WorksheetsUTS Perkembangan Arsitektur II
Total questions: 20
Worksheet time: 13mins
Karya Arsitektur Mesopotamia
Acropolis
Colosseum
Taman Gantung
Pantheon
Ciri khas utama arsitektur Yunani Klasik adalah penggunaan kolom berorder:
Tuscan, Composite, Corinthian
Doric, Ionic, Corinthian
Gothic, Romanesque, Renaissance
Baroque, Rococo, Gothic
Arsitektur Romawi terkenal dengan inovasi teknis berikut ini:
Kolom doric
Atap jerami
Lengkung (arch) dan kubah (dome)
Dinding bambu
Jelaskan secara singkat hasil review bangunan peribadatan sesuai tugas video yang dibuat!
Ciri khas arsitektur Romanesque adalah:
Jendela besar dan tinggi
Lengkungan melengkung setengah lingkaran (semi-circular arches)
Pilar ramping dan tinggi
Banyak ornamen floristik
Arsitektur Byzantium ditandai oleh penggunaan:
Basilika dengan atap kayu
Kubah besar di atas ruang persegi (pendentive)
Pilar batu kasar
Atap datar terbuka
Bentuk atap yang sering digunakan dalam bangunan Romanesque adalah:
Kubah beton
Vault barrel (barrel vault)
Atap genteng tumpang tindih
Kanopi kaca
Gaya Gotik dalam arsitektur dikenal dengan:
Pilar bulat sederhana
Lengkungan runcing (pointed arches) dan flying buttress
Atap datar
Kubah bundar
Bangunan ikonik arsitektur Gotik di Paris adalah:
Colosseum
Hagia Sophia
Notre-Dame de Paris
Pantheon
Bangunan gereja Hagia Sophia di Istanbul adalah contoh dari arsitektur:
Romawi
Yunani
Byzantium
Gothic
Ciri utama arsitektur Renaissance adalah:
Ketinggian berlebihan dan struktur vertikal
Simetri, proporsi manusiawi, dan kolom klasik
Asimetri dan gerakan dramatis
Elemen kubisme
Arsitek terkenal dari periode Renaissance adalah:
Filippo Brunelleschi
Le Corbusier
Frank Lloyd Wright
Antoni Gaudí
Arsitektur Baroque dicirikan oleh:
Garis sederhana dan simetri ketat
Gerakan dramatis, kontras cahaya, dan dekorasi berlebihan
Bentuk kaku dan fungsional
Minimalisme ekstrem
Istana Versailles di Prancis merupakan contoh dari arsitektur:
Romanesque
Gothic
Renaissance
Baroque
Gaya Rokoko dalam arsitektur lebih menekankan:
Kekuatan dan kejayaan militer
Kesan ringan, manis, dekoratif, dan penggunaan ornamen asimetris
Keteraturan matematis
Kesederhanaan bahan
Arsitektur Islam periode pertengahan ditandai dengan penggunaan:
Atap kaca
Mihrab, kubah, dan menara (minaret)
Pilar baja
Pilar kayu bulat
Contoh karya arsitektur Islam Awal adalah:
Masjid Agung Cordoba
Taj Mahal
Hagia Sophia
Notre-Dame
Pada periode Islam pertengahan (1250-1800 M), gaya arsitektur berkembang di wilayah:
Yunani dan Roma
Ottoman, Safawi, Mughal
Byzantium dan Gotik
Baroque dan Rococo
Arsitektur Islam modern (1800-sekarang) seringkali menggabungkan:
Hanya unsur tradisional
Hanya unsur modern
Unsur tradisional dan teknologi modern
Unsur Gotik
Salah satu ciri utama arsitektur modern akhir adalah:
Fokus pada hiasan rumit
Penekanan pada struktur baru seperti beton bertulang dan gaya fungsionalis
Kembali ke bentuk Yunani-Romawi
Dekorasi maksimalis
