wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Peradilan Agama di Indonesia

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Halo teman-teman! Siapa yang tahu apa saja susunan badan peradilan agama di Indonesia? Yuk, kita bantu Agus dan Nita untuk menjawabnya!

a)

Pengadilan Agama, Pengadilan Tinggi Agama, Mahkamah Agung

b)

Pengadilan Umum

c)

Mahkamah Konstitusi

d)

Pengadilan Militer

2.

Rizal dan Eko sedang berdiskusi tentang hukum di Indonesia. Mereka penasaran, sebutkan peraturan yang mengatur peradilan agama!

a)

Peraturan Menteri Agama Tahun 2010

b)

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006

c)

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989

d)

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998

3.

Wawan dan Nisa sedang berdiskusi tentang upaya hukum yang bisa diajukan kepada Mahkamah Agung. Mereka ingin tahu, apa sih istilah yang tepat untuk membatalkan atau mengubah putusan pengadilan tingkat banding?

a)

Kasasi

b)

Peninjauan Kembali

c)

Pertama

d)

Kedua

4.

Rina dan Heri sedang berdiskusi tentang pemberian suatu benda secara sukarela dan tanpa imbalan. Mereka penasaran, apa istilah yang tepat untuk tindakan ini ketika seseorang atau badan hukum memberikan sesuatu kepada orang lain untuk dimiliki?

a)

Hibah

b)

Waris

c)

Wakaf

d)

Wasiat

5.

Hasan, seorang WNI beragama Islam yang menetap di Malaysia, ingin menggugat warisan dari keluarganya di Indonesia melalui pengadilan agama. Di mana Hasan seharusnya mengajukan gugatan pembagian warisan?

a)

Di Pengadilan Agama di tempat ia berdomisili sekarang

b)

Di Pengadilan Agama tempat harta warisan berada

c)

Di Pengadilan Agama pusat

d)

Di Kedutaan Besar RI

6.

Kewenangan yang menentukan jenis atau tingkat peradilan yang berwenang untuk mengadili suatu perkara berdasarkan sifat atau jenis perkara tersebut adalah?

a)

Absolut

b)

Relatif

c)

Semi Absolut

d)

Penuh

7.

Apa sih tujuan utama penerbitan Staatblad 1854 No. 129 oleh Pemerintah Hindia Belanda?

a)

Melindungi hak-hak umat Islam dalam perkara pidana

b)

Memberi otonomi penuh kepada kerajaan-kerajaan Islam

c)

Memberi kewenangan terbatas kepada Peradilan Agama dalam hukum keluarga dan waris

d)

Menghapuskan dualisme hukum di Hindia Belanda

8.

Hai! Mari kita uji pengetahuan kalian tentang hukum peradilan agama. Berdasarkan Staatblad 1882 No. 152, keputusan peradilan agama harus:

a)

Langsung dapat dieksekusi

b)

Disetujui oleh ketua adat

c)

Mendapat pengesahan dari Pengadilan Negeri

d)

Diarahkan oleh gubernur kolonia

9.

Halo teman-teman! Apa sih tujuan utama dikeluarkannya Inpres No. 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang mungkin pernah dibahas di kelas?

a)

Untuk menggantikan KUHPerdata sebagai dasar hukum Islam

b)

Untuk menghimpun dan menstandarkan praktik hukum Islam di lingkungan Peradilan Agama

c)

Untuk memberikan kewenangan kepada Kementerian Agama mengadili perkara pidana

d)

Untuk menyeragamkan hukum adat di seluruh Indonesia

10.

Hey! Apa status hukum Kompilasi Hukum Islam (KHI) setelah diberlakukannya Inpres No. 1 Tahun 1991? Yuk, kita cari tahu!

a)

Hukum yang mengikat secara umum seperti undang-undang

b)

Hanya sebagai pedoman sukarela tanpa kekuatan hukum

c)

Sumber hukum tidak tertulis

d)

Hukum positif yang berlaku sebagai hukum materiil di Peradilan Agama

11.

Yuk, kita bantu Yuni, Hadi, dan Titi untuk memahami Kompilasi Hukum Islam! Mereka sedang belajar dan ingin tahu, kompilasi ini secara garis besar terdiri dari tiga buku utama, yaitu:

a)

Perkawinan, Zakat, dan Wakaf

b)

Perkawinan, Waris, dan Wasiat

c)

Perkawinan, Waris, dan Hibah

d)

Perkawinan, Waris, dan Wakaf

12.

Hey, teman-teman! Dalam hukum waris menurut KHI, ada yang tahu kapan ahli waris pengganti bisa menerima warisan? Mari kita lihat pilihan yang ada!

a)

Telah menikah secara sah

b)

Orang tua atau yang digantikan telah meninggal terlebih dahulu

c)

Ahli waris utama melepaskan haknya

d)

Ada surat wasiat dari pewaris

13.

Yuk, kita bahas tentang kewajiban hakim dalam peradilan agama. Apa saja sih tugas penting yang harus mereka jalankan?

a)

Mengawasi kegiatan pengadilan

b)

Menyusun undang-undang baru

c)

Kewajiban hakim dalam peradilan agama meliputi memutuskan perkara, menjaga independensi, memberikan keadilan, dan melaksanakan tugas dengan integritas.

d)

Menjadi juri dalam setiap kasus

14.

Heri dan Susi sedang berdiskusi tentang hukum di Peradilan Agama. Mereka bertanya-tanya, apa sih yang dimaksud dengan sumber hukum materiil dalam konteks ini? Yuk, bantu mereka menjawab!

a)

Peraturan perundang-undangan tentang hukum acara

b)

Ketentuan yang menjadi dasar isi hukum atau norma yang digunakan dalam memutus perkara

c)

Ketentuan administratif yang mengatur struktur lembaga peradilan

d)

Prosedur penyelesaian perkara berdasarkan adat

15.

Wahyu dan Dedi sedang berdiskusi tentang praktik peradilan agama. Mereka bertanya-tanya, jika terjadi pertentangan antara Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan kitab fiqh mu’tabarah, keputusan apa yang sebaiknya diambil oleh hakim? Apa pendapatmu!

a)

Pendapat ulama yang paling banyak dianut di Indonesia

b)

Kitab fiqh yang paling otoritatif dalam mazhab Syafi’i

c)

KHI, karena berlaku sebagai hukum positif dalam Peradilan Agama

d)

Fiqh mu’tabarah, karena lebih mendalam dari segi keilmuan

16.

Halo! Menurut pemikiran cemerlang dari Lawrence M. Friedman, ada tiga elemen penting dalam suatu sistem hukum. Namun, satu di antara pilihan berikut ini bukanlah salah satunya. Yuk, coba tebak!

a)

Substansi hukum

b)

Struktur hukum

c)

Peraturan

d)

Budaya hukum

17.

Let's dive into the fascinating world of Islamic law in Indonesia. Did you know that the material sources of fiqh in the Indonesian Religious Courts aren't just used automatically? Can you guess why?

a)

Contrary to the principles of a modern legal state

b)

Not all fiqh books are officially translated

c)

Must go through selection and codification in the form of positive law such as KHI

d)

Not approved by the Constitutional Court

18.

Halo ! Mari kita bahas tentang hukum yang mengatur hubungan antar manusia. Hukum ini menetapkan perbuatan atau perilaku apa yang diharuskan, dilarang, atau diperbolehkan. Selain itu, hukum ini juga menjelaskan akibat-akibat hukum dan ancaman sanksi bagi pelanggarnya. Nah, hukum apakah yang dimaksud!

a)

Hukum tidak Tertulis

b)

Hukum Formil

c)

Hukum Tertulis

d)

Hukum Materil

19.

Joko dan Tiara sedang belajar tentang hukum, dan mereka menemukan bahwa hukum bertujuan untuk menjamin ditaatinya hukum perdata materil. Nah, hukum acara adalah tentang cara bagaimana melaksanakan dan mempertahankan atau menegakkan kaidah-kaidah yang termuat dalam hukum perdata materil. Menurut kalian, hukum acara ini termasuk dalam kategori apa?

a)

Hukum Formil

b)

Hukum Publik

c)

Hukum Privat

d)

Hukum Dasar

20.

Mari kita uji pengetahuan kalian tentang hukum formil di Peradilan Agama. Salah satu ciri khasnya dibandingkan dengan peradilan umum adalah:

a)

Dapat menyidangkan perkara pidana

b)

Wajib menggunakan hukum acara pidana

c)

Menggunakan prinsip tahkim dalam proses mediasi

d)

Adanya upaya wajib perdamaian sebelum pemeriksaan pokok perkara

21.

Agus dan Wawan sedang mengikuti proses pemeriksaan perkara. Jika tergugat tidak hadir dua kali berturut-turut tanpa alasan yang sah, apa yang dapat dijatuhkan oleh hakim? Ayo bantu mereka memilih jawaban yang tepat!

a)

Putusan sela

b)

Putusan verstek

c)

Putusan banding

d)

Putusan final

22.

Hey! Let's dive into the world of law! What do we call the previous court decisions that serve as references when deciding similar cases?

a)

Jurisprudence

b)

Doctrine

c)

Research

d)

Decision

23.

Di tengah kesibukan belajar, Nita dan Nisa terlibat dalam sebuah diskusi menarik tentang perselisihan yang mungkin terjadi antara orang perorangan, kelompok, atau badan usaha. Mereka berdebat tentang bagaimana perselisihan ini dapat menimbulkan akibat hukum, terutama dalam konteks kegiatan usaha yang dilaksanakan menurut prinsip syariah. Apa istilah yang tepat untuk menggambarkan situasi ini?

a)

Sengketa Ekonomi Syariah

b)

Sengketa Ekonomi

c)

Sengketa Ekonomi Liberal

d)

Sengketa Ekonomi Konvensional

24.

Agung dan Dewi sedang berdiskusi tentang faktor-faktor yang menyebabkan sengketa dalam ekonomi syariah. Menurut Amran Suadi, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan sengketa tersebut, kecuali

a)

Force Majore

b)

Akad sulit dilaksanakan oleh para pihak

c)

perbedaan menafsirkan isi akad oleh para pihak

d)

Para pihak sepakat melaksanakan akad

25.

Angga dan Rani sedang berdiskusi tentang kerugian materil dalam Gugatan Sederhana. Mereka penasaran, berapa sih maksimal kerugian materil yang bisa diajukan? Apakah itu sebesar:

a)

500.000.000

b)

700.000.000

c)

550.000.000

d)

1.000.000.000

26.

Dalam sebuah diskusi seru di kelas, Sari, Rani, dan Wawan membahas tentang alternatif penyelesaian sengketa ekonomi syariah di luar pengadilan. Mereka sepakat bahwa ada berbagai cara untuk menyelesaikan masalah ini, kecuali

a)

Negosiasi

b)

Konsultasi

c)

Konsiliasi

d)

Pengadilan Tata Usaha Negara

27.

Heri dan Rani sedang berdiskusi tentang sengketa murabahah. Mereka sepakat bahwa jika mereka harus menyelesaikannya melalui litigasi, maka pengadilan yang berwenang untuk menangani kasus mereka adalah:

a)

Peradilan Tata Usaha Negara

b)

Peradilan Umum

c)

Peradilan Agama

d)

Badan Arbitrase Syariah Nasional

28.

Lembaga yang secara khusus menangani penyelesaian sengketa ekonomi syariah secara non-litigasi melalui arbitrase adalah:

a)

Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)

b)

Lembaga Mediasi Indonesia

c)

Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS)

d)

Komisi Yudisial

29.

Yuk, Gaiss! Kita bahas tentang arbitrase syariah. Salah satu syarat utama agar sengketa dapat diselesaikan melalui arbitrase syariah adalah:

a)

Adanya fatwa DSN-MUI

b)

Persetujuan dari pengadilan agama

c)

Adanya klausul arbitrase dalam perjanjian antara para pihak

d)

Kesediaan dari salah satu pihak untuk tunduk pada hukum Islam

30.

Hai apa yang menjadi Dasar hukum utama bagi pelaksanaan arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Indonesia adalah:

a)

Perma No. 14 Tahun 2016 dan UU No. 30 Tahun 1999

b)

UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah

c)

UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

d)

Peraturan DSN-MUI Nomor 01 Tahun 2000

31.

Hadi dan Susi sedang berdiskusi tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengajukan perkara ke Pengadilan Agama. Susi bertanya, "Langkah pertama apa yang harus kita lakukan, ya?" Hadi pun menjawab, "Hmm, sepertinya kita harus..."

a)

Mengajukan banding ke pengadilan tinggi

b)

Mengirimkan surat kepada panitera pengganti

c)

Mendaftarkan gugatan atau permohonan ke kepaniteraan dengan membayar biaya perkara

d)

Datang langsung ke majelis hakim dan menyampaikan perkara secara lisan

32.

Agung dan Wahyu sedang berdiskusi tentang putusan Pengadilan Agama tingkat pertama. Wahyu merasa tidak puas dengan keputusan tersebut. Menurutmu, upaya hukum apa yang sebaiknya ditempuh oleh Wahyu?

a)

Permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung

b)

Gugatan ulang ke pengadilan yang sama

c)

Banding ke Pengadilan Tinggi Agama

d)

Keberatan ke Ketua Pengadilan Agama

33.

Dalam dunia administrasi Pengadilan Agama, Petugas Meja 1 memiliki banyak tugas penting. Namun, ada satu tugas yang bukan menjadi tanggung jawabnya. Mari kita bantu Rahman, Mega, dan Adi untuk menemukan tugas yang Kecuali!

a)

Menerima dan mendata berkas perkara

b)

Menentukan panjar biaya perkara

c)

Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan tugas Meja II, III, Kasir, dan administrasi lainnya

d)

Mencatat Permohonan Banding dalam Register Induk Perkara Banding

34.

Yuni dan Dedi sedang berdiskusi tentang istilah hukum. Dedi bertanya, "Apa sih arti dari berpekara secara Prodeo?" Yuni pun menjawab, "Itu artinya..."

a)

Berperkara secara Berbayar sesuai aturan

b)

Berperkara Secara cepat

c)

Berperkara sesuai aturan Perundang undangan

d)

Berperkara yang pembiayaannya ditanggung oleh negara

35.

Agung dan Susi sedang belajar tentang hukum. Mereka menemukan sebuah surat yang diajukan oleh penggugat kepada Ketua Pengadilan yang berwenang. Surat ini memuat tuntutan hak yang didalamnya mengandung suatu sengketa dan sekaligus merupakan dasar landasan pemeriksaan perkara. Apa nama surat tersebut?

a)

Surat Keputusan

b)

Surat Gugatan

c)

Surat Kuasa

d)


Surat Permohonan

36.

Heri dan Angga sedang berdiskusi tentang hukum. Mereka menemukan sebuah situasi di mana seseorang mengajukan permohonan yang berisi tuntutan hak Perdata tanpa adanya sengketa. Mereka bertanya-tanya, apa istilah yang tepat untuk permohonan tersebut yang diajukan di hadapan badan peradilan yang berwenang?

a)


Surat Gugatan

b)

Surat Pembuktian

c)

Surat Permohonan

d)

Surat Kuasa

37.

Hey, Inovasi apa yang dilakukan Peradilan Agama dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi!

a)

e-Court

b)

e-SIMPEG

c)

e-SIPP

d)

e-SIWAS

38.

Dalam proses persidangan yang seru ini, Tiara dan Adi ingin tahu, apa sih sebenarnya peran Panitera Pengganti?

a)

Mengadili perkara bersama hakim

b)

Mengarahkan jalannya mediasi

c)

Membuat berita acara sidang dan mencatat proses persidangan

d)

Menentukan amar putusan

39.

Dalam dunia hukum yang penuh intrik, Amar dan teman-temannya, Ratna, Nita, dan Yuni, sedang berdiskusi tentang putusan hakim. Mereka bertanya-tanya, apa sih sebenarnya yang terkandung dalam putusan tersebut? Mari kita cari tahu!

a)

Pertimbangan filosofis hakim

b)

Fakta-fakta yang belum dibuktikan

c)

Kesimpulan akhir dan perintah yang mengikat para pihak

d)

Resume perkara oleh panitera

40.

Rina, Maya, dan Dian sedang berdiskusi tentang tantangan utama yang dihadapi Peradilan Agama di masa depan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi. Menurut mereka, tantangan terbesar adalah:

a)

Menurunnya jumlah perkara

b)

Lemahnya penguasaan hukum adat

c)

Kurangnya integrasi sistem digital dan keamanan data

d)

Terlalu banyak hakim perempuan