Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

WK 7 mei

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pemerintah memotong anggaran sejumlah sektor penting untuk membiayai program makan siang gratis di sekolah. Mahasiswa memprotes kebijakan ini dengan gerakan "Indonesia Gelap".

Apa implikasi jangka panjang dari kebijakan ini terhadap demokrasi dan partisipasi publik?

a)

Meningkatkan stabilitas politik karena kebutuhan dasar siswa terpenuhi

b)

Mendorong efisiensi anggaran negara melalui program subsidi langsung

c)

Menurunkan kepercayaan publik jika partisipasi rakyat dalam pengambilan kebijakan diabaikan

d)

Memperkuat supremasi hukum karena diputuskan melalui regulasi pemerintah

e)

Menunjukkan kesuksesan demokrasi dengan respons mahasiswa yang mendukung

2.

Presiden mengusulkan penghapusan Pilkada langsung dengan alasan efisiensi. Namun, banyak pihak menilai ini sebagai kemunduran demokrasi.

Jika usulan ini diterapkan, perubahan apa yang paling dibutuhkan secara hukum?

a)

Amandemen terhadap Undang-Undang Dasar 1945

b)

Keputusan Mahkamah Konstitusi yang baru

c)

Revisi Undang-Undang Pemilu oleh Presiden

d)

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)

e)

Persetujuan dari Komnas HAM

3.

Pemerintah berencana memberi amnesti kepada tahanan separatis Papua jika mereka menghentikan kekerasan. Namun, ada kekhawatiran bahwa ini bisa mengabaikan korban kekerasan sebelumnya.

Apa dilema utama kebijakan ini dalam konteks HAM dan keadilan transisional?

a)

Menurunkan efektivitas hukum adat di Papua

b)

Memperkuat supremasi hukum melalui pengampunan massal

c)

Meningkatkan diplomasi internasional untuk Papua Merdeka

d)

Menyeimbangkan antara rekonsiliasi nasional dan hak atas keadilan korban

e)

Memperluas otoritas militer di wilayah sipil

4.

UU baru memberi kewenangan kepada militer untuk menjabat di lembaga sipil seperti BNPT dan BNN.

Apa risiko utama dari kebijakan ini dalam sistem demokrasi Indonesia?

a)

Menambah profesionalisme militer dalam sektor sipil

b)

Menekan angka kriminalitas karena disiplin militer

c)

Melemahkan prinsip supremasi sipil atas militer

d)

Meningkatkan pengaruh sipil dalam tubuh militer

e)

Menstabilkan konflik horizontal melalui pendekatan militer

5.

Usulan Keraton Surakarta agar Solo menjadi Daerah Istimewa menimbulkan pro dan kontra.

Apa potensi dampak dari disetujuinya usulan ini terhadap kesatuan nasional?

a)

Memperkuat otonomi daerah berbasis sejarah budaya

b)

Memicu tuntutan serupa dari daerah lain dan membebani anggaran

c)

Menurunkan rasa nasionalisme masyarakat urban

d)

Meningkatkan efisiensi birokrasi dengan sistem kerajaan

e)

Menumbuhkan antipati terhadap sistem republik

6.

Pemerintah pusat memotong anggaran sejumlah kementerian, termasuk pendidikan dan kesehatan, demi mendanai program strategis nasional seperti makan siang gratis. Protes dari mahasiswa terjadi di berbagai kota.

Implikasi jangka panjang dari kebijakan tersebut adalah...

a)

Pemerataan gizi dan peningkatan angka partisipasi sekolah

b)

Penurunan angka pengangguran akibat efisiensi anggaran

c)

Berkurangnya daya kritis publik terhadap kebijakan negara

d)

Potensi penurunan kualitas SDM karena pemotongan anggaran strategis

e)

Meningkatnya legitimasi politik pemerintah di mata internasional

7.

Presiden mengusulkan penghapusan pilkada langsung dan ingin kepala daerah dipilih oleh DPRD, dengan alasan efisiensi anggaran dan stabilitas politik.

Jika usulan tersebut disahkan, maka yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Penghematan besar pada APBN dan APBD

b)

Penurunan konflik horizontal di daerah pemilihan

c)

Penurunan kualitas demokrasi di tingkat lokal

d)

Peningkatan partisipasi politik di tingkat desa

e)

Penguatan otonomi daerah dalam pengambilan kebijakan

8.

Dalam konteks pengaruh geopolitik, Presiden Prabowo memperluas peran militer di posisi sipil sebagai respons atas ketegangan di Laut Cina Selatan dan potensi konflik regional.

Kebijakan ini secara prinsip bertentangan dengan nilai...

a)

Keadilan sosial dalam ekonomi

b)

Supremasi sipil atas militer

c)

Kesatuan NKRI dalam aspek hukum

d)

Persamaan hak dan kewajiban warga negara

e)

Kemerdekaan pers dan transparansi pemerintahan

9.

Beredar kritik bahwa skema perluasan peran militer dalam pemerintahan sipil mengingatkan pada masa Orde Baru. Namun, pemerintah berdalih bahwa situasi geopolitik saat ini menuntut efisiensi dan kedisiplinan ala militer.

Pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan dilema kebijakan tersebut adalah...

a)

Pemerintah bertindak demi pertahanan negara, bukan kekuasaan

b)

Efisiensi sistem pemerintahan dapat menggantikan prinsip demokrasi

c)

Keamanan nasional harus diprioritaskan daripada keterbukaan

d)

Ketegangan antara kebutuhan stabilitas dan prinsip demokrasi

e)

Negara berhak melampaui konstitusi dalam keadaan krisis

10.

Skandal korupsi dalam Pertamina dengan nilai kerugian triliunan rupiah terjadi akibat pencampuran bahan bakar bersubsidi dan non-subsidi oleh oknum internal.

Dampak politik paling masuk akal dari skandal tersebut adalah...

a)

Menurunnya kepercayaan publik terhadap BUMN

b)

Kenaikan harga BBM non-subsidi secara signifikan

c)

Intervensi lembaga internasional dalam kebijakan energi

d)

Meningkatnya minat investasi asing di sektor energi

e)

Pemerintah memperluas program subsidi energi

11.

Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk proyek infrastruktur dan program makan gratis, sementara alokasi untuk riset dan inovasi menurun signifikan.

Kondisi ini secara tidak langsung dapat memicu risiko berikut, kecuali...

a)

Brain drain karena minimnya pendanaan riset dalam negeri

b)

Ketimpangan antara pengeluaran konsumtif dan produktif

c)

Menurunnya daya saing Indonesia di era industri 4.0

d)

Peningkatan indeks inovasi nasional secara cepat

e)

Ketergantungan terhadap teknologi impor

12.

Usulan penghapusan pilkada langsung memicu kritik luas. Sebagian menyebut hal ini sebagai langkah mundur dari demokrasi.

Apabila usulan ini diterapkan, maka kontrol publik terhadap pemimpin daerah akan...

a)

Meningkat, karena ada peran DPRD yang mewakili rakyat

b)

Berkurang, karena proses pemilihan tidak lagi melibatkan rakyat secara langsung

c)

Tetap sama, karena kepala daerah masih bisa dicopot lewat hak interpelas

d)

Tidak relevan, karena sistem presidensial menjamin stabilitas

e)

Bertambah rumit karena rakyat harus mengajukan petisi

13.

Skandal Pertamina menunjukkan lemahnya pengawasan internal terhadap distribusi bahan bakar subsidi.

Jika hal ini terus berulang, konsekuensi etis yang paling serius bagi pemerintah adalah...

a)

Rakyat kehilangan rasa hormat terhadap konstitusi

b)

Munculnya keresahan sosial akibat harga bahan bakar melonjak

c)

Terkikisnya legitimasi moral pemerintah sebagai pelayan publik

d)

Penurunan ekspor migas karena krisis kepercayaan

e)

Meningkatnya resistensi terhadap subsidi energi

14.

Usulan menjadikan Surakarta sebagai Daerah Istimewa memunculkan perdebatan antara nilai sejarah dan efektivitas birokrasi modern.

Jika disahkan tanpa kajian menyeluruh, risiko institusional yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Surakarta kehilangan status kotamadya

b)

Provinsi Jawa Tengah bubar secara administratif

c)

Usulan menjadikan Surakarta sebagai Daerah Istimewa memunculkan perdebatan antara nilai sejarah dan efektivitas birokrasi modern.

Jika disahkan tanpa kajian menyeluruh, risiko institusional yang paling mungkin terjadi adalah...

d)

DPRD kehilangan fungsi legislasi

e)

Wali Kota menjadi pejabat non-politik

15.

ekspresi keputusasaan warga muda terhadap situasi ekonomi dan politik dalam negeri.

Fenomena ini mencerminkan tantangan utama negara dalam aspek...

a)

Kedaulatan digital dan kebijakan sensor

b)

Mobilitas sosial berbasis meritokrasi

c)

Kepercayaan generasi muda terhadap institusi negara

d)

Distribusi sumber daya teknologi antar wilayah

e)

Efektivitas penegakan hukum dalam ruang siber

16.

Politik

Seorang kepala daerah memindahkan sebagian besar pejabat birokrasi di daerahnya dengan alasan “penyegaran organisasi”. Namun, sebagian besar yang diganti adalah pejabat yang tidak mendukungnya dalam pilkada.

Apa pelanggaran prinsip demokrasi yang paling mungkin terjadi dalam kasus ini?

a)

Penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi

b)

Pelanggaran prinsip desentralisasi pemerintahan daerah

c)

Pemborosan anggaran dalam manajemen ASN

d)

Pengabaian asas transparansi dalam pengambilan keputusan

e)

Pelanggaran terhadap prinsip meritokrasi dan netralitas ASN

17.

Penalaran Politik Internasional

Pemerintah Indonesia menolak ikut serta dalam blok perdagangan internasional yang didominasi oleh negara-negara besar, meskipun ada tawaran kerja sama investasi besar.

Apa alasan utama yang dapat dibenarkan dalam konteks kepentingan nasional?

a)

Menolak ketergantungan ekonomi pada negara lain

b)

Menjaga harga komoditas lokal dari persaingan global

c)

Menghindari tekanan politik luar negeri terhadap kebijakan domestik

d)

Mematuhi prinsip non-blok dalam politik internasional

e)

Menyatakan posisi netral terhadap isu geopolitik dunia

18.

Penalaran Hukum dan Keadilan

Seorang mantan pejabat tinggi dipenjara karena korupsi, tetapi setelah beberapa tahun, ia mendapatkan grasi dari presiden dengan alasan kemanusiaan. Publik mempertanyakan keputusan ini.

Apa implikasi utama dari kebijakan grasi terhadap sistem hukum?

a)

Menurunkan integritas presiden sebagai kepala negara

b)

Membatalkan seluruh proses hukum yang telah berlangsung

c)

Menimbulkan kesan ketidaksetaraan hukum bagi pejabat tinggi

d)

Menyebabkan kekosongan hukum dalam perkara korupsi

e)

Menjadi preseden bagi penghapusan pidana korupsi di masa depan

19.

Penalaran Sosial Politik

Isu ketimpangan digital menjadi sorotan setelah terungkap bahwa akses internet di wilayah timur Indonesia masih sangat rendah, bahkan saat Pemilu menggunakan sistem rekap digital.

Apa tantangan utama dari kebijakan digitalisasi politik ini?

a)

Kesenjangan hak politik akibat ketimpangan infrastruktur

b)

Rendahnya kualitas pendidikan warga di wilayah tersebut

c)

Ketidaksiapan penyelenggara pemilu dalam penggunaan teknologi

d)

Minimnya regulasi tentang perlindungan data pemilih

e)

Dominasi media sosial dalam membentuk opini publik

20.

Penalaran Konstitusional

Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan yang memperlonggar syarat usia calon kepala daerah. Banyak pihak menilai putusan ini bersifat politis.

Apa dampak yang paling serius terhadap sistem hukum jika persepsi itu benar?

a)

Menurunnya jumlah pemilih pemula yang percaya pada hukum

b)

Merosotnya kredibilitas lembaga yudikatif sebagai penjaga konstitusi

c)

Meningkatnya jumlah sengketa hukum terkait usia

d)

Diperlukan revisi UUD 1945 secara cepat

e)

Hilangnya kontrol terhadap putusan lembaga legislatif

21.

Setelah pemilu, terjadi penurunan tajam partisipasi publik dalam diskusi politik daring. Banyak warga menganggap suara mereka tidak lagi berdampak karena hasil pemilu sudah bisa diprediksi sejak awal.

Apa makna paling mendalam dari fenomena ini terhadap legitimasi demokrasi?

a)

Tanda kegagalan sistem pemilu dalam menjaring aspirasi rakyat

b)

Bukti bahwa masyarakat makin dewasa dalam menerima hasil pemilu

c)

Indikasi hilangnya kepercayaan publik terhadap proses demokrasi substansial

d)

Efek sementara dari kelelahan politik pasca-kampanye

e)

Konsekuensi dari minimnya pendidikan politik formal di sekolah

22.

Pemerintah daerah membuat peraturan daerah yang bertentangan dengan UU Nasional, namun tetap diberlakukan dengan dalih "kearifan lokal".

Apa dampak yuridis utama dari tindakan ini?

a)

Membuka ruang praktik diskriminatif dalam hukum lokal

b)

Menyuburkan demokrasi karena memperkuat otonomi daerah

c)

Mewujudkan pluralisme hukum sebagai ciri negara majemuk

d)

Meningkatkan legitimasi adat dalam sistem konstitusi

e)

Mendorong reformasi sistem hukum nasional yang terlalu sentralistik

23.

Kebijakan subsidi BBM dialihkan ke program bantuan langsung tunai (BLT) untuk rumah tangga miskin. Namun, harga BBM naik drastis dan memicu demo buruh dan mahasiswa.

Apa dilema kebijakan utama yang dihadapi pemerintah?

a)

Kewajiban menjaga APBN tetap surplus vs stabilitas harga domestik

b)

Efisiensi fiskal negara vs keadilan sosial bagi kelompok rentan

c)

Kewajiban menyediakan energi murah vs tuntutan swasembada energi

d)

Aspirasi politik rakyat vs kepentingan internasional

e)

Peningkatan daya saing ekspor vs tekanan terhadap konsumsi domestik

24.

Maraknya kampanye digital lewat influencer membuat publik sulit membedakan antara opini personal dan promosi politik berbayar.

Apa ancaman utama fenomena ini terhadap demokrasi?

a)

Meningkatnya kesenjangan digital antar kelas sosial

b)

Tumbuhnya budaya politik konsumerisme berbasis algoritma

c)

Kuatnya dominasi media arus utama dalam membentuk opini

d)

Hilangnya fungsi media konvensional sebagai penyeimbang

e)

Menurunnya literasi hukum pemilih terhadap regulasi kampanye

25.

Di sejumlah wilayah, kelompok intoleran memblokade pembangunan rumah ibadah yang telah mendapat izin resmi. Pemerintah daerah tidak bertindak tegas.

Apa ancaman ideologis paling serius dari kejadian seperti ini?

a)

Meningkatnya peran LSM asing dalam isu HAM

b)

Munculnya perpecahan horizontal berbasis ekonomi

c)

Melemahnya wibawa hukum di mata masyarakat mayoritas

d)

Pudarnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara

e)

Perluasan radikalisme berbasis sektarianisme digital