wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Sumatif

Total questions: 25

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Kata al-kulliyatul al-khamsah, terdiri dari dua kata yaitu al-kulliyatu dan al-khamsah.

Berikut ini yang merupakan pengertian dari Al-kulliyatu adalah ….

a)

Prinsip hidup

b)

Prinsip kerja

c)

Prinsip dasar

d)

Prinsip ekonomi

e)

Prinsip teknik

2.

Kata al-kulliyatul al-khamsah, terdiri dari dua kata yaitu al-kulliyatu dan al-khamsah.

Berikut ini yang merupakan pengertian dari al-khamsah adalah ….

a)

empat

b)

lima

c)

enam

d)

tujuh

e)

depalan

3.

Lima prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat). Hal tersebut merupakan pengertian dari ….

a)

al-kulliyatul al-ula

b)

al-kulliyatul al-tsaniyah

c)

al-kulliyatul al-tsalisah

d)

al-kulliyatul al-rabi’ah

e)

al-kulliyatul al-khamsah

4.

Diantara prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat) yang disebut dengan hifzhu al-din, artinya menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

jiwa

d)

harta

e)

keturunan

5.

Diantara prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat) yang disebut dengan hifzhu al-nafs, artinya menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

jiwa

d)

harta

e)

keturunan

6.

Diantara prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat) yang disebut dengan hifzhu al-‘aql, artinya menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

jiwa

d)

harta

e)

keturunan

7.

Diantara prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat) yang disebut dengan hifzhu al-al-nasl, artinya menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

jiwa

d)

harta

e)

keturunan

8.

Diantara prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan (al-maslahat), dan apabila hal ini tidak ada maka akan muncul kerusakan (mafsadat) yang disebut dengan hifzhu al-mal, artinya menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

jiwa

d)

harta

e)

keturunan

9.

Perhatikan narasi berikut ini!

Saat Rasulullah Saw. berdakwah di Makkah, beliau mendapatkan hinaan dan fitnah dari kaum kafir Qurays. Keluarga besar beliau tampil sebagai pembela untuk menyelamatkan Rasulullah Saw. Hal ini menjadi bukti bahwa menjaga keberlangsungan keturunan sangatlah penting dalam kehidupan. Hikmah yang dapat diperoleh dari narasi tersebut adalah ….

a)

setiap keluarga pasti akan mendapat ujian dan cobaan dari Allah Swt.

b)

tidak ada keluarga yang aman dari itnah orang lain

c)

keluarga yang besar lebih utama daripada keluarga kecil

d)

semua anggota keluarga harus melakukan kerjasama dengan umat lain

e)

setiap anggota keluarga berperan penting untuk menjaga keselamatannya

10.

Dalam  Q.S. az-Zariyat/51: 56,  allah menegaskan bahwa tugas manusia adalah beribadah kepada Allah Swt. Oleh karena itu diperlukan sarana agar dapat beribadah sesuai aturan syariat. Berkaitan dengan hal tersebut cara penerapan al-kulliyattu al-khamsah yang paling tepat yaitu ….

a)

Mendirikan shalat dan menunaikan zakat

b)

Makan dan minum yang halal

c)

Belajar dengan rajin dan giat

d)

Menikah dengan pasangan yang shaleh

e)

Mencari rezki dengan cara yang halal

11.

Perhatikan narasi berikut ini!

Tingginya perhatian Islam untuk menjaga jiwa manusia (al-nafs) dapat dilihat dari diterapkannya hukuman qisas. Adanya ancaman hukuman mati ini, seharusnya menjadikan siapa pun (individu, masyarakat, bahkan negara) harus berpikir ribuan kali untuk melakukan tindakan penghilangan nyawa manusia tanpa sebab yang dibenarkan oleh Islam. Hikmah dari pelakasanaan hukuman qisas yaitu …

a)

penerapan qisas merupakan upaya melindungi nyawa manusia

b)

semakin banyak orang yang tak mau mendekati agama Islam

c)

semakin banyak orang yang tak mau mendekati agama Islam

d)

qisas merupakan hasil kesepakatan para mujtahid

e)

memperlebar permusuhan dengan para pembenci Islam

12.

Perhatikan narasi beriku ini! Pada saat Abu Bakar as-Shiddiq r.a menjabat sebagai khalifah, beliau berpidato: “bantulah aku jika aku benar, dan jika aku salah maka luruskanlah aku”. Karenanya rakyat tak segan untuk mengkritik kebijakan negara dan memberikan pendapat kepada Abu Bakar r.a. Bahkan Abu Bakar as-Shiddiq r.a sering mengundang para sahabat dan masyarakat untuk meminta masukan dan kritik terkait kebijakan negara, dan kepemimpinannya. Berdasarkan narasi tersebut, kebijakan Abu Bakar as-Shiddiq r.a. dalam rangka menjaga ….

a)

agama

b)

akal

c)

 jiwa

d)

keturunan

e)

harta

13.

Perhatikan narasi berikut ini!

 Pada masa khalifah Umar bin Khattab r.a., ada seorang petani Syiria yang mengadu bahwa tanamannya telah terinjak-injak oleh pasukan muslimin, maka Umar bin Khatab r.a. memerintahkan agar membayar ganti rugi kepada petani tersebut yang diambilkan dari kas negara. Hal ini menjadi bukti bahwa …

a)

pasukan militer harus mengetahui dan memahami etika berperang sesuai ketentuan Islam.

b)

seorang rakyat harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara demi kesejahteraan bersama

c)

pemimpin harus mengutamakan keamanan negara daripada memperkuat kekuatan militer

d)

siapa pun tidak boleh melakukan perbuatan yang dapat merusak atau merugikan harta benda miliki orang lain

e)

setiap kepala negara akan selalu menghadapi beragam persoalan yang melibatkan rakyat dan tentara

14.

Sekumpulan mubaligh Islam yang bertugas mendakwahkan Islam di daerah-daerah yang belum memeluk Islam di pulau Jawa disebut dengan …..

a)

kaum paderi

b)

jama’ah tabligh

c)

sunni

d)

syi’ah

e)

wali songo

15.

Sebagai penyebar Islam kepada masyarakat awam yang masih menganut ajaran animisme dan dinamisme, para wali tersebut berusaha dengan berbagai upaya agar masyarakat mengenal Islam. Mereka memberikan pengajaran, bertindak sebagai guru yang mengajarkan banyak hal tentang Islam kepada murid-muridnya. Pada saat masyarakat yang menjadi muridnya memiliki pertanyaan-pertanyaan, para wali akan memberikan penjelasan dengan rinci dan detail. Pernyataan tersebut menunjukkan peran wali songo di bidang …..

a)

   perdagangan

b)

perikanan

c)

pertanian

d)

pendidikan

e)

kebudayaan

16.

Dalam menyebarkan ajaran Islam para Wali Songo juga tidak mengusik tradisi asli masyarakat Nusantara, tidak menyakiti, bahkan tidak mengusik agama dan kepercayaan mereka, namun memperkuatnya dengan cara-cara yang islami. Pendekatan ini disebut dengan….

a)

bertahap

b)

tidak menyakiti

c)

ekspansi

d)

silaturahmi

e)

ekspedisi

17.

Beberapa Wali Songo menempuh strategi mengirimkan utusan kepada beberapa daerah tertentu untuk memperluasan syiar Islam. Contoh yang dilakukan oleh Sunan Giri yang mengirimkan utusan sekaligus bertindak sebagai juru dakwah keluar Pulau Jawa yaitu Madura, Bawean, Kangean, Ternate dan Tidore. Hal ini semakin menjadikan akselerasi ketersebaran ajaran Islam di Nusantara terjadi dengan lebih cepat. Metode dakwah seperti ini disebut dengan ….

a)

bertahap

b)

tidak menyakiti

c)

ekspansi

d)

silaturahmi

e)

ekspedisi

18.

Kekayaan budaya, bahasa, adat daerah menjadi salah satu metode yang mengalami akulturasi dan asimilasi dengan nilai-nilai dan ajaran Islam yang populer sebagai media dakwah pada masa Wali Songo. Bagaimana para wali menyisipkan ajaran-ajaran Islam pada kesenian wayang yang semula berisi kisah-kisah Maha Bharata dari India, disisipkan kisah-kisah bernuansa Islami, kesenian gamelan dengan gending-gending Jawa yang syairnya digubah sedemikian rupa dengan syair yang berisi syiar Islam, nilai-nilai tauhid, kerelaan menyembah Allah Swt., tidak menyekutukannya dengan menyembah sesuatu selain dari Allah Swt. dan sebagainya. Hal tersebut menjadi sarana dakwah dengan metode ….

a)

pendidikan

b)

kesenian

c)

ekspansi

d)

silaturahmi

e)

ekspedisi

19.

Wali Songo memberikan yang nyata kepada masyarakat. Seorang tokoh agama dan seorang mubaligh harus mampu memberikan contoh yang baik, karena masyarakat akan benar-benar secara suka rela mengikuti ajaran yang dilakukan oleh orang-orang yang berjiwa mulia lahir dan batin, dan layak dijadikan igur panutan oleh mereka. Hal tersebut menjadi sarana dakwah dengan metode ….

a)

pendidikan

b)

kesenian

c)

ekspansi

d)

keteladanan

e)

ekspedisi

20.

Sunan Gunung Jati adalah seorang wali yang memberikan banyak kontribusi untuk penyebaran agama Islam. Ia pun pernah mengunjungi Prabu Siliwangi, kakeknya di Kerajaan Pajajaran. Saat itu ia mengajak kakeknya untuk memeluk agama Islam, namun ditolak. Meskipun demikian sang kakek tidak menghalangi cucunya untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Pajajaran.

Dari penjelasan tersebut, metode dakwah yang digunakan adalah ….

a)

Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik

b)

Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana

c)

Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid (pesantren)

d)

Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong

e)

Metode musyawarah untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan perjuangan dakwah para wali.

21.

Pada masa remajanya, Syarif Hidayatullah memperdalam ilmu agama dengan berguru kepada Syekh Tajudin al-Kubri dan Syekh Ataullahi Sadzili di Mesir, kemudian ia melanjutkan belajar ilmu tasawuf ke Baghdad. Dan pada saat berusia 27 tahun, sekitar tahun 1475 M., ia kembali ke tanah Jawa dan tinggal di Caruban di dekat wilayah Cirebon. Ia pun menikah dengan Nyi Ratu Pakungwati, putri dari Pangeran Cakra Buana, penguasa Cirebon. Setelah Pangeran Cakra Buana memasuki usia lanjut, maka kekuasaan atas Kasultanan Cirebon diserahkan kepada Sunan Gunung Jati selaku menantunya.

Dari penjelasan tersebut, metode dakwah yang digunakan adalah ….

a)

Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik

b)

Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana

c)

Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid (pesantren)

d)

Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong

e)

Metode musyawarah untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan perjuangan dakwah para wali.

22.

Sifat yang ramah dan tutur bahasa yang santun dengan penuh kedamaian yang dimiliki oleh Sunan Gresik tidak hanya kepada umat Islam saja tetapi juga kepada pada penganut Hindu dan Budha membuat dirinya dikenal sebagai tokoh yang dikagumi dan dihormati. Kelembutan yang ada dalam dirinya itulah yang menarik hari penduduk setempat secara suka rela masuk agama Islam dan menjadi pengikutnya.

Dari penjelasan tersebut, metode dakwah yang digunakan adalah ….

a)

Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik

b)

Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana

c)

Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid (pesantren)

d)

Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong

e)

Metode musyawarah untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan perjuangan dakwah para wali.

23.

Sunan Bonang mempelajari ilmu agama dari pesantren Sunan Ampel, ayahnya sendiri. Kemudian ia melanjutkan memperdalam ilmu agama Islam sampai keluar pulau Jawa bahkan sampai di Pasai. Selesai belajar ilmu agama di Pasai, Sunan Bonang kembali ke Jawa dan meneruskan jejak ayahandanya untuk menyebarkan ajaran Islam. Perilaku yang hendaknya kita contoh dan biasakan dalam kehidupan sehari-hari dari kisah tersebut adalah ….

a)

sikap kesederhanaan

b)

damai dan tentram

c)

     kesungguhan dalam mencari ilmu

d)

menghargai adat istiadat

e)

menghargai perbedaan keyakinan orang lain

24.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada umat Hindu, pada saat hari raha Idul Adha Sunan Kudus tidak memperbolehkan umat Islam untuk menyembelih sapi, hewan yang dianggap keramat dan suci bagi umat Hindu. Hal tersebut rupanya justru menjadikan masyarakat Hindu menjadi bersimpati, sehingga mereka benar-benar segan dan menaruh rasa hormat kepada Sunan Kudus. Hal itulah yang kemudian sedikit demi sedikit membuat umat Hindu dan Budha tertarik untuk mendalami Islam.

Perilaku yang hendaknya kita contoh dan biasakan dalam kehidupan sehari-hari dari kisah tersebut adalah ….

a)

sikap kesederhanaan

b)

damai dan tentram

c)

      kesungguhan dalam mencari ilmu

d)

menghargai adat istiadat

e)

menghargai perbedaan keyakinan orang lain

25.

Sunan Kali Jaga yang bernama asli Raden Said remaja dikenal sebagai seorang bangsawan, meskipun demikian ia hidup tanpa tata cara bangsawan. Raden Said menjalani kehidupan rakyat biasa, ia dikenal mampu membaur dengan berbagai golongan termasuk rakyat jelata sekali pun.

Perilaku yang hendaknya kita contoh dan biasakan dalam kehidupan sehari-hari dari kisah tersebut adalah ….

a)

sikap kesederhanaan

b)

damai dan tentram

c)

kesungguhan dalam mencari ilmu

d)

semangat menghargai adat istiadat

e)

perbedaan keyakinan orang lain