wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Praktikum Farmakologi dr iska

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa penting bagi dokter mengetahui nilai bioavailabilitas suatu obat?

a)

Untuk menentukan harga obat

b)

Untuk mempercepat proses diagnosis

c)

Untuk menentukan dosis yang optimal

d)

Untuk menilai efektivitas vaksin

e)

Untuk menghindari efek samping minor

2.

Dari daftar berikut, mana yang tidak termasuk obat Anti Inflamasi Non Steroid?

a)

Ibuprofen

b)

Piroxicam

c)

Parasetamol

d)

Diklofenak

e)

Aspirin

3.

Apa pengaruh dari first-pass metabolism terhadap obat oral?

a)

Menurunkan konsentrasi obat yang mencapai sirkulasi sistemik

b)

Menyebabkan distribusi obat yang lebih luas dalam tubuh

c)

Meningkatkan bioavailabilitas obat dalam darah

d)

Mengurangi waktu paruh obat setelah digunakan

e)

Menghambat proses metabolisme yang terjadi di sirkulasi

4.

Pada praktikum “Uji Antiinflamasi”, apa yang diukur untuk menilai efek antiinflamasi aspirin dalam praktikum uji inflamasi menggunakan model mencit?

a)

Kecepatan migrasi leukosit ke tempat cedera

b)

Perubahan volume edema (pembengkakan) pada kaki mencit

c)

Jumlah sel darah putih dalam darah pada kaki mencit

d)

Tingkat agregasi pada sirkulasi trombosit mencit

e)

Jumlah histamin yang dilepaskan

5.

Pada praktikum “Uji Antiinflamasi” dengan model mencit, apa tujuan kelompok yang menerima karagenin?

a)

Menilai dosis optimal dari obat antiinflamasi

b)

Menginduksi peradangan lokal untuk menguji efek obat

c)

Menciptakan model anti-inflamasi yang dapat diukur

d)

Mencegah terjadinya peradangan pada mencit

e)

Mengurangi rasa nyeri tanpa pengobatan tambahan

6.

Pada kondisi apa waktu paruh (t½) suatu obat dapat dihitung secara akurat?

a)

Ketika waktu total eliminasi obat dapat tercapai

b)

Ketika konsentrasi turuni setengah dari nilai sebelumnya

c)

Ketika konsentrasi obat berubah menjadi nol

d)

Ketika konsentrasi obat meningkat dua kali lipat

e)

Ketika obat mencapai kadar maksimum dalam plasma

7.

Manakah dari berikut ini merupakan tanda-tanda klasik inflamasi?

a)

Eritema, hipoglikemia, hipotermia

b)

Dispnea, takikardia, hipertensi

c)

Vasodilatasi, fibrosis, abses

d)

Mioklonus, edema, bradikardia

e)

Rubor, tumor, calor, dolor, functio laesa

8.

Seorang wanita 25 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan demam yang dirasakan sejak 2 hari yang lalu. Untuk menurunkan demam, dokter memberikan obat Paracetamol. Berdasarkan tabel dibawah, berapa estimasi Cmax farmakokinetik via intravena yang tercapai?

a)

12.5 μg/mL

b)

16.0 μg/mL

c)

6.8 μg/mL

d)

9.8 μg/mL

e)

18.0 μg/mL

9.

Berdasarkan tabel dibawah, berapa estimasi waktu paruh (t½) jika konsentrasi menurun dari 6.2 μg/mL pada jam ke-2 menjadi 2.3 μg/mL pada jam ke-6, oleh Pasien A?

a)

3 jam

b)

1 jam

c)

4 jam

d)

2 jam

e)

5 jam

10.

Apa peran histamin dalam proses inflamasi akut?

a)

Menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler

b)

Menstimulasi pembentukan antibodi

c)

Menghambat produksi sitokin pro-inflamasi

d)

Menghambat pelepasan prostaglandin

e)

Mengurangi migrasi leukosit ke jaringan

11.

Berdasarkan data farmakokinetik, manakah pernyataan berikut yang sesuai mengenai rute pemberian intravena (IV)?

a)

Masuk ke sirkulasi sistemik dengani bioavailabilitas 100%

b)

Memiliki absorpsi lambat tetapi durasi panjang

c)

IV akan melewati proses first-pass metabolism

d)

Dapat memberikannilai bioavailabilitas < 100%

e)

Mencapai kadar puncak lebih lambat dibanding oral

12.

Apa yang dimaksud dengan Cmax dalam farmakokinetik?

a)

Volume distribusi obat dalam plasma darah

b)

Waktu untuk mencapai separuh konsentrasi obat awal

c)

Rasio metabolit aktif terhadap senyawa induk

d)

Konsentrasi obat maksimal yang tercapai dalam darah

e)

Jumlah total obat yang diekskresikan melalui ginjal

13.

Apakah fungsi utama dari prostaglandin dalam proses inflamasi?

a)

Menurunkan permeabilitas vaskular

b)

Meningkatkan produksi antibodi

c)

Memicu nyeri, pembengkakan, dan demam

d)

Menghancurkan bakteri secara langsung

e)

Menghambat agregasi trombosit

14.

Apakah salah satu keunggulan NSAID generasi kedua dibandingkan generasi pertama?

a)

Tidak menyebabkan gangguan pada lambung sama sekali

b)

Obat apat digunakan tanpa batas waktu

c)

Memiliki efek antipiretik yang lebih kuat

d)

Selektif COX-2 sehingga mengurangi risiko iritasi lambung

e)

Menyembuhkan infeksi secara langsung

15.

Manakah dari berikut yang tidak termasuk faktor yang mempengaruhi bioavailabilitas?

a)

Sifat lipofilik obat

b)

Metabolisme hati

c)

Rute pemberian

d)

Waktu paruh eliminasi

e)

Keasaman lambung

16.

Apa perbedaan utama antara NSAID generasi pertama dan generasi kedua?

a)

Generasi pertama hanya bekerja sebagai antipiretik

b)

Generasi pertama tidak memiliki efek samping

c)

Generasi kedua lebih selektif menghambat enzim COX-2

d)

Generasi kedua digunakan hanya untuk nyeri ringan

e)

Generasi pertama hanya digunakan pada anak-anak

17.

Apa indikasi umum penggunaan NSAID seperti ibuprofen dan naproksen di klinik?

a)

Menurunkan tekanan darah

b)

Meningkatkan imunitas tubuh

c)

Mengatasi infeksi bakteri

d)

Mengurangi peradangan

e)

Mengontrol kadar gula darah

18.

Seorang wanita 25 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan demam yang dirasakan sejak 2 hari yang lalu. Untuk menurunkan demam, dokter memberikan obat Paracetamol. Berdasarkan tabel dibawah, berapa nilai Tmax farmakokinetik via oral yang dicapai?

a)

1 jam

b)

6 jam

c)

4 jam

d)

0,5 jam

e)

2 jam

19.

Mekanisme kerja utama aspirin sebagai obat antiinflamasi adalah...

a)

Meningkatkan permeabilitas kapiler

b)

Menghambat leukosit ke jar. inflamasi

c)

Menghambat enzim siklooksigenase

d)

Menstimulasi produksi prostaglandin

e)

Mengaktifkan enzim lipoksigenase

20.

Seorang pasien diberi resep obat anti nyeri secara oral, namun kadar obat dalam darah sangat rendah meskipun dosisnya sudah sesuai. Penyebab paling mungkin dari rendahnya kadar obat tersebut adalah?

a)

Obat terdistribusi luas ke jaringan perifer tubuh

b)

Obat memiliki ikatan protein plasma yang rendah

c)

Waktu paruh obat terlalu panjang dalam tubuh

d)

Pasien mengonsumsi obat dengan air dalam jumlah sedikit

e)

Obat mengalami metabolisme lintas pertama yang tinggi di hati