Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA

Total questions: 5

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Dalam epistemologi matematika, kebenaran apriori merujuk pada pengetahuan yang dapat diketahui tanpa pengalaman empiris, sedangkan kebenaran posteriori memerlukan pengalaman atau pengamatan dunia nyata untuk validitasnya.

Evaluasilah penerapan kedua jenis kebenaran ini dalam matematika. Menurut Anda, dalam konteks pengajaran matematika, mana yang lebih efektif untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara mendalam? Berikan alasan dan contoh untuk mendukung penilaian Anda.

4 lines
2.

Beberapa filsuf berpendapat bahwa objek matematika itu nyata (realisme), sementara yang lain berpendapat bahwa objek matematika hanyalah konstruksi pikiran manusia (nominalisme).

Evaluasilah kedua pandangan tersebut. Menurut Anda, pandangan mana yang lebih logis untuk diterapkan dalam memahami keberadaan konsep matematika di dunia nyata? Berikan alasan dan contoh untuk mendukung penilaian Anda.

4 lines
3.

Logisisme, yang dikembangkan oleh tokoh seperti Gottlob Frege dan Bertrand Russell, berpendapat bahwa seluruh matematika dapat direduksi menjadi logika murni.

Analisislah kekuatan dan keterbatasan pendekatan logisisme dalam menjelaskan sumber dan kebenaran pengetahuan matematika. Berikan contoh bagaimana pandangan logisisme ini dapat terlihat dalam struktur pembuktian matematika!

4 lines
4.

Dalam sejarah perkembangan matematika, terdapat perdebatan antara pandangan formalisme dan konstruktivisme.

Analisislah bagaimana kedua pandangan tersebut mempengaruhi cara kita memahami kebenaran matematis dan proses pembentukan pengetahuan matematika. Berikan contoh penerapannya dalam praktik pembelajaran matematika di kelas.

4 lines
5.

Plato memiliki pandangan bahwa dunia matematika, termasuk objek seperti bilangan dan geometri, bersifat ideal dan terpisah dari dunia fisik yang kita alami. Menurutnya, objek-objek matematika ini ada dalam dunia ide atau dunia bentuk yang sempurna, dan hanya bisa dipahami oleh akal budi, bukan melalui indra.

Evaluasilah pandangan Plato tentang matematika ini. Bagaimana pandangan tersebut dapat diterapkan atau bertentangan dengan pendekatan pembelajaran matematika modern yang berbasis pengalaman dan observasi dunia nyata? Berikan alasan dan contoh untuk mendukung penilaian Anda.

4 lines