NEW
Font size
WorksheetsUji Kompetensi Bab 5 Drama
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan disebut ....
cerpen
drama
kejadian
peristiwa
teks drama
Rangkaian peristiwa dan konfl ik yang menggerakkan jalan cerita dalam drama disebut ....
amanat
alur
penokohan
tema
latar
Kalimat dalam teks drama yang harus diucapkan oleh tokoh cerita disebut ....
monolog
pantomim
prolog
wawancang
kramagung
Pendahuluan dalam suatu lakon drama sebagai pengantar secara umum tentang lakon yang akan disajikannya disebut ....
prolog
epilog
dialog
teks
percakapan
Tokoh penentang dalam sebuah drama disebut ....
protagonis
tritagonis
antagonis
pembantu
figuran
Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ....
tragedi
komedi
melodrama
tragikomedi
dagelan
Bagian yang bertugas dalam pengaturan cahaya di panggung adalah ....
tata busana
tata rias
tata panggung
tata lampu
pemain
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai tahap awal dalam alur drama adalah tahap ....
penonton diajak pada pengenalan konfl ik
pengenalan tokoh-tokoh cerita serta perwatakan, latar, dan sebagainya
peningkatan konfl ik
puncak dari konfl ik yang ada
menuju jalan keluar dari setiap konfl ik yang ada
Berikut ini yang tidak termasuk hal-hal yang harus ada dalam pamfl et adalah ....
nama acara/kegiatan atau judul pementasan
penyelenggara acara/kegiatan
tempat, tanggal, dan waktu pementasan
para pesohor yang menjadi bintang dari pementasan
bentuk panggung pementasan
Waktu itu sudah hampir pukul dua. Sekolah sudah usai. Mengetahui Yulita belum pulang
menyebabkan Asti terkejut.
Asti : Kau masih ada di sini, Lita. Belum pulang?
Yulita : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca)
Penggalan drama tersebut memuat latar ....
tempat
waktu
suasana
sepi
khawatir
Waktu itu sudah hampir pukul dua. Sekolah sudah usai. Mengetahui Yulita belum pulang
menyebabkan Asti terkejut.
Asti : Kau masih ada di sini, Lita. Belum pulang?
Yulita : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca)
Bagian yang ditulis dalam kurung penggalan dialog tersebut disebut....
epilog
prolog
petunjuk pementasan
kramagung
wawancang
Cermatilah kutipan drama berikut!
Malin : Hei perempuan tua! Siapakah kau ini? Aku tak pernah punya ibu seburuk engkau.
Berhentilah berpura-pura mengaku sebagai ibuku! (teriak Malin sambil menunjuk-
nunjuk wajah ibunya)
Mande : Malin, ini ibumu, Nak. Sudah lupakah engkau? Aku yang mengandung, melahirkan,
dan membesarkan engkau, Nak.
Malin Mande : Enyahlah kau pengemis! Kau bukan ibuku!
: Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan putraku Malin? Kenapa ia berubah setelah
sekian lama? Jika memang ia bukanlah anakku, maafkanlah ia. Namun, jika ia
adalah putra kandungku, hukumlah ia.
Berdasarkan isi cerita, jenis drama tersebut termasuk ....
tragedi
satire
komedi
melodrama
pantomim
Perhatikan teks berikut ini!
Alya : Aku telanjur malas, Ton. Aku sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi.
Anton : Jangan begitu, Al. Tanggung jawab ini harus kita laksanakan bersama-sama.
Sementara kamulah yang paling bisa dipercaya.
Alya : Habis bicaranya nggak enak di hati sih.
Ekspresi wajah yang tepat untuk memerankan tokoh Alya adalah ....
biasa saja
marah dan kesal
sedih
tersenyum
menangis
Perhatikan penggalan drama berikut!
Samin : Fred, jangan cepat-cepat bahaya!
Fredi : Alaa, malam begini sepi, tak apa! (Samin menyusul dan menariknya mundur)
Samin : Kita berhenti dulu!
Fredi : Ah! Lebih cepat sampai ke alamatnya, kan lebih baik!
Samin : Ingat yang aku bawa surat penting!
Fredi : Justru itu!
Samin : Pokoknya berhenti, Fred! Aku tidak mau ambil risiko tertangkap Belanda.
Fredi : Baik, Min! Kau yang pegang komando.
Konflik yang terdapat dalam penggalan drama tersebut adalah ....
terjadi pertengkaran antara Samin dan Fredi
keinginan berhenti untuk beristirahat
perebutan pemegang komando tugas
kekhawatiran akan keselamatan surat penting
ketakutan berjalan di malam hari
Cermati kutipan drama berikut!
Panggung menggambarkan sebuah kamar reot. Di dalamnya terdapat sebuah dipan
dan dua buah kursi yang sudah rusak pula. Suasana kemiskinanlah yang tampil di situ.
Istri : (mengharap) Banyakkah hasil yang kau terima hari ini?
Suami : Bah, kosong sama sekali, seperempat rupiah pun tak dapat, dan kau
bagaimana?
Istri : Ada seorang wanita muda memberi makan kepada kita.
Suami : Terima kasih moga-moga Tuhan memberkahinya. Apa yang diberikannya?
Istri : Sepotong roti.
Suami : Kalau begitu, masih adakah simpanan untuk esok pagi?
Istri : Masih, tetapi hanya untuknya.
Suami : Tak ada yang lain? Ah, maksudku selain dari roti itu.
Istri : Ada sepotong nasihat, supaya jangan membawa anak itu keluar karena udara
terlalu lembap.
Masalah yang diungkapkan dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ....
harapan seorang pengemis terhadap masa depannya
penghasilan sepasang pengemis yang tidak memadai
pekerjaan yang dilakukan setiap hari oleh manusia
pertanyaan seorang suami kepada istri dan anaknya
suami istri saling menasihati dan menyayangi
Bacalah penggalan drama berikut!
Satilawati : (berasa kasihan) Maafkanlah segala perkataanku yang kemarin itu, Kartili.
Jangan dimasukkan ke dalam hati.
Kartili : (tersenyum) Tentu tidak, Satilawati. Aku mengerti keadaanmu kemarin itu.
Sekarang aku memuji kesetiaanmu terhadap Ishak. Sungguh pun telah engkau
ketahui, bahwa ia ….
Satilawati : Gila, ya. Tapi ada sesuatu, suara halusku mengatakan, bahwa ia akan baik
lagi. Baik buat selama-lamanya.
Kartili : Itu yang kuhargakan tinggi.
Satilawati : Kepercayaanku kepada diri sendiri dan biarpun ia tidak baik kembali, aku tidak
juga dapat mengikatkan diriku kepada orang lain.
(Kejahatan Membalas Dendam, Idrus)
Watak tokoh Satilawati berdasarkan kutipan drama tersebut ....
baik hati, belas kasih, egois
baik, egois, pecaya diri
pemarah, setia, keras kepala
keras kepala, cepat tersinggung, baik
setia, penuh keyakinan, percaya diri
Bacalah penggalan drama berikut!
Ibu : (tidak menoleh benar) Malam lebaran Narto, dengarlah tabuh itu bersahut-sahutan.
Pada malam lebaran seperti ini dia pergi, pergi dengan tidak meninggalkan kata.
Gunarto : (agak kesal) Ayah …?
Ibu : Keesokan harinya, hari lebaran, sesudah sembahyang aku memaafkan dosanya.
Gunarto : Kenapa ibu ingat juga waktu yang lampau, mengingat kepada orang yang tak
pernah lagi mengingat kita.
Ibu : (memandang Gunarto) Aku merasa ia masih ingat kita Gunarto.
Hal yang tergambar dalam penggalan drama tersebut adalah konfl ik ....
sosial
fisik
batin
budaya
alam
Perhatikan drama berikut!
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya
diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit,
namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat)
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan
cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
Latar suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ....
santai
haru
gembira
tegang
sedih
Perhatikan penggalan drama berikut!
....
EMPAT
Pesuruh : Ada tamu, Nyonya Besar.
Nenek : Siapa?
Pesuruh : Nyonya Wenas, Nyonya.
Nenek : (melirik pada Kakek) Nyonya itu! (kepada pesuruh) Sebentar saya ke depan.
(pesuruh keluar)
Nenek : Kau surati dia?
Kakek : Tidak.
Nenek : Kau bohong. Bagaimana dia bisa tahu tentang pesta kita?
Kakek : [....].
Nenek : Kau bohong! (sambil keluar) Demam saya mulai kambuh.
Kalimat tepat untuk melengkapi penggalan drama tersebut adalah ....
Saya tidak tahu
Memang dia tahu
Dia sengaja datang
Dia bertanya kepadaku
Kau mengundangnya
Bacalah penggalan naskah drama berikut!
Bu Purwo : Ada apa, Mbok Mina?
Mbok Mina : Anu Bu ... Anu..., Bu ... Anusaya sedang bingung.
Bu Purwo : Ada apa kok bingung..?
Mbok Mina : Anak saya belum melunasi uang sekolah, sedangkan saya tidak mempunyai
uang yang cukup.
Bu Purwo : Berapa semua biaya uang sekolahnya? Mbok tak perlu sedih, nanti saya
yang akan lunasi semua.
Mbok Mina : Terima kasih Bu, sebelumnya. Semoga kebaikan Ibu dibalas oleh Gusti
Allah.
Ringkasan isi penggalan naskah drama tersebut adalah ....
perbincangan antara majikan dengan pembantu
pembantu yang sedih karena tidak mempunyai uang
pembantu yang memikirkan pembayaran sekolah anaknya
majikan yang tidak mau tahu kesusahan pembantunya
majikan yang baik hati karena memikirkan kebutuhan pembantunya
