wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

11165254_Quizizz_Fisika_11

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Dalam upaya mitigasi bencana gempa bumi, seismograf sederhana digunakan untuk mendeteksi getaran tanah. Fungsi utama dari seismograf sederhana adalah...

a)

Mendeteksi getaran tanah dan memberikan peringatan dini gempa

b)

Mengukur suhu lingkungan saat terjadi bencana

c)

Menentukan lokasi pasti pusat gempa bumi

d)

Menghitung jumlah korban bencana

e)

Mengukur intensitas curah hujan saat gempa

2.

Apa prinsip dasar kerja seismograf sederhana dalam mendeteksi gempa?

a)

Merekam perubahan suhu tanah

b)

Mengukur pergerakan tanah melalui sensor getaran

c)

Menghitung jumlah tetangga yang merasakan getaran

d)

Mengukur kelembaban tanah sebelum dan sesudah gempa

e)

Menghitung durasi gempa berlangsung

3.

Dalam mitigasi bencana, seismograf sederhana sangat berguna terutama untuk...

a)

Mengukur curah hujan selama gempa

b)

Memberikan informasi peringatan dini tentang gempa

c)

Menentukan arah angin saat bencana

d)

Menghitung kerusakan bangunan secara otomatis

e)

Mengukur tekanan udara sebelum gempa

4.

Mengapa penggunaan seismograf sederhana penting untuk daerah rawan gempa?

a)

Karena alat ini sangat mahal dan eksklusif

b)

Karena dapat dipasang dengan mudah dan memberikan data cepat tentang getaran tanah

c)

Karena mampu menghitung jumlah korban secara otomatis

d)

Karena berfungsi sebagai sistem alarm kebakaran

e)

Karena dapat mengubah intensitas getaran gempa

5.

Apa yang perlu dilakukan untuk memastikan keakuratan data yang dihasilkan oleh seismograf sederhana?

a)

Mengganti baterai setiap hari

b)

Melakukan kalibrasi dan perawatan rutin pada alat

c)

Mengoperasikan alat hanya pada malam hari

d)

Menambahkan sensor suhu tambahan

e)

Mengubah posisi alat secara berkala

6.

Seismograf sederhana biasanya menampilkan data getaran dalam bentuk...

a)

Grafik garis yang menunjukkan perubahan intensitas getaran

b)

Teks deskriptif lokasi gempa secara detail

c)

Peta interaktif penyebaran gempa

d)

Video rekaman peristiwa gempa

7.

Setelah seismograf mendeteksi getaran yang mencurigakan, langkah selanjutnya dalam mitigasi bencana adalah...

a)

Segera mengirim sinyal peringatan kepada masyarakat dan pihak berwenang

b)

Menunggu hingga gempa selesai untuk melakukan evaluasi

c)

Mematikan alat untuk menghemat energi

d)

Mengirim data ke lembaga cuaca

e)

Menjalankan alarm kebakaran

8.

Seismograf sederhana terkadang dapat menghasilkan false alarm karena gangguan non-seismik (misalnya getaran dari kendaraan atau aktivitas manusia). Salah satu metode untuk mengurangi false alarm tersebut adalah dengan...

a)

Meningkatkan sensitivitas sensor agar dapat menangkap getaran lebih halus

b)

Menggunakan filter frekuensi untuk memisahkan sinyal seismik asli dari gangguan eksternal

c)

Menempatkan seismograf di area pusat keramaian agar data lebih dinamis

d)

Mempercepat proses pengiriman data tanpa analisis awal

e)

Mengubah sumber daya listrik secara berkala

9.

Penempatan seismograf sederhana sangat krusial untuk mendapatkan data yang akurat dalam mitigasi bencana. Faktor manakah yang paling penting diperhatikan dalam menentukan lokasi pemasangan seismograf?

a)

Dekat dengan sumber listrik untuk kestabilan daya

b)

Di atas atap bangunan tinggi agar sinyal lebih jelas

c)

Jauh dari aktivitas manusia dan mesin industri untuk menghindari gangguan getaran non-seismik

d)

Di area dengan curah hujan tinggi untuk menguji ketahanan alat

e)

Di pusat kota agar data mencakup seluruh aktivitas penduduk

10.

binasi manakah yang paling tepat untuk mengoptimalkan sistem peringatan dini?

a)

Meningkatkan sensitivitas sensor tanpa perubahan lokasi pemasangan

b)

Menempatkan seismograf di pusat kota agar mendapatkan data berlimpah

c)

Mengintegrasikan penggunaan filter frekuensi, penempatan alat di lokasi minim interferensi, serta penggabungan data dari beberapa seismograf

d)

Mengandalkan laporan masyarakat sebagai verifikasi data seismik

e)

Memasang alat di setiap bangunan untuk mendapatkan data lebih dekat

11.

Dalam proses menentukan titik episentrum gempa menggunakan seismogram, mengapa gelombang P sangat penting?

a)

Karena gelombang P memiliki kecepatan paling tinggi sehingga tiba pertama kali.

b)

Karena gelombang P memiliki amplitudo terbesar.

c)

Karena gelombang P hanya muncul pada gempa besar.

d)

Karena gelombang P menyebabkan kerusakan paling signifikan.

e)

Karena gelombang P berasal dari lapisan bumi yang paling dalam.

12.

Apa peran gelombang S dalam analisis seismogram untuk menentukan titik episentrum gempa?

a)

Gelombang S memberikan informasi tentang intensitas gempa.

b)

Gelombang S tiba lebih lambat, sehingga selisih waktu dengan gelombang P digunakan sebagai indikator jarak.

c)

Gelombang S menentukan arah pergerakan kerak bumi.

d)

Gelombang S digunakan untuk mengukur kedalaman episentrum.

e)

Gelombang S berfungsi untuk menandai akhir dari getaran gempa.

13.

Mengapa pengumpulan data seismogram dari lebih dari satu stasiun diperlukan dalam menentukan titik episentrum gempa?

a)

Karena data dari satu stasiun sudah cukup untuk menentukan jarak secara akurat.

b)

Karena setiap stasiun memberikan data dengan format yang berbeda.

c)

Karena tiga atau lebih stasiun memungkinkan penggunaan metode triangulasi untuk menentukan lokasi secara tepat.

d)

Karena stasiun tambahan digunakan untuk mengukur kecepatan angin saat gempa.

e)

Karena data dari banyak stasiun dapat meningkatkan amplitudo sinyal.

14.

Apa yang dimaksud dengan metode triangulasi dalam konteks penentuan titik episentrum gempa?

a)

Metode yang menggunakan satu stasiun untuk mengukur kecepatan gelombang.

b)

Metode yang menggabungkan data dari dua stasiun untuk mendapatkan perkiraan awal lokasi gempa.

c)

Metode yang menggunakan data jarak dari tiga atau lebih stasiun untuk menentukan titik perpotongan yang menunjukkan lokasi episentrum.

d)

Metode yang hanya mengandalkan perbedaan amplitudo gelombang seismik.

e)

Metode yang membandingkan bentuk gelombang dari seismogram yang berbeda.

15.

Dalam analisis seismogram, bagaimana siswa dapat membedakan sinyal seismik asli dari noise atau gangguan?

a)

Dengan mengamati pola gelombang yang konsisten dan karakteristik kedatangan gelombang P dan S.

b)

Dengan memilih sinyal yang memiliki amplitudo paling besar tanpa memperhatikan pola.

c)

Dengan menggunakan data dari satu stasiun saja untuk meminimalkan variasi.

d)

Dengan membandingkan sinyal dari hari sebelumnya tanpa melihat bentuk gelombang.

e)

Dengan mengandalkan penilaian subjektif terhadap tampilan seismogram.

16.

Mengapa verifikasi data seismogram sangat penting dalam proses menemukan titik episentrum gempa?

a)

Karena verifikasi data dapat mengubah hasil analisis sesuai keinginan kelompok.

b)

Karena verifikasi data memastikan bahwa informasi yang diperoleh akurat dan bebas dari kesalahan pengukuran atau interpretasi.

c)

Karena verifikasi data tidak mempengaruhi analisis akhir dari titik episentrum.

d)

Karena verifikasi data hanya diperlukan jika terjadi bencana besar.

e)

Karena verifikasi data digunakan untuk mengkalibrasi alat seismograf secara manual.

17.

Dalam proses menentukan titik episentrum gempa, seismogram berperan penting dalam mengidentifikasi fase gelombang. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai hal tersebut?

a)

Seismogram membedakan waktu kedatangan gelombang primer (P) dan gelombang sekunder (S) sehingga memudahkan penentuan jarak ke episentrum.

b)

Seismogram secara langsung menunjukkan lokasi tepat episentrum gempa pada peta.

c)

Seismogram mengukur kekuatan gempa sehingga bisa menentukan intensitas getaran di episentrum.

d)

Seismogram menyediakan informasi kedalaman gempa yang diperlukan untuk analisis.

e)

Seismogram mengeliminasi noise secara otomatis sehingga hanya tersisa sinyal gempa.

18.

Dalam tampilan seismogram, kontras visual dari grafik gelombang sangat berguna. Fungsi utama kontras tersebut adalah...

a)

Memudahkan identifikasi perbedaan antara sinyal gempa yang valid dan noise atau gangguan.

b)

Menampilkan intensitas getaran secara langsung kepada pengamat.

c)

Mempercepat proses perekaman data seismik secara otomatis.

d)

Menghilangkan sinyal yang dianggap tidak penting melalui proses digitalisasi.

e)

Mengkalibrasi alat seismograf secara visual tanpa intervensi tambahan.

19.

Kolaborasi data antar stasiun seismik meningkatkan akurasi dalam menentukan titik episentrum gempa. Apa alasan utama di balik peningkatan akurasi tersebut?

a)

Dengan membandingkan waktu kedatangan gelombang dari masing-masing stasiun, metode triangulasi dapat diterapkan dengan lebih tepat.

b)

Karena stasiun yang berdekatan menghasilkan data yang identik sehingga tidak perlu analisis lebih lanjut.

c)

Karena penggabungan data memungkinkan pengukuran intensitas gempa yang lebih akurat.

d)

Karena setiap stasiun dapat menghilangkan noise secara otomatis sehingga data murni langsung tersedia.

e)

Karena kolaborasi tersebut memungkinkan penggunaan alat seismograf yang lebih canggih.

20.

Mengapa penting bagi siswa untuk memahami secara menyeluruh proses interpretasi seismogram dalam menentukan titik episentrum gempa?

a)

Pemahaman menyeluruh memungkinkan siswa untuk mengidentifikasi dan meminimalisasi kesalahan dalam interpretasi data seismogram.

b)

Dengan pemahaman tersebut, siswa dapat langsung menghitung jarak tanpa bantuan alat atau tabel.

c)

Karena interpretasi seismogram tidak memerlukan kolaborasi, pemahaman individu cukup.

d)

Karena hal itu memungkinkan siswa menentukan kekuatan gempa secara tepat tanpa perhitungan tambahan.

e)

Karena pemahaman tersebut menghilangkan kebutuhan untuk verifikasi data dari stasiun lain.

21.

Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia dengan magnitudo sekitar 9,1–9,3. Seismogram yang direkam menunjukkan perbedaan waktu signifikan antara gelombang P dan S. Mengapa perbedaan waktu tersebut sangat penting dalam menentukan lokasi episentrum?

a)

Karena perbedaan waktu tersebut menunjukkan intensitas gempa secara langsung.

b)

Karena perbedaan waktu dapat digunakan untuk menghitung jarak antara stasiun dan episentrum.

c)

Karena perbedaan waktu memungkinkan identifikasi kedalaman gempa.

d)

Karena perbedaan waktu menentukan arah pergerakan lempeng tektonik.

e)

Karena perbedaan waktu digunakan untuk mengukur kerusakan di wilayah terdampak.

22.

Gempa Tohoku, Jepang, yang terjadi pada 11 Maret 2011 (magnitudo 9,0) menghasilkan seismogram dengan pola gelombang yang kompleks. Bagaimana seismogram tersebut membantu ilmuwan menentukan karakteristik gempa, seperti lokasi dan kedalaman episentrum?

a)

Dengan menunjukkan amplitudo maksimum yang langsung menunjukkan lokasi episentrum.

b)

Dengan mengungkap perbedaan waktu dan bentuk gelombang yang digunakan dalam triangulasi serta analisis kedalaman.

c)

Dengan mencatat durasi gempa yang menentukan kedalaman secara langsung.

d)

Dengan merekam getaran sehingga dapat dipetakan secara tiga dimensi tanpa perhitungan lebih lanjut.

e)

Dengan mengisolasi gelombang S saja untuk menentukan lokasi episentrum.

23.

Gempa Nepal 2015 yang berkekuatan 7,8 pada skala Richter memberikan data seismogram dari berbagai stasiun. Mengapa gelombang P dianggap sebagai kunci dalam analisis data seismogram pada peristiwa ini?

a)

Karena gelombang P memiliki energi tertinggi selama gempa.

b)

Karena gelombang P selalu menunjukkan lokasi episentrum secara visual.

c)

Karena gelombang P merupakan gelombang tercepat yang tiba pertama kali, sehingga menentukan waktu awal getaran.

d)

Karena gelombang P lebih mudah diukur amplitudonya daripada gelombang S.

e)

Karena gelombang P memberikan informasi mengenai kedalaman gempa secara otomatis.

24.

Gempa Chili 2010 dengan magnitudo 8,8 menyebarkan gelombang seismik ke seluruh dunia. Seismogram dari stasiun internasional menunjukkan pola perambatan gelombang yang serupa. Apa manfaat utama dari pengamatan seismogram global ini?

a)

Mengidentifikasi lokasi eksklusif episentrum di wilayah Chili.

b)

Menentukan struktur internal Bumi melalui perbedaan kecepatan dan jalur gelombang seismik.

c)

Mengukur kekuatan gempa secara langsung di setiap benua.

d)

Menentukan jumlah korban bencana secara real time.

e)

Mengubah kecepatan gelombang seismik agar sesuai dengan standar global.

25.

Seismogram yang direkam oleh jaringan stasiun global sering kali menunjukkan perbedaan waktu kedatangan gelombang di berbagai lokasi. Apa yang dapat disimpulkan dari perbedaan tersebut?

a)

Bahwa magnitudo gempa berbeda di tiap lokasi.

b)

Bahwa setiap stasiun memiliki metode pengukuran yang berbeda.

c)

Bahwa jarak antara stasiun dan episentrum bervariasi, yang digunakan untuk menentukan lokasi gempa melalui triangulasi.

d)

Bahwa gempa terjadi secara simultan di beberapa titik.

e)

Bahwa perbedaan waktu mengindikasikan variasi intensitas getaran di tiap lokasi.

26.

Dalam peristiwa gempa Samudra Hindia 2004, seismogram digunakan sebagai dasar peringatan dini tsunami. Mengapa analisis seismogram menjadi kunci dalam sistem peringatan dini tsunami?

a)

Karena seismogram dapat secara langsung memprediksi tinggi gelombang tsunami.

b)

Karena seismogram memungkinkan deteksi cepat gempa besar dan perkiraan jarak ke sumber gempa, sehingga waktu evakuasi dapat segera dihitung.

c)

Karena seismogram mengukur suhu permukaan laut yang berpengaruh terhadap tsunami.

d)

Karena seismogram menunjukkan perubahan warna grafik yang berkorelasi dengan risiko tsunami.

e)

Karena seismogram menghitung jumlah getaran yang menyebabkan tsunami.

27.

Seismogram yang direkam di berbagai benua menunjukkan perbedaan karakteristik gelombang seismik. Bagaimana perbedaan struktur geologis antar wilayah mempengaruhi interpretasi data seismik?

a)

Struktur geologis tidak berpengaruh terhadap gelombang seismik.

b)

Perbedaan struktur geologis dapat menyebabkan variasi kecepatan dan bentuk gelombang, sehingga memerlukan kalibrasi dalam interpretasi data.

c)

Struktur geologis hanya mempengaruhi amplitudo gelombang, bukan waktu kedatangan.

d)

Struktur geologis mempengaruhi seismogram sehingga hanya dapat digunakan untuk studi lokal.

e)

Struktur geologis mengubah gelombang P menjadi gelombang S secara otomatis.

28.

an global ini berkontribusi pada mitigasi bencana gempa?

a)

Dengan memberikan data secara lokal tanpa integrasi ke sistem peringatan internasional.

b)

Dengan memungkinkan analisis dan triangulasi yang cepat dari data seismik di berbagai wilayah untuk menentukan lokasi gempa secara tepat.

c)

Dengan menyimpan data dalam arsip yang tidak diakses secara langsung.

d)

Dengan mengubah seismogram secara otomatis untuk setiap benua.

e)

Dengan meningkatkan intensitas sinyal gempa melalui perhitungan ulang.

29.

Dalam perbandingan seismogram gempa yang terjadi di Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik, perbedaan paling mencolok biasanya terlihat pada...

a)

Pola amplitudo yang sama persis di kedua samudra.

b)

Waktu kedatangan gelombang yang berbeda karena jarak dan struktur bumi yang dilalui.

c)

Warna grafik seismogram yang menunjukkan karakter gempa.

d)

Durasi perekaman yang lebih lama di Atlantik dibandingkan Pasifik.

e)

Tingkat noise yang sama di semua stasiun tanpa pengaruh lokasi.

30.

Bagaimana seismogram membantu ilmuwan memahami mekanisme pelepasan energi selama gempa bumi global?

a)

Dengan merekam pola gelombang yang mencerminkan dinamika pergerakan patahan dan distribusi energi yang dilepaskan selama gempa.

b)

Dengan menunjukkan lokasi pasti pusat gempa tanpa perlu analisis lebih lanjut.

c)

Dengan menghitung jumlah getaran yang terjadi secara otomatis.

d)

Dengan mengisolasi gelombang S sehingga hanya energi gempa yang terekam.

e)

Dengan mengubah bentuk gelombang sehingga energi tampak lebih besar.

31.

Dalam mendesain sismograf sederhana untuk mendeteksi getaran bumi, komponen utama apa yang harus disiapkan untuk menangkap sinyal seismik secara efektif?

a)

Sensor getaran (accelerometer atau geophone)

b)

Termometer

c)

Barometer

d)

Mikroskop

e)

Kompas

32.

Dalam sismograf sederhana berbasis mekanis, komponen pegas dan massa digunakan untuk menciptakan sistem peredam. Apa peran utama pegas dalam sistem tersebut?

a)

Mengembalikan massa ke posisi semula setelah terjadi getaran

b)

Menyimpan data sinyal secara analog

c)

Mengubah sinyal mekanik menjadi sinyal digital

d)

Mengatur frekuensi pengambilan sampel data

e)

Menurunkan suhu sensor selama operasional

33.

Salah satu inovasi dalam desain sismograf sederhana adalah penggunaan sensor elektronik modern seperti accelerometer. Apa keuntungan utama penggunaan accelerometer dalam mendeteksi getaran gempa?

a)

Mampu mengukur percepatan dan amplitudo getaran dengan presisi tinggi

b)

Tidak memerlukan kalibrasi setelah pemasangan

c)

Hanya merespon getaran dengan frekuensi rendah

d)

Mengoperasikan tanpa memerlukan sumber listrik

e)

Menghasilkan data dalam bentuk visual langsung tanpa pengolahan tambahan

34.

Dalam rangka mengoptimalkan desain sismograf sederhana, sistem pencatat data (data logger) memiliki peran penting. Apa fungsi utama dari sistem pencatat ini?

a)

Merekam dan menyimpan sinyal getaran untuk analisis lebih lanjut

b)

Menampilkan sinyal secara langsung dalam bentuk grafik interaktif

c)

Mengubah sinyal analog menjadi suara untuk peringatan darurat

d)

Menghubungkan sismograf dengan internet secara otomatis

e)

Menyimpan data dalam bentuk fisik (hardcopy) tanpa digitalisasi

35.

Proses kalibrasi sangat penting dalam mendesain sismograf sederhana. Mengapa kalibrasi sensor (accelerometer atau geophone) diperlukan?

a)

Untuk memastikan sensor memberikan output yang akurat dan konsisten

b)

Agar sensor tidak terpengaruh oleh suhu lingkungan

c)

Untuk meningkatkan sensitivitas sensor tanpa batas

d)

Supaya sensor dapat langsung mengirim data ke server cloud

e)

Agar sensor dapat beroperasi tanpa daya listrik eksternal

36.

Dalam sismograf sederhana, transduser berperan dalam mengkonversi sinyal. Bagaimana mekanisme pengubahan sinyal mekanis menjadi sinyal listrik dalam alat ini?

a)

Menggunakan transduser yang mengkonversi getaran mekanik menjadi sinyal listrik

b)

Dengan menggunakan reaksi kimia untuk menghasilkan listrik

c)

Melalui perubahan suhu yang kemudian diubah menjadi sinyal digital

d)

Dengan memanfaatkan tekanan udara yang berubah selama gempa

e)

Dengan mengubah energi kinetik menjadi energi panas yang diukur secara elektronik

37.

Dalam proyek pembuatan sismograf sederhana untuk tujuan pendidikan, antarmuka visual (tampilan grafik) sangat membantu. Apa manfaat utama dari penyajian data seismik dalam bentuk grafik bagi siswa?

a)

Memudahkan visualisasi pola getaran dan pemahaman dinamika gempa

b)

Mengurangi kebutuhan akan sensor yang mahal

c)

Menghilangkan noise dari sinyal seismik secara otomatis

d)

Menjamin data tersimpan tanpa perlu analisis lebih lanjut

e)

Mengkonversi data seismik menjadi suara untuk peringatan dini

38.

Dalam desain sismograf sederhana, lingkungan sekitar dapat menghasilkan gangguan (noise) yang mempengaruhi data. Metode apa yang paling efektif untuk meminimalkan pengaruh noise tersebut?

a)

Menggunakan filter frekuensi dan isolasi mekanis pada sensor

b)

Meningkatkan ukuran sensor untuk menangkap semua getaran

c)

Mengabaikan data yang dipengaruhi noise tanpa pengolahan

d)

Mengoperasikan sismograf hanya pada malam hari

e)

Menambahkan lebih banyak sensor tanpa memperbaiki desain mekanis

39.

Pemilihan material untuk komponen mekanis sismograf, seperti pegas dan massa, harus mempertimbangkan daya tahan dan elastisitas. Material apa yang umumnya dipilih untuk komponen tersebut agar dapat menahan getaran berulang secara konsisten?

a)

Baja atau logam dengan sifat elastis dan kekuatan tinggi

b)

Plastik tipis yang ringan namun mudah patah

c)

Kaca yang transparan untuk visualisasi

d)

Kayu yang mudah terdeformasi

e)

Kain sintetis karena fleksibilitasnya

40.

Selain fungsinya dalam mendeteksi gempa, proyek mendesain sismograf sederhana memiliki nilai edukatif yang tinggi. Dalam konteks pendidikan, apa manfaat utama dari melibatkan siswa dalam proyek perancangan sismograf sederhana?

a)

Mengintegrasikan konsep fisika, elektronika, dan pemrograman secara praktis

b)

Hanya memberikan pengalaman membuat alat tanpa pemahaman teoritis

c)

Meningkatkan minat siswa hanya pada bidang teknik tanpa kaitan ilmu lainnya

d)

Menggantikan pembelajaran teori sepenuhnya dengan praktik langsung

e)

Menjadi sarana untuk kompetisi tanpa aplikasi nyata di lapangan

41.

Dalam upaya mengurangi dampak gempa bumi, salah satu solusi berbasis fisika adalah penerapan sistem peredam getaran (damping) pada struktur bangunan. Prinsip fisika apa yang mendasari penggunaan peredam getaran untuk mengurangi resonansi dan mencegah kerusakan struktural?

a)

Prinsip Kekekalan Energi

b)

Hukum Hooke

c)

Redaman getaran

d)

Efek Resonansi

e)

Prinsip Superposisi Gelombang

42.

Dalam rekayasa bangunan tahan gempa, pemilihan material dengan modulus elastisitas tinggi sangat krusial. Mengapa material dengan sifat elastis tinggi dipilih untuk konstruksi bangunan di daerah rawan gempa?

a)

Karena material tersebut mudah patah saat terjadi getaran

b)

Karena material tersebut mampu menyerap dan mendistribusikan energi secara merata

c)

Karena material tersebut memiliki massa jenis yang sangat rendah

d)

Karena material tersebut tidak menghantarkan getaran sama sekali

e)

Karena material tersebut memantulkan energi seismik kembali ke tanah

43.

Teknologi fondasi isolasi seismik telah diterapkan untuk meminimalkan dampak getaran gempa pada bangunan. Apa prinsip fisika utama yang digunakan dalam sistem isolasi seismik ini?

a)

Penggunaan pegas dan peredam untuk memutuskan transfer energi dari tanah ke bangunan

b)

Pemanfaatan bahan padat untuk menghentikan pergerakan tanah

c)

Penggunaan gaya magnet untuk menahan struktur bangunan

d)

Penggunaan isolator termal untuk mencegah ekspansi material

e)

Pemanfaatan sensor optik untuk mendeteksi getaran

44.

Sistem peringatan dini gempa memanfaatkan perbedaan kecepatan gelombang P dan S. Prinsip fisika apa yang mendasari pengukuran perbedaan waktu antara kedua gelombang tersebut untuk menentukan jarak episentrum?

a)

Hukum Newton

b)

Persamaan Gelombang

c)

Hukum Termodinamika

d)

Prinsip Relativitas

e)

Hukum Archimedes

45.

Dalam mendesain bangunan tahan gempa, penerapan konsep redaman energi (damping) sangat penting. Bagaimana prinsip redaman membantu mengurangi efek resonansi pada bangunan saat terjadi gempa?

a)

Dengan meningkatkan amplitudo getaran

b)

Dengan mengurangi frekuensi natural bangunan sehingga tidak sejalan dengan frekuensi gempa

c)

Dengan menyerap sebagian energi kinetik getaran dan mengubahnya menjadi panas

d)

Dengan menambah massa ekstra pada struktur bangunan

e)

Dengan memfokuskan energi gempa ke satu titik tertentu

46.

Analisis getaran dan frekuensi alami bangunan merupakan bagian penting dalam desain struktur tahan gempa. Mengapa penting untuk menghindari kesamaan antara frekuensi alami bangunan dengan frekuensi dominan gempa?

a)

Karena hal tersebut menyebabkan resonansi yang dapat meningkatkan amplitudo getaran

b)

Karena bangunan akan bergetar terlalu lambat

c)

Karena hal tersebut meningkatkan konsumsi energi listrik

d)

Karena bangunan akan menjadi terlalu kaku

e)

Karena hal tersebut membuat bangunan tidak stabil pada suhu tinggi

47.

Penggunaan bahan komposit dengan sifat redaman tinggi merupakan solusi inovatif untuk mengurangi dampak gempa. Apa keuntungan utama dari penggunaan bahan komposit dalam konstruksi bangunan tahan gempa?

a)

Bahan komposit memiliki densitas tinggi sehingga meningkatkan gaya gempa

b)

Bahan komposit mampu menyerap dan meredam energi getaran secara efektif

c)

Bahan komposit mudah terbakar sehingga harus dihindari

d)

Bahan komposit memiliki konduktivitas listrik yang rendah

e)

Bahan komposit memantulkan semua energi getaran kembali ke tanah

48.

Dalam perancangan jembatan dan infrastruktur penting lainnya di daerah rawan gempa, konsep distribusi beban sangat krusial. Bagaimana penerapan distribusi beban yang merata pada struktur dapat mengurangi risiko kegagalan saat terjadi gempa?

a)

Dengan membiarkan beban terkonsentrasi pada satu titik kritis

b)

Dengan mendistribusikan gaya gempa ke seluruh elemen struktur sehingga mengurangi konsentrasi tegangan

c)

Dengan mengabaikan analisis gaya sehingga struktur bergetar secara acak

d)

Dengan menambah massa

49.

Peningkatan akurasi deteksi gempa sangat bergantung pada teknologi sensor. Bagaimana penggunaan sensor optik dalam sistem deteksi getaran dapat meningkatkan keakuratan sistem peringatan dini gempa?

a)

Sensor optik mengukur perubahan suhu dengan sangat tepat

b)

Sensor optik mengkonversi perubahan intensitas cahaya akibat getaran menjadi data yang akurat

c)

Sensor optik hanya efektif di kondisi malam hari

d)

Sensor optik tidak terpengaruh oleh kecepatan cahaya

e)

Sensor optik menghasilkan data berupa suara yang mudah didengar

50.

Dalam mengurangi dampak gempa melalui perancangan struktur tahan gempa, penggunaan simulasi komputer berbasis fisika sangat vital. Apa manfaat utama dari penggunaan simulasi komputer dalam merancang dan menguji desain struktur tahan gempa?

a)

Simulasi komputer menggantikan seluruh pengujian lapangan tanpa perlu verifikasi

b)

Simulasi komputer memungkinkan analisis mendalam mengenai perilaku struktur di bawah berbagai skenario gempa tanpa risiko fisik

c)

Simulasi komputer meningkatkan biaya pengembangan struktur

d)

Simulasi komputer hanya berguna untuk visualisasi tanpa data analitis yang mendalam

e)

Simulasi komputer tidak dapat mengakomodasi variabel lingkungan secara realistis

51.

Apa yang dimaksud dengan frekuensi gelombang?

a)

Jarak antara dua puncak gelombang berturut-turut

b)

Waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus gelombang

c)

Jumlah siklus gelombang per satuan waktu

d)

Simpangan maksimum partikel dari posisi setimbang

e)

Kecepatan perambatan gelombang di medium

52.

Amplitudo gelombang menunjukkan apa?

a)

Panjang gelombang

b)

Frekuensi getaran

c)

Jumlah siklus per detik

d)

Simpangan maksimum partikel medium

e)

Kecepatan gelombang

53.

Periode (T) gelombang didefinisikan sebagai:

a)

Jarak antara dua titik sefase

b)

Waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus getaran

c)

Banyaknya gelombang yang merambat

d)

Simpangan maksimum getaran

e)

Energi yang dipindahkan oleh gelombang

54.

Kenapa struktur segitiga sering dipilih dalam desain tahan gempa?

a)

Memiliki massa lebih berat

b)

Memiliki frekuensi alami tinggi

c)

Menyebarkan gaya secara merata dan stabil

d)

Mudah dirakit tanpa sambungan

e)

Mengurangi gaya gravitasi

55.

Apa fungsi cross-bracing diagonal pada bangunan tahan gempa?

a)

Meningkatkan massa bangunan

b)

Mengurangi panjang gelombang

c)

Menambah kekakuan terhadap gaya lateral

d)

Meningkatkan amplitudo getaran

e)

Menurunkan frekuensi getaran

56.

Jika getaran mendekati frekuensi alami struktur, apa yang terjadi?

a)

Struktur menjadi lebih ringan

b)

Amplitudo getaran berkurang drastis

c)

Terjadi resonansi dengan peningkatan kerusakan

d)

Frekuensi alami menurun

e)

Gelombang berubah menjadi longitudinal

57.

Manakah berikut ini BUKAN parameter gelombang mekanik?

a)

Panjang gelombang (λ)

b)

Periode (T)

c)

Frekuensi (f)

d)

Amplitudo (A)

e)

Momen inersia (I)

58.

Mengapa base isolation digunakan pada bangunan tahan gempa?

a)

Untuk menambah massa fondasi

b)

Mengurangi energi getar yang diteruskan ke struktur

c)

Meningkatkan frekuensi alami bangunan

d)

Mengubah gelombang longitudinal menjadi transversal

e)

Memperbesar amplitudo gelombang

59.

Apa yang terjadi jika amplitudo getaran sangat besar?

a)

Gelombang menjadi tak terlihat

b)

Frekuensi getaran menurun

c)

Energi getar berkurang

d)

Risiko kerusakan struktur meningkat

e)

Struktur menjadi lebih fleksibel

60.

Parameter mana yang dapat diubah dengan menambah massa bangunan?

a)

Panjang gelombang

b)

Periode dan frekuensi alami struktur

c)

Amplitudo gelombang primer

d)

Tipe gelombang menjadi transversal

e)

Energi seismik total

61.

Saat simulasi getaran pada frekuensi rendah, model sumpit Anda terlihat bergoyang ringan tanpa retakan. Hal ini menunjukkan bahwa ...

a)

Amplitudo terlalu kecil untuk mempengaruhi struktur

b)

Frekuensi alami model lebih rendah daripada frekuensi getar

c)

Struktur sudah memasuki kondisi resonansi

d)

Sambungan antar sumpit terlalu kaku

e)

Pondasi model terlalu sempit

62.

Ketika frekuensi getar dinaikkan mendekati satu nilai tertentu, model sumpit tiba-tiba retak parah meski konstruksi terlihat kokoh. Fenomena ini disebut ...

a)

Interferensi

b)

Difraksi

c)

Resonansi

d)

Superposisi

e)

Dispersi

63.

Dalam pengujian, tim Anda menambahkan cross-bracing diagonal dari karet gelang di setiap sudut model. Tujuan penambahan ini adalah ...

a)

Mengurangi massa total model

b)

Menambah fleksibilitas sambungan

c)

Menurunkan frekuensi alami model

d)

Meningkatkan kekakuan lateral struktur

e)

Memperbesar panjang gelombang

64.

Siswa memperhatikan bahwa model dengan pondasi berbentuk segitiga lebih sedikit mengalami getaran vertikal dibandingkan pondasi kotak. Hal ini dikarenakan ...

a)

Pondasi segitiga memiliki luas lebih kecil

b)

Pondasi segitiga memusatkan massa di satu titik

c)

Pondasi segitiga mendistribusikan gaya ke tiga penjuru

d)

Pondasi kotak menyerap energi getar berlebihan

e)

Pondasi kotak meningkatkan resonansi vertikal

65.

Saat model dipasang di atas gelas berisi air untuk mensimulasikan tanah cair (liquefaction), struktur sumpit mudah miring. Ini terjadi karena ...

a)

Frekuensi alami bangunan menurun drastis

b)

Amplitudo gelombang permukaan mengecil

c)

Pondasi kehilangan dukungan lateral

d)

Getaran berubah menjadi gelombang longitudinal

e)

Massa model bertambah karena air

66.

Pada pengujian lanjutan, tim menaruh bola kecil di setiap lantai model. Ketika getaran terjadi, bola terlempar keluar. Hal ini memberi indikasi bahwa ...

a)

Frekuensi getar terlalu rendah untuk struktur

b)

Gaya inersia pada benda lepas akibat percepatan mendadak

c)

Struktur tidak mengalami resonansi

d)

Amplitudo terlalu kecil untuk memindahkan benda

e)

Pondasi tidak menyentuh shake table

67.

Menggunakan stik sumpit tipis untuk kolom utama, tim Anda melihat kolom tersebut menekuk lebih mudah. Ini menunjukkan bahwa ...

a)

Modulus elastisitas material terlalu tinggi

b)

Momen inersia kolom rendah sehingga kekakuan menurun

c)

Frekuensi alami kolom lebih kecil

d)

Massa kolom terlalu besar

e)

Amplitudo getar menurun

68.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, bagaimana prinsip konstruksi sumpit ini dapat diterapkan pada gedung bertingkat?

a)

Menggunakan kayu tipis untuk semua elemen struktur

b)

Membiarkan pondasi langsung di atas permukaan tanah tanpa isolasi

c)

Menambah peredam viskoelastik di setiap kolom untuk meredam getaran

d)

Mengurangi jumlah balok horizontal agar lebih ringan

e)

Memakai rangka segitiga hanya di atap

69.

Saat konstruksi miniatur diletakkan di sudut kelas yang terpajan di sebelah jendela, angin kencang membuat struktur bergetar. Mengapa struktur ini tidak langsung ambruk?

a)

Frekuensi angin jauh dari frekuensi alami struktur

b)

Amplitudo angin terlalu besar

c)

Cross-bracing diagonal mengurangi kecepatan angin

d)

Pondasi kaca menambah isolasi

e)

Panjang gelombang angin terlalu kecil

70.

Setelah uji beberapa kali, tim menambahkan lem ekstra di sambungan. Dampak langsungnya terhadap frekuensi alami model adalah ...

a)

Meningkat, karena kekakuan sambungan bertambah

b)

Menurun, karena massa model berkurang

c)

Tetap, karena lem hanya menambah massa minimal

d)

Berubah menjadi gelombang elektromagnetik

e)

Muncul gelombang baru dengan amplitudo berbeda

71.

Saat model stik sumpit diuji pada shake table, beberapa kolom utama bergeser namun tidak patah. Hal ini menandakan bahwa...

a)

Struktur terlalu kaku sehingga tidak menekuk

b)

Sambungan antar sumpit memiliki sifat elastis yang meredam getaran

c)

Frekuensi getar terlalu tinggi untuk mempengaruhi kolom

d)

Pondasi model tidak bersentuhan dengan meja getar

e)

Karet gelang menambah massa kolom

72.

Mengapa penggunaan rangka segitiga pada atap model membantu mengurangi risiko roboh?

a)

Karena segitiga memiliki lebih banyak sambungan dibanding segi empat

b)

Karena sudut segitiga selalu tepat 90°

c)

Karena segitiga mendistribusikan gaya tekan dan tarik secara seimbang

d)

Karena segitiga meningkatkan resonansi alami model

e)

Karena segitiga menambah massa model

73.

Dalam uji gempa, tim menambahkan lapisan busa antara model dan shake table. Fungsi lapisan ini adalah...

a)

Meningkatkan frekuensi getar

b)

Menambah massa model

c)

Mengurangi amplitudo getar yang ditransmisikan

d)

Mengubah gelombang longitudinal menjadi transversal

e)

Menstabilkan skala getar

74.

Saat model dijatuhkan dari ketinggian kecil sebelum pengujian, struktur tidak runtuh. Ini mengindikasikan bahwa...

a)

Getaran vertikal tidak berbahaya dibanding lateral

b)

Model memiliki frekuensi alami sangat tinggi

c)

Sambungan model cukup kuat menahan gaya impak vertikal kecil

d)

Pengaruh gravitasi tidak berperan dalam kegagalan struktur

e)

Pondasi model terlalu keras

75.

Mengapa penting memberi jarak antar lantai pada model sumpit?

a)

Untuk mengurangi jumlah stik yang digunakan

b)

Karena jarak menentukan periode alami model

c)

Agar shaker table bisa leluasa bergetar

d)

Untuk menambah massa model

e)

Supaya udara dapat bersirkulasi

76.

Pada struktur nyata, base isolation menggunakan bantalan elastomer. Prinsip kerjanya serupa dengan...

a)

Membuat pondasi segitiga dari sumpit

b)

Memasang lapisan busa di bawah model

c)

Menambah cross-bracing diagonal

d)

Menggunakan sumpit lebih panjang

e)

Mengurangi jumlah lantai model

77.

Saat model diuji di frekuensi tinggi, bagian atas atap terlepas duluan. Ini karena...

a)

Massa atap lebih ringan dibanding lantai bawah

b)

Frekuensi tinggi hanya mempengaruhi objek ringan

c)

Sambungan atap kurang diperkuat sehingga resonansi lokal terjadi lebih mudah

d)

Gelombang longitudinal hanya bekerja di bagian atas

e)

Karet gelang hanya dipasang di kolom bawah

78.

Dalam diskusi, siswa menyarankan memotong sumpit menjadi beberapa bagian agar...

a)

Struktur terlihat lebih rapi

b)

Frekuensi alami model lebih mudah diatur

c)

Lebih sedikit lem yang digunakan

d)

Gaya gravitasi menurun

e)

Gelombang menjadi lebih cepat merambat

79.

Saat mengevaluasi desain, siswa mengukur simpangan puncak model dengan kamera slow-motion. Hal ini memudahkan...

a)

Menentukan massa model

b)

Menghitung panjang gelombang

c)

Menilai amplitudo getar tanpa menghitung langsung

d)

Mengubah jenis gelombang

e)

Mengurangi resonansi

80.

Apa keuntungan menggunakan stik sumpit sebagai bahan eksperimen bangunan tahan gempa di kelas?

a)

Sumpit memiliki warna yang uniform

b)

Bahan murah, mudah direkatkan, dan aman untuk siswa

c)

Kekuatan mekaniknya sama dengan beton bertulang

d)

Sumpit hanya menghasilkan gelombang transversal

e)

Sumpit tidak mengalami kelelahan material

81.

Saat menambah karet gelang di sambungan vertikal, tim menyadari bahwa struktur jadi lebih lentur tapi getaran teredam lebih baik. Ini menunjukkan bahwa...

a)

Damping (peredaman) dapat mengurangi amplitudo gelombang tanpa mengubah frekuensi alami signifikan

b)

Penambahan karet gelang meningkatkan massa model sehingga menurunkan periode

c)

Struktur menjadi lebih kaku karena karet gelang bersifat elastis

d)

Frekuensi alami naik sehingga model tak terkena resonansi

e)

Gelombang berubah dari longitudinal ke transversal

82.

Pada uji lanjut, tim menukar posisi pondasi segitiga ke bentuk persegi panjang. Hasilnya, model lebih banyak bergetar lateral. Hal ini karena...

a)

Persegi panjang memiliki lebih sedikit simpul sambungan

b)

Pondasi persegi panjang memiliki momen inersia lebih kecil terhadap getaran lateral

c)

Struktur segitiga bekerja sebagai struktur hiperstatik

d)

Pondasi persegi memusatkan gaya di satu titik

e)

Persegi panjang meningkatkan resonansi vertikal

83.

Saat mencoba simulasi “aftershock” (getaran susulan), tim melihat model yang mulai retak pada sambungan bawah setelah beberapa detik. Ini mengindikasikan...

a)

Frekuensi aftershock cocok dengan frekuensi alami pondasi

b)

Daya tahan material sumpit menurun setelah getaran pertama

c)

Amplitudo getaran aftershock lebih kecil sehingga retakan lambat muncul

d)

Energi getar diteruskan lebih besar ke sambungan bawah

e)

Pondasi segitiga tak efektif untuk getaran susulan

84.

Dalam diskusi, siswa mengusulkan menambahkan “mass damper” berupa pemberat kecil pada atap model. Tujuan utamanya adalah...

a)

Meningkatkan frekuensi alami struktur secara keseluruhan

b)

Menurunkan frekuensi alami atap sehingga menghindari resonansi dengan shake table

c)

Mengubah getaran longitudinal menjadi transversal

d)

Meningkatkan amplitudo gelombang lokal

e)

Mengurangi massa total bangunan di bawah atap

85.

Tim menemukan bahwa model dengan dua lantai lebih rawan rubuh ketimbang satu lantai. Ini karena...

a)

Dua lantai menggandakan massa sehingga menurunkan frekuensi natural di daerah sambungan

b)

Getaran vertikal menurun di lantai atas

c)

Sambungan lantai tengah berfungsi sebagai peredam berlebih

d)

Struktur segitiga kehilangan keefektifannya pada banyak level

e)

Massa lantai atas menambah inersia sehingga lebih stabil

86.

Saat menambahkan “shear wall” mini (panel kaku dari kertas tebal) di salah satu sisi, model menunjukkan respons gempa yang lebih baik. Fungsi shear wall di sini adalah...

a)

Mengurangi massa total model

b)

Menambah stiffness terutama terhadap gaya lateral satu arah

c)

Meredam getaran

87.

model menunjukkan respons gempa yang lebih baik. Fungsi shear wall di sini adalah...

a)

Mengurangi massa total model

b)

Menambah stiffness terutama terhadap gaya lateral satu arah

c)

Meredam getaran vertikal

d)

Meningkatkan panjang gelombang lokal

e)

Mengurangi periode getaran menjadi nol

88.

Siswa menempatkan model di atas busa berlapis sebelum shake table. Walau amplitude getar menurun, frekuensi getar yang diterima struktur tetap sama. Hal ini memperlihatkan bahwa...

a)

Damping mengubah frekuensi alami struktur

b)

Peredaman hanya mempengaruhi amplitudo, tidak frekuensi

c)

Frekuensi gempa di bumi tak pernah berubah

d)

Busa berfungsi sebagai isolator frekuensi

e)

Pondasi kaku mengabaikan peredam busa

89.

Dalam skenario gempa nyata, kota berada di tanah aluvial lunak. Jika model dipindahkan dari permukaan keras ke media lunak, apa yang terjadi pada respons getarnya?

a)

Frekuensi alami model naik

b)

Amplitudo getar menurun drastis

c)

Getaran cenderung merambat lebih lambat dan amplitudo meningkat

d)

Gelombang berubah menjadi gelombang elektromagnetik

e)

Model tak lagi terpengaruh oleh shake table

90.

Saat merancang sambungan, siswa membandingkan lem kayu murni dengan campuran lem dan isolasi. Mereka menemukan model dengan isolasi lebih tahan retak. Ini karena...

a)

Isolasi menambah massa dan rigidity sambungan

b)

Isolasi bersifat elastis sehingga menyerap energi getar lebih baik

c)

Lem kayu murni mengikis sumpit

d)

Isolasi menghambat getaran longitudinal

e)

Isolasi meningkatkan panjang gelombang

91.

Setelah serangkaian uji, tim membuat grafik hubungan amplitudo terhadap frekuensi uji. Mereka melihat puncak amplitudo pada frekuensi tertentu. Puncak ini disebut...

a)

Frekuensi harmonik

b)

Frekuensi alami (natural frequency)

c)

Frekuensi cutoff

d)

Frekuensi band-reject

e)

Frekuensi modulasi

92.

Kondisi: Saat uji getar, salah satu kelompok menggunakan sambungan dengan tambahan “peredam viskoelastik” berupa lapisan karet tipis. Soal: Jelaskan bagaimana peredam viskoelastik tersebut mempengaruhi energi getar yang diteruskan ke struktur, dan pilih jawaban paling tepat.

a)

Menambah massa struktur sehingga mengurangi frekuensi alami

b)

Mengubah gelombang mekanik menjadi gelombang elektromagnetik

c)

Menyerap sebagian energi getar, menurunkan amplitudo masuk ke struktur

d)

Memantulkan gelombang sehingga energi kembali ke shake table

e)

Meningkatkan kekakuan sambungan dengan mengunci pergerakan

93.

Kondisi: Dua model identik diuji; satu dipasang pada “tanah keras” (tripleks), satu pada “tanah lunak” (busur busa). Model di tanah lunak tampak bergetar lebih besar. Soal: Manakah penjelasan mekanisme fisika yang paling tepat?

a)

Medium lunak menambah kekakuan model sehingga frekuensi alami naik

b)

Medium lunak memfokuskan gelombang sehingga amplitudo lokal meningkat

c)

Tanah lunak mengurangi massa model sehingga frekuensi getar menurun

d)

Gelombang longitudinal berubah menjadi transversal di medium lunak

e)

Getaran di medium lunak dipantulkan sepenuhnya ke struktur

94.

Kondisi: Tim menambahkan “mass damper” sederhana berupa bola besi kecil di atap model. Setelah itu, resonansi pada frekuensi percobaan bergeser ke nilai lebih rendah. Soal: Bagaimana perubahan massa ini memengaruhi frekuensi alami, dan apa implikasinya bagi desain?

a)

Frekuensi alami naik, sehingga risiko resonansi menurun

b)

Frekuensi alami turun, sehingga perlu menghindari interval getar baru

c)

Frekuensi alami tetap, tapi amplitudo berkurang

d)

Frekuensi alami turun, menghilangkan resonansi sepenuhnya

e)

Frekuensi alami tidak relevan dengan massa

95.

Kondisi: Satu kelompok gagal memperhitungkan distribusi massa vertikal dan menumpuk terlalu banyak sumpit di lantai atas. Saat getar, lantai atas runtuh lebih dahulu. Soal: Apa prinsip statika dan dinamika struktur yang terlanggar, serta solusinya?

a)

Prinsip momen inersia—kurangi massa vertikal untuk menaikkan frekuensi alami

b)

Prinsip kekekalan energi—tambah massa agar struktur stabil

c)

Hukum Hooke—kurangi stiffness rangka atas

d)

Hukum Newton II—kurangi percepatan gravitasi

e)

Prinsip superposisi—hapus getaran dasar

96.

Kondisi: Dua desain sumpit: satu menggunakan cross-bracing saja, satu menggunakan cross-bracing plus “shear wall” kertas. Pada uji geser lateral, desain kedua menahan beban lebih besar. Soal: Mengapa kombinasi bracing dan shear wall lebih efektif?

a)

Karena shear wall mengurangi massa total

b)

Karena kombinasi meningkatkan faktor d dan meredam energi lebih banyak

c)

Karena cross-bracing membuat struktur hiperstatik

d)

Karena shear wall menambah frekuensi alami tanpa mempengaruhi stiffness

e)

Karena cross-bracing dan shear wall menciptakan resonansi ganda

97.

Prinsip fisika mana yang menjelaskan perbedaan ini?

a)

Prinsip buoyancy—getaran permukaan air mengubah mode getar

b)

Hukum Pascal—tekanan air menstabilkan struktur

c)

Hukum Archimedes—inersia ponton menambah stiffness

d)

Prinsip resonansi—mode natural ponton terpisah dari struktur

e)

Hukum Boyle—perubahan tekanan udara mempengaruhi getaran

98.

Bagaimana Anda memodifikasi desain untuk mengatasi retakan ini?

a)

Mengurangi jumlah diagonal untuk fleksibilitas

b)

Menambahkan lebih banyak diagonal paralel

c)

Mengganti sumpit dengan kayu keras untuk meningkatkan E (modulus elastisitas)

d)

Mengurangi jumlah sambungan untuk mengurangi titik lemah

e)

Menambah massa di sudut diagonal

99.

Apa keuntungan utama memadukan simulasi numerik dengan eksperimen fisik dalam konteks ini?

a)

Mengurangi waktu eksperimen ke nol

b)

Menjamin hasil eksperimen selalu memenuhi teori

c)

Memungkinkan iterasi desain lebih cepat dan identifikasi mode kritis tanpa menghancurkan semua model

d)

Menghilangkan kebutuhan penggunaan stir sumpit

e)

Mengganti semua pengujian fisik dengan simulasi

100.

Apa aspek terpenting yang harus mereka komunikasikan kepada insinyur sipil agar rekomendasi dapat diimplementasikan secara efektif?

a)

Perincian jumlah sumpit yang digunakan

b)

Nilai frekuensi uji pada shake table

c)

Prinsip mekanika struktur (frekuensi alami, damping, stiffness) dan bagaimana desain eksperimen meniru kondisi sungguhan

d)

Jenis lem dan karet gelang yang dipakai

e)

Warna dan estetika model