WorksheetsUH SEMESTER GENAP SENI TARI KELAS 7
Total questions: 52
Worksheet time: 1hrs 16mins
Berdasarkan deskripsi tersebut, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan mendasar antara fungsi dan karakteristik tari pada Zaman Hindu-Budha dan Zaman Islam di Nusantara?
Zaman Hindu-Buddha lebih menekankan pada aspek hiburan, sementara Zaman Islam lebih fokus pada ritual keagamaan.
Tari pada Zaman Hindu-Buddha didominasi oleh gerakan yang dinamis dan terbuka, sedangkan pada Zaman Islam cenderung lebih statis dan tertutup.
Sumber inspirasi utama tari pada Zaman Hindu-Buddha adalah mitologi Hindu-Buddha, sementara pada Zaman Islam lebih dipengaruhi oleh kesenian Arab dan Persia.
Fungsi tari pada Zaman Hindu-Buddha terintegrasi dengan praktik keagamaan dan kekuasaan, sementara pada Zaman Islam terjadi penyesuaian nilai-nilai Islam dalam ekspresi tari.
Apa fungsi utama tari pada masa Hindu-Buddha di Indonesia?
Sebagai media hiburan dalam pertunjukan rakyat
Sebagai sarana dakwah penyebaran agama Islam
Sebagai bagian dari ritual keagamaan dan pemujaan dewa
Sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan
Jika seorang siswa ditugaskan untuk menganalisis fungsi tari yang ditampilkan pada gambar tersebut dalam sebuah acara penyambutan tamu mancanegara di Bali, maka fungsi tari tersebut termasuk ke dalam…
Tari sebagai sarana hiburan rakyat tradisional
Tari sebagai sarana ritual dan religi
Tari sebagai seni pertunjukan professional
Tari sebagai sajian wisata budaya
Analisislah bagaimana perbedaan dalam penggunaan unsur tenaga dan waktu oleh kedua penari tersebut paling signifikan mempengaruhi interpretasi dan kesan visual dari gerakan yang sama?
Perbedaan tenaga lebih memengaruhi jangkauan ruang yang dieksplorasi, sementara perbedaan waktu mempengaruhi ritme gerakan.
Perbedaan waktu lebih mempengaruhi tingkat kesulitan gerakan, sementara perbedaan tenaga memengaruhi keluwesan penari.
Perbedaan tenaga memengaruhi kualitas ekspresi gerakan menjadi lebih dinamis atau statis, sementara perbedaan waktu memengaruhi tempo dan intensitas emosi yang disampaikan.
Perbedaan waktu mempengaruhi jumlah putaran yang dapat dilakukan, sementara perbedaan tenaga mempengaruhi keseimbangan penari saat bergerak.
Analisislah bagaimana perbedaan dalam penggunaan unsur ruang (dalam konteks arah dan level tubuh) pada kedua posisi tersebut paling signifikan berkontribusi pada interpretasi dan makna ekspresif dari tarian secara keseluruhan?
Perbedaan arah pandangan menunjukkan fokus emosi yang berbeda, sementara perbedaan posisi lengan menunjukkan perbedaan tenaga yang dikeluarkan.
Perbedaan level tubuh (tinggi vs. rendah) menciptakan kontras visual yang menarik, sementara perbedaan arah lengan menunjukkan transisi antar gerakan.
Perbedaan level tubuh mengindikasikan perubahan dinamika dan intensitas emosi (misalnya, tinggi = semangat, rendah = sedih/tertekan), sementara perbedaan arah dan jangkauan lengan mengeksplorasi ruang gerak yang berbeda dan dapat menyampaikan maksud yang berbeda (terbuka vs. tertutup).
Perbedaan arah pandangan dan posisi lengan semata-mata menunjukkan variasi estetika dalam koreografi tanpa mempengaruhi makna ekspresif.
Analisislah bagaimana perbedaan sikap tangan pada Gambar A dan Gambar B paling signifikan memengaruhi penyampaian makna dan ekspresi dalam sebuah tarian?
Gambar A menunjukkan sikap menerima, sementara Gambar B menunjukkan sikap menolak.
Gambar A lebih fokus pada keindahan visual, sementara Gambar B lebih menekankan pada kekuatan gerakan.
Gambar A sering digunakan untuk menggambarkan kelembutan dan keluhuran, sementara Gambar B dapat melambangkan kekuatan, kemarahan, atau tekad.
Gambar A menunjukkan gerakan yang lambat dan halus, sementara Gambar B menunjukkan gerakan yang cepat dan dinamis.
Analisislah bagaimana aspek visual dan gerak dalam Tari Saman, seperti yang terlihat pada gambar, paling kuat merefleksikan nilai keharmonisan dan keberagaman dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Aceh?
Kekompakan gerakan yang serempak menunjukkan nilai kepatuhan dan ketaatan kepada pemimpin.
Ekspresi wajah yang khidmat mencerminkan nilai-nilai ketuhanan yang mendasari setiap aspek kehidupan.
Gerakan tepuk dada dan paha yang ritmis melambangkan semangat perjuangan dan keberanian masyarakat.
Sinkronisasi gerakan antar penari yang beragam usia dan latar belakang menunjukkan nilai kebersamaan (keharmonisan) dan persatuan meskipun berbeda-beda (keberagaman).
Jika tujuan utama kelompok tari adalah untuk secara efektif mengevaluasi dan menyampaikan nilai kemanusiaan yang universal dan penghargaan terhadap keberagaman yang kaya di Indonesia kepada penonton, konsep koreografi manakah yang lebih tepat untuk dipilih dan mengapa?
Konsep A lebih tepat karena secara eksplisit menampilkan keberagaman melalui representasi visual kelompok masyarakat yang berbeda.
Konsep A lebih tepat karena penggambaran aktivitas sehari-hari akan lebih mudah dipahami dan diidentifikasi oleh penonton dari berbagai kalangan.
Konsep B lebih tepat karena narasi cerita rakyat yang kuat akan lebih efektif dalam menyampaikan pesan moral tentang kemanusiaan.
Konsep B lebih tepat karena fokus pada interaksi antar tokoh dan resolusi konflik akan lebih mendalam mengeksplorasi nilai kemanusiaan di tengah perbedaan.
Berdasarkan deskripsi tersebut, elemen komposisi tari kelompok yang paling menonjol adalah...
Desain dramatic
Tema
Desain lantai
Rias dan busana
Analisislah bagaimana perbedaan penekanan pada desain atas (Ide 1) dan desain lantai (Ide 2) akan paling signifikan mempengaruhi interpretasi penonton terhadap tema kepahlawanan yang ingin disampaikan?
Ide 1 akan lebih menonjolkan aspek kekuatan fisik dan semangat individual pahlawan, sementara Ide 2 akan lebih menggambarkan perjuangan kolektif dan strategi kelompok.
Ide 1 akan menciptakan visual yang lebih menarik dan dinamis, sementara Ide 2 akan lebih mudah dipahami alur ceritanya.
Ide 1 akan lebih sesuai untuk pertunjukan di panggung yang besar, sementara Ide 2 lebih fleksibel untuk berbagai ukuran ruang pertunjukan.
Ide 1 akan lebih membutuhkan kemampuan teknik melompat yang tinggi dari penari, sementara Ide 2 akan lebih membutuhkan koordinasi antar penari dalam formasi.
Analisislah bagaimana perubahan distribusi jumlah penari di ketiga zona panggung dari waktu ke waktu paling signifikan menggambarkan perkembangan desain dramatik dalam tema perjuangan tersebut?
Terjadi peningkatan jumlah penari di Zona C pada akhir pertunjukan, yang menunjukkan kemenangan akhir dalam perjuangan.
Jumlah penari di Zona A selalu mendominasi di awal dan akhir, menunjukkan kekuatan utama yang stabil sepanjang perjuangan.
Terjadi pergerakan jumlah penari yang fluktuatif antar zona, menggambarkan dinamika perjuangan yang meliputi perpecahan, harapan yang muncul, dan perubahan kekuatan.
Jumlah total penari selalu berjumlah 10, menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan formasi, kekuatan kelompok tetap utuh.
Berdasarkan deskripsi dan ilustrasi tersebut, analisislah perbedaan mendasar dalam variasi desain gerak yang diterapkan pada Ilustrasi 1 dan Ilustrasi 2 dalam konteks komposisi tari kelompok.
Ilustrasi 1 menunjukkan desain gerak berimbang, sementara Ilustrasi 2 menunjukkan desain gerak berurutan/bergantian.
Ilustrasi 1 menunjukkan desain gerak serempak, sementara Ilustrasi 2 menunjukkan desain gerak selang-seling.
Ilustrasi 1 menekankan pada kesatuan gerak, sementara Ilustrasi 2 menekankan pada perbedaan peran antar kelompok dalam waktu yang berbeda.
Ilustrasi 1 menciptakan kesan visual yang statis, sementara Ilustrasi 2 menciptakan kesan visual yang dinamis dan berirama.
Bacalah deskripsi berikut ini ! "Dalam sebuah tarian, sekelompok penari dibagi menjadi dua bagian yang sama besar. Ketika satu bagian penari bergerak ke kanan, bagian penari lainnya bergerak ke kiri dengan gerakan yang sama namun berlawanan arah secara simultan." Deskripsi tersebut paling tepat menggambarkan variasi desain gerak tari kelompok...
Serempak (Union)
Berimbang (Balance)
Berurutan/bergantian (Canon)
Selang-seling (Alternate)
Bacalah deskripsi berikut ini ! "Dalam sebuah bagian tarian, penari pertama melakukan sebuah rangkaian gerakan. Setelah penari pertama menyelesaikan sebagian gerakannya, penari kedua mulai melakukan rangkaian gerakan yang sama, diikuti oleh penari ketiga, dan seterusnya, menciptakan efek susul-menyusul." Deskripsi tersebut paling tepat menggambarkan variasi desain gerak tari kelompok...
Serempak (Union)
Berimbang (Balance)
Berurutan/bergantian (Canon)
Selang-seling (Alternate)
Bacalah deskripsi berikut ini! "Dalam sebuah pertunjukan tari, cahaya berwarna biru lembut menerangi panggung saat para penari muncul dengan busana berwarna putih dan menciptakan suasana yang tenang, syahdu, atau bahkan melankoli." Berdasarkan deskripsi tersebut, unsur pendukung tari yang paling menonjol dalam menciptakan suasana adalah...
(a)
Berdasarkan deskripsi tersebut, unsur pendukung tari yang paling menonjol dalam menciptakan suasana adalah...
Iringan music
Tata rias dan busana
Tata panggung
Tata lampu
Analisislah bagaimana kombinasi unsur tata lampu dan tata panggung dalam gambar tersebut paling signifikan berkontribusi pada interpretasi emosi dan suasana yang ingin disampaikan dalam tarian?
Tata lampu merah menciptakan kontras dengan kostum hitam, menonjolkan gerak penari, sementara tata panggung minimalis menghemat biaya produksi.
Tata lampu merah memberikan kesan dramatis dan intens, mungkin melambangkan amarah atau bahaya, sementara tata panggung yang tertekan memperkuat perasaan sempit dan terkurung.
Tata lampu merah membuat penari terlihat lebih menarik, sementara tata panggung yang sederhana tidak mengganggu fokus penonton pada gerakan.
Tata lampu merah adalah pilihan artistik yang subjektif, dan tata panggung minimalis adalah tren desain dalam seni pertunjukan.
Jika tujuan utama pertunjukan adalah untuk menciptakan pengalaman imersif bagi penonton yang merasakan suasana hutan belantara secara kuat, konsep penggunaan unsur pendukung tari manakah yang lebih efektif dan mengapa?
Konsep A lebih efektif karena penggunaan elemen dan suara alam akan secara langsung membawa penonton ke dalam suasana hutan.
Konsep A lebih efektif karena keseragaman warna busana dan tata lampu akan menciptakan harmoni visual yang menenangkan seperti di alam.
Konsep B lebih efektif karena penggunaan elemen akan memberikan interpretasi yang lebih simbolis dan tentang hutan belantara.
Konsep B lebih efektif karena perubahan tata lampu dan musik elektronik akan menciptakan dinamika dan kejutan yang mewakili bahaya di hutan.
Jika Gambar 1 menggambarkan tahap penentuan ide dan pencarian, maka Gambar 2 paling tepat menggambarkan tahap...
Pembentukan Gerak
Improvisasi
Evaluasi
Penyusunan Gerak
Tahapan selanjutnya dalam proses penciptaan karya tari kreasi yang paling tepat untuk dilakukan oleh koreografer tersebut adalah...
Penyajian karya tari kepada publik untuk mendapatkan umpan balik.
Pembentukan gerak berdasarkan catatan fenomena alam dan emosi yang telah dikumpulkan.
Penyusunan gerak menjadi rangkaian yang utuh dan memiliki alur dramatik.
Melakukan latihan intensif dengan para penari untuk menghafal gerakan yang sudah ada.
Pernyataan berikut ini yang paling betul dengan gambar kostum tari di atas adalah ….
Tari Blantek adalah salah satu tarian adat masyarakat Betawi di Jakarta yang menggunakan iringan musik Betawi sebagai ciri khasnya
Tari Pendet merupakan tari penyambutan para tamu dari Bali. Tari ini juga berfungsi sebagai penjemput para dewa yang datang ke Marcapada dalam upacara odalan.
Tari Pajoge merupakan tari istana Gowa yang ditarikan oleh dua belas penari wanita yang berumur sekitar 15 tahun.
Tari Serimpi merupakan tari putri dari Yogyakarta yang dibawakan oleh empat orang penari wanita yang mengenakan busana sama, keempat penari dengan teknik tari putri yang halus.
Sekelompok wisatawan mancanegara terlihat antusias menyaksikan pertunjukan tari dengan gerakan dinamis dan kostum warna-warni di sebuah pusat kebudayaan. Mereka mengambil banyak foto dan video selama pertunjukan berlangsung.
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tahap Eksplorasi dan Improvisasi
Musik atau Iringan
Tenaga
Dua orang penari bergerak secara bersamaan melakukan gerakan yang sama, namun penari pertama melakukannya dengan sangat cepat dan tiba-tiba, sementara penari kedua melakukannya dengan lebih lambat dan mengalir.
Tarian ini sangat unik karena tidak menggunakan alat musik pengiring, melainkan hanya mengandalkan tepukan tangan, tepukan dada, petikan jari, dan hentakan kaki para penarinya yang dilakukan secara ritmis dan sinkron. Syair-syair dalam Tari ini umumnya menggunakan bahasa Gayo dan seringkali mengandung nilai-nilai keagamaan, pendidikan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan.
Gerakan para penari yang awalnya serempak tiba-tiba pecah menjadi gerakan yang kacau, kemudian perlahan kembali menyatu dalam gerakan yang harmonis diiringi perubahan musik dari teratur menjadi tidak beraturan lalu kembali teratur.
Koreografer memberikan kebebasan kepada para penari untuk mengeksplorasi berbagai kualitas gerakan berdasarkan tema yang telah ditentukan, tanpa memberikan batasan bentuk gerak yang spesifik.
Pada Zaman Pasca Kemerdekaan, seni tari Indonesia terus berkembang dengan munculnya berbagai genre tari kreasi kontemporer yang sepenuhnya mеlepaskan diri dari akar tradisional dan hanya mengikuti tren global.
Penggunaan kombinasi gerak murni dan gerak maknawi secara seimbang dalam sebuah koreografi dapat menciptakan lapisan makna yang lebih kaya, di mana bentuk dan ekspresi emosional saling memperkuat satu sama lain.
Keberagaman budaya Indonesia tercermin dalam berbagai gaya gerak, kostum, dan musik pengiring tari tradisional dari berbagai daerah, namun nilai-nilai inti yang terkandung di dalamnya cenderung seragam.
Pelestarian seni tari tradisional sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui program-program kebudayaan dan pendidikan.
Sekelompok penari dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama melakukan gerakan melompat ke depan, kemudian kembali ke tempat semula, sementara bagian kedua melakukan gerakan yang sama persis setelah bagian pertama selesai. Ini merupakan contoh desain gerak Berurutan/bergantian (Canon).
Sebuah kelompok tari berjumlah lima orang bergerak membentuk pola lantai yang berubah-ubah di atas panggung. Pola-pola ini meliputi garis lurus, segitiga, dan lingkaran yang menggambarkan formasi pasukan. Aspek komposisi tari yang paling menonjol dalam deskripsi ini adalah …
Seorang penari melakukan serangkaian gerakan yang awalnya mengalir lembut, kemudian tiba-tiba berubah menjadi gerakan yang kuat dan terhentak-hentak, mencerminkan perubahan emosi dari kesedihan mendalam menjadi kemarahan. Perubahan kualitas pelaksanaan gerakan ini secara signifikan mengevaluasi unsur pokok.
di gerakan yang kuat dan terhentak-hentak, mencerminkan perubahan emosi dari kesedihan mendalam menjadi kemarahan. Perubahan kualitas pelaksanaan gerakan ini secara signifikan mengevaluasi unsur pokok tari yaitu …
Dalam pertunjukan tari tradisional yang menggambarkan cerita rakyat, seorang penari mengangkat tangan ke atas sambil menatap jauh ke depan untuk menggambarkan tokoh sedang mencari sesuatu. Gerakan tersebut termasuk dalam jenis Gerak ….
Seorang penata tari ingin menampilkan suasana magis dalam pertunjukan tari bertema legenda. Ia menggunakan cahaya redup berwarna ungu kebiruan yang fokus pada penari utama. Unsur pendukung tari yang sedang dimanfaatkan dalam kasus tersebut adalah …
Seorang siswa ingin membuat tarian bertema lingkungan. Setelah menentukan ide, ia mulai mencoba berbagai gerak yang menggambarkan air, tanah, dan tumbuhan melalui improvisasi. Tahap proses penciptaan karya tari yang sedang dilakukan siswa tersebut adalah …
Berdasarkan gambar (yang Anda bayangkan) dan pengetahuan Anda, jelaskan secara singkat dua perbedaan utama antara seni tari pada Zaman Prasejarah dan Zaman Hindu-Budha di Indonesia.
Berikan contoh gerak murni dan gerak maknawi dalam tari tradisional dan jelaskan perbedaannya!
Jelaskan peran desain lantai dan desain atas dalam komposisi tari kelompok serta bagaimana keduanya mempengaruhi keseluruhan pertunjukan!
Jelaskan bagaimana tata lampu dan tata suara dapat mempengaruhi suasana dan makna dalam sebuah pertunjukan tari!
Jelaskan mengapa tahap improvisasi dan evaluasi sangat penting dalam proses penciptaan karya tari berdasarkan cerita di atas!
1. D. Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
2. C. Musik Atau Iringan
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
3. D. Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
4. C. Musik Atau Iringan
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
5. C. Musik Atau Iringan
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
6. C. Musik Atau Iringan
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
7. D. Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
8. D. Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
9. C. Musik Atau Iringan
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
10. A. Waktu
Seni Tari Sebagai Sajian Wisata
Waktu
Tari Saman
Musik Atau Iringan
Tahap Eksplorasi Dan Improvisasi
