NEW
Font size
WorksheetsPSAJ BAHASA INDONESIA SEMESTER II SDN 2 BANGKUANG TAHUN 2026
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Tokoh Utama dari teks diatas adalah ....
Isabel dan Melati Ayu
Melati dan Isabel
Melati Wijsen dan Isabel
Isabel dan Ayu Dewi
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Tokoh-tokoh dunia yang menginspirasi Isabel dan Melati adalah ...
Neslon madela, Mahatma Gandhi dan Ir. Soekarno
Neslon madela, Bj Habibie dan Merthin Luther King
Marthin Luther King, Ki Hajar Dewantara, dan Mahatma Gandhi
Neslon Mandela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Arti dari kata Terinspirasi adalah ...
Termotivasi
Terprovokasi
Terilhami
terkontaminasi
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Kedua bersaudara ini tinggal di ....
Pulau Jawa
Pulau Madura
Pulau Bali
Pulau Sumatra
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Dari bacaan teks diatas merupakan kalimat langsung adalah ....
"Melati dan Isabel adalah Kaka Adik dari pulau Bali."
"sejak kecil Mereka suka bertualang ."
"Alam Bali adalah tempat bermain Mereka ".
"Perubahan apa ya yang bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali?".
Melati dan Isabel, yang berumur 12 dan 10 tahun, adalah Kakak Adik dari pulau Bali. Sejak kecil, mereka suka Berpetualang, seperti bersepeda ke daerah – daerah pedesaan. Alam bali adalah tempat bermain mereka.
Disekolah, Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia seperti Neslon madela, Marthin Luther King, dan Mahatma Gandhi. Terinspirasi dari tokoh – tokoh tersebut, Melati dan Isabel berfikir, “Perubahan apa yang ada bisa kita buat sekarang sebagai Anak-anak pulau Bali ?”
Dimana Melati dan Isabel belajar tentang orang-orang yang mengubah dunia ....
Disekolah ".
Di Bali "
Di Alam ".
Di Puncak Gunung ".
Perhatikan kutipan dari kata – kata mutiara berikut !
“Jadilah setiap tempat sebagai sekolah dan jadikan setiap orang sebagai Guru “.
Kata – kata mutiara tersebut adalah kata-kata mutiara dari ...
R.A Kartini
Dewi sartika
Butet Manurung
Ki Hajar Dewantara
“Pendidikan bukanlah proses pengasingan sesemang dari lingkungan atau dari potensi alamiah dan bakat bawaannya”
Kata - kata tersebut adalah kata mutiara ?
Dewi Sartika
R.A. Kartini
Butet Manurung
Ki Hajar Dewantara
“Pendidikan bukanlah proses pengasingan sesemang dari lingkungan atau dari potensi alamiah dan bakat bawaannya”
Merupakan ungkapan terkenal seorang tokoh emansipasi wanita yang bernama ...
R. A Kartin
Butet Manurung
Dewi Sartika
Ki Hajar Dewantara
Pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditunjukkan kepada orang lain adalah pengertian dari ....
Diskusi
Pidato
Kotbah
Wawancara
Dibawah ini merupakan Struktur teks pidato, kecuali ....
Salam pembuka
Tempat pembuatan teks pidato
Pendahuluan
Inti teks pidato
...... Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang kedisiplinan siswa. Pendidikan kedisiplinan merupakan suatu proses bimbingan yang bertujuan menanamkan pola perilaku dan kebiasaan tertentu untuk meningkatkan kualitas mental dan moral anak.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah..
Terimakasih atas kehadiaran saudara-saudara sekalian dan mohon maaf apabila ada Kesalahan
Terima kasih atas kehadiran saudara - saudara sekalian
Mari kita pererat tali silaturahmi
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita masih dapat dipertemukan dalam keadaan sehat.
Perhatikan kalimat berikut !
Tolong (...) ambilkan buku Bahasa di rak buku ( )!
Tanda baca yang tepat untuk kalimat diatas adalah ...
Tanda titik (.)
dan tanda seru (!)
Tanda koma (,)
dan tanda tanya (?)
Tanda seru (!)
dan tanda koma (,)
Tanda koma (,)
dan tanda seru (!)
Bacalah kutipan syair berikut !
Tangan berdosa mulut berduri. Seperti mengalir bertubi-tubi. Seperti terjatuh ter ulang lagi. Istiqhfar dihati jangan berhenti.
Kata kias yang bergaris bawah artinya ....
Berkata santun
Berkata kotor
Berteriak
Berbisik-bisik
Kata Destinasi memiliki arti ...
Tempat istirahat
Tempat tujuan atau tempat pengiriman
Tempat diskusi atau musyawarah
Tempat latihan seniman
Pengertian kwitansi adalah ....
Tanda bukti pembayaran yang sah
Tanda bukti pembayaran yang ditanda tangani oleh pihak yang menerima uang
Tanda pertanyaan yang di buat oleh bendahara
Bukti pembayaran
Komponen atau unsur yang ada dalam kuitansi adalah sebagai berikut kecuali ....
Tempat tanggal lahir
Nomor kuitansi
Nama lengkap orang yang bertransaksi
Tujuan pembayaran
Pengertian Iklan adalah ....
Berita yang disampaikan dengan tujuan mendengarkan
Menawarkan jasa yang bersifat mambantu nasabah
Pesan atau berita yang berjujuan untuk mendorong atau membujuk khalayak ramai agar tertarik pada produk jasa yang ditawarkan
Memberi dorongan atau motivasi
Tanda bukti pembayaran yang di tandatangani oleh pihak yang menerima Uang disebut....
Cek giro
Kuitansi
Matrei
Prangko
Alat pembayaran (penukar) dalam bentuk surat - surat berharga (seperti cek) adalah ....
Uang kartal
Uang tunai
Uang giral
Uang elektronik
Perhatikan kalimat berikut!
Banyak toko yang menerapkan . . . untuk memudahkan pelanggan dalam bertransaksi.
Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu . . .
ATM
otomatisasi
uang tunai
uang elektronik
Unsur yang biasanya ada dalam fiksi ilmiah meliputi...
Kehidupan sehari-hari yang tidak menarik
Teknologi canggih dan peristiwa di luar angkasa
Pernyataan tanpa bukti
Gambar yang tidak jelas
Tujuan dari menulis fiksi ilmiah adalah...
Membuat pembaca tertidur
Menciptakan dunia baru yang menarik
Menghilangkan detail
Tidak menyampaikan pesan
Perhatikan kalimat berikut!
Ketika ditanya, Wina abstain karena dia tidak tahu banyak tentang tempat-tempat tersebut.
Makna dari kata abstain yaitu . . .
tidak diajak memilih
memilih dengan keraguan
tidak memberikan suara
mengikuti pilihan teman
Siswa kelas VI mengikuti debat dengan topik "Liburan ke luar kota itu penting". Windu bersama teman-temannya tergabung ke kelompok kontra. Berikut argumen yang harus disampaikan Windu dan teman-temannya yaitu . . .
liburan penting untuk kesehatan fisik dan mental
melatih kemandirian karena jauh dari orang tua
mengenal berbagai keunikan yang ada daerah lain
pengalaman yang didapat tidak sepadan dengan repotnya
Apabila kita bertransaksi secara elektronik (daring), kuitansi juga dikeluarkan secara elektronik, misalnya dikirim lewat surel. Berikut ini pernyataan yang tepat terkait kuitansi/resi elektronik yaitu. . .
tidak memerlukan tanda tangan
memerlukan tanda tangan
memerlukan cap atau stempel
tidak perlu tujuan pembayaran
Beberapa murid memutuskan untuk . . . sebagai bentuk protes terhadap kebijakan sekolah. Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu . . .
berpengaruh
terinspirasi
mogok makan
sekali pakai
Perhatikan penggalan pidato berikut!
Hari ini, saya ingin berbicara tentang kebersihan lingkungan sekolah kita. Kebersihan adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari kita. Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat kita merasa nyaman, tetapi juga mencerminkan akhlak kita sebagai individu yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Penggalan teks pidato di atas termasuk bagian… . .pidato
pendahuluan
inti teks pidato
penutup
salam penutup
Gilang membuat teks pidato yang bertema tentang kebersihan lingkungan.
Gagasan-gagasan beserta argumen pendukung dari Gilang dituliskan pada bagian. . .pidato
pendahuluan
inti teks pidato
penutup
salam penutup
Perhatikan kata-kata mutiara berikut!
"Hanya mereka yang berani gagal besar yang dapat mencapai keberhasilan besar."
- Robert F. Kennedy
Makna dari kata-kata mutiara di atas yaitu. .
kita harus berani mengambil risiko
Kesuksesan melibatkan ketahanan
Kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba
kita harus berusaha secara berkelanjutan
Liburan Perpisahan Kelas
Di sebuah kelas yang penuh semangat, Adit, Rini, Banu, dan Wina berkumpul untuk mendiskusikan tujuan wisata liburan perpisahan mereka. "Kita harus memilih tempat yang seru untuk liburan ini," kata Adit dengan antusias. Rini menambahkan, "Bagaimana kalau kita pilih antara Lombok, Jogja, atau Bali?" Semua setuju untuk melakukan voting agar keputusan bisa diambil secara demokratis. Banu mengusulkan, "Mari kita buat daftar kelebihan masing-masing tempat. Lombok terkenal dengan pantainya yang indah, Jogja kaya akan budaya dan sejarah, sedangkan Bali memiliki keindahan alam dan budaya yang unik." Wina setuju dan berkata, "Aku suka ide itu! Kita bisa menjelaskan kepada teman-teman tentang masing-masing tempat sebelum voting." Setelah semua setuju, mereka pun mulai menjelaskan.
"Lombok memiliki pantai Kuta Mandalika yang sangat cantik dan air terjun yang menakjubkan," kata Adit. Rini menambahkan, "Di Jogja, kita bisa mengunjungi Candi Prambanan dan menikmati kuliner khasnya seperti gudeg." Banu tidak mau kalah, "Bali juga punya pantai yang indah dan banyak tempat wisata menarik seperti Ubud dan Tanah Lot." Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengadakan voting. "Ayo, siapa yang setuju pergi ke Lombok?" tanya Rini. Beberapa tangan terangkat. "Sekarang, siapa yang memilih Bali?" Tangan yang terangkat semakin banyak. "Dan Jogja?" Tanya Adit. Suasana semakin meriah dengan banyaknya tangan yang terangkat. Setelah semua suara dihitung, Rini mengumumkan, "Jogja mendapatkan suara terbanyak! Kita akan pergi ke Jogja!" Semua murid bersorak gembira.
"Aku sudah tidak sabar untuk mencoba gudeg dan berfoto di Candi Prambanan," kata Wina dengan senyum lebar. Dengan semangat yang menggebu, mereka mulai merencanakan perjalanan mereka ke Jogja. "Kita harus membuat daftar barang yang perlu dibawa," saran Banu. "Dan jangan lupa, kita harus mempersiapkan permainan untuk mengisi waktu di perjalanan," tambah Adit. Semua setuju dan mulai berdiskusi lebih lanjut tentang rencana liburan mereka.
Cara yang digunakan oleh siswa kelas VI untuk menentukan tujuan liburan yaitu . . .
voting
survei
wawancara
dipilih ketua kelas
Liburan Perpisahan Kelas
Di sebuah kelas yang penuh semangat, Adit, Rini, Banu, dan Wina berkumpul untuk mendiskusikan tujuan wisata liburan perpisahan mereka. "Kita harus memilih tempat yang seru untuk liburan ini," kata Adit dengan antusias. Rini menambahkan, "Bagaimana kalau kita pilih antara Lombok, Jogja, atau Bali?" Semua setuju untuk melakukan voting agar keputusan bisa diambil secara demokratis. Banu mengusulkan, "Mari kita buat daftar kelebihan masing-masing tempat. Lombok terkenal dengan pantainya yang indah, Jogja kaya akan budaya dan sejarah, sedangkan Bali memiliki keindahan alam dan budaya yang unik." Wina setuju dan berkata, "Aku suka ide itu! Kita bisa menjelaskan kepada teman-teman tentang masing-masing tempat sebelum voting." Setelah semua setuju, mereka pun mulai menjelaskan.
"Lombok memiliki pantai Kuta Mandalika yang sangat cantik dan air terjun yang menakjubkan," kata Adit. Rini menambahkan, "Di Jogja, kita bisa mengunjungi Candi Prambanan dan menikmati kuliner khasnya seperti gudeg." Banu tidak mau kalah, "Bali juga punya pantai yang indah dan banyak tempat wisata menarik seperti Ubud dan Tanah Lot." Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengadakan voting. "Ayo, siapa yang setuju pergi ke Lombok?" tanya Rini. Beberapa tangan terangkat. "Sekarang, siapa yang memilih Bali?" Tangan yang terangkat semakin banyak. "Dan Jogja?" Tanya Adit. Suasana semakin meriah dengan banyaknya tangan yang terangkat. Setelah semua suara dihitung, Rini mengumumkan, "Jogja mendapatkan suara terbanyak! Kita akan pergi ke Jogja!" Semua murid bersorak gembira.
"Aku sudah tidak sabar untuk mencoba gudeg dan berfoto di Candi Prambanan," kata Wina dengan senyum lebar. Dengan semangat yang menggebu, mereka mulai merencanakan perjalanan mereka ke Jogja. "Kita harus membuat daftar barang yang perlu dibawa," saran Banu. "Dan jangan lupa, kita harus mempersiapkan permainan untuk mengisi waktu di perjalanan," tambah Adit. Semua setuju dan mulai berdiskusi lebih lanjut tentang rencana liburan mereka.
Tempat yang akan dikunjungi oleh siswa Kelas VI saat liburan perpisahan kelas yaitu. . .
Bali
Jogja
Lombok
Jakarta
Liburan Perpisahan Kelas
Di sebuah kelas yang penuh semangat, Adit, Rini, Banu, dan Wina berkumpul untuk mendiskusikan tujuan wisata liburan perpisahan mereka. "Kita harus memilih tempat yang seru untuk liburan ini," kata Adit dengan antusias. Rini menambahkan, "Bagaimana kalau kita pilih antara Lombok, Jogja, atau Bali?" Semua setuju untuk melakukan voting agar keputusan bisa diambil secara demokratis. Banu mengusulkan, "Mari kita buat daftar kelebihan masing-masing tempat. Lombok terkenal dengan pantainya yang indah, Jogja kaya akan budaya dan sejarah, sedangkan Bali memiliki keindahan alam dan budaya yang unik." Wina setuju dan berkata, "Aku suka ide itu! Kita bisa menjelaskan kepada teman-teman tentang masing-masing tempat sebelum voting." Setelah semua setuju, mereka pun mulai menjelaskan.
"Lombok memiliki pantai Kuta Mandalika yang sangat cantik dan air terjun yang menakjubkan," kata Adit. Rini menambahkan, "Di Jogja, kita bisa mengunjungi Candi Prambanan dan menikmati kuliner khasnya seperti gudeg." Banu tidak mau kalah, "Bali juga punya pantai yang indah dan banyak tempat wisata menarik seperti Ubud dan Tanah Lot." Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengadakan voting. "Ayo, siapa yang setuju pergi ke Lombok?" tanya Rini. Beberapa tangan terangkat. "Sekarang, siapa yang memilih Bali?" Tangan yang terangkat semakin banyak. "Dan Jogja?" Tanya Adit. Suasana semakin meriah dengan banyaknya tangan yang terangkat. Setelah semua suara dihitung, Rini mengumumkan, "Jogja mendapatkan suara terbanyak! Kita akan pergi ke Jogja!" Semua murid bersorak gembira.
"Aku sudah tidak sabar untuk mencoba gudeg dan berfoto di Candi Prambanan," kata Wina dengan senyum lebar. Dengan semangat yang menggebu, mereka mulai merencanakan perjalanan mereka ke Jogja. "Kita harus membuat daftar barang yang perlu dibawa," saran Banu. "Dan jangan lupa, kita harus mempersiapkan permainan untuk mengisi waktu di perjalanan," tambah Adit. Semua setuju dan mulai berdiskusi lebih lanjut tentang rencana liburan mereka.
Terdapat beberapa pilihan tempat yang akan dikunjungi siswa kelas VI. Salah satunya adalah Lombok.
Berikut ini kelebihan dari Lombok yaitu. . .
Kaya akan budaya sejarah
keindahan alam dan budaya yang unik
Pantai dan air terjun yang indah
sarana dan prasarana berbasis digital
Liburan Perpisahan Kelas
Di sebuah kelas yang penuh semangat, Adit, Rini, Banu, dan Wina berkumpul untuk mendiskusikan tujuan wisata liburan perpisahan mereka. "Kita harus memilih tempat yang seru untuk liburan ini," kata Adit dengan antusias. Rini menambahkan, "Bagaimana kalau kita pilih antara Lombok, Jogja, atau Bali?" Semua setuju untuk melakukan voting agar keputusan bisa diambil secara demokratis. Banu mengusulkan, "Mari kita buat daftar kelebihan masing-masing tempat. Lombok terkenal dengan pantainya yang indah, Jogja kaya akan budaya dan sejarah, sedangkan Bali memiliki keindahan alam dan budaya yang unik." Wina setuju dan berkata, "Aku suka ide itu! Kita bisa menjelaskan kepada teman-teman tentang masing-masing tempat sebelum voting." Setelah semua setuju, mereka pun mulai menjelaskan.
"Lombok memiliki pantai Kuta Mandalika yang sangat cantik dan air terjun yang menakjubkan," kata Adit. Rini menambahkan, "Di Jogja, kita bisa mengunjungi Candi Prambanan dan menikmati kuliner khasnya seperti gudeg." Banu tidak mau kalah, "Bali juga punya pantai yang indah dan banyak tempat wisata menarik seperti Ubud dan Tanah Lot." Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengadakan voting. "Ayo, siapa yang setuju pergi ke Lombok?" tanya Rini. Beberapa tangan terangkat. "Sekarang, siapa yang memilih Bali?" Tangan yang terangkat semakin banyak. "Dan Jogja?" Tanya Adit. Suasana semakin meriah dengan banyaknya tangan yang terangkat. Setelah semua suara dihitung, Rini mengumumkan, "Jogja mendapatkan suara terbanyak! Kita akan pergi ke Jogja!" Semua murid bersorak gembira.
"Aku sudah tidak sabar untuk mencoba gudeg dan berfoto di Candi Prambanan," kata Wina dengan senyum lebar. Dengan semangat yang menggebu, mereka mulai merencanakan perjalanan mereka ke Jogja. "Kita harus membuat daftar barang yang perlu dibawa," saran Banu. "Dan jangan lupa, kita harus mempersiapkan permainan untuk mengisi waktu di perjalanan," tambah Adit. Semua setuju dan mulai berdiskusi lebih lanjut tentang rencana liburan mereka.
Saran yang diberikan Banu kepada teman-temannya ketika akan pergi berlibur yaitu. . .
Mencari tepat menginap yang bagus
membuat daftar barang yang perlu dibawa
Mempersiapkan permainan untuk mengisi waktu
meminta izin orang tua sebelum pergi
Malala Yousafzai, Remaja Putri yang Pernah Menginspirasi Dunia
Malala Yousafzai adalah seorang aktivis pendidikan asal Pakistan yang berjuang untuk hak pendidikan bagi anak perempuan. Sejak kecil, Malala sudah menyadari bahwa banyak anak perempuan di daerahnya tidak diizinkan untuk bersekolah. Dia mulai berbicara tentang pentingnya pendidikan dan berani menentang pihak-pihak yang melarang anak perempuan belajar. Malala percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang jenis kelamin, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Pada tahun 2012, Malala mengalami peristiwa yang sangat mengubah hidupnya ketika dia ditembak oleh seorang anggota Taliban karena perjuangannya. Meskipun terluka parah, Malala tidak menyerah dan terus berjuang untuk pendidikan. Dia menjadi suara bagi banyak anak perempuan yang tidak bisa berbicara. Melalui berbagai pidato dan wawancara, Malala mengajak dunia untuk memperhatikan pentingnya pendidikan bagi semua anak, terutama perempuan.
Kini, Malala telah menerima banyak penghargaan, termasuk Nobel Perdamaian, sebagai pengakuan atas perjuangannya. Dia mendirikan Malala Fund, sebuah organisasi yang membantu anak perempuan mendapatkan akses pendidikan di berbagai negara. Kisah Malala mengajarkan kita bahwa satu suara dapat mengubah dunia dan bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi semua murid.
Malala Yousafzai merupakan aktivis asal Pakistan yang berusaha memperjuangkan . . .
hak asasi manusia bagi anak
hak perempuan untuk hidup layak
hak untuk lingkungan yang bersih
hak perempuan untuk bersekolah
Malala Yousafzai, Remaja Putri yang Pernah Menginspirasi Dunia
Malala Yousafzai adalah seorang aktivis pendidikan asal Pakistan yang berjuang untuk hak pendidikan bagi anak perempuan. Sejak kecil, Malala sudah menyadari bahwa banyak anak perempuan di daerahnya tidak diizinkan untuk bersekolah. Dia mulai berbicara tentang pentingnya pendidikan dan berani menentang pihak-pihak yang melarang anak perempuan belajar. Malala percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang jenis kelamin, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Pada tahun 2012, Malala mengalami peristiwa yang sangat mengubah hidupnya ketika dia ditembak oleh seorang anggota Taliban karena perjuangannya. Meskipun terluka parah, Malala tidak menyerah dan terus berjuang untuk pendidikan. Dia menjadi suara bagi banyak anak perempuan yang tidak bisa berbicara. Melalui berbagai pidato dan wawancara, Malala mengajak dunia untuk memperhatikan pentingnya pendidikan bagi semua anak, terutama perempuan.
Kini, Malala telah menerima banyak penghargaan, termasuk Nobel Perdamaian, sebagai pengakuan atas perjuangannya. Dia mendirikan Malala Fund, sebuah organisasi yang membantu anak perempuan mendapatkan akses pendidikan di berbagai negara. Kisah Malala mengajarkan kita bahwa satu suara dapat mengubah dunia dan bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi semua murid.
Pihak yang menentang upaya yang dilakukan oleh Malala Yousafzai yaitu. .
anggota Taliban
anak perempuan
warga sipil
petinggi Nobel
Malala Yousafzai, Remaja Putri yang Pernah Menginspirasi Dunia
Malala Yousafzai adalah seorang aktivis pendidikan asal Pakistan yang berjuang untuk hak pendidikan bagi anak perempuan. Sejak kecil, Malala sudah menyadari bahwa banyak anak perempuan di daerahnya tidak diizinkan untuk bersekolah. Dia mulai berbicara tentang pentingnya pendidikan dan berani menentang pihak-pihak yang melarang anak perempuan belajar. Malala percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang jenis kelamin, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Pada tahun 2012, Malala mengalami peristiwa yang sangat mengubah hidupnya ketika dia ditembak oleh seorang anggota Taliban karena perjuangannya. Meskipun terluka parah, Malala tidak menyerah dan terus berjuang untuk pendidikan. Dia menjadi suara bagi banyak anak perempuan yang tidak bisa berbicara. Melalui berbagai pidato dan wawancara, Malala mengajak dunia untuk memperhatikan pentingnya pendidikan bagi semua anak, terutama perempuan.
Kini, Malala telah menerima banyak penghargaan, termasuk Nobel Perdamaian, sebagai pengakuan atas perjuangannya. Dia mendirikan Malala Fund, sebuah organisasi yang membantu anak perempuan mendapatkan akses pendidikan di berbagai negara. Kisah Malala mengajarkan kita bahwa satu suara dapat mengubah dunia dan bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi semua murid.
Kisah perjuangan Malala Yousafzai menjadi inspirasi bagi banyak orang di dunia. Dia berjuang untuk kepentingan umum dengan cara.........
melakukan perlawanan fisik
bernegosisasi dengan pemerintah
menuliskan ancaman kepada lawan
berpidato dan wawancara
Pengalaman Danur Mendaki Gunung
Tanggal: 1 November 2024
Pada tanggal 1 November, saya memulai perjalanan mendaki Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali yang memiliki pemandangan yang menakjubkan. Sejak pagi, saya dan teman-teman sudah bersiap-siap dengan perlengkapan mendaki. Kami berangkat dari Denpasar dan tiba di basecamp sekitar pukul 10 pagi. Suasana di sekitar gunung sangat segar, dan kami merasa bersemangat untuk memulai petualangan ini. Sebelum mendaki, kami mendengarkan briefing dari pemandu mengenai jalur yang akan kami lewati dan tips keselamatan.
Tanggal: 2 November 2024
Pada tanggal 2 November, kami mulai mendaki Gunung Agung sekitar pukul 3 pagi agar bisa tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jalur yang kami lalui cukup menantang, dengan tanjakan yang curam dan batuan yang licin. Namun, semangat kami tidak pudar. Selama perjalanan, kami saling mendukung dan berbagi cerita untuk menghilangkan rasa lelah. Setelah beberapa jam mendaki, kami akhirnya mencapai puncak dan disambut dengan pemandangan matahari terbit yang spektakuler. Momen ini sangat mengesankan dan membuat semua usaha kami terbayar.
Tanggal: 3 November 2024
Di tanggal 3 November, kami menghabiskan waktu di puncak untuk menikmati keindahan alam sekitar sebelum turun kembali. Kami mengambil banyak foto dan berbagi pengalaman dengan pendaki lain yang juga berada di puncak. Setelah puas menikmati pemandangan, kami mulai perjalanan turun dengan hati yang penuh kebahagiaan. Pengalaman mendaki Gunung Agung ini tidak hanya memberikan tantangan fisik, tetapi juga memperkaya jiwa kami dengan keindahan alam Bali yang luar biasa. Kami pulang dengan kenangan yang tak terlupakan dan rasa syukur atas pengalaman ini.
Danur mulai mendaki di gunung tertinggi di Bali pada tanggal......
1 November 2024
2 November 2024
3 November 2024
4 November 2024
Pengalaman Danur Mendaki Gunung
Tanggal: 1 November 2024
Pada tanggal 1 November, saya memulai perjalanan mendaki Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali yang memiliki pemandangan yang menakjubkan. Sejak pagi, saya dan teman-teman sudah bersiap-siap dengan perlengkapan mendaki. Kami berangkat dari Denpasar dan tiba di basecamp sekitar pukul 10 pagi. Suasana di sekitar gunung sangat segar, dan kami merasa bersemangat untuk memulai petualangan ini. Sebelum mendaki, kami mendengarkan briefing dari pemandu mengenai jalur yang akan kami lewati dan tips keselamatan.
Tanggal: 2 November 2024
Pada tanggal 2 November, kami mulai mendaki Gunung Agung sekitar pukul 3 pagi agar bisa tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jalur yang kami lalui cukup menantang, dengan tanjakan yang curam dan batuan yang licin. Namun, semangat kami tidak pudar. Selama perjalanan, kami saling mendukung dan berbagi cerita untuk menghilangkan rasa lelah. Setelah beberapa jam mendaki, kami akhirnya mencapai puncak dan disambut dengan pemandangan matahari terbit yang spektakuler. Momen ini sangat mengesankan dan membuat semua usaha kami terbayar.
Tanggal: 3 November 2024
Di tanggal 3 November, kami menghabiskan waktu di puncak untuk menikmati keindahan alam sekitar sebelum turun kembali. Kami mengambil banyak foto dan berbagi pengalaman dengan pendaki lain yang juga berada di puncak. Setelah puas menikmati pemandangan, kami mulai perjalanan turun dengan hati yang penuh kebahagiaan. Pengalaman mendaki Gunung Agung ini tidak hanya memberikan tantangan fisik, tetapi juga memperkaya jiwa kami dengan keindahan alam Bali yang luar biasa. Kami pulang dengan kenangan yang tak terlupakan dan rasa syukur atas pengalaman ini.
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Akhirnya mencapai puncak dan disambut dengan pemandangan matahari terbit.
2. Mereka mengambil banyak foto dan berbagi pengalaman dengan pendaki lain.
3. Danur dan teman-teman mendengarkan briefing dari pemandu mengenai jalur yang akan dilewati.
4. Kami berangkat dari Denpasar dan tiba di basecamp sekitar pukul 10 pagi.
Berdasarkan blog di atas, maka urutan peristiwa berikut yang benar yaitu . .
a. 3, 4, 1, 2
b. 3, 4, 2, 1
c. 4, 3, 1, 2
d. 4, 3, 2, 1
Pengalaman Danur Mendaki Gunung
Tanggal: 1 November 2024
Pada tanggal 1 November, saya memulai perjalanan mendaki Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali yang memiliki pemandangan yang menakjubkan. Sejak pagi, saya dan teman-teman sudah bersiap-siap dengan perlengkapan mendaki. Kami berangkat dari Denpasar dan tiba di basecamp sekitar pukul 10 pagi. Suasana di sekitar gunung sangat segar, dan kami merasa bersemangat untuk memulai petualangan ini. Sebelum mendaki, kami mendengarkan briefing dari pemandu mengenai jalur yang akan kami lewati dan tips keselamatan.
Tanggal: 2 November 2024
Pada tanggal 2 November, kami mulai mendaki Gunung Agung sekitar pukul 3 pagi agar bisa tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jalur yang kami lalui cukup menantang, dengan tanjakan yang curam dan batuan yang licin. Namun, semangat kami tidak pudar. Selama perjalanan, kami saling mendukung dan berbagi cerita untuk menghilangkan rasa lelah. Setelah beberapa jam mendaki, kami akhirnya mencapai puncak dan disambut dengan pemandangan matahari terbit yang spektakuler. Momen ini sangat mengesankan dan membuat semua usaha kami terbayar.
Tanggal: 3 November 2024
Di tanggal 3 November, kami menghabiskan waktu di puncak untuk menikmati keindahan alam sekitar sebelum turun kembali. Kami mengambil banyak foto dan berbagi pengalaman dengan pendaki lain yang juga berada di puncak. Setelah puas menikmati pemandangan, kami mulai perjalanan turun dengan hati yang penuh kebahagiaan. Pengalaman mendaki Gunung Agung ini tidak hanya memberikan tantangan fisik, tetapi juga memperkaya jiwa kami dengan keindahan alam Bali yang luar biasa. Kami pulang dengan kenangan yang tak terlupakan dan rasa syukur atas pengalaman ini.
Kendala yang dialami oleh Danur dan teman-teman dalam mendaki Gunung Agung yaitu. . .
a. lupa membawa tongkat pendakian
b. kehilangan semangat di tengah perjalanan
c. bekal makanan tertinggal di tenda pendakian
d. tanjakan yang curam dan batuan yang licin
