wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Penalaran Hukum Tata Negara

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Jika UUD 1945 tidak memuat aturan tentang pengawasan terhadap kekuasaan eksekutif, maka potensi yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Pemerintah lebih efisien dalam bekerja

b)

Rakyat menjadi lebih aktif

c)

Kekuasaan eksekutif berpotensi sewenang-wenang

d)

Sistem demokrasi semakin kokoh

2.

Dalam konteks pemisahan kekuasaan, mengapa Mahkamah Konstitusi tidak boleh memiliki kewenangan membuat undang-undang?

a)

Karena bertentangan dengan nilai budaya

b)

Karena bertentangan dengan asas kedaulatan rakyat

c)

Karena dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan kekuasaan legislatif

d)

Karena lembaga yudikatif bersifat tidak aktif

3.

Jika DPR lebih sering menyetujui keputusan Presiden tanpa kritik berarti, maka kondisi ini menunjukkan...

a)

Kolaborasi sehat antara legislatif dan eksekutif

b)

Sistem presidensial berjalan efektif

c)

Lemahnya fungsi kontrol legislatif

d)

Penguatan sistem hukum

4.

Apa dampak paling nyata jika Mahkamah Konstitusi tidak netral dalam mengadili sengketa hasil pemilu?

a)

Putusan akan mempercepat proses pemilu

b)

Stabilitas politik tetap terjaga

c)

Legitimasi hasil pemilu akan diragukan

d)

Presiden akan lebih kuat

5.

KPU sebagai penyelenggara pemilu harus independen. Apa dampak jika KPU berpihak pada salah satu peserta pemilu?

a)

Partisipasi pemilih meningkat

b)

Kepercayaan publik terhadap pemilu menurun

c)

Proses pemilu menjadi lebih cepat

d)

Legalisasi politik uang

6.

Mengapa Indonesia tidak menganut sistem parlementer seperti Inggris, meskipun keduanya negara demokrasi?

a)

Karena Indonesia adalah negara kerajaan

b)

Karena kondisi sosiopolitik Indonesia lebih cocok dengan presidensial

c)

Karena parlemen Indonesia lemah

d)

Karena Presiden dipilih rakyat

7.

Salah satu alasan kenapa pengujian undang-undang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi adalah...

a)

Karena MK dipilih oleh rakyat

b)

Karena DPR tidak netral

c)

Karena perlindungan konstitusi harus melalui lembaga yudisial yang independen

d)

Karena Presiden tidak punya kewenangan yudikatif

8.

Apabila amandemen UUD dilakukan tanpa partisipasi publik, maka akan berdampak pada...

a)

Efisiensi hukum

b)

Kredibilitas proses amandemen

c)

Ketertiban masyarakat

d)

Stabilitas ekonomi

9.

Jika dalam sistem ketatanegaraan, kekuasaan kehakiman tunduk pada kekuasaan eksekutif, maka prinsip apa yang dilanggar?

a)

Efisiensi pemerintahan

b)

Supremasi parlemen

c)

Independensi peradilan

d)

Representasi politik

10.

Fungsi legislasi DPR akan berjalan efektif jika...

a)

Presiden setuju terhadap seluruh RUU

b)

Fraksi-fraksi mendukung pemerintah

c)

Anggota DPR memahami kebutuhan hukum masyarakat

d)

DPR fokus pada pembangunan

11.

Jika Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi saling tumpang tindih dalam wewenangnya, maka akibat yang paling mungkin adalah...

a)

Pemeriksaan perkara menjadi lebih cepat

b)

Wewenang Presiden berkurang

c)

Hukum lebih mudah ditegakkan

d)

Kepastian hukum terganggu

12.

Mengapa partisipasi masyarakat dalam pembentukan UU sangat penting?

a)

Untuk memastikan UU mencerminkan aspirasi rakyat

b)

Agar UU cepat disahkan

c)

Karena rakyat lebih pandai dari DPR

d)

Karena UU harus dibuat oleh rakyat

13.

Jika suatu UU terbukti bertentangan dengan UUD 1945 namun tetap diberlakukan, maka prinsip apa yang dikorbankan?

a)

Kedaulatan rakyat

b)

Demokrasi Pancasila

c)

Supremasi konstitusi

d)

Efisiensi hukum

14.

Ketika lembaga peradilan tidak mampu memberikan keadilan bagi warga negara, maka fungsi negara sebagai... tidak terpenuhi.

a)

Pengatur ekonomi

b)

Pelindung hak warga

c)

Pemungut pajak

d)

Penjaga keamanan

15.

Dalam konteks hukum tata negara, apa alasan utama kepala negara harus tunduk pada konstitusi?

a)

Agar tidak dimakzulkan

b)

Supaya bisa dipilih kembali

c)

Agar tidak dikritik DPR

d)

Untuk menjaga sistem pemerintahan yang konstitusional

16.

Dalam sistem presidensial, jika Presiden terlalu dominan dan melemahkan DPR, maka ini berpotensi melanggar prinsip...

a)

Musyawarah

b)

Kedaulatan rakyat

c)

Pembagian kekuasaan

d)

Desentralisasi

17.

Apa risiko utama jika lembaga legislatif tidak menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif?

a)

Inflasi meningkat

b)

Ketimpangan ekonomi

c)

Potensi penyalahgunaan kekuasaan

d)

Jumlah partai politik menurun

18.

Bagaimana dampaknya jika pemilu diadakan tanpa kepastian hukum yang jelas?

a)

Partisipasi pemilih meningkat

b)

Pemilu menjadi lebih demokratis

c)

Hasil pemilu rawan konflik

d)

Jumlah calon peserta meningkat

19.

Jika lembaga negara saling tumpang tindih dalam menjalankan wewenangnya, hal ini akan mengancam...

a)

Keseimbangan politik

b)

Stabilitas ekonomi

c)

Efektivitas pembangunan

d)

Supremasi hukum

20.

Salah satu bentuk perwujudan prinsip checks and balances adalah...

a)

Presiden menunjuk hakim konstitusi

b)

DPR menyusun APBN

c)

MK membatalkan UU yang inkonstitusional

d)

KPU melaporkan dana kampanye

21.

Mengapa perlu ada judicial review terhadap undang-undang?

a)

Untuk menjamin kesesuaian dengan konstitusi

b)

Agar DPR tidak bekerja sendiri

c)

Supaya Presiden bisa ikut campur

d)

Karena rakyat tidak mempercayai DPR

22.

Jika DPD tidak diberi kewenangan legislasi penuh, apa dampak utamanya terhadap daerah?

a)

Pusat menjadi lebih dominan

b)

Pilkada menjadi tidak relevan

c)

Aspirasi daerah kurang tersalurkan secara optimal

d)

DPR lebih mudah dikontrol

23.

Keterwakilan perempuan di parlemen penting karena...

a)

Sesuai perintah konstitusi

b)

Merupakan bagian dari keadilan substantif

c)

Jumlah perempuan lebih banyak

d)

Agar kuota parpol terpenuhi

24.

Apa alasan utama Mahkamah Konstitusi diberi wewenang membubarkan partai politik?

a)

Untuk mencegah konflik antar partai

b)

Agar parpol tidak terlalu banyak

c)

Karena Presiden tidak berwenang

d)

Karena hanya lembaga yudikatif yang dapat menilai konstitusionalitas ideologi parpol

25.

Apa yang menjadi indikator penting bahwa negara menganut demokrasi konstitusional?

a)

Adanya pembatasan kekuasaan dalam UUD

b)

Jumlah partai yang banyak

c)

Presiden dipilih rakyat

d)

Mahasiswa bebas berdemo

26.

Dalam konteks pembagian kekuasaan menurut Montesquieu, lembaga yang tidak termasuk dalam pembagian kekuasaan adalah...

a)

Legislatif

b)

Eksekutif

c)

Yudikatif

d)

Komisi Pemilihan Umum

27.

Jika presiden dapat membubarkan parlemen, maka sistem ketatanegaraan tersebut cenderung mengarah ke...

a)

Presidensial absolut

b)

Parlementer

c)

Demokrasi liberal

d)

Otoritarian

28.

Mengapa otonomi daerah penting dalam kerangka negara kesatuan?

a)

Supaya pusat tidak mengatur

b)

Untuk memperbanyak birokrasi

c)

Untuk mendekatkan pelayanan kepada rakyat

d)

Karena amanat reformasi

29.

Apa akibat konstitusional jika presiden mengeluarkan perpu tanpa alasan mendesak?

a)

DPR berhak menolaknya

b)

MA bisa membatalkannya

c)

Presiden dimakzulkan

d)

MK tidak bisa menguji

30.

Jika prinsip supremasi hukum tidak dijalankan, maka sistem ketatanegaraan akan cenderung...

a)

Liberal

b)

Otoriter

c)

Desentralistik

d)

Federalistik

31.

Perbedaan utama antara Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi adalah...

a)

Keduanya mengadili pidana

b)

MA membentuk UU, MK tidak

c)

MA mengawasi peradilan, MK menguji UU

d)

MK menyidangkan banding, MA tidak

32.

Dalam negara hukum, kekuasaan dijalankan berdasarkan...

a)

Konsensus

b)

Peraturan perundang-undangan

c)

Kekuasaan elite

d)

Keputusan mayoritas

33.

Apa dampak positif dari sistem pemilu proporsional terbuka?

a)

Parpol jadi kuat

b)

Kandidat ditentukan pusat

c)

Sistem multipartai hilang

d)

Pemilih dapat memilih calon secara langsung

34.

Pemakzulan Presiden hanya bisa dilakukan jika...

a)

Presiden terbukti melanggar hukum secara serius

b)

Ada keputusan DPRD

c)

Parpol tidak mendukung

d)

Presiden tidak menyukai Mahkamah Konstitusi

35.

Tujuan utama pengakuan hak asasi manusia dalam konstitusi adalah...

a)

Supaya negara terlihat baik

b)

Agar hukum tertulis

c)

Untuk menjamin kebebasan dan keadilan bagi warga

d)

Agar pemerintah kuat

36.

Jika konstitusi diamandemen terus-menerus dalam waktu singkat, maka...

a)

Rakyat makin kritis

b)

Pemerintah efisien

c)

Sistem presidensial jadi kuat

d)

Stabilitas hukum terganggu

37.

Dalam sistem presidensial, kekuasaan legislatif dan eksekutif...

a)

Berdiri sendiri namun saling mengawasi

b)

Saling tergantung

c)

Dipegang oleh satu orang

d)

Dikuasai oleh parlemen

38.

Jika kekuasaan kehakiman terlalu dikontrol oleh eksekutif, maka akan mengakibatkan...

a)

Demokrasi menguat

b)

Sistem presidensial bekerja

c)

Hilangnya independensi peradilan

d)

Peran legislatif meningkat

39.

Perubahan bentuk negara dari kesatuan menjadi federal akan berdampak pada...

a)

Wewenang DPR bertambah

b)

Daerah memiliki kewenangan lebih luas

c)

Presiden dipilih DPR

d)

Pemilu dihapuskan

40.

Dalam konteks checks and balances, peran Mahkamah Konstitusi yang paling penting adalah...

a)

Menyusun undang-undang

b)

Menentukan calon presiden

c)

Memutus perkara pidana

d)

Menjaga agar UU sesuai dengan konstitusi