wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH Rado FM

Total questions: 60

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari antena dalam sistem radio penerima FM?

a)

Mengirimkan sinyal

b)

Menangkap sinyal RF

c)

Menyaring frekuensi audio

d)

Menguatkan sinyal IF

e)

Mendeteksi suara

2.

Bagian penerima FM yang memperkuat sinyal antara sebelum dideteksi adalah...

a)

Audio amplifier

b)

Antena

c)

 IF amplifier

d)

Speaker

e)

Dioda detektor

3.

Mixer berfungsi untuk...

a)

Menggabungkan audio dan RF

b)

Mengurangi noise

c)

Menghasilkan sinyal IF

d)

Menguatkan sinyal audio

e)

Mengatur volume suara

4.

Detektor pada penerima FM digunakan untuk...

a)

Menyaring sinyal

b)

Mengubah RF menjadi IF

c)

Mengambil informasi dari sinyal FM

d)

Menguatkan suara

e)

Mengatur frekuensi osilator

5.

Audio amplifier berfungsi untuk...

a)

Mengatur frekuensi

b)

Menangkap sinyal RF

c)

Memperkuat sinyal suara

d)

Mengubah sinyal menjadi suara

e)

Menggabungkan frekuensi

6.

Frekuensi IF (Intermediate Frequency) dalam penerima FM adalah...

a)

455 kHz

b)

10,7 MHz

c)

88 MHz

d)

108 MHz

e)

2,4 GHz

7.

Osilator lokal bekerja bersama mixer untuk menghasilkan...

a)

Audio

b)

Tegangan tinggi

c)

Frekuensi antara (IF)

d)

Sinyal pembawa

e)

 Amplitudo

8.

Komponen pertama yang menerima sinyal siaran FM adalah...

a)

Antena

b)

 Speaker

c)

Audio amplifier

d)

Dioda

e)

 Demodulator

9.

Audio amplifier biasanya menerima input dari...

a)

Antena

b)

Detektor

c)

Mixer

d)

IF amplifier

e)

Osilator

10.

Tujuan utama dari sistem superheterodyne adalah...

a)

Mengurangi audio

b)

Menurunkan efisiensi

c)

Memperbesar sinyal RF

d)

Mengubah sinyal suara

e)

Meningkatkan kualitas penerimaan

11.

Komponen utama dalam sistem radio penerima FM antara lain...

a)

Antena

b)

Osilator lokal

c)

 Mixer

d)

Pembangkit frekuensi

e)

Audio amplifier

12.

Komponen yang bertugas mengubah frekuensi RF menjadi frekuensi menengah (IF) adalah...

a)

 Detektor

b)

 Antena

c)

 Osilator

d)

Mixer

e)

Audio amplifier

13.

Ketidakstabilan osilator lokal dalam penerima FM dapat menyebabkan...

a)

Suara bising

b)

Hilangnya sinyal

c)

Gangguan IF

d)

Penurunan sensitivitas

e)

Tidak berfungsinya antena

14.

Informasi dalam sinyal FM dibawa oleh perubahan...

a)

Amplitudo

b)

Waktu

c)

Frekuensi

d)

Daya

e)

Tegangan

15.

Jika IF amplifier rusak, maka gejala utamanya adalah...

a)

Tidak ada sinyal yang ditangkap

b)

Suara pecah

c)

Tidak ada suara atau suara sangat kecil

d)

Tidak bisa tuning

e)

Speaker panas

16.

Sinyal FM lebih tahan noise karena...

a)

Menggunakan antena besar

b)

Detektor amplitudo

c)

Informasi dibawa oleh frekuensi

d)

Tidak menggunakan osilator

e)

Sistem mono

17.

PLL (Phase Locked Loop) digunakan dalam penerima FM untuk...

a)

Mengunci frekuensi sinyal pembawa

b)

Mengatur volume

c)

Mendeteksi frekuensi tinggi

d)

Memperbesar amplitudo

e)

Menguatkan sinyal

18.

Jika speaker tidak mengeluarkan suara meski sinyal kuat, kemungkinan besar kerusakan ada pada...

a)

Osilator

b)

Audio amplifier

c)

Mixer

d)

IF amplifier

e)

Tuning coil

19.

Menggunakan IF memudahkan pengolahan sinyal karena...

a)

Frekuensinya rendah dan stabil

b)

Tidak perlu osilator

c)

Lebih hemat energi

d)

Menggunakan sinyal AC

e)

Tidak perlu detektor

20.

Jika panjang antena tidak sesuai, maka efek yang dirasakan adalah...

a)

Audio hilang

b)

Gambar buram

c)

Penurunan sensitivitas penerimaan

d)

 Terbakar

e)

Feedback

21.

Mengapa mixer dan osilator harus memiliki frekuensi yang stabil?

a)

Agar tidak boros daya

b)

Untuk efisiensi audio

c)

Agar sinyal IF tetap konstan

d)

Untuk menghasilkan noise

e)

Agar sinyal tidak perlu dideteksi

22.

Jika sinyal RF melewati IF amplifier tanpa perubahan, apa dampaknya?

a)

Suara lebih keras

b)

Gangguan sinyal

c)

Tidak dapat didemodulasi

d)

Osilator berhenti

e)

Detektor rusak

23.

Mixer dapat gagal berfungsi jika...

a)

Audio amplifier rusak

b)

IF amplifier terlalu kuat

c)

Osilator lokal tidak aktif

d)

Speaker bermasalah

e)

Antena terlalu panjang

24.

Ciri-ciri sinyal FM yang masuk ke detektor adalah...

a)

Amplitudo tetap, frekuensi berubah

b)

Frekuensi tetap, amplitudo berubah

c)

Suara sudah keluar

d)

Daya tinggi

e)

Tegangan DC konstan

25.

Jika frekuensi IF berubah-ubah selama pengoperasian radio, maka kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Mixer tidak bekerja

b)

Gangguan pada detektor

c)

Antena tidak terpasang

d)

Osilator tidak stabil

e)

Kerusakan pada audio amplifier

26.

Mixer dan osilator lokal bekerja sama dalam menghasilkan sinyal...

a)

 Audio

b)

IF

c)

RF

d)

Video

e)

PWM

27.

Mengapa penerima FM cenderung lebih tahan terhadap gangguan noise dibandingkan AM?

a)

Karena FM bekerja pada amplitudo tetap

b)

Karena FM tidak memiliki sinyal pembawa

c)

Karena detektor FM lebih sensitif

d)

Karena sinyal FM memiliki bandwidth lebih besar

e)

Karena menggunakan daya rendah

28.

Komponen yang berfungsi mengatur kekuatan penguatan sinyal secara otomatis adalah...

a)

AGC

b)

Mixer

c)

Detektor

d)

Speaker

e)

IF amplifier

29.

Osilator lokal menghasilkan frekuensi yang...

a)

Lebih rendah dari sinyal RF

b)

Sama dengan sinyal RF

c)

Sama dengan sinyal IF

d)

Tidak berhubungan dengan sinyal RF

e)

Lebih tinggi dari sinyal RF

30.

Peran IF amplifier dalam penerima FM adalah...

a)

Mendeteksi sinyal audio

b)

Mengubah sinyal audio ke sinyal RF

c)

Menyaring noise

d)

Mengatur volume speaker

e)

Memperkuat sinyal IF untuk pemrosesan berikutnya

31.

Salah satu keuntungan dari sistem superheterodyne adalah...

a)

Meningkatkan sensitivitas dan selektivitas

b)

Menghindari penggunaan antena

c)

Menguatkan sinyal langsung dari audio amplifier

d)

Menstabilkan suhu rangkaian

e)

Memperbesar daya output

32.

Urutan sinyal pada penerima FM yang benar adalah...

a)

Audio Amp → Speaker → IF Amp → Mixer → Antena

b)

IF Amp → Antena → Mixer → Detektor → Audio Amp

c)

Detektor → Mixer → Audio Amp → Speaker → IF Amp

d)

Antena → Mixer → IF Amp → Detektor → Audio Amp → Speaker

e)

Mixer → Antena → Detektor → Speaker → Audio Amp

33.

Salah satu ciri khas detektor FM dibandingkan detektor AM adalah...

a)

Tidak menggunakan dioda

b)

Menggunakan penguatan logika

c)

Tidak membutuhkan osilator

d)

Hanya bekerja pada tegangan tinggi

e)

Berbasis perubahan frekuensi, bukan amplitudo

34.

Sinyal IF yang terlalu lemah akan menyebabkan...

a)

Speaker terbakar

b)

Tidak terdengar suara

c)

Osilator tidak bekerja

d)

Penerimaan frekuensi meningkat

e)

Antena tidak aktif

35.

Salah satu metode deteksi FM yang presisi adalah menggunakan...

a)

Phase-locked loop (PLL)

b)

Dioda zener

c)

LC filter

d)

Transistor bipolar

e)

RF amplifier

36.

Komponen yang digunakan untuk menyesuaikan dan mengunci frekuensi input pada penerima digital adalah...

a)

Mixer

b)

PLL

c)

AGC

d)

Amplifier

e)

Filter pasif

37.

Jika detektor FM rusak, efek yang paling terlihat adalah...

a)

Sinyal RF tidak diterima

b)

Osilator menjadi tidak stabil

c)

IF amplifier tidak bekerja

d)

Tidak ada suara yang keluar dari speaker

e)

Speaker mengeluarkan sinyal RF

38.

Fungsi antena pada sistem penerima FM adalah...

a)

Menyaring frekuensi

b)

Menerima sinyal RF

c)

Menyalurkan sinyal ke rangkaian berikutnya

39.

Sinyal FM ditandai dengan...

a)

Perubahan amplitudo

b)

Perubahan frekuensi

c)

Frekuensi tetap

d)

Amplitudo tetap

e)

Perubahan fase

40.

Tahapan pengolahan sinyal dalam penerima FM meliputi...

a)

Penerimaan sinyal RF

b)

Deteksi sinyal

c)

Amplifikasi audio

d)

Modulasi sinyal

e)

Demodulasi sinyal

41.

Komponen yang berfungsi untuk memperkuat sinyal pada tahap awal adalah...

a)

Mixer

b)

RF amplifier

c)

IF amplifier

d)

Audio amplifier

e)

Speaker

42.

Pada sistem penerima FM superheterodyne, sinyal RF diubah menjadi...

a)

Frekuensi video

b)

Frekuensi dasar

c)

Frekuensi antara (IF)

d)

Tegangan AC

e)

Frekuensi tinggi

43.

Ciri khas dari sinyal frekuensi antara (IF) adalah...

a)

Lebih rendah dari sinyal RF

b)

Lebih tinggi dari sinyal RF

c)

Ditetapkan pada 10,7 MHz

d)

Tidak berubah dalam proses penerimaan

e)

Selalu berubah tergantung frekuensi input

44.

Proses konversi sinyal RF ke IF dilakukan oleh...

a)

Demodulator

b)

 Oscillator

c)

Mixer

d)

Filter

e)

Antena

45.

Berikut ini yang merupakan ciri penerima FM superheterodyne adalah...

a)

Menggunakan tahap IF

b)

Tidak menggunakan mixer

c)

Memiliki tingkat sensitivitas tinggi

d)

Tidak butuh oscillator

e)

Menggunakan detektor frekuensi

46.

Tujuan penggunaan filter pada penerima FM adalah...

a)

Memperkuat sinyal

b)

Menstabilkan frekuensi

c)

Menyaring sinyal gangguan

d)

Mengubah sinyal menjadi audio

e)

Meningkatkan kepekaan rangkaian

47.

Fungsi penguat audio dalam radio penerima FM adalah...

a)

Menyesuaikan frekuensi

b)

Menstabilkan tegangan

c)

Memperbesar sinyal audio

d)

Menghasilkan gelombang RF

e)

Memberi sinyal ke speaker

48.

Jika sinyal FM yang diterima tidak stabil, maka kemungkinan kerusakan terletak pada...

a)

Osilator

b)

 Mixer

c)

Filter IF

d)

Antena

e)

 Loudspeaker

49.

Tanda-tanda detektor FM rusak adalah...

a)

Tidak ada suara

b)

Terdengar suara bising

c)

Volume terlalu kecil

d)

Suara terdistorsi

e)

Radio tidak menyala

50.

Yang menyebabkan pergeseran frekuensi dalam sistem penerima FM adalah...

a)

Ketidakstabilan osilator lokal

b)

Gangguan sinyal dari luar

c)

Suhu berlebih pada transistor

d)

Kualitas detektor rendah

e)

Penguat RF rusak

51.

Berikut ini yang merupakan penyebab sinyal FM tidak terdengar meski indikator penerimaan menunjukkan sinyal masuk adalah...

a)

Penguat IF rusak

b)

Detektor rusak

c)

Gangguan pada speaker

d)

Gangguan pada RF amplifier

e)

Osilator tidak bekerja

52.

Berikut adalah alasan mengapa sistem superheterodyne digunakan pada penerima FM...

a)

Mudah dikonstruksi

b)

Memiliki selektivitas tinggi

c)

Meningkatkan sensitivitas

d)

Mampu memproses sinyal dengan lebih efisien

e)

Tidak membutuhkan IF amplifier

53.

Masalah yang bisa terjadi pada rangkaian IF dalam penerima FM adalah...

a)

Selektivitas menurun

b)

Sinyal terlalu lemah untuk dideteksi

c)

Penguat menghasilkan distorsi

d)

Osilator gagal mengunci frekuensi

e)

Suara teredam

54.

Mengapa frekuensi IF pada radio FM dipilih sebesar 10,7 MHz dan bukan 455 kHz seperti pada radio AM?

a)

Karena lebih stabil

b)

Agar lebih mudah dikuatkan

c)

Karena sinyal FM lebih lebar dan memerlukan bandwidth lebih besar

d)

Untuk efisiensi antena

e)

Untuk menghemat daya

55.

Tanda-tanda detektor FM rusak adalah...

a)

Tidak ada suara

b)

Terdengar suara bising

c)

Volume terlalu kecil

d)

Suara terdistorsi

e)

Radio tidak menyala

56.

Berikut adalah alasan mengapa sistem superheterodyne digunakan pada penerima FM...

a)

Mudah dikonstruksi

b)

Memiliki selektivitas tinggi

c)

Meningkatkan sensitivitas

d)

Mampu memproses sinyal dengan lebih efisien

e)

Tidak membutuhkan IF amplifier

57.

Masalah yang bisa terjadi pada rangkaian IF dalam penerima FM adalah...

a)

Selektivitas menurun

b)

Sinyal terlalu lemah untuk dideteksi

c)

Penguat menghasilkan distorsi

d)

Osilator gagal mengunci frekuensi

e)

Suara teredam

58.

Radio FM berada dalam rentang frekuensi...

a)

300 kHz – 3 MHz

b)

3 MHz – 30 MHz

c)

88 MHz – 108 MHz

d)

500 MHz – 700 MHz

e)

1 GHz – 2 GHz

59.

Audio amplifier bertugas untuk...

a)

Menerima sinyal dari antena

b)

Mendeteksi gelombang pembawa

c)

Mengubah IF ke RF

d)

Memperkuat sinyal suara sebelum masuk ke speaker

e)

Mengatur frekuensi osilator

60.

Komponen pasif yang sering digunakan dalam rangkaian tuner adalah...

a)

Transistor

b)

Dioda

c)

Kapasitor dan induktor

d)

IC

e)

Resistor dan SCR