WorksheetsPAS KELAS 11
Total questions: 69
Worksheet time: 35mins
Apa yang dimaksud dengan kebencanaan?
Kejadian alam yang selalu dapat diprediksi
Peristiwa yang menimbulkan dampak positif bagi lingkungan
Peristiwa yang mengakibatkan kerugian besar pada fisik, sosial, dan ekonomi
Kejadian yang hanya berdampak pada kerusakan infrastruktur
Fenomena yang hanya terjadi di daerah terpencil
Dalam konteks kebencanaan, sikap yang paling tepat saat terjadi situasi darurat adalah:
Panik dan lari tanpa berpikir
Mengabaikan instruksi petugas
Tetap tenang dan mengikuti prosedur evakuasi
Menunggu bantuan datang tanpa berusaha
Mencari informasi dari sumber yang tidak terpercaya
Saat terjadi gempa bumi, tindakan awal yang harus dilakukan adalah:
Langsung berlari keluar gedung
Berlindung di bawah meja atau struktur yang kokoh
Menggunakan lift untuk turun
Berdiri di dekat jendela
Mencari tempat terbuka di luar ruangan
Salah satu indikator keterampilan penanggulangan bencana adalah kemampuan untuk:
Mengabaikan peringatan dini
Menyusun rencana evakuasi bersama tim
Menunda evakuasi hingga situasi aman
Menyebarkan informasi tanpa verifikasi
Mengandalkan bantuan eksternal sepenuhnya
Kesiapsiagaan bencana mencakup semua hal berikut, kecuali:
Pelatihan evakuasi
Pembuatan rencana kontinjensi
Pengabaian informasi peringatan dini
Penguatan infrastruktur
Edukasi masyarakat tentang bahaya bencana
Dalam menghadapi informasi bencana dari media sosial, sikap yang tepat adalah:
Langsung mempercayai semua informasi yang beredar
Menyebarkan ulang tanpa verifikasi
Memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi
Mengabaikan seluruh informasi yang ada
Membuat spekulasi tanpa dasar
Sikap empati terhadap korban bencana dapat ditunjukkan dengan cara:
Mengkritik korban karena tidak siap
Menyisihkan bantuan dan tidak terlibat
Menawarkan bantuan dan mendengarkan keluhan korban
Menyebarkan berita yang menimbulkan rasa takut
Menolak berinteraksi dengan korban
Sikap kepemimpinan dalam tim penanggulangan bencana dapat diwujudkan melalui:
Mengambil keputusan sendiri tanpa konsultasi
Mengabaikan pendapat anggota tim
Mendorong partisipasi dan mendengarkan saran anggota tim
Menunda tindakan hingga mendapat persetujuan atasan
Mengutamakan kepentingan pribadi
Untuk mendukung upaya mitigasi bencana di lingkungan sekolah, siswa dapat:
Hanya duduk di kelas tanpa partisipasi
Aktif mengikuti pelatihan dan kampanye keselamatan
Mengabaikan kegiatan latihan karena dianggap tidak penting
Menolak mengikuti prosedur evakuasi
Menunggu guru yang lain mengatur semuanya
Sikap tanggap dan kritis dalam menerima informasi bencana dapat dilatih melalui:
Menerima semua informasi tanpa pertimbangan
Mengikuti pelatihan literasi media dan verifikasi informasi
Menyebarkan rumor demi kecepatan informasi
Mengabaikan sumber informasi yang tidak populer
Bergantung pada opini teman semata
Kemampuan komunikasi efektif dalam situasi darurat mencakup:
Menyampaikan informasi dengan jelas dan ringkas
Menggunakan bahasa yang sulit dipahami
Memberikan informasi secara berlebihan
Menunda penyampaian informasi hingga situasi benar-benar darurat
Mengandalkan komunikasi tidak langsung melalui perantara
Tindakan positif untuk membantu korban bencana adalah:
Menghindari daerah korban karena takut terseret masalah
Menyediakan bantuan darurat dan mendukung pemulihan
Menyebarkan berita tanpa data yang akurat
Mengkritik korban karena ketidaksiapan mereka
Menunggu instruksi tanpa memberikan dukungan
Keterampilan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) merupakan bagian dari:
Upaya penanggulangan bencana dan keselamatan diri
Hal yang tidak penting karena api selalu dapat dipadamkan oleh petugas
Keterampilan yang hanya diperlukan oleh petugas pemadam kebakaran
Aktivitas yang berisiko dan tidak perlu dipelajari
Tugas yang hanya dilakukan saat latihan formal
Kolaborasi antara siswa dan guru saat terjadi bencana merupakan contoh dari:
Individualisme dalam menghadapi masalah
Kerjasama dan komunikasi efektif
Ketergantungan pada otoritas tanpa partisipasi aktif
Konflik perbedaan pendapat
Mengabaikan peran masing-masing
Keterampilan dasar pertolongan pertama sangat penting dalam situasi bencana karena:
Hanya dokter yang seharusnya mengetahui teknik ini
Dapat menyelamatkan nyawa sebelum bantuan medis tiba
Tidak berpengaruh pada keselamatan korban
Hanya digunakan dalam latihan tanpa penerapan nyata
Menggantikan peran petugas medis profesional
Salah satu sikap yang mendukung penanggulangan bencana secara efektif adalah:
Merasa lebih tahu daripada petugas ahli
Saling menghargai, bekerja sama, dan saling membantu
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas keselamatan umum
Menolak bekerja sama dengan pihak luar
Mengabaikan peran serta anggota tim lainnya
Keterampilan mengoperasikan alat komunikasi darurat menunjukkan kesiapsiagaan dalam:
Mengandalkan komunikasi tidak langsung saja
Mengoptimalkan koordinasi dan penyebaran informasi
Menunda pengiriman pesan hingga situasi benar-benar parah
Menggunakan alat dengan cara yang salah
Menghindari interaksi dengan tim penanggulangan
Perencanaan evakuasi yang terstruktur mencerminkan pentingnya:
Mengabaikan potensi risiko di lingkungan sekitar
Persiapan yang matang untuk menghadapi situasi darurat
Menunggu situasi darurat terjadi untuk belajar
Mengandalkan keberuntungan tanpa perencanaan
Hanya mengikuti apa yang dilakukan oleh orang lain
Ketika menerima informasi bencana dari media sosial, sikap yang tepat adalah:
Langsung mempercayai dan menyebarkan informasi tersebut
Memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum bertindak
Mengabaikan seluruh informasi tanpa melihat konteks
Menyebarkan informasi tanpa mempertanyakan kebenarannya
Menunggu hingga informasi menjadi viral
Sikap proaktif dalam mengikuti program pelatihan bencana di sekolah dapat meningkatkan:
Ketergantungan pada pihak luar
Kemampuan individu untuk bertindak cepat dan tepat saat terjadi bencana
Rasa aman tanpa perlu berlatih lagi
Kecenderungan untuk tidak peduli dengan latihan rutin
Penundaan dalam mengambil tindakan saat situasi darurat
Apa yang dimaksud dengan mitigasi bencana?
Upaya pemulihan pasca bencana
Langkah-langkah untuk mencegah dan mengurangi risiko bencana
Proses evakuasi saat terjadi bencana
Pembangunan kembali setelah bencana
Penanganan darurat selama bencana
Contoh mitigasi bencana alam adalah ...
Membangun gedung tanpa perencanaan
Penggunaan sistem peringatan dini gempa
Menunda evakuasi saat bencana terjadi
Mengabaikan rekomendasi ahli
Pencemaran lingkungan
Salah satu tujuan utama mitigasi bencana adalah ...
Mempercepat pemulihan ekonomi pasca bencana
Mengurangi risiko dan kerugian akibat bencana
Meningkatkan jumlah korban bencana
Menunda bantuan darurat
Memperpanjang waktu evakuasi
Peta rawan bencana digunakan untuk ...
Menentukan lokasi pembangunan di area berisiko
Mengabaikan risiko bencana
Menentukan daerah evakuasi setelah bencana
Meningkatkan risiko bencana
Menyebarkan informasi palsu
Penggunaan teknologi informasi dalam mitigasi bencana dapat berupa ...
Penyebaran rumor melalui media sosial
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk pemetaan risiko
Mengabaikan data bencana
Menunda update informasi bencana
Mengurangi partisipasi masyarakat
Pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat merupakan bagian dari ...
Upaya pasca bencana
Mitigasi bencana
Rekonstruksi infrastruktur
Pengabaian risiko
Proses evakuasi
Langkah-langkah mitigasi bencana harus melibatkan ...
Hanya pemerintah
Hanya sektor swasta
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta
Hanya lembaga internasional
Hanya media massa
Dalam pembangunan infrastruktur, material tahan gempa digunakan untuk ...
Meningkatkan risiko gempa
Mengurangi dampak gempa pada bangunan
Meningkatkan biaya pembangunan tanpa manfaat
Mempercepat kerusakan bangunan
Mengabaikan aspek keselamatan
Sistem peringatan dini tsunami biasanya melibatkan ...
Deteksi gempa dan perubahan permukaan laut
Pengabaian aktivitas vulkanik
Penghentian semua kegiatan di pantai
Meningkatkan kecepatan angin
Pengiriman berita palsu
Simulasi evakuasi bencana dilakukan untuk ...
Menunda tindakan evakuasi saat bencana terjadi
Melatih masyarakat menghadapi situasi darurat
Meningkatkan ketakutan masyarakat
Mengurangi kerjasama antar warga
Mengabaikan peran pemerintah
Edukasi dan penyuluhan mitigasi bencana kepada masyarakat bertujuan untuk ...
Menyebarkan informasi yang menyesatkan
Meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan
Mengabaikan peringatan dini
Menghambat partisipasi masyarakat
Mengurangi koordinasi antar instansi
Mitigasi bencana berbasis komunitas melibatkan ...
Hanya pemerintah pusat
Partisipasi aktif dari warga setempat
Lembaga asing tanpa keterlibatan lokal
Mengabaikan peran komunitas
Penutupan informasi tentang risiko bencana
Salah satu komponen mitigasi bencana adalah perencanaan tata ruang, yang bertujuan untuk ...
Meningkatkan kepadatan penduduk di daerah rawan bencana
Menentukan area pembangunan yang aman dari risiko bencana
Meningkatkan potensi kerusakan bangunan
Menunda pembangunan infrastruktur
Mengabaikan peringatan ahli
Penerapan standar bangunan tahan gempa merupakan bagian dari mitigasi untuk ...
Meningkatkan biaya konstruksi tanpa manfaat
Mengurangi kerusakan akibat gempa
Menunda pembangunan gedung baru
Mengabaikan peringatan dini gempa
Meningkatkan ketergantungan pada teknologi
Dalam konteks mitigasi bencana, istilah "resiliensi" mengacu pada ...
Ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana
Kemampuan bencana untuk menghancurkan infrastruktur
Proses evakuasi yang lambat
Peningkatan risiko bencana
Pengabaian perencanaan
Salah satu cara mengurangi dampak banjir adalah dengan ...
Meningkatkan aliran air melalui saluran drainase yang baik
Membangun pemukiman di dataran rendah tanpa perencanaan
Menahan air secara berlebihan tanpa sistem pembuangan
Mengabaikan pemeliharaan sungai
Menutup sistem peringatan dini
Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam mitigasi bencana digunakan untuk ...
Membuat peta rawan bencana dan analisis risiko
Menyebarkan informasi yang tidak akurat
Menunda proses evakuasi
Mengurangi partisipasi masyarakat
Menambah kebingungan dalam perencanaan
Penguatan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan upaya mitigasi untuk ...
Mengurangi akses bantuan saat bencana
Meningkatkan mobilitas dan evakuasi saat terjadi bencana
Menambah risiko kerusakan
Mengabaikan standar keselamatan
Menunda pemulihan ekonomi
Upaya mitigasi yang melibatkan penanaman kembali vegetasi di daerah rawan bencana bertujuan untuk ...
Menambah erosi tanah
Mengurangi aliran air dan memperkuat kestabilan tanah
Meningkatkan kepadatan penduduk
Menunda pembangunan infrastruktur
Mengabaikan peran masyarakat
Kebijakan pemerintah dalam mitigasi bencana biasanya mencakup ...
Hanya perbaikan infrastruktur
Perencanaan, pendidikan, dan koordinasi antar lembaga
Pengabaian data risiko bencana
Menunda proses perencanaan
Mengurangi keterlibatan masyarakat
Penataan ulang kawasan permukiman di daerah rawan bencana merupakan contoh dari ...
Pembangunan tanpa perencanaan
Mitigasi bencana melalui pengurangan paparan risiko
Pengabaian informasi risiko
Meningkatkan kerentanan masyarakat
Meningkatkan dampak bencana
Simulasi bencana yang dilakukan secara berkala bertujuan untuk ...
Menambah kebingungan saat bencana terjadi
Meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi masyarakat
Menunda proses evakuasi
Mengurangi keterlibatan pemerintah
Menyebarkan informasi yang salah
Mitigasi bencana sering kali melibatkan penggunaan teknologi sensor untuk ...
Mendeteksi perubahan lingkungan dan kondisi cuaca
Menunda respon bencana
Menyebarkan informasi yang tidak akurat
Meningkatkan risiko bencana
Mengabaikan data ilmiah
Kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mitigasi bencana penting karena ...
Mengurangi efektivitas respon bencana
Menjamin koordinasi yang lebih baik dalam penanganan risiko
Menambah birokrasi tanpa manfaat
Mengabaikan peran masyarakat
Meningkatkan isolasi antar lembaga
Edukasi mengenai mitigasi bencana di sekolah-sekolah bertujuan untuk ...
Mengabaikan pentingnya kesiapsiagaan
Meningkatkan kesadaran sejak usia dini
Menambah beban kurikulum tanpa manfaat
Mengurangi partisipasi siswa dalam kegiatan sosial
Menunda proses pendidikan
Penggunaan media sosial dalam mitigasi bencana dapat ...
Menyebarkan informasi yang akurat secara cepat
Menambah berita palsu tanpa verifikasi
Mengabaikan peringatan dari otoritas
Menunda respon masyarakat
Meningkatkan kekacauan informasi
Upaya mitigasi bencana melalui reklamasi lahan bertujuan untuk ...
Meningkatkan risiko bencana banjir
Mengurangi dampak bencana dengan memulihkan fungsi lahan
Menambah beban infrastruktur
Mengabaikan perencanaan tata ruang
Menunda pembangunan infrastruktur
Penanaman pohon di daerah lereng gunung merupakan tindakan mitigasi untuk ...
Meningkatkan erosi tanah
Menstabilkan lereng dan mengurangi risiko longsor
Mengabaikan kondisi cuaca
Menambah kepadatan penduduk
Mempercepat proses penggundulan hutan
Mitigasi bencana di sektor kesehatan dapat melibatkan ...
Pengabaian protokol kesehatan
Penyediaan fasilitas kesehatan darurat
Menunda perawatan pasien
Meningkatkan risiko penyebaran penyakit
Mengurangi kesiapsiagaan tenaga medis
Pengembangan sistem peringatan dini bencana berbasis teknologi modern dilakukan untuk ...
Menunda deteksi bencana
Meningkatkan kecepatan dan akurasi pemberian peringatan
Mengabaikan data meteorologi
Menambah birokrasi dalam penanganan bencana
Mengurangi partisipasi masyarakat
Kebijakan zonasi wilayah dalam mitigasi bencana berfungsi untuk ...
Menentukan area rawan bencana dan menghindarinya dalam pembangunan
Meningkatkan kepadatan penduduk di area berisiko
Mengabaikan perencanaan tata ruang
Mempercepat proses pembangunan tanpa analisis risiko
Menunda pembangunan infrastruktur penting
Pelatihan evakuasi yang rutin bagi masyarakat dilakukan untuk ...
Mengurangi ketidakpastian saat bencana terjadi
Meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi masyarakat
Menunda respon bencana
Mengurangi koordinasi antara warga
Mengabaikan peringatan dari otoritas
Mitigasi bencana dapat dilakukan melalui penataan ruang dengan cara ...
Menempatkan fasilitas umum di daerah rawan bencana
Mengembangkan kawasan hijau yang dapat mengurangi risiko banjir
Menunda perencanaan tata ruang
Mengabaikan data risiko bencana
Menambah pemukiman di zona bahaya
Pembuatan peta risiko bencana adalah langkah penting dalam mitigasi karena ...
Mengabaikan data lingkungan
Membantu menentukan prioritas tindakan mitigasi
Menambah kompleksitas dalam perencanaan
Mengurangi efisiensi respons bencana
Menunda peringatan dini
Mitigasi bencana melalui perbaikan sistem drainase bertujuan untuk ...
Menyebabkan banjir yang lebih parah
Mengalirkan air hujan dengan baik dan mencegah genangan
Menambah risiko erosi
Menunda respon
ncana melalui perbaikan sistem drainase bertujuan untuk ...
Menyebabkan banjir yang lebih parah
Mengalirkan air hujan dengan baik dan mencegah genangan
Menambah risiko erosi
Menunda respon darurat
Mengabaikan peringatan cuaca
Penerapan teknologi drone dalam mitigasi bencana digunakan untuk ...
Mengabaikan pemantauan wilayah bencana
Melakukan survei dan pemantauan daerah yang terkena risiko bencana
Menambah waktu respon bencana
Mengganggu proses evakuasi
Menyebarkan informasi yang salah
Mitigasi bencana di sektor pendidikan dapat dilakukan dengan ...
Mengabaikan materi kesiapsiagaan bencana di kurikulum
Menyisipkan materi mitigasi dan kesiapsiagaan dalam pelajaran
Menunda pelatihan untuk guru dan siswa
Menambah beban kurikulum tanpa relevansi
Mengurangi kerjasama antara sekolah dan lembaga bencana
Pengembangan pusat informasi bencana bertujuan untuk ...
Menyebarkan berita tidak terverifikasi
Menyediakan data dan informasi terkini mengenai risiko bencana
Menghambat akses informasi masyarakat
Menambah kebingungan saat bencana
Menunda respon bencana
Mitigasi bencana di tingkat lokal sering kali melibatkan peran ...
Hanya pemerintah pusat
Badan penanggulangan bencana daerah dan komunitas
Lembaga internasional tanpa partisipasi lokal
Hanya sektor swasta
Mengabaikan peran masyarakat
Salah satu upaya mitigasi bencana yang dapat dilakukan oleh individu adalah ...
Mengabaikan informasi peringatan
Menyusun rencana evakuasi keluarga
Menunda pembaruan informasi bencana
Mengandalkan pihak lain tanpa persiapan
Mengabaikan pelatihan kesiapsiagaan
Evaluasi dan pembaruan rencana mitigasi bencana dilakukan untuk ...
Menetapkan rencana yang tidak relevan
Menyesuaikan strategi dengan perubahan kondisi dan risiko terbaru
Menambah birokrasi tanpa hasil
Mengabaikan feedback dari masyarakat
Menunda respon saat bencana terjadi
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mitigasi bencana bertujuan untuk ...
Menambah kesalahan dalam penanganan bencana
Meningkatkan keahlian dan kesiapsiagaan petugas dan masyarakat
Menunda respon darurat
Mengabaikan pelatihan teknis
Menambah beban administrasi tanpa manfaat
Mitigasi bencana melalui perbaikan sistem komunikasi darurat penting untuk ...
Menambah waktu respon bencana
Mempercepat koordinasi antar tim penanggulangan
Mengabaikan data situasi lapangan
Menambah kebingungan dalam operasi
M
Salah satu indikator keberhasilan mitigasi bencana adalah ...
Tingginya jumlah korban saat bencana terjadi
Berkurangnya dampak negatif dan kerugian akibat bencana
Meningkatnya kekacauan saat evakuasi
Mengabaikan peringatan dini
Menunda pemulihan ekonomi
Mitigasi bencana juga mencakup perbaikan lingkungan hidup melalui ...
Pengabaian konservasi alam
Reboisasi dan restorasi ekosistem
Penebangan liar hutan
Pencemaran sungai dan danau
Meningkatkan deforestasi
Mitigasi bencana harus dilakukan secara berkelanjutan karena ...
Bencana hanya terjadi sekali dalam setahun
Risiko bencana dapat berubah seiring waktu dan kondisi
Tidak ada manfaat jangka panjang dari mitigasi
Upaya mitigasi hanya diperlukan setelah bencana terjadi
Bencana dapat dihindari dengan mudah tanpa upaya berkelanjutan
Penggunaan simulasi komputer dalam perencanaan mitigasi bencana bertujuan untuk ...
Mengabaikan data historis bencana
Memprediksi dampak dan merancang strategi penanganan
Menambah risiko bencana secara tidak terduga
Menghambat proses pengambilan keputusan
Menunda respon bencana secara signifikan
Peran pemerintah dalam mitigasi bencana meliputi ...
Hanya memberikan bantuan setelah bencana terjadi
Merancang dan menerapkan kebijakan, regulasi, serta program mitigasi
Mengabaikan informasi dari masyarakat
Menunda pembaruan data risiko
Meningkatkan ketergantungan pada bantuan luar negeri
