Worksheetsquiz maklima biadab
Total questions: 62
Worksheet time: 3hrs 46mins
Dapat menyebutkan nama-nama agama yang ada di Indonesia serta nama tempat ibadahnya.
Islam
Katolik
Buddha
Hindu
Kristen
Dapat menjelaskan tentang emosi.
Dapat menjelaskan tentang emosi.
Dapat mengetahui dan menjelaskan manfaat dari penghijauan.
Ciri Pengendalian dan Penguasaan Emosi Dalam Diri: 1) Tidak Meledakkan Emosi di Hadapan Orang Lain. Tujuannya agar seseorang tidak terganggu akibat dari luapan atau ekspresi perasaan yang sifatnya negatif. Jadi harus memiliki kecerdasan dan kematangan emosi dalam menyikapi dan menempatkan perasaan emosi.
Ciri Pengendalian dan Penguasaan Emosi Dalam Diri: 2) Memahami Emosional Diri. Mengenali perasaan diri dengan mengetahui penyebabnya merupakan salah satu keterampilan dalam kecerdasan emosi. Jika sudah tahu apa penyebabnya maka kita bisa mencari solusinya.
Ciri Pengendalian dan Penguasaan Emosi Dalam Diri: 3) Berpikir Kritis. Bagi anda dari kecerdasan emosional yang sangat penting agar mampu menilai dampaknya dengan kritis sebelum mengekspresikan diri.
Ciri Pengendalian dan Penguasaan Emosi Dalam Diri: 4) Memotivasi Diri Sendiri. Respon terhadap diri sendiri agar selalu bersemangat untuk bertindak positif dan mengendalikan emosi. Misalnya meningkatkan hasrat untuk terus berintrospeksi diri dan menambah keterampilan penguasaan diri lainnya.
Ciri Pengendalian dan Penguasaan Emosi Dalam Diri: 5) Mengenali Emosi Orang Lain. Suatu kemampuan dari kecerdasan emosional yang disebut sebagai perasaan empati. Atau seseorang yang memiliki perasaan peka dan terbuka terhadap sudut pandang orang lain.
Manfaat Penghijauan: 1. Manfaat Estetis. Mengembalikan fungsi hutan, penanaman pohon secara rapidan teratur juga memberikan efek estetika dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana wisata alam.
Manfaat Penghijauan: 2. Manfaat Orologis.
Manfaat Penghijauan: 3. Menahan erosi tanah sehingga tidak mudah longsor dan menggugur, dan menyangga kestabilan tanah.
Manfaat Penghijauan: 4. Manfaat Klimatologis (Mengatur Iklim). Menjaga kelembaban udara, suhu udara, supaya suhu udara tidak terlalu panas dan dapat mengurangi penguapan air tanah.
Manfaat Penghijauan: 5. Manfaat Edaphis. Memberi perlindungan tempat hidup binatang. Di lingkungan yang penuh dengan pohon-pohon, secara alami satwa dapat hidup dengan tenang karena lingkungannya sangat mendukung untuk berkembang biak dan bertahan hidup.
Manfaat Penghijauan: 6. Manfaat Ekologis. Memberi keseimbangan lingkungan.
Manfaat Penghijauan: 7. Manfaat Protektif. Pohon dapat memberikan perlindungan, misalnya terhadap terik sinar matahari, angin kencang, penahan debu serta peredam suara.
Manfaat Penghijauan: 8. Manfaat Higienis. Menghasilkan oksigen (O2) yang sangat diperlukan manusia pada siang hari, dan dapat menyerap karbondioksida (CO2). Jadi secara higienis, pohon sangat berguna untuk kehidupan manusia.
Manfaat Penghijauan: 9. Manfaat Edukatif. Kawasan hutan yang terdiri dari pohon atau tumbuhan yang hidup didalamnya, serta berbagai hewan yang hidup di kawasan dapat dijadikan sarana belajar bagi generasi yang akan datang.
Menyediakan Oksigen: Pohon dan tanaman melakukan proses fotosintesis yang mengubah karbon dioksida menjadi oksigen, memberikan udara yang lebih segar untuk dihirup oleh manusia dan hewan.
Mencegah Erosi Tanah: Akar pohon membantu menjaga kestabilan tanah. Mereka mengikat partikel tanah, mencegah erosi, dan melindungi tanah dari longsor dan banjir.
Menyerap Polusi Udara: Tanaman dapat menyaring polutan dari udara, mengurangi jumlah partikel berbahaya yang kita hirup setiap hari. Hal ini membantu memperbaiki kualitas udara, mengurangi risiko penyakit pernapasan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Menyediakan Habitat: Hutan dan taman kota menjadi rumah bagi berbagai jenis makhluk hidup, termasuk burung, serangga, dan mamalia kecil. Keanekaragaman hayati ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Mengurangi Efek Pemanasan Global: Pohon-pohon menyerap karbon dioksida dari udara, membantu mengurangi jumlah gas rumah kaca yang bertanggung jawab atas pemanasan.
Dapat mengetahui dan memahami tentang hak perlindungan anak.
Dapat menyebutkan tanda-tanda pengenal gerakan Pramuka sesuai dengan golongan dan tingkatannya.
Tanda Pemimpin dan Tanda Wakil Pemimpin Barung (Siaga)
Tanda Pemimpin dan Tanda Wakil Pemimpin Regu (Penggalang)
Tanda Pemimpin dan Tanda Wakil Pemimpin Sangga (Pandega)
Tanda Pembina
Tanda Pembantu Pembina
Tanda Andalan Nasional (Kuning)
Tanda Andalan Daerah (Merah)
Tanda Andalan Cabang (Hijau)
Tanda Andalan Ranting (Ungu Tua)
Tanda Pelatih
Tanda Pamong Saka: Tanda Dewan Saka Dirgantara, Tanda Pimpinan Saka Dirgantara Tingkat Nasional, Tanda Pimpinan Saka Dirgantara Tingkat Daerah, Tingkat Saka Dirgantara Tingkat Cabang
Tanda Dewan Kerja: Dewan Ambalan Penegak, Dewan Rancana Pandega, Dewan Kerja Ranting, Dewan Kerja Cabang, Dewan Kerja Daerah, Dewan Kerja Nasional
Tanda Pengenal Kecakapan Umum: Tanda Kecakapan Umum (TKU) adalah tanda yang diberikan kepada anggota Gerakan Pramuka setelah menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU).
Tanda Pengenal Kehormatan: Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas dharma bakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Kode kehormatan adalah suatu norma atau nilai-nilai luhur dalam kehidupan para anggota Gerakan Pramuka yang merupakan ukuran atau standar tingkah laku seorang anggota Gerakan Pramuka.
Tri Satya Penggalang: 'Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, mempersiapkan diri membangun masyarakat, serta menepati Dasadarma Pramuka'.
Dasa Dharma Pramuka: 1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. 3. Patriot yang sopan dan kesatria. 4. Patuh dan suka bermusyawarah. 5. Rela menolong dan tabah. 6. Rajin, terampil, dan gembira. 7. Hemat, cermat, dan bersahaja. 8. Disiplin, berani, dan setia. 9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya. 10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Tri Satya Pramuka Penegak: 'Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, dan ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Dasadarma'.
Kode Kehormatan Siaga: Dwi Satya. Demi kehormatan saya, saya berjanji untuk melakukan yang terbaik: 1. Melaksanakan kewajiban saya kepada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sesuai aturan keluarga. 2. Setiap hari berbuat baik.
Dwi Dharma: 1. Siaga berbakti pada ayah dan ibunya. 2. Berani dan jangan menyerah.
Tahutentang: a. Salam Pramuka, b. Motto, c. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka.
Salam Pramuka adalah perwujudan dari penghargaan seseorang Pramuka kepada Pramuka lainnya. Biasanya salam pramuka diberikan dengan memberikan hormat sambil meneriakkan 'Salam pramuka!' yang dijawab dengan meneriakkan 'Salam!' sambil menghormat juga.
Terdapat 3 macam salam Pramuka yaitu: 1. Salam Biasa adalah salam Pramuka yang diberikan antar sesama anggota Pramuka. Kegunaannya untuk memberi salam.
Dapat menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah putih.
Dapat menjelaskan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap yang benar serta dapat menyanyikan 2 lagu wajib nasional dan satu lagu daerah nusantara.
Dapat menjelaskan tentang lambang negara RI.
Lambang Negara Indonesia adalah Burung Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 1958 dan diubah dengan berlakunya UU RI Nomor 24 Tahun 2009. Lambang ini dirancang oleh Syarif Abdul Hamid Alkadrie atau Sultan Hamid II dari Pontianak yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat Tanggal 11 Februari 1950.
Lambang Negara Republik Indonesia terbagi atas tiga bagian, yaitu:
Burung Garuda, yang menengok dengan kepalanya lurus ke sebelah kanannya
Perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda
Semboyan ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda
Ketentuan Warna Pada Lambang Negara:
Warna Merah dan Putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia.
Garis hitam tebal di perisai melambangkan wilayah Indonesia dilalui oleh garis Khatulistiwa.
Warna Merah berarti keberanian dan warna putih berarti kemurnian.
Arti Warna dan Lukisan Pada Lambang Negara
Warna Hitam menjadi warna kepala banteng yang terdapat di Lambang Garuda Pancasila.
Warna merah digunakan untuk warna perisai kiri atas dan kanan bawah yang terdapat pada lambang Garuda Pancasila.
Warna hijau digunakan sebagai warna pohon beringin.
Berikut makna pada setiap bagian Burung Garuda:
Dapat menyebutkan dan menjelaskan manfaat sedikitnya 2 jenis alat teknologi informasi modern.
Telepon
Smartphone
Radio
Koran
Televisi
Mengenal dan memilah sampah.
Dapat menjelaskan teknik penjernihan air.
Koral
Ijuk
Arang
Kerikil
Pasir
Dapat membuat dan menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul tiang, simpul pangkal, dan dapat menyusuk tali, membuat ikatan serta menyambung dua tongkat.
Dapat menjelaskan Kompas menaksir tinggi dan lebar.
Kompas adalah alat untuk menetapkan/mencari arah mata angin.
Kompas terbagimenjadi 2 macam yaitu, Kompas Magnetik dan Kompas Gyro.
Dial: permukaan dimana tertera angka/huruf seperti pada jam.
Visir: pembidik sasaran.
Mengetahui adanya perbedaan perkembangan fisik tubuh.
Perkembangan fisik adalah perubahan-perubahan dalam tubuh.
Halin ini memengaruhi cara manusia berpikir.
Estrogen memengaruhi karakter seks sekunder perempuan.
Testosteron memengaruhi karakter seks sekunder laki-laki.
