

Multitester Solar

d)

1. Multitester Analog, 2. Multitester Digital, 3. Multitester Auto-ranging, 4. Multitester True RMS, 5. Multitester Clamp

42.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran kontinuitas pada multitester?

a)

Pengukuran kontinuitas adalah pengukuran arus listrik yang tinggi.

b)

Pengukuran kontinuitas adalah pemeriksaan suhu pada komponen elektronik.

c)

Pengukuran kontinuitas adalah pengukuran tegangan pada sumber daya.

d)

Pengukuran kontinuitas adalah pemeriksaan jalur listrik yang tidak terputus.

43.

Bagaimana cara memastikan multitester berfungsi dengan baik sebelum digunakan?

a)

Periksa kondisi fisik, nyalakan, uji dengan resistor, dan pastikan hasil sesuai.

b)

Hanya periksa baterai

c)

Uji dengan alat lain

d)

Baca manual tanpa mencoba

44.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran tegangan AC pada multitester?

a)

Pengukuran tegangan AC adalah proses untuk menentukan nilai arus listrik.

b)

Pengukuran tegangan AC adalah cara untuk mengukur perbedaan potensial listrik dalam rangkaian AC.

c)

Pengukuran tegangan AC hanya dilakukan pada perangkat digital.

d)

Pengukuran tegangan AC tidak memerlukan pengaturan khusus pada multitester.

45.

Bagaimana cara mengukur frekuensi menggunakan multitester?

a)

Atur multitester ke posisi volt, sambungkan probe, dan baca nilai pada skala.

b)

Gunakan multitester digital untuk mengukur frekuensi tanpa pengaturan.

c)

Hanya perlu menghubungkan satu probe ke sumber tanpa pengaturan.

d)

Atur multitester ke posisi frekuensi, hubungkan probe ke sumber, dan baca nilai pada skala.

46.

Sebutkan langkah-langkah dalam mengukur arus DC menggunakan multitester!

a)

Atur multitester ke posisi ohm, sambungkan probe, dan baca nilai.

b)

Hanya menghubungkan probe tanpa mengatur mode.

c)

Gunakan multitester tanpa memeriksa koneksi.

d)

Menyiapkan alat ukur, mengatur mode DC, menghubungkan probe secara seri, dan membaca nilai.

47.

Apa yang dimaksud dengan multitester analog?

a)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur suhu.

b)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur tekanan udara.

c)

Multitester analog adalah perangkat lunak untuk analisis data.

d)

Multitester analog adalah alat pengukur listrik yang menggunakan jarum dan skala untuk menunjukkan nilai pengukuran.

48.

Apa itu multitester analog?

a)

Multitester analog adalah alat untuk mengukur suhu.

b)

Multitester analog adalah jenis baterai yang dapat diisi ulang.

c)

Multitester analog digunakan untuk mengukur tekanan udara.

d)

Multitester analog adalah alat pengukur listrik yang menggunakan jarum untuk menunjukkan nilai pengukuran.

49.

Sebutkan komponen utama dari multitester analog!

a)

Jarum indikator, skala pengukuran, saklar pemilih, terminal pengukuran.

b)

Pengukur suhu, sensor cahaya, baterai cadangan, kabel audio

c)

Saklar pengatur, kabel penghubung, baterai, resistor

d)

Indikator digital, layar LCD, tombol reset, kabel USB

50.

Bagaimana cara mengukur tegangan dengan multitester analog?

a)

Gunakan multitester digital untuk mengukur tegangan.

b)

Hanya sambungkan probe tanpa mengatur posisi multitester.

c)

Atur ke posisi A, sambungkan probe, dan baca nilai pada skala.

d)

Untuk mengukur tegangan dengan multitester analog, atur ke posisi V, sambungkan probe, dan baca nilai pada skala.

51.

Apa yang dimaksud dengan skala pada multitester analog?

a)

Skala pada multitester analog adalah tombol untuk mengubah fungsi pengukuran.

b)

Skala pada multitester analog adalah alat untuk mengukur suhu.

c)

Skala pada multitester analog adalah indikator nilai pengukuran yang ditunjukkan oleh jarum pada alat.

d)

Skala pada multitester analog adalah bagian yang mengatur arus listrik.

52.

Sebutkan dua jenis pengukuran yang dapat dilakukan dengan multitester analog!

a)

Frekuensi dan resistansi

b)

Daya dan energi

c)

Induktansi dan kapasitansi

d)

Arus listrik dan tegangan listrik

53.

Apa fungsi dari jarum indikator pada multitester analog?

a)

Mengukur kecepatan aliran udara.

b)

Menampilkan warna indikator listrik.

c)

Menunjukkan suhu lingkungan.

d)

Menunjukkan nilai pengukuran arus, tegangan, atau resistansi.

54.

Bagaimana cara mengukur arus listrik menggunakan multitester analog?

a)

Gunakan multitester hanya untuk mengukur tegangan.

b)

Sambungkan multitester secara paralel dengan rangkaian.

c)

Sambungkan multitester secara seri dengan rangkaian untuk mengukur arus listrik.

d)

Lepaskan semua komponen dari rangkaian sebelum mengukur arus.

55.

Apa yang harus diperhatikan saat mengukur resistansi?

a)

Gunakan alat yang tidak terkalibrasi.

b)

Pastikan arus mengalir saat pengukuran.

c)

Pastikan alat dalam mode resistansi dan tidak ada arus yang mengalir.

d)

Alat harus dalam mode pengukuran tegangan.

56.

Sebutkan langkah-langkah untuk mengukur tegangan AC!

a)

Siapkan voltmeter, atur ke mode DC, hubungkan probe, baca nilai, dan catat hasil.

b)

Gunakan osiloskop, atur ke mode AC, hubungkan probe, baca nilai, dan catat hasil.

c)

Matikan sumber listrik, ukur resistansi, dan catat hasil.

d)

Langkah-langkah untuk mengukur tegangan AC adalah: Siapkan multimeter, atur ke mode VAC, hubungkan probe, baca nilai, dan catat hasil.

57.

Apa yang dimaksud dengan pengaturan range pada multitester?

a)

Pengaturan range pada multitester adalah memilih jenis baterai yang digunakan.

b)

Pengaturan range pada multitester adalah mengatur suhu alat.

c)

Pengaturan range pada multitester adalah memilih skala pengukuran yang sesuai.

d)

Pengaturan range pada multitester adalah menentukan warna kabel pengukur.

58.

Bagaimana cara membaca hasil pengukuran pada multitester analog?

a)

Baca nilai pada skala dengan mengabaikan posisi jarum.

b)

Baca nilai pada skala sesuai dengan posisi jarum multitester.

c)

Hitung total nilai dari semua skala yang ada.

d)

Perhatikan warna jarum multitester untuk menentukan nilai.

59.

Apa perbedaan antara multitester analog dan digital?

a)

Multitester analog tidak dapat mengukur arus listrik.

b)

Multitester analog menggunakan jarum dan skala, sedangkan multitester digital menampilkan nilai secara numerik.

c)

Multitester digital menggunakan jarum untuk menunjukkan nilai.

d)

Multitester analog lebih akurat daripada multitester digital.

60.

Sebutkan keuntungan menggunakan multitester analog!

a)

Pembacaan yang tidak akurat dan sulit

b)

Lebih mahal dibandingkan multitester digital

c)

Keuntungan menggunakan multitester analog adalah kemudahan pembacaan, tidak memerlukan sumber daya listrik, ketahanan terhadap kerusakan, pembacaan halus, dan biaya yang lebih rendah.

d)

Membutuhkan sumber daya listrik untuk beroperasi

61.

Apa yang harus dilakukan jika jarum multitester tidak bergerak saat pengukuran?

a)

Ganti baterai multitester.

b)

Tunggu beberapa menit sebelum melakukan pengukuran.

c)

Periksa koneksi dan setelan multitester.

d)

Gunakan multitester lain tanpa memeriksa koneksi.

62.

Bagaimana cara merawat multitester analog agar tetap berfungsi dengan baik?

a)

Biarkan multitester terkena sinar matahari langsung

b)

Simpan di tempat kering, hindari jatuh, bersihkan terminal, periksa jarum.

c)

Simpan di tempat basah

d)

Gunakan multitester untuk mengukur arus tinggi

63.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 50

a)

9 V

b)

10 V

c)

11 V

d)

12 V

e)

13 V

64.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 10

a)

2 V

b)

2.2

c)

2.4

d)

2.6

e)

2.8

65.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 250

a)

55 V

b)

60 V

c)

65 V

d)

70 V

e)

75 V

66.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 10

a)

2.4 V

b)

2.6 V

c)

2.8 V

d)

3 V

e)

3.2 V

67.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 50

a)

14 V

b)

15 V

c)

16 V

d)

17 V

e)

18 V

68.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 250

a)

55 V

b)

60 V

c)

65 V

d)

70 V

e)

75 V

69.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 10

a)

8 V

b)

8.2 V

c)

8.4 V

d)

8.6 V

e)

8.8 V

70.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 50

a)

42 V

b)

43 V

c)

44 V

d)

45 V

e)

46 V

71.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 250

a)

210 V

b)

220 V

c)

230 V

d)

240 V

e)

250 V

72.

Berapakah nilai hasil pengukuran Tegangan (Volt) berikut, jika Selektor (SL)= 50

a)

8 V

b)

9 V

c)

10 V

d)

11 V

e)

12 V

73.

Alat yang digunakan untuk mengukur suatu besaran atau nilai disebut…

a)

Meteran

b)

Instrumen pengukuran

c)

Penggaris

d)

Timbangan

74.

Sebelum menggunakan alat ukur dengan penunjukan jarum, maka hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur…

a)

Skala

b)

Jarum

c)

Cermin

d)

Probe

75.

Dua buah jarum yang terhubung dengan kabel biasanya berwarna merah dan hitam pada AVO meter, yang digunakan untuk melakukan pengukuran listrik disebut…

a)

Selector switch

b)

Zero adjust

c)

Penghantar kabel

d)

Probe

76.

Alat yang digunakan untuk mengukur nilai tegangan listrik disebut…

a)

Ampere meter

b)

Volt meter

c)

Watt meter

d)

Ohm meter

77.

Alat yang digunakan untuk mengukur nilai arus listrik disebut…

a)

Ampere meter

b)

Volt meter

c)

Watt meter

d)

Ohm meter

78.

Alat yang digunakan untuk mengukur nilai resistansi disebut…

a)

Ampere meter

b)

Volt meter

c)

Watt meter

d)

Ohm meter

79.

Alat yang digunakan untuk mengukur nilai daya listrik disebut…

a)

Ampere meter

b)

Volt meter

c)

Watt meter

d)

Ohm meter

80.

alat yang bisa digunakan untuk mengukur nilai tegangan, arus dan tahanan listrik disebut…

a)

Clam meter

b)

Potensio meter

c)

Osciloscope

d)

Multi meter

81.

Alat yang digunakan untuk mengukur besarnya suatu gelombang listrik disebut…

a)

Clam meter

b)

Potensio meter

c)

Oscilloscope

d)

Multi meter

82.

Sebelum melakukan pengukuran resistansi, maka harus menepatkan jarum pada posisi 0 (nol). Hal ini disebut dengan…

a)

Pengukuran tahanan

b)

Uji coba probe

c)

Kalibrasi

d)

Pengukuran tegangan

83.

Untuk mengukur tegangan listrik AC, maka selector switch pada AVO meter harus pada posisi…

a)

Ω

b)

ACV

c)

DCV

d)

DCA

84.

Untuk mengukur arus listrik DC, maka selektor switch pada AVO meter harus pada posisi…

a)

Ω

b)

ACV

c)

DCV

d)

DCA

85.

Untuk mengukur tegangan listrik DC, maka selektor switch pada AVO meter harus pada posisi…

a)

Ω

b)

ACV

c)

DCV

d)

DCA

86.

Untuk mengukur hambatan listrik, maka selektor switch pada AVO meter harus pada posisi…

a)

Ω

b)

ACV

c)

DCV

d)

DCA

87.

ika jarum menunjuk dan berhenti di tengah-tengah angka 10 dan 5 pada ohm meter skala x100, maka berapakah nilai tahanannya…

a)

80 Ω

b)

70 Ω

c)

60 Ω

d)

75 Ω

88.

Jika jarum menunjuk dan berhenti di angka 2 lebih satu garis pada VDC skala 10, maka berapakah nilai tegangannya…

a)

2,2 VDC

b)

2,4 VDC

c)

2,6 VDC

d)

2,2 VAC

89.

Jika jarum menunjuk dan berhenti di angka 200 lebih 4 garis pada VAC skala 250, maka berapakah nilai tegangannya…

a)

210 VAC

b)

220 VAC

c)

240 VAC

d)

220 VDC

90.

Jika jarum menunjuk dan berhenti di angka 150 pada ampere meter skala 2.5 mA, maka berapakah nilai arusnya…

a)

150 mA

b)

15 mA

c)

0,15 mA

d)

1,5 mA

91.

Jika jarum menunjuk dan berhenti di tengah-tengah angka 100 dan 150 pada ampere meter skala 0.25A, maka berapakah nilai arusnya…

a)

125 A

b)

12,5 A

c)

1,25 A

d)

0,125 A

92.

Bagaimana cara pemasangan alat ukur ampere meter terhadap beban…

a)

Seri terhadap beban

b)

Paralel terhadap beban

c)

Seri terhadap sumber tegangan

d)

Paralel terhadap sumber tegangan