Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Strategi Pembelajaran IPS di MI Kelas Rendah

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Strategi pembelajaran sebagai seperangkat modul dan prosedur pembelajaran yang digunakan bersama-sama untuk memunculkan hasil belajar pada peserta didik. Merupakan pemaknaan strategi pembelajaran menurut..

a)

Kamp (1995)

b)

Dick dan Carey (1986)

c)

Seels dan Richey (1994)

d)

Soeharto (1998)

2.

Model pembelajaran problem based learning adalah model pembelajaran yang dimulai dengan masalah di lingkungan yang kecil untuk memperoleh dan mengintegrasikan pengetahuan baru yang dikembangkan oleh siswa. Gambar fenomena mana di bawah ini yang lebih tepat yang dapat digunakan dan cocok dengan tujuannya dalam implikasi model pembelajaran PBL IPS di Kelas Rendah?

a)

pikir kritis siswa dalam berdagang

b)

identifikasi siswa dalam sejarah

c)

belajar tata krama spy tak masuk barak

d)

kritis kerjasama & kebersihan lingkungan

3.

Pak Alfieri pada tahun 2011 mengatakan bahwa discovery learning adalah strategi pembelajaran yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi lebih menekankan pada penemuan konsep oleh siswa sendiri, yang berpotensi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Namun Pak Saputra dan kawan kawan mengatakan bahwa..

a)

Strategi pembelajaran penemuan (discovery learning) mengajak siswa untuk aktif mencari tahu dan menemukan sendiri konsep-konsep yang sudah ada dan menemukannya selama proses belajar. Karena siswa terlibat langsung dalam penemuan ini, potensi intelektual mereka pun terasah.

b)

Strategi pembelajaran penemuan (discovery learning) mengajak siswa untuk aktif mencari tahu dan menemukan sendiri konsep-konsep baru selama proses belajar. Karena siswa terlibat langsung dalam penemuan ini, potensi intelektual mereka pun terasah

c)

Strategi pembelajaran penemuan (discovery learning) mengajak siswa untuk aktif mencari tahu dan menemukan sendiri konsep-konsep baru selama proses belajar. Karena siswa terlibat langsung dalam penemuan ini, potensi intelektual mereka pun terasah, begitupun kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan

d)

Semua jawaban salah, yang benar hanya cewek.

4.

Berikut adalah tahapan-tahapan sintaksis dan contoh penerapan model cooperative learning diantaranya..

a)

1)      Penjelasan visi menikah: Tujuan dari menikah adalah untuk menjalin ikatan antara kau keluarga kau dengan aku begitupun keluargaku yang mana nantinya menjadi tanggung jawab bersama, menjalin kebahagiaan bersama, beribadah kepada Allah SWT dalam jangka waktu yang panjang, dan berusaha mencapai apa yang kau impikan itu.

2)      Belajar dari setiap yang terjadi : Melalui pernikahan, akan banyak hal yang kita lewati, da itub akan menjadi sebuah pembelajaran bagi kita untuk menghadapi tantangan berikutnya, yang mana kita harus saling Bersama dan support satu sama lain.

3)      Penilaian: Penilaian dapat dilakukan melalui evaluasi kita setiap malam dengan berbincang-bincang, dan ini wajib dilakukan, baik itu mengenai individu maupun kelompok, karena menikah itu 70% isinya ngobrol kalo kata quotes mah. Berarti 30% nya nunggu gajian. 

4)      Pengakuan tim : Tim (pasangan) yang unggul bukan hanya yang saling Bersama ke mana mana, namun mereka saling percaya satu sama lain dan tidak menutup nutupi apa yang dia lakukan, namun juga bukan berarti mengekang. Dan juga saling mengapresiasi sesamanya sehingga timbul diantara keduanya Sakinah, mawaddah, dan rohmah yang selalu disebut dalam doa itu.

b)

1)   Penjelasan materi: Tujuan utama dari penjelasan materi adalah untuk memastikan pemahaman siswa terhadap pokok-pokok pelajaran yang diajarkan.

2)   Penilaian: Penilaian dapat dilakukan melalui tes atau kuis, baik secara individu maupun kelompok. Tes individu akan menilai kemampuan masing-masing siswa, sementara penilaian kelompok akan mengukur kinerja tim secara keseluruhan. 

3)   Belajar dalam kelompok: Melalui pembelajaran dalam tim, siswa didorong untuk saling bertukar informasi dan pendapat, mendiskusikan masalah bersama, membandingkan jawaban, dan mengoreksi kesalahan yang mungkin ada. 

4)   Pengakuan tim: Tim yang dianggap paling unggul akan diberikan penghargaan atau hadiah. Ini bertujuan untuk memotivasi tim tersebut untuk terus berprestasi dan mendorong tim lain agar ikut berprestasi.

c)

1)      Penjelasan materi: Tujuan utama dari penjelasan materi adalah untuk memastikan pemahaman siswa terhadap pokok-pokok pelajaran yang diajarkan.

2)      Belajar dalam kelompok: Melalui pembelajaran dalam tim, siswa didorong untuk saling bertukar informasi dan pendapat, mendiskusikan masalah bersama, membandingkan jawaban, dan mengoreksi kesalahan yang mungkin ada. 

3)      Penilaian: Penilaian dapat dilakukan melalui tes atau kuis, baik secara individu maupun kelompok. Tes individu akan menilai kemampuan masing-masing siswa, sementara penilaian kelompok akan mengukur kinerja tim secara keseluruhan. 

4)      Pengakuan tim: Tim yang dianggap paling unggul akan diberikan penghargaan atau hadiah. Ini bertujuan untuk memotivasi tim tersebut untuk terus berprestasi dan mendorong tim lain agar ikut berprestasi.

d)

1)   Penjelasan materi: Tujuan utama dari penjelasan materi adalah untuk memastikan pemahaman siswa terhadap pokok-pokok pelajaran yang diajarkan.

2)   Pengakuan tim: Tim yang dianggap paling unggul akan diberikan penghargaan atau hadiah. Ini bertujuan untuk memotivasi tim tersebut untuk terus berprestasi dan mendorong tim lain agar ikut berprestasi.

3)   Penilaian: Penilaian dapat dilakukan melalui tes atau kuis, baik secara individu maupun kelompok. Tes individu akan menilai kemampuan masing-masing siswa, sementara penilaian kelompok akan mengukur kinerja tim secara keseluruhan. 

4)   Belajar dalam kelompok: Melalui pembelajaran dalam tim, siswa didorong untuk saling bertukar informasi dan pendapat, mendiskusikan masalah bersama, membandingkan jawaban, dan mengoreksi kesalahan yang mungkin ada. 

5.

Dalam materi yang telah dibawakan oleh pemateri hari ini, strategi pembelajaran apa saja yang dibahas oleh pemateri...

a)

Pembelajaran Kooperatif, Pembelajaran Penemuan, Pembelajaran Masalah Doang, Character Based Learning, Pembelajaran Inquiri, Pembelajaran Kontekstual.

b)

Problem Based Learning (PBL), Pembelajaran Berkelompok, Discovery Learning, Character Based Learning, Inquiry Learning, Contextual Learning.

c)

Problem Based Learning (PBL), Cooperative Learning, Pembelajaran Berbasis Karakter, Pembelajaran Inquiri, Contextual Learning, Pembelajaran Menemukanmu.

d)

Pembelajaran Penemuan, Inquiry Learning, Pembelajaran Berbasis Karakter, Pembelajaran Kontekstual, Discovery Learning, Problem Based Learning (PBL).

6.

Berikut ini adalah contoh teknologi yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran karakter, kecuali…

a)

Platform daring untuk refleksi nilai-nilai karakter melalui forum atau blog

b)

Aplikasi edukasi untuk menanamkan nilai kejujuran dan kerja sama

c)

Media sosial untuk menyebarkan informasi pribadi siswa secara luas

d)

Simulasi virtual untuk pengambilan keputusan moral

7.

Tahapan pertama yang harus dilakukan untuk menerapkan strategi pembelajaran berbasis karakter secara efektif adalah…

a)

Mengembangkan permainan edukasi yang mengajarkan nilai karakter

b)

Menentukan nilai-nilai karakter yang ingin dicapai oleh siswa

c)

Mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum pembelajaran

d)

Berkolaborasi dengan orang tua dan masyarakat untuk mendukung pembelajaran

8.

Model pembelajaran inkuiri menekankan pada kemampuan siswa untuk...

a)

Menghafal materi secara cepat dan tepat

b)

Mencari, menemukan, dan mengumpulkan data untuk

c)

Mengikuti petunjuk guru tanpa mempertanyakan

d)

Menyelesaikan soal secara mekanis tanpa refleksi

9.

Dalam langkah pelaksanaan model pembelajaran kontekstual, mengidentifikasi konteks siswa berarti:

a)

Menentukan metode evaluasi yang akan digunakan dalam pembelajaran

b)

Memahami latar belakang budaya, lingkungan, dan pengalaman hidup siswa serta memilih aspek yang relevan untuk pembelajaran

c)

Membuat soal-soal latihan yang sulit untuk menguji kemampuan siswa

d)

Mengajar materi pelajaran tanpa mengaitkan dengan kehidupan siswa

10.

Salah satu kelebihan strategi Problem-Based Learning (PBL) adalah:

a)

Siswa selalu bergantung pada guru untuk menemukan solusi

b)

Proses pencarian solusi selalu cepat dan mudah

c)

Mendorong siswa untuk belajar secara mandiri atau dalam kelompok

d)

Tidak melibatkan siswa dalam pemecahan masalah