Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PUISI

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Anggrek Bulan

 

Muhammad Amin

 

 

Sehabis magrib, langit biru 

Purnama menguning

Awan berselendang lembayung

Anggrek bulan di pohon rambutan

Purnama rebah di rantingnya

Benalu indah di pohon rambutan

Anggrek bulan mencium purnama

Anggrek bulan mandi cahaya

 

Majas yang terdapat dalam pada puisi tersebut adalah  ... .

 

a)

metafora

b)

 simile

c)

personifikasi

d)

hiperbola

e)

 paradoks

2.

Aku Ingin


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikanya abu

Aku ingin mecintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sapardi Djoko Damono (1989)

Suasana batin dari puisi di atas adalah ….

a)
  1. bimbang     

b)
  1. mencekam 

c)
  1. sedih    

d)
  1. damai

e)
  1. tegang

3.

Bacalah puisi berikut ini!

Cintaku Jauh di Pulau

Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan [......]

Di leher kukalungkan ole-ole buat pacar

Angin membafir, laut terang tapi terasa

Aku tidaklah sampai padanya

Kalimat berima yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada puisi tersebut adalah …

a)

benderang

b)

bercahaya

c)

berkilauan

d)

terang

e)

memancar

4.

Bagai harimau tua
susah payah maut menjeratnya
Matanya bagai saga
menatap musuh pergi dari kotanya

Di bawah ini mana sajak yang benar dalam penggalan puisi di atas?

a)

(a-b-a-b)

b)

(a-b-b-a)

c)

(a-a-b-b)

d)

(a-a-a-a)

e)

(a-b-b-b)

5.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan,

Tembus jelajah dunia ini dan balikkan

Peluk kucup perempuan, tinggalkan kalau merayu,

Pilih kuda yang paling liar, pacu laju,


rima yang tepat pada penggalan puisi di atas adalah...

a)

a-b-a-b

b)

a-a-b-b

c)

a-a-a-a

d)

a-b-c-d

e)

a-b-b-a

6.


Perhatikan penggalan puisi berikut!

aku bawakan bunga padamu
tapi kau bilang masih
aku bawakan resahku padamu
tapi kau bilang hanya
aku bawakan darahku padamu
tapi kau bilang cuma
Tipografi puisi dapat membantu pembaca dalam memahami isi puisi. Berdasarkan hal tersebut,
pembaca dapat menangkap isi puisi di atas yaitu ....

a)

ada orang yang tidak pernah menghargai pemberian orang lain

b)

ada orang yang tidak suka menerima pemberian orang lain

c)

ada orang yang suka memaksakan kehendak

d)

ada orang yang suka menghina orang lain

e)

Ada orang yang selalu kekurangan

7.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Hujan Bulan Juni

karya Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

Citraan yang terdapat dalam penggalan puisi di atas adalah ...

a)

taktil

b)

auditif

c)

visual

d)

penciuman

e)

pengelihatan

8.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

bersandar pada tari warna pelangi

kau depanku bertudung sutra senja

di hitam matamu kembang mawar dan melati

harum rambutmu mengalun bergelut senda

Citraan yang terdapat pada baris 1 dan 2 adalah ...

a)

penglihatan

b)

penciuman

c)

auditif

d)

perabaan

e)

taktil

9.

"Hujan Bulan Juni"

Tak ada yang lebih tabah

dari hujan bulan Juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Kepada pohon berbunga itu

 

Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan Juni

dihapusnya jejak-jejak kakinya

yang ragu-ragu di jalan itu

 

Tak ada yang lebih arif

dari hujan bulan Juni

dibiarkannya yang tak terucapkan

diserap akar pohon bunga itu

nada dan suasana yang tepat dalam puisi di atas adalah ...

a)

sendu dan tegar

b)

jengkel dan kesal

c)

sedih dan kecewa

d)

sendu dan putus asa

e)

datar dan kecewa

10.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Hujan Bulan Juni

Karya : Sapardi Djoko Damono

Tak ada yang lebih tabah

Dari hujan bulan juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan juni

Dihapusnya jejak-jejak kakinya

Yang ragu-ragu dijalan itu

Tak ada yang lebih arif

dari hujan bulan Juni

dibiarkannya yang tak terucapkan

diserap akar pohon bunga itu

makna diksi pohon berbunga pada penggalan puisi tersebut adalah ...

a)

pohon yang indah

b)

seseorang yang mulia

c)

seseorang yang cantik

d)

seseorang yang tegar

e)

pohon yang mekar

11.

Simaklah puisi berikut!

Tembang untuk Ibunda

Sendang Mulyono

Gemericik air mengalir jernih

Percikkan ke muka segar rasanya

Ikan berlumban tak kenal sedih

Gerak gembira jiwa merdeka

Citraan/imaji auditif dalam penggalan puisi di atas terdapat pada baris ke ....


a)

pertama

b)

kedua

c)

ketiga

d)

keempat

e)

kelima

12.

Simak penggalan puisi berikut!

Pahlawan

………………………………….

Pahlawan…

Jika aku besar nanti

Kuingin ikuti semangat juangmu

Untuk membangun negeri ini

Wahai generasi muda

Bangkitlah engkau dari tidurmu

Ikutlah jejak para pahlawan bangsa

Demi kejayaan nusantara tercinta

(Marta)

Penggalan puisi di atas menyiratkan makna . . . .

a)

keinginan dan janji penyair

b)

kepiluan dan kesedihan penyair

c)

keinginan dan kegembiraan penyair

d)

kesungguhan dan keputusasaan penyair

e)

kebangkitan dan kesadaran penyair

13.

Baris-baris puisi berikut yang bukan menggambarkan keromantisan adalah . . . .

a)

//Kuterpaku dalam diamku/ saat matamu memandangku penuh kehangatan//

b)

//kurasa semakin deras aliran darahku/ hingga kuterlena dalam khayalan//

c)

//dibalik sinar matamu/kutemukan setitik cahaya//

d)

//bagai kerikil tajam/ yang menusuk jantungku//

e)

// baru terasa/ Cinta adalah kedamaian memandang wajahmu//

14.

// Nikmati senja bersama pelangiNya//

// menikmati pasir dan ombak manjaNya//

//nikmat syair lirihNya//

//bukankah cintaNya sungguh indah//

//menikmati bulir dan bias cintaNya//

Isi tersirat dari puisi di sebelah kanan ini adalah. . . .

a)

Penyair sangat merindukan kekasihnya yang tak kunjung datang

b)

Penyair dalam mimpi menemui kekasihnya tanpa kata-kata

c)

Seseorang yang dicintai penyair hanya ada dalam angan-angan

d)

Seseorang terlalu berlebihan dalam mengekspresikan cinta

e)

Penyair sangat merindukan pertemuan dengan Tuhan, kekasihnya

15.

Penggalan puisi berikut ini yang menggambarkan tema religi adalah . . . .

a)

Hidup seperti mimpi

Laku lakon di layar trekelar

Aku pemimpi lagi menari

Sedar siuman bertukar – tukar

b)

Aku bertanya

Tapi pertanyaan-pertanyaanku

membentur jidad penyair-penyair salon

c)

Di Pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling

d)

Ibunda

kasihmu tak pernah kemarau

e)

dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan

16.

Cermati puisi berikut!

Jika bayang telah pudar

dan elang laut pulang ke sarang

angin bertiup ke benua

Tiap-tiap akan kering sendiri

dan nahkoda sudah tahu pedoman

boleh engkau dating padaku

(Surat dari Ibu,Asrul Sani)

Makna lambang dari dan nahkoda sudah tahu pedoman adalah . . . .


a)

sudah mencari pedoman hidup

b)

sudah menemukan arah dan tujuan

c)

sudah mempunyai pasangan hidup

d)

sudah berilmu dan berpengetahuan

e)

sudah menjadi nahkoda berpengalaman

17.

Bacalah puisi berikut!

Malam tiba

Hari sudah senja

Alam mulai sunyi

Burung-burung semua

Telah berhenti bernyanyi

Anak gembala kerbau

Menghalau ternaknya

Pulang menuju dangau

Jauh di tepi lembah

(Ibu Sud)

Puisi di atas menggambarkan suasana. . . .

a)

kesunyian malam

b)

kegelapan malam

c)

kedamaian malam

d)

kerisauan malam

e)

kesendirian malam

18.

Simak penggalan puisi berikut!

Ombak memecah di tepi pantai

Angin berhembus lemah lembut

Puncak kelapa mwlambai-lambai

Di ruang angkasa awan bergelut.

(“Teluk Jakarta” karya Amir Hamzah)

Majas yang digunakan dalam penggalan puisi tersebut adalah . . . .

a)

perbandingan

b)

personifiksi

c)

metafora

d)

eufemisme

e)

hiperbola

19.

Cermati penggalan puisi berikut!

Dengan bermandi mata

kuminta ampunanMu

Alangkah jauh jalan yang harus kutempuh

Sebelum sempat di hadiratMu bersimpuh

Maksud penyair untuk menggambarkan kehidupan yang terasa susah, Nampak dalam baris .. . . .

a)

/Dengan bermandi/

b)

/kuminta ampunanMu/

c)

/Alangkah jauh/

d)

/jalan yang harus kutempuh/

e)

/di hadiratMu bersimpuh/

20.

Aku Ingin


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikanya abu

Aku ingin mecintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sapardi Djoko Damono (1989)

Puisi di atas memiliki makna tentang ...

a)

pengorbanan

b)

kesedihan

c)

kesepian

d)

kerinduan

e)

ketegaran

21.

Permintaan

Mendengar ombak pada hampirku

Debur mendebur kiri dan kanan

Melagukan nyanyi penuh santunan

Terbitlah rindu ke tempat lahirku

Sebelah timur pada hampirku

Diliputi langit berawan-awan

Kelihatan pulau penuh kebenaran

Itulah gerangan tanah airku

Di mana laut debur-mendebur

Serta desir tiba di pasir

Di sanalah jiwaku mulai bertabur

Di mana ombak sembur menyembur

Membasahi barisan sebelah pesisir

Di sanalah hendaknya aku berkubur

(Moh.Yamin)

Tema puisi tersebut adalah . . . .

a)

rasa cinta yang dalam terhadap tanah kelahiran.

b)

perjuangan hidup atau mati seseorang penuh liku.

c)

peperangan batin dan jasmani untuk memilih sesuatu.

d)

keindahan tanah tempat kelahiran.

e)

perjalanan selama hidup seseorang di dunia.

22.

Cermati penggalan puisi di bawah ini!

Ku tak akan mengerti bagaimana kesepianku

Menghadapi kemerdekaan tanpa rasa cinta

Kau tak akan mengerti segala lukaku karena cinta telah menyembunyikan pisaunya

Membayangkan wajahmu adalah siksa

Kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan

Engkau telah menjadi racun bagi darahku

Apabila aku dalam kangen dan sepi itulah berarti aku tungku tanpa api

(Rendra)

Tema puisi di atas adalah . . . .

a)

kegelisahan

b)

kemerdekaan

c)

ketakutan

d)

kelumpuhan

e)

kerinduan

23.

AKU

aku ini binatang jalang

dari kumpulannya terbuang

biar peluru menembus kulitku

aku tetap meradang menerjang

(Chairil Anwar)

Penggalan puisi di atas menggambarkan ....

a)

ketidak pedulian

b)

kesakitan

c)

Kesedihan

d)

kegembiraan

e)

kelucuan

24.

Bacalah puisi berikut!

Cintaku Jauh di Pulau

Cintaku jauh di pulau

Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar

Di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar

Angin membantu, laut terang tapi terasa

Aku tidak kan sampai padanya

Di air yang terang, di angin mendayu

Di perasaan penghabisan segala melaju

Ajal bertahta sambil berkata:

“Tujuan perahu ke pangkuanku saja”

Amboi: jalan sudah bertahun kutempuh

Perahu yang bersama kan merapuh

Mengapa ajal memanggil dulu

Sebelum berpeluk dengan cintaku!?

(Chairil Anwar)

Kata cintaku dalam puisi tersebut dapat diartikan sebagai berikut, kecuali. . . .

a)

cita-cita

b)

pujaan hati

c)

kekasih

d)

harapan

e)

harta kekayaan

25.

Gadis Peminta-Minta

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil
Pulang kebawah jembatan yang melulur sosok
Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan

Gembira dari kemayaan riang
Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral
Melintas-lintas di atas air kotor, tapi begitu yang kau hafal
Jiwa begitu murni, terlalu murni
Untuk bias membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
Bulan diatas itu, tak ada yang punya
Dan kotaku, ah kotaku
Hidupnya tak punya lagi tanda

Puisi di atas bertema tentang ...

a)

Kesedihan

b)

Anak kecil

c)

Perjuangan

d)

Kemanusiaan

e)

Kesederhanaan