wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASAS GENAP XI KURMER

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 4mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi doa bagi orang Kristiani adalah…

a)

Mengkomunikasikan diri kita dengan Allah

b)

Mengkomunikasikan keinginan sesama

c)

Mengkomunikasikan keselamatan hidup manusia

d)

Mengkomunikasikan dimensi hidup dan karya manusia

e)

Mengkomunikasikan kesejahteraan hidup manusia

2.

Nama lain dari Gereja yang menjadi saksi Kristus adalah ...

a)

Diakonia

b)

Kerygma

c)

Martyria

d)

Koinonia

e)

Liturgia

3.

Martir pertama dalam sejarah adalah ...

a)

Stefanus

b)

Andreas

c)

Paulus

d)

Yakobus

e)

Yudas

4.

Hakekat kehadiran Gereja di tengah-tengah masyarakat adalah...

a)

Menjadi tanda dan sarana Allah yang menyelamatkan

b)

Menunjukkan eksistensi agama katolik

c)

Meneruskan ajaran para rasul

d)

Menjadi sarana misi Gereja untuk sebanyak mungkin membabtis

e)

Meningkatkan kuantitas umat kristen di dunia

5.

Dasar pelayanan dalam Gereja adalah ...

a)

berorientasi kepada kaum miskin

b)

mampu bekerja sama dengan semua orang

c)

setia kepada Kristus sebagai Tuhan dan Guru

d)

menimba kekuatan dan teladan Yesus Kristus

e)

semangat pelayanan Kristus

6.

Perhatikan contoh-contoh pelayanan Gereja berikut ini!

1) Mendirikan sekolah dan tempat untuk kursus

2) Terlibat aktif dalam kegiatan di paroki

3) Menyediakan klinik berobat murah untuk umum

4) Mengikuti kelompok Lektor di Paroki

5) Mengadakan pasar murah bagi masyarakat sekitar gereja

Berdasarkan contoh-contoh pelayanan Gereja tersebut di atas, yang merupakan contoh pelayanan Gereja ke luar ditunjukkan pada nomor ...

a)

1,2,3

b)

1,2,4

c)

1,2,5

d)

1,3,4

e)

1,3,5

7.

Misi pokok Gereja adalah ...

a)

menawarkan keselamatan bagi manusia

b)

membantu menyelamatkan manusia dari keterpurukan

c)

mewartakan dan mewujudkan nilai-nilai luhur manusia

d)

mewartakan kabar gembira: menghadirkan Kerajaan Allah

e)

mengajak orang untuk berpikir tentang sesuatu: Kerajaan Allah

8.

Dalam hubungan antara Gereja dan dunia sesudah Konsili Vatikan II yaitu bahwa Gereja harus dapat menjadi terang, garam, dan ragi bagi dunia. Hal ini menunjukkan bahwa Gereja menjadi ...

a)

menghormati otonomi

b)

dengan manusia

c)

mitra dialog

d)

manusia

e)

sakramen keselamatan

9.

Pengertian keadilan yang benar adalah...

a)

Memberi kepada orang lain sama besarnya

b)

Memberi kepada orang lain sesuai kemampuan kita

c)

Memberikan kepercayaan yang sama kepada orang lain

d)

Memberikan kepada orang lain apa yang menjadi haknya

e)

Berkata yang sebenarnya tidak ditambah-tambahkan

10.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!

1) Menawarkan keselamatan bagi manusia.

2) Mendorong persatuan masyarakat/bangsa.

3) Memperjuangkan penghargaan terhadap martabat manusia.

4) Membangkitkan karya-karya sosial terutama bagi kaum lemah, miskin, dan tersingkir.

5) Menjadi perantara antara masyarakat dengan negara dan antar negara dengan negara.

Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut di atas, yang merupakan perjuangan Gereja untuk mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah di tengah masyarakat ditunjukkan pada nomor ...

a)

1, 2, 3, 4

b)

1, 2, 3, 5

c)

1, 2, 4, 5

d)

1, 3, 4, 5

e)

2, 3, 4, 5

11.

Maksud dan tujuan dari lahir dan berkembangnya Ajaran Sosial Gereja adalah ...

a)

mempunyai komitmen yang teguh, konsisten, dan berkesinambungan dalam upaya berperilaku adil dalam kehidupan bersama

b)

menciptakan dan mewujudnyatakan kesejahteraan bersama, solidaritas, dan subsidiaritas

c)

menyumbangkan pemikiran yang benar dalam rangka menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kehidupan bersama

d)

memberi inspirasi agar umat Kristiani dan umat manusia pada umumnya berperilaku adil dalam kehidupan

e)

menjadi pangkal tolak adanya paham manusia sbagai makhluk pribadi dan makhluk sosial

12.

hak-hak yang melekat dalam diri manusia , yang dimiliki manusia bukan karena diberikan kepadanya oleh orang lain, melainkan berdasarkan martabatnya sebagai manusia disebut adalah ...

a)

hak asasi manusia

b)

hak asasi politik

c)

hak asasi sosial

d)

hak asasi ekonomi

e)

hak asasi Bersama

13.

Gereja mendapat tugas secara otomatis sebagai pewarta kabar gembira. Tugas pewartaan pada dasarnya adalah tugas hirarki namun para awam dapat berpartisipasi dalam tugas ini. Kata pewarta dalam bahasa latin adalah: ….

a)

Kerygma

b)

Diakonia

c)

Martiria

d)

Liturgia

14.

Tanda dan sarana kehadiran Allah yang menyelamatkan merupakan pengertian dari kata...

a)

Ekaristi

b)

Sakramen

c)

Tobat

d)

Baptist

15.

Kelas Persiapan Perkawinan, Katekumenat, dan Pembelajaran Krisma merupakan salah satu bentuk Karya Pastoral Gereja, yang termasuk dalam bidang

a)

Liturgi

b)

Persekutuan

c)

Pewartaan

d)

Pelayanan

e)

Kesaksian

16.

Tri Tugas Kristus adalah Tanggung Jawab Gereja Universal, semua anggota Gereja yang telah dibaptis maupun belum dibaptis, berkewajiban menjalankan tugas tersebut sebagai Duta Kasih. Apa Saja Tri Tugas Kristus tersebut

a)

Imam, Katekis, Raja

b)

Imam, Katekis, Ketua Lingkungan

c)

Misdinar, Lektor, Koor

d)

Nabi, Katekis, Misdinar

e)

Nabi, Imam, Raja

17.

Dalam Gereja Kristen Katolik ada doa Bapa Kami yang diimani sebagai doa yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Arti doa adalah .....

a)

Mengucap syukur kepada Allah

b)

Menyampaikan harapan atau permohonan kepada Allah

c)

Berkomunikasi dengan Allah

d)

Memuji-muji Allah dan sesama

18.

Liturgia merupakan segala bentuk kegiatan kepada Tuhan yang dilakukan oleh Umat, secara personal maupun sosial baik yahg sakramen dan bukan sakramen (doa). Dengan begitu liturgia adalah salah satu panca tugas gereja yang artinya...

a)

Mewartakan

b)

Melayani

c)

Bersekutu

d)

Menguduskan

e)

Bersaksi

19.

Dalam doa-doa liturgis, kita sering menggunakan istilah 'Amin' di akhir doa. Apa makna dari kata 'Amin' dalam konteks liturgi?

a)

Doa telah selesai

b)

Permohonan sudah dikabulkan

c)

Pengakuan iman dan penerimaan kehendak Allah

d)

Sebagai bentuk tanda hormat

e)

Sebagai penutup doa

20.

Seandainya Anda menjadi seorang misionaris di daerah yang belum mengenal Kristus, strategi evangelisasi apa yang paling sesuai dengan ajaran Kerygma?

a)


Langsung mengajarkan doktrin gereja tanpa memahami budaya setempat

b)


Mengabaikan kebudayaan lokal karena bertentangan dengan iman

c)


Memaksakan ajaran Katolik tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat

d)

Membangun relasi terlebih dahulu dan menunjukkan kasih melalui tindakan nyata sebelum berbicara tentang iman

e)


Menolak bekerja sama dengan agama atau kelompok lain

21.

Apa saja lima karya pastoral Gereja yang menjadi dasar dalam menjalankan misi Kristiani di tengah dunia?

a)

Liturgia, Dogma, Martyria, Sakramen, Katekismus

b)

Kerygma, Homilia, Liturgia, Doa, Evangelisasi

c)


Martyria, Sakramentalia, Koinonia, Devosi, Tradisi

d)


Liturgia, Kerygma, Martyria, Diakonia, Koinonia

e)


Evangelisasi, Konsili, Liturgia, Pastoral, Katekese

22.

Perhatikan pada gambar berikut yang menunjukkan Sakramen Inisiasi dalam Gereja yang pertama dan utama ialah…..

a)
b)
c)
d)
e)
23.

Dalam konteks pastoral Gereja, koinonia memiliki arti …

a)

Kesatuan dalam pelayanan dan pewartaan

b)

Persekutuan dalam kasih Kristus

c)

Kegiatan mengajar dan membimbing umat

d)

Upaya Gereja dalam membela kaum miskin

e)

Tindakan Gereja dalam memperbaiki tatanan sosial

24.

Mengapa Perjamuan Kudus menjadi pusat dalam mewujudkan koinonia dalam konteks hidup beriman Gereja?

a)

Sebagai sarana utama doa bersama

b)

Melambangkan kesatuan umat dalam Kristus

c)

Meningkatkan jumlah umat yang berpartisipasi

d)

Merupakan ajaran tertua dalam Kekristenan

e)

Menjadi identitas utama umat Katolik

25.

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus menegaskan bahwa dalam tubuh Kristus, setiap anggota memiliki peran yang penting. Apa penerapan ajaran ini bagi koinonia dalam kehidupan gereja?

a)

Semua orang harus memiliki peran yang sama dalam komunitas

b)

Koinonia hanya bisa terjadi jika semua orang memiliki tugas

c)

Tidak ada anggota gereja yang lebih penting dari yang lain

d)

Mereka yang kurang aktif dalam komunitas tidak termasuk dalam koinonia

e)

Peran pemimpin lebih utama dibandingkan anggota lain dalam gereja

26.

Salah satu tantangan utama dalam membangun koinonia di era digital adalah …

a)

Banyaknya akses terhadap pengajaran gereja secara daring

b)

Munculnya kecenderungan individualisme dalam penggunaan media sosial

c)

Kemudahan komunikasi yang mempererat persaudaraan umat

d)

Kesempatan untuk menyebarkan pesan kasih lebih luas

e)

Peran gereja yang semakin kuat dalam masyarakat

27.

Diakonia sebagai karya pastoral Gereja menekankan pelayanan kepada sesama tanpa membedakan latar belakang. Hal ini mencerminkan ajaran Yesus tentang...

a)

Keadilan sosial

b)

Kasih tanpa syarat

c)

Pentingnya ritual agama

d)

Kesetiaan kepada hukum Taurat

e)

Kepemimpinan dalam Gereja

28.

Mengapa diakonia disebut sebagai bagian dari evangelisasi?

a)

Karena diakonia merupakan syarat utama menjadi Katolik

b)

Karena Gereja ingin mendapatkan donasi lebih banyak

c)

Karena semua agama memiliki prinsip yang sama

d)

Karena pemerintah mendukung kegiatan diakonia

e)

Karena pelayanan kepada sesama mencerminkan kasih Allah

29.

Kebiasaan hidup Gereja Perdana sebagai persekutuan, sampai sekarang masih dipelihara dan dilanjutkan oleh Gereja. Salah satu wujud nyata wujud kehidupan Gereja sebagai persekutuan pada jaman sekarang adalah ...

a)

makan dan pestapora bersama

b)

pendalam iman di lingkungan

c)

menjadi koster Gereja

d)

adorasi pribadi

30.

Kegiatan tersebut termasuk dalam ikut ambil bagian dalam tugas menguduskan melalui sakramen....

a)

Tobat

b)

Krisma

c)

Baptis

d)

Ekaristi

e)

Imamat

31.

Kesaksian melalui tindakan dengan menerima sakramen....

a)

Baptis

b)

Ekaristi

c)

Tobat

d)

Krisma

e)

Imamat

32.

Mengapa Sakramen Tobat penting bagi umat Katolik?

a)

Karena Sakramen Tobat membantu umat mengalami pembaruan hidup, kembali hidup dalam rahmat, dan bersatu dengan Allah.

b)

Karena Sakramen Tobat memberi pengampunan dosa langsung dari Allah tanpa perantara, hanya berdasarkan iman pribadi umat.

c)

Karena Sakramen Tobat lebih berfokus pada mendamaikan hubungan dengan sesama manusia, bukan dengan Allah.

d)

Karena Sakramen Tobat membantu umat memperbaiki perilaku moral tanpa kaitan langsung dengan pengampunan dosa dari Allah.

e)

Karena Sakramen Tobat hanya sebagai persiapan sebelum menerima sakramen Ekaristi, tanpa pengaruh pada kehidupan rohani yang lebih dalam.

33.

Dalam Markus 10:45, Yesus berkata, "Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Pernyataan ini menegaskan bahwa…

a)

Setiap pemimpin harus mencari penghormatan dan pengakuan dari orang lain

b)

Yesus ingin para murid bersaing untuk mendapatkan posisi tertinggi dalam kerajaan-Nya

c)

Hanya orang yang menjadi rasul yang harus melayani sesama

d)

Kepemimpinan sejati dalam iman Kristen adalah pelayanan dan pengorbanan

e)

Yesus datang untuk membangun kerajaan dunia dengan kekuatan dan kekuasaan

34.

Dalam ajaran Yesus, pelayanan sejati bukanlah tentang mencari kedudukan atau kekuasaan, tetapi tentang mengutamakan sesama. Hal ini sesuai dengan sikap Yesus yang…

a)

Mengambil rupa seorang hamba dan melayani mereka yang terpinggirkan

b)

Memimpin dengan otoritas seperti raja duniawi

c)

Mengutamakan para pemimpin agama dalam pelayanannya

d)

Menjadikan para murid-Nya sebagai orang-orang paling berkuasa

e)

Memilih hanya melayani orang-orang yang berpengaruh di masyarakat

35.

Konsili Vatikan II (1962–1965) dipandang sebagai tonggak sejarah baru dalam kehidupan Gereja Katolik. Konsili ini tidak hanya memperbarui praktik dan pemahaman Gereja, tetapi juga cara Gereja memandang dunia modern. Salah satu alasan utama mengapa Konsili Vatikan II menjadi begitu penting dalam sejarah Gereja adalah karena…

a)

Konsili ini menetapkan bahwa ajaran lama tidak lagi relevan dan harus diganti seluruhnya agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern.

b)

Konsili ini menegaskan agar Gereja menjauh dari pengaruh dunia dan menutup diri demi menjaga kesucian iman Katolik yang otentik.

c)

Konsili ini membuka jalan bagi pembaruan Gereja dengan tetap setia pada ajaran Kristus, mendorong keterlibatan umat, dan membangun dialog dengan dunia modern.

d)

Konsili ini mengalihkan tanggung jawab pengajaran iman dari Gereja kepada pemerintah demi memperkuat kerja sama sosial-politik.

e)

Konsili ini membuka jalan bagi pembaruan Gereja dengan tetap berfokus pada ajaran Gereja, demi penyesuaian terhadap dunia modern dan tuntutan zaman.

36.

Pada saat membuka Konsili Vatikan II, Paus Yohanes XXIII (Roncalli) melakukan tindakan simbolik dengan membuka jendela-jendela Vatikan dan berujar, “Supaya udara yang bau busuk dapat keluar dan udara segar dapat masuk. Selain itu, supaya pandangan tidak terhalang, ia dapat melihat jauh keluar tembok-tembok Vatikan, yakni dapat melihat ke seluruh penjuru dunia”. Apa yang menjadi maksud dari tindakan simbolik dan ujaran Paus Yohanes XXIII ini?

a)

Paus ingin memberi gambaran bahwa Gereja harus membuka diri terhadap perkembangan zaman dan tantangan dunia, sambil tetap setia pada ajaran Kristus.

b)

Paus ingin memperkenalkan perubahan drastis dalam ajaran Gereja untuk mengikuti kemajuan dunia modern dan teknologi.

c)

Paus menginginkan Gereja untuk kembali ke masa lalu dan menghindari pengaruh dunia luar yang dianggap membahayakan ajaran iman.

d)

Paus ingin memberi gambaran bahwa Gereja harus menyesuaikan ajaran-ajarannya dan berkompromi dengan perkembangan zaman dan mengikuti arus perubahan sosial agar relevan di dunia modern dan selalu menjadi baru.

e)

Paus ingin menunjukkan bahwa Gereja harus melawan segala bentuk perubahan dan tetap mempertahankan ajaran yang sudah ada, menutup diri terhadap dunia luar demi menjaga kemurnian iman.

37.

Paus Yohanes XXIII menggunakan motto "aggiornamento" dalam pembukaan Konsili Vatikan II. Apa yang dimaksud dengan "aggiornamento" dalam konteks Gereja Katolik?

a)

Pembaruan ajaran Gereja agar lebih sejalan dengan dunia modern, tanpa merubah inti ajaran Kristus.

b)

Penutupan diri Gereja terhadap dunia luar agar tetap menjaga kemurnian ajaran dan tradisi.

c)

Meningkatkan kesalehan pribadi umat agar semakin saleh dalam hidup berdoa dan beribadah.

d)

Penyempurnaan struktur kekuasaan dalam Gereja untuk lebih terorganisir dan efisien dalam menjalankan tugas.

e)

Penerimaan penuh terhadap semua budaya dan ajaran baru yang muncul di dunia tanpa pertimbangan teologis.

38.

Gereja Katolik di bawah pimpinan Paus Yohanes XXIII, dalam Konsili Vatikan II, mendorong Gereja untuk "membuka diri terhadap perkembangan zaman." Namun, hal ini tidak berarti Gereja harus berkompromi dengan nilai-nilai dunia. Apa yang dimaksud dengan membuka diri terhadap zaman, tanpa berkompromi dengan zaman, menurut ajaran Gereja?

a)

Gereja perlu mengikuti semua tren dan perubahan zaman agar tetap relevan bagi umatnya.

b)

Gereja membuka diri untuk mendengar tantangan zaman, tetapi tetap setia pada ajaran Kristus dan moralitas Kristen.

c)

Gereja harus meninggalkan tradisi dan ajaran lama agar dapat menerima semua gagasan baru dari dunia modern.

d)

Gereja diharuskan mengikuti budaya dunia, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap ajaran iman.

e)

Gereja hanya dapat berbicara tentang ajaran iman dalam konteks dunia modern, tanpa menyentuh aspek tradisi dan ajaran moral.

39.

Tanggapan gereja terhadap fenomena atau persoalan-persoalan yang dihadapi oleh

umat manusia dalam bentuk himbauan, kritikan, atau dukungan dan biasanya dikeluarkan oleh

paus disebut ...

a)

dogma

b)

teologi moral

c)

hukum Gereja universal

d)

katekese

e)

ajaran sosial Gereja

40.

Salah satu bentuk Magisterium, dokumen utama hasil Konsili Vatikan II adalah Gaudium et Spes atau Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Dewasa Ini, yang memuat ajaran penting mengenai keterlibatan Gereja dalam realitas kehidupan manusia.
Dokumen ini secara khusus membahas…

a)

Penjabaran tentang tata cara perayaan liturgi yang sesuai dengan semangat pembaruan dan kehidupan umat beriman dalam perayaan-perayaan sakramental Gereja.

b)

Pembahasan mengenai nilai-nilai hidup bakti, peran para imam, serta pentingnya kesaksian hidup religius di tengah dunia yang semakin sekuler dan berubah.

c)

Refleksi pastoral tentang keterlibatan Gereja dalam dunia modern, termasuk tanggapan perihal sosial, budaya, politik, ekonomi, dan martabat manusia.

d)

Penjelasan tentang struktur hukum dalam Gereja Katolik, termasuk peran hierarki, aturan hidup umat beriman, dan dasar-dasar ketertiban dalam komunitas Gereja.

e)

Penegasan kembali akan pentingnya kehadiran Kristus dalam Ekaristi serta pemahaman dogmatis mengenai sakramen sebagai pusat hidup iman umat Katolik.

41.

Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes dari Konsili Vatikan II menegaskan bahwa “Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan manusia dewasa ini, terutama yang miskin dan terlantar, adalah kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan murid-murid Kristus pula” (GS Art.1). Pernyataan ini mengajak setiap umat Katolik untuk…

a)

Menyadari bahwa iman Katolik terutama bersifat rohani dan tidak seharusnya terlalu melebur dalam persoalan-persoalan kemanusiaan yang kompleks.

b)

Memahami bahwa penderitaan manusia adalah bagian dari misteri ilahi, sehingga tugas utama umat Katolik adalah mendoakan dan mempercayakan semuanya kepada Allah.

c)

Menyatu dalam suka dan duka sesama, terutama yang menderita, dengan turut hadir dan ambil bagian mewujud-nyatakan kasih Kristus.

d)

Menjaga kemurnian ajaran iman dengan tetap berfokus pada pewartaan Injil tanpa harus terlibat terlalu jauh dalam urusan-urusan sosial yang berubah-ubah.

e)

Menjalankan karya amal dan sosial sebisa mungkin, selama tidak mengganggu kehidupan spiritual dan liturgi umat Katolik yang utama.

42.

pandangan gereja tentang dunia seperti yang terdapat dalam gaudium et spes art 2 adalah…

a)

dunia sebagai seluruh keluarga manusia dan pentas berlangsung sejarah umat manusia

b)

dunia sebagai yang berbahaya, jahat, dan tidak termasuk lingkup keselamatan manusia

c)

unia sebagai tempat umat manusia melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama

d)

dunia dilihat sebagai suatau yang negatif karena berada dibawah kuasa si jahat

e)

segala sesuatau yang ada di dalam dunia berasal dari keinginanan daging dan keangkuhan hidup

43.

setelah konsili vatikan II, gereja mulai sadar bahwa keberadaannya tidak terlepas dari dunia ini, maka gereja perlu terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan-persoalan dunia. Alasan gereja perlu terlibat dalam penyelesaian persoalan dunia adalah…

a)

gereja adalah tanda keselamatan dunia

b)

gereja adalah penyelamat dunia

c)

dunia ini sudah jahat sehingga perlu diselamatkan

d)

gereja memiliki kuasa penuh dalam menyelamatkan dunia

e)

gereja adalah bagian dari dunia. Ia hidup dan tinggal di atas dunia

44.

Ensiklik yang membahas dengan tegas menentang kondisi-kondisi yang tidak manusiawi yang menjadi situasi buruk bagi kaum buruh dalam masyarakat industri terjadi eksploitasi oleh kapitalisme sebagai akibat dari munculnya revolusi industri. Paus Leo melalui ensiklik ini membela dengan tegas hak-hak buruh, pentingnya keadilan dan solidaritas, sekaligus juga meneguhkan hak kodrati atas kepemilikan pribadi adalah ensiklik…

a)

mater et magistra

b)

quadregesimo anno

c)

pacem in teris

d)

rerum novarum

e)

laborem exercerens

45.

Menanggapi jeritan kemiskinan dan kelaparan dunia yang diakibatkan oleh perkembangan pembangunan sehingga memunculkan jurang antara negara miksin dan negara kaya. Paus Paulus VI menghimbau negara-negara kaya mau pun miskin agar berkerjasama dalam semangat solidaritas untuk membangun tata keadilan dan membaruhi tata dunia, perkembangan pembangunan ditujukan bagi perkembangan manusia pula, dengan mengeluarkan dokumen…

a)

mater et magistra

b)

pacem in terris

c)

rerum novarum

d)

sallicitudo rei socialis

e)

populorum progresio

46.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

  1. 1. Membela martabat kodrat manusia dari segala bentuk penindasan

  2. 2. Menempatkan manusia sesuai dengan kehendak Allah sebagai makhluk bermartabat

  3. 3. Menolak segala bentuk diskriminasi dan perendahan martabat manusia

  4. 4. Menutup diri dari dialog dengan mereka yang berbeda iman

  5. 5. Mengabaikan keprihatinan dan penderitaan orang di luar Gereja

Gereja dipanggil untuk ikut serta dalam upaya memperjuangkan martabat manusia yang utuh sebagaimana dikehendaki Allah. Pernyataan yang mencerminkan upaya Gereja dalam mewujudkan hal tersebut adalah…

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 2, dan 4

c)

1, 3, dan 5

d)

2, 3, dan 5

e)

3, 4 dan 5

47.

Dalam Injil tersirat kesadaran bahwa misi dan tugas Gereja pertama-tama bukan “penyebaran agama” melainkan…

a)

Meghibur

b)

Pewartaan kabar Gembira

c)

Menabur

d)

Menerangi

e)

menggarami dunia

48.

Maksud dari Gereja yang terbuka terhadap Dunia adalah . . . .

a)

Gereja hanya terlibat dalam kegiatan dunia yang berhubungan langsung dengan kepentingan gereja dan umatnya.

b)

Gereja berusaha menjaga jarak dengan dunia luar untuk menjaga kesucian ajaran dan praktiknya.

c)

Gereja hanya memberikan perhatian pada masalah pribadi umat, tanpa terlibat dalam isu-isu sosial dan politik.

d)

Gereja aktif berperan dalam merespons dan menanggapi tantangan serta permasalahan sosial, politik, dan budaya yang ada di sekitarnya.

49.

Ajaran Sosial Gereja yang mengajak semua umat, dalam situasi global yang ditandai oleh berbagai bentuk perpecahan, krisis kemanusiaan, polarisasi sosial, dan meningkatnya sikap individualistik. Paus menegaskan perlunya semangat kebersamaan, solidaritas, dan menjunjung tinggi martabat setiap pribadi manusia. ASG apakah ini?

a)

Laudato Si

b)

Frateli Tutti

c)

Gaudium et Spes

d)

Rerum Novarum

50.

Karena terjadinya kerusakan lingkungan, perubahan iklim, eksploitasi sumber daya alam, serta ketidakadilan terhadap kaum miskin yang paling terdampak oleh krisis ekologis. Ajaran Sosial Gereja yang mengangkat isu lingkungan hidup dan mengajak umat manusia untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama yang diberikan oleh Allah adalah ...

a)

Laudato Si

b)

Frateli Tutti

c)

Gaudium et Spes

d)

Rerum Novarum

51.

Dalam ajaran sosial Gereja, "Hak Asasi Manusia" menekankan pada...

a)

Kebebasan penuh untuk bertindak sesuai kehendak pribadi tanpa batasan.

b)

Pengakuan terhadap martabat dan hak setiap individu.

c)

Perlindungan terhadap kepentingan pribadi di atas kepentingan masyarakat.

d)

Pembatasan kebebasan untuk menjaga ketertiban sosial.

52.

Apa yang menjadi tujuan utama dari Ajaran Sosial Gereja dalam konteks masyarakat modern?

a)

Mendorong umat untuk terlibat dalam politik.

b)

Menjaga tradisi gereja tanpa perubahan.

c)

Memberikan panduan moral dan etika dalam menghadapi tantangan sosial.

d)

Memperkuat kekuasaan gereja di masyarakat.

53.

Situasi peperangan antar Blok Barat dan Blok Timur mengundang keprihatinan Gereja. Sehingga memunculkan ketegangan politik, ketidakadilan sosial, pelanggaran hak asasi manusia (rasisme dan tribalisme), dan ancaman terhadap perdamaian global, Gereja Katolik mengajak umat manusia untuk membangun tata dunia yang adil dan kasih. Sehingga muncullah sebuah dokumen Ajaran Sosial Gereja, yaitu....

a)

Gaudium et Spes

b)

Evangelii Nuntiandi

c)

Centesimus Annus

d)

Laborem Excercens

e)

Pacem in Terris

54.

Ajaran Sosial Gereja (ASG) yang dalam bentuk dokumen seringkali dianggap hanya sekadar tulisan dan teori belaka, tanpa tindakan nyata. Namun, mengapa ASG dianggap penting dan berbeda dengan buku atau bacaan lainnya? Apa yang membedakan Ajaran Sosial Gereja dengan buku bacaan atau komik biasa?

a)

Ajaran Sosial Gereja memberikan solusi konkret bagi masalah sosial dan ekonomi, dengan menuntun umat untuk bertindak sesuai dengan ajaran Kristus dalam membangun masyarakat yang adil.

b)

Ajaran Sosial Gereja hanya berisi pengetahuan teologis tanpa aplikasi dalam kehidupan nyata, sehingga tidak relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

c)

Ajaran Sosial Gereja menekankan pada ajaran moral dasar yang sama dengan buku-buku bacaan umum, tanpa memperkenalkan konsep baru terkait keadilan sosial dan kesejahteraan umat manusia.

d)

Ajaran Sosial Gereja tidak berhubungan dengan masalah sosial saat ini, dan hanya berlaku bagi umat Katolik yang tinggal di wilayah tertentu.

e)

Ajaran Sosial Gereja lebih fokus pada spiritualitas pribadi, tanpa memberikan pedoman jelas untuk membangun tatanan sosial dan ekonomi yang lebih baik.

55.

Menanggapi kondisi sosial dan ekonomi pada masa revolusi industri Paus Leo menulis Rerum Novarum. Ajaran Rerum Novarum berdampak langsung memberikan kontribusi nyata bagi dunia kerja dan hak-hak pekerja. Dampak nyatanya adalah:
1. Gerakan Buruh di Eropa dan Amerika: Pembentukan serikat buruh dan mempengaruhi undang-undang perlindungan hak pekerja, tentang upah yang adil, jam kerja yang wajar, dan hak atas jaminan sosial.
2. Kebijakan Sosial di Negara-Negara Barat: Banyak negara yang akhirnya mengadopsi prinsip-prinsip Rerum Novarum, dalam hal perlindungan hak pekerja dan penanggulangan ketidakadilan sosial. Misalnya, kebijakan New Deal di Amerika Serikat pada tahun 1930-an yang dipengaruhi oleh prinsip Rerum Novarum.

Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menunjukkan bahwa Rerum Novarum memiliki pengaruh langsung terhadap dunia nyata?

a)

Rerum Novarum menjadi dasar bagi pengajaran moral di seminari dan biara Katolik yang mempekerjakan buruh dalam kominitasnya masing-masing.

b)

Ajaran Rerum Novarum mendorong umat Katolik untuk lebih banyak berdoa demi kaum miskin.

c)

Rerum Novarum menginspirasi pembentukan serikat buruh dan memengaruhi undang-undang perlindungan pekerja, seperti upah adil dan jam kerja wajar.

d)

Isi Rerum Novarum hanya diterapkan secara spiritual tanpa memengaruhi kebijakan negara.

e)

Rerum Novarum hanyalah dokumen historis yang kini tidak lagi relevan dalam konteks sosial modern.

56.

Paus St. Yohanes Paulus II (Karol Józef Wojtyła) menggunakan Ajaran Sosial Gereja sebagai dasar dalam perjuangannya melawan penindasan rezim komunis di Polandia. Paus mengeluarkan ensiklik Laborem Exercens, yang menekankan pentingnya martabat manusia dalam pekerjaan, hak-hak buruh, serta peran solidaritas untuk menciptakan keadilan sosial. Melalui ajaran ini, Paus mendorong gerakan Solidaritas untuk memperjuangkan kebebasan, martabat manusia, dan hak asasi manusia, yang akhirnya berperan penting dalam meruntuhkan dan mengakhiri rezim komunis di Polandia saat itu.

Berdasarkan Laborem Exercens dan pengaruhnya, tindakan konkret apa yang menunjukkan bahwa Ajaran Sosial Gereja tidak hanya berhenti pada tulisan, melainkan berpengaruh pada perubahan sosial yang nyata?

a)

Paus Yohanes Paulus II menyerukan perubahan sistem ekonomi kapitalis menjadi sosialisme untuk mengurangi ketimpangan ekonomi pada masyarakat Polandia saat itu, hingga mampu meruntuhkan rezim komunis di Polandia.

b)

Paus menyarankan agar umat Katolik menghindari keterlibatan politik dan fokus pada kehidupan rohani pribadi saja, untuk menghindari konflik.

c)

Paus mendorong gerakan Solidaritas di Polandia, berjuang untuk kebebasan, hak asasi manusia, dan martabat pekerja, yang akhirnya mempengaruhi kejatuhan rezim komunis di Polandia.

d)

Paus menganggap perjuangan melawan rezim komunis bukan masalah utama Gereja, tetapi lebih fokus pada masalah internal Gereja dan reformasi doktrin.

e)

Paus mengajarkan agar umat Katolik harus menerima sistem pemerintahan yang ada tanpa keberatan dan tidak melakukan perlawanan terhadap penindasan.

57.

Laudato Si’ adalah ensiklik Paus Fransiskus yang diterbitkan tahun 2015 sebagai tanggapan terhadap krisis ekologis global. Dalam dokumen ini, Gereja menyerukan pertobatan ekologis, kesadaran akan keterhubungan semua ciptaan, dan tanggung jawab manusia dalam merawat bumi sebagai rumah bersama. Ensiklik ini memperjuangkan keadilan ekologis dan sosial, terutama bagi kaum miskin yang paling terdampak kerusakan lingkungan. Salah satu dampak nyatanya terlihat dalam berbagai kampanye hemat energi dan pelonjakan gerakan penggunaan botol minum ulang (tumbler) di berbagai belahan dunia modern ini.

Dengan latar belakang tersebut, apa makna terdalam dari keterlibatan umat Katolik dalam aksi-aksi ekologis tersebut menurut Ajaran Sosial Gereja?

a)

Aksi-aksi itu menjadi bukti bahwa Gereja mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman dan tetap relevan di tengah masyarakat modern dalam rangka memperkenalkan diri untuk menambah jumlah pengikut.

b)

Tindakan ekologis umat Katolik menunjukkan kesadaran bahwa bumi adalah milik semua orang dan harus dikelola secara adil demi masa depan bersama.

c)

Keterlibatan umat dalam merawat ciptaan mencerminkan spiritualitas ekologi, bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman Kristiani yang terpanggil untuk mencintai seperti Kristus mencintai.

d)

Gerakan lingkungan Gereja Katolik adalah bentuk solidaritas sosial supaya umat Katolik tidak tertinggal dalam gerakan dunia melawan krisis iklim dalam hidup di komunitas-komunitas Katolik seperti biara/seminari/sekolah-sekolah Katolik.

e)

Aksi-aksi itu lebih ditujukan untuk meningkatkan citra positif Gereja di mata masyarakat luas agar tidak dianggap lamban dalam isu-isu sosial.

58.

Dalam ensiklik Laudato Si’, Paus Fransiskus memperkenalkan istilah pertobatan ekologis sebagai panggilan mendalam bagi seluruh umat manusia. Pertobatan ini bukan sekadar perubahan gaya hidup, melainkan sebuah perubahan batin yang mengakui bahwa krisis lingkungan berkaitan erat dengan krisis moral dan spiritual manusia.

Apa yang paling tepat menggambarkan makna dari pertobatan ekologis menurut ajaran Gereja Katolik?

a)

Kerusakan lingkungan adalah akibat dari dosa manusia, sehingga membutuhkan relasi yang baru berdasarkan iman dan kasih.

b)

Upaya manusia untuk mengembalikan kelestarian alam agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang secara berkelanjutan.

c)

Keputusan pribadi untuk mengurangi konsumsi energi dan barang agar tidak merusak keseimbangan alam.

d)

Cara hidup baru manusia yang lebih ramah lingkungan demi kesehatan dan ketenangan hidup secara pribadi.

e)

Bentuk solidaritas sosial dalam rangka mendukung kebijakan-kebijakan global yang pro-lingkungan.

59.

Hak asasi manusia menurut pandangan Gereja adalah…..

a)

Hak yang diperoleh karena kedudukan

b)

Hak seseorang yang diperoleh karena merupakan kelompok mayoritas

c)

Hak seseorang karena jenis kelamin

d)

Hak seseorang sebagai ciptaan Allah

e)

Hak seseorang karena status budaya

60.

Dunia menurut iman kristiani diciptakan dan dipelihara oleh cinta kasih Tuhan. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya dunia yang kita diami ini tidak luput dari segala perma-salahn yang melingkupinya. Adapun permasalahan-permasalahan yang dihadapi dunia dewasa ini antara lain:

a)

Masalah kemiskinan, masalah perang, masalah ketidakadilan

b)

Masalah kesejahteraan, masalah pekerjaan, masalah pendidikan

c)

Masalah kesehatan, masalah pendapatan, masalah penghasilan

d)

Masalah kenegaraan, masalah pemerintahan, masalah kejujuran

e)

Masalah keharmonisan hidup, masalah kerukunan agama, masalah kekeluargaan

61.

Berikut ini yang bukan merupakan misi Gereja terhadap dunia, kecuali …

a)

Menjaga kemurnian iman dan menutup diri terhadap perkembangan zaman.

b)

Mengutamakan kepentingan internal Gereja yang bersifat dogmatis daripada kepentingan kemanusiaan

c)

Menjadi sarana sebagai pewarta dengan cara menghindari keterlibatan dalam persoalan sosial, politik, dan ekonomi

d)

Menyebarkan Kabar Gembira dan membela martabat manusia secara menyeluruh

e)

Menjaga kuat identitas dan nilai-nilai Katolik dalam masyarakat yang plural sehingga tidak perlu melakukan dialog antar agama

62.

Pra Konsili Vatikan II, bagaimana sikap Gereja terhadap dunia dalam periode ini dapat dijelaskan?

a)

Dunia dipandang sebagai tempat yang netral dan tidak terlalu relevan dalam pewartaan iman Gereja.

b)

Dunia penuh dosa dan ancaman terhadap kemurnian iman, sehingga perlu dijauhi.

c)

Dunia dipandang sebagai lahan misi yang kaya, tetapi belum cukup dijangkau oleh Gereja.

d)

Dunia dianggap sebagai bagian dari ciptaan Allah yang harus dihormati dan dibangun bersama.

e)

Dunia dinilai sebagai wadah dialog lintas iman dan budaya demi perkembangan iman bersama.

63.

Pasca Konsili Vatikan II, khususnya dalam dokumen Gaudium et Spes, bagaimana Gereja memandang dunia?

a)

Dunia dilihat sebagai tempat berbahaya yang harus dihindari oleh umat beriman demi menjaga kekudusan.

b)

Dunia dipahami sebagai lahan sekular yang sebaiknya hanya didekati dalam urusan sosial-politik.

c)

Dunia dianggap sebagai medan pewartaan dan kerja sama, tempat manusia mengalami Allah.

d)

Dunia diperlakukan sebagai realitas profan yang tidak relevan dalam misi Gereja.

e)

Dunia adalah milik kekuatan kegelapan yang menolak keselamatan dari Kristus.

64.

Dalam Ajaran Sosial Gereja, dikenal prinsip "option for the poor". Prinsip ini bukan berarti memihak secara eksklusif kepada kelompok tertentu, melainkan menunjukkan prioritas kasih yang meniru Yesus sendiri. Dari pernyataan berikut ini, manakah yang paling tepat menjelaskan maksud utama dari prinsip option for the poor?

a)

Gereja harus fokus hanya pada pelayanan kepada kaum miskin dan tersingkir, lalu mengabaikan kebutuhan kelompok lainnya.

b)

Gereja mendukung redistribusi kekayaan sebagai bentuk keadilan sosial mutlak, si kaya membantu si miskin.

c)

Mereka yang miskin dan tersingkir adalah cerminan wajah Kristus dan paling membutuhkan keadilan dan cinta kasih.

d)

Semua umat manusia memiliki hak yang sama sehingga perhatian khusus bagi orang miskin dianggap tidak adil.

e)

Memberikan sedekah secara rutin sudah mencukupi pelaksanaan option for the poor dalam hidup sehari-hari.

65.

Sejarah mencatat bahwa banyak ilmuwan besar yang juga adalah imam Gereja Katolik. Sebut saja Nicolas Steno, seorang uskup Katolik yang dikenal sebagai bapak geologi dan stratigrafi; Gregor Mendel, seorang imam Agustinian yang disebut bapak genetika modern; Georges Lemaître, imam Jesuit pencetus teori Dentuman Besar (Big Bang Theory); dan Roger Boscovich, imam Jesuit pelopor teori atom modern. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan bahwa Gereja tidak menolak ilmu pengetahuan, melainkan justru mendorongnya berkembang. Bahkan, Konsili Vatikan II dalam Gaudium et Spes art. 36 sangat ditekankan tentang menegaskan pentingnya kerja sama antara iman dan ilmu pengetahuan demi kebaikan umat manusia.

Berdasarkan hal tersebut, manakah pernyataan yang paling sesuai dengan pandangan Gereja Katolik?

a)

Gereja Katolik hanya menerima ilmu pengetahuan sejauh tidak bertentangan dengan dogma, namun tetap memisahkan iman dan sains secara mutlak.

b)

Tokoh-tokoh Katolik yang menjadi ilmuwan adalah pengecualian semata, bukan cerminan sikap Gereja terhadap ilmu pengetahuan.

c)

Gereja Katolik menghargai ilmu pengetahuan dan mendorong pengembangannya sebagai bagian dari pencarian kebenaran, karena iman dan akal budi saling melengkapi.

d)

lmu pengetahuan dan iman tidak dapat disatukan karena memiliki objek dan metode yang berbeda secara mutlak, sehingga keduanya harus berjalan sendiri-sendiri.

e)

Gereja mengakui sains hanya dalam urusan duniawi, tetapi tidak mengizinkan keterlibatan ilmuwan Katolik dalam perkembangan teori-teori besar.

66.

Gereja Katolik mengajarkan bahwa iman dan akal (logika) harus berjalan bersama dan saling mendukung. Konsep ini disebut fides et ratio, yang mengajarkan bahwa iman tidak bertentangan dengan akal, tetapi keduanya saling memperkaya. Apa makna ajaran "fides et ratio" bagi umat Katolik, dan bagaimana iman serta akal dapat bekerja sama dalam kehidupan beriman seseorang?

a)

Iman harus diterima tanpa dipertanyakan, karena akal hanya membingungkan dan meragukan iman.

b)

Iman dan akal harus terpisah, karena iman adalah hal yang tidak bisa dipahami dengan akal.

c)

Iman dan akal saling memperkuat, iman memberi dasar bagi akal, dan akal membantu memahami iman.

d)

Akal harus mendahului iman, karena hanya melalui logika seseorang dapat datang kepada iman yang benar.

e)

Iman berkembang hanya melalui pengalaman pribadi, tanpa memerlukan pembenaran atau penguatan dari akal.

67.

Sakramen Ekaristi merupakan puncak dan sumber seluruh kehidupan rohani umat Katolik. Sakramen ini sering diterima oleh umat yang telah memenuhi syarat sebagai tanda nyata keterlibatan dalam kurban Kristus dan kesatuan dengan seluruh jemaat Allah. Memperingati dan menghadirkan kembali peristiwa penting yang menjadi dasar iman akan pengorbanan Kristus. Peristiwa tersebut terjadi saat Yesus menyerahkan diri-Nya dalam rupa roti dan anggur sebagai kurban baru.

Berdasarkan pemahaman ini, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai makna dan pusat perayaan Ekaristi?

a)

Ekaristi adalah sakramen yang menandai kedewasaan rohani seorang Katolik, sama seperti Sakramen Krisma yang memperteguh iman.

b)

Ekaristi adalah perayaan yang mengenang penggandaan roti dan ikan, tanda kuasa Yesus memberi makan jasmani dan rohani.

c)

Ekaristi adalah sakramen yang menghapus dosa-dosa pribadi umat, karena melalui pengakuan dan pertobatan dalam Sakramen Tobat umat dipersatukan kembali dengan Allah.

d)

Ekaristi adalah perayaan yang menekankan kasih dan persekutuan umat beriman, sebagaimana dicontohkan oleh jemaat perdana yang hidup dalam kebersamaan dan berbagi kasih satu sama lain.

e)

Ekaristi adalah menghadirkan kembali kurban Kristus, pada Perjamuan Terakhir ketika Yesus menyerahkan diri-Nya dalam rupa roti dan anggur sebagai kurban keselamatan.

68.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut tentang bagaimana seorang awam Katolik menerapkan tugasnya sebagai imam, raja, dan nabi dalam kehidupan sehari-hari. Pilihlah nomor-nomor yang benar!

  1. 1. Imam: Rina memimpin doa Rosario untuk kegiatan lingkungan di Gua Maria Puhsarang.

  2. 2. Raja: Sinta menguasai dan memerintah orang lain dengan keras supaya ditaati, karena perannya sebagai pemimpin.

  3. 3. Nabi: Andi mewartakan kabar gembira melalui tindakan nyata, seperti mengajak teman untuk hidup sesuai ajaran Yesus.

  4. 4. Imam: Budi hanya bergantung pada imam tertahbis untuk berdoa dan tidak perlu berdoa sendiri di rumah.

  5. 5. Raja: Pak Markus selain menjadi salah satu anggota lingkungan St. Fidelis, beliau juga memiliki kedudukan sebagai ketua RT.

  6. 6. Nabi: Sari hanya berkewajiban mendengarkan homili di gereja, tanpa perlu mewartakan iman kepada siapa pun.

a)

1, 2, dan 4

b)

1, 2, dan 5

c)

1, 3, dan 5

d)

2, 4, dan 6

e)

3, 5, dan 6

69.

Manakah bunyi hukum kasih yang benar menurut ajaran Yesus dalam Injil?

a)

Kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri, karena ini adalah inti dari hidup yang penuh kasih.

b)

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, jiwa, dan pikiranmu, dan kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.

c)

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap jiwa, ragamu, dan kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri, karena ini adalah hukum yang menyeluruh dalam kehidupan beriman.

d)

Kasihilah sesamamu yang mengasihi kamu, dan bencilah mereka yang menyakitimu, karena hanya dengan itu kamu dapat memperlihatkan kekuatan.

e)

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap jiwa dan ragamu, dan kasihanilah sesamamu yang membutuhkan pertolongan.

70.

Dalam ajaran Gereja, perempuan dihormati sebagai gambaran Allah yang utuh. Paus Yohanes Paulus II dalam dokumen Mulieris Dignitatem dan Paus Fransiskus menegaskan pentingnya penghormatan terhadap perempuan. Manakah sikap yang paling tepat dalam menjunjung tinggi martabat perempuan sesuai dengan ajaran Gereja?

a)

Menyerukan agar perempuan dihormati sebagai pelengkap laki-laki dan diprioritaskan dalam urusan rumah tangga.

b)

Menunjukkan penghormatan terhadap perempuan selama mereka menjaga norma kesopanan dan tidak melampaui kodratnya.

c)

Mengakui kesetaraan martabat manusia serta mendorong peran perempuan dalam berbagai bidang, baik Gereja maupun masyarakat.

d)

Mendorong perempuan untuk lebih banyak berperan di bidang-bidang non-keagamaan agar tidak mencampuri urusan Gereja.

e)

Menghormati perempuan yang setia pada peran tradisional, sambil menjaga agar struktur sosial tidak berubah terlalu cepat.