Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS 2025 Kep GAWAT DARURAT PSIK

Total questions: 152

Worksheet time: 1hrs 16mins

Name
Class
Date
1.

Soal resusitasi jantung paru: Apa yang dimaksud dengan resusitasi jantung paru?

a)

Resusitasi jantung paru adalah tindakan darurat untuk mengembalikan fungsi jantung dan pernapasan.

b)

Resusitasi jantung paru adalah metode untuk mempercepat proses pencernaan.

c)

Resusitasi jantung paru adalah prosedur untuk mengurangi detak jantung.

d)

Resusitasi jantung paru adalah teknik untuk meningkatkan tekanan darah.

2.

Sebutkan langkah-langkah dasar dalam resusitasi jantung paru!

a)

Tunggu hingga korban sadar sebelum bertindak.

b)

Lakukan pemanasan sebelum resusitasi.

c)

Berikan obat-obatan segera.

d)

1. Pastikan keamanan lokasi. 2. Periksa respons korban. 3. Panggil bantuan medis. 4. Lakukan kompresi dada (30 kompresi). 5. Berikan dua napas buatan. 6. Ulangi siklus.

3.

Apa tujuan dari resusitasi jantung paru?

a)

Mengurangi tekanan darah tinggi.

b)

Memulihkan sirkulasi darah dan pernapasan.

c)

Meningkatkan denyut jantung yang normal.

d)

Mencegah serangan jantung.

4.

Jelaskan perbedaan teknik resusitasi jantung paru (CPR) antara orang dewasa dan anak-anak!

a)

Perbedaan teknik CPR untuk orang dewasa dan anak-anak terletak pada cara kompresi, kedalaman kompresi, dan rasio kompresi terhadap ventilasi.

b)

CPR untuk orang dewasa tidak memerlukan ventilasi sama sekali.

c)

Rasio kompresi terhadap ventilasi untuk anak-anak lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa.

d)

Teknik kompresi untuk anak-anak sama dengan orang dewasa.

5.

Apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat jika seseorang tidak bernapas?

a)

Lakukan CPR dan segera hubungi layanan medis.

b)

Cobalah untuk membangunkan orang tersebut dengan suara keras.

c)

Tunggu sampai orang tersebut mulai bernapas kembali.

d)

Berikan minuman hangat untuk membantu pernapasan.

6.

Sebutkan tanda-tanda seseorang membutuhkan resusitasi jantung paru!

a)

Bernafas normal dan responsif

b)

Tidak ada respons, tidak bernapas, atau bernapas tidak normal.

c)

Mendapatkan pertolongan medis

d)

Berbicara dengan jelas dan tenang

7.

Apa yang dimaksud dengan kompresi dada dalam resusitasi jantung paru?

a)

Kompresi dada adalah teknik untuk memperkuat otot dada.

b)

Kompresi dada digunakan untuk mengurangi rasa sakit saat berolahraga.

c)

Kompresi dada adalah cara untuk meningkatkan kapasitas paru-paru.

d)

Kompresi dada adalah tindakan menekan dada untuk membantu sirkulasi darah saat jantung berhenti.

8.

Berapa laju kompresi dada yang dianjurkan dalam resusitasi jantung paru (CPR)?

a)

60 hingga 80 kompresi per menit

b)

80 hingga 100 kompresi per menit

c)

120 hingga 140 kompresi per menit

d)

100 hingga 120 kompresi per menit

9.

Setelah melakukan 30 kompresi dada, apa langkah selanjutnya yang harus diambil?

a)

Berikan obat pereda nyeri.

b)

Lanjutkan dengan 5 kompresi dada.

c)

Lakukan 2 napas buatan.

d)

Panggil ambulans dan tunggu.

10.

Jelaskan prosedur resusitasi jantung paru yang tepat!

a)

Melakukan kompresi dada tanpa memberikan napas buatan.

b)

Prosedur resusitasi jantung paru yang tepat adalah memberikan dua napas buatan diikuti dengan kompresi dada.

c)

Memberikan satu napas buatan diikuti dengan dua kompresi dada.

d)

Memberikan napas buatan terus menerus tanpa kompresi dada.

11.

Langkah apa yang harus diambil jika Anda ragu apakah seseorang mengalami henti jantung?

a)

Periksa denyut nadi dan abaikan jika tidak ada.

b)

Segera hubungi layanan darurat dan lakukan CPR jika diperlukan.

c)

Tunggu hingga orang tersebut sadar kembali.

d)

Cobalah beri mereka minum air.

12.

Sebutkan alat yang dapat digunakan dalam proses resusitasi jantung paru!

a)

Termometer

b)

Alat pengukur tekanan darah

c)

Defibrillator otomatis eksternal (AED), masker resusitasi, alat bantu pernapasan

d)

Stetoskop

13.

Apa fungsi AED dalam proses resusitasi jantung paru?

a)

AED hanya dapat digunakan pada pasien yang dalam keadaan sadar.

b)

AED berperan dalam mengembalikan irama jantung yang normal selama resusitasi jantung paru.

c)

AED dapat menggantikan tindakan CPR dalam semua kondisi.

d)

AED digunakan untuk memberikan tambahan oksigen.

14.

Jelaskan peranan waktu dalam proses resusitasi jantung paru!

a)

Waktu hanya relevan untuk pasien yang sudah sadar.

b)

Resusitasi jantung paru dapat dilakukan kapan saja tanpa memperhatikan waktu.

c)

Waktu sangat krusial dalam resusitasi jantung paru karena dapat mempengaruhi keberhasilan pemulihan pasien.

d)

Waktu tidak berpengaruh pada proses resusitasi jantung paru.

15.

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda sendirian saat melakukan resusitasi jantung paru (CPR)?

a)

Tunggu sampai ada orang lain yang datang untuk membantu.

b)

Lakukan CPR hanya jika Anda merasa nyaman melakukannya.

c)

Cobalah untuk menunggu selama 10 menit sebelum mengambil tindakan.

d)

Segera hubungi layanan darurat dan lakukan CPR dengan menekan dada.

16.

Sebutkan kesalahan umum yang harus dihindari saat melakukan resusitasi jantung paru (CPR)!

a)

Menggunakan teknik pernapasan yang salah

b)

Memberikan tekanan yang terlalu ringan saat kompresi

c)

Kesalahan umum yang harus dihindari saat melakukan CPR.

d)

Melakukan CPR tanpa memeriksa kesadaran

17.

Apa yang dimaksud dengan siklus CPR?

a)

Siklus CPR adalah metode untuk meningkatkan kebugaran fisik.

b)

Siklus CPR adalah serangkaian langkah untuk menyelamatkan nyawa dalam situasi henti jantung.

c)

Siklus CPR adalah proses memasak makanan dengan cepat.

d)

Siklus CPR adalah teknik untuk mengajar anak-anak membaca.

18.

Jelaskan bagaimana cara memeriksa respons seseorang!

a)

Mengabaikan interaksi dan fokus pada ponsel.

b)

Hanya mendengarkan tanpa memperhatikan ekspresi.

c)

Menilai respons berdasarkan penampilan fisik saja.

d)

Perhatikan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara saat berinteraksi.

19.

Apa yang harus dilakukan jika korban mengalami muntah saat melakukan resusitasi jantung paru?

a)

Posisikan korban miring dan bersihkan mulutnya.

b)

Lakukan resusitasi jantung paru tanpa menghentikan untuk membersihkan mulut.

c)

Tinggalkan korban dan cari bantuan.

d)

Berikan minuman untuk menghentikan muntah.

20.

Sebutkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan dalam melakukan resusitasi jantung paru!

a)

Kualitas alat medis yang digunakan

b)

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan resusitasi jantung paru meliputi waktu respons, kualitas kompresi, ventilasi efektif, dan penggunaan defibrillator.

c)

Jumlah tenaga medis yang hadir

d)

Kondisi cuaca saat resusitasi

21.

Bagaimana cara menilai respons pasien saat melakukan resusitasi jantung paru?

a)

Mengukur tekanan darah pasien

b)

Mendengarkan suara pernafasan pasien

c)

Perhatikan tanda-tanda kehidupan seperti pernafasan, denyut nadi, gerakan tubuh, dan reaksi terhadap stimulus eksternal.

d)

Mengamati warna kulit pasien

22.

Kasus Henti Jantung meliputi

a)

Pulseless Electrical activity

b)

VT with Pulse

c)

Supraventricular Tachycardia

d)

High Degree AV Block

23.

Tanda Klinis Henti jantung

a)

Sesak

b)

Tidak ada nadi karotis dan gerakan pernafasan

c)

pingsan

d)

kejang

24.

Kasus Henti Jantung yang memerlukan early epinephrin dan RJP yang berkualitas adalah

a)

VT polimorphic tanpa nadi

b)

Ventricular Fibrilaation

c)

Atrial Fibrillation

d)

Pulseless Electrical Activty

25.

Kasus Henti Jantung yang memerlukan defibrilasi 360 J monophasic segara adalah

a)

fibrilasi atrial

b)

ventricular tachycardia dengan nadi

c)

Ventricular Tachycardia tanpa Nadi

d)

Pulseless Electrical Activity

26.

Obat obatan yang digunakan dalam tatalaksana henti Jantung adalah

a)

sulfat atropin

b)

verapamil

c)

amiodarone

d)

digoxin

27.

obat - obatan yang digunakan dalam tatalaksana Ventricular fibrillation adalah, kecuali

a)

adrenalin

b)

amiodaron

c)

sulfat atropin

d)

lidocain

28.

seorang perempuan 67 tahun dirawat dengan STEMI anterior + Killip III, saat di ICCU pasien kejang tidak sadarkan diri. Pada pemeriksaan Nadi karotis, tidak didapatkan nadi karotis dan tidak ada gerakan napas. Maka diagnosis Pasien ini adalah

a)

pulseless electical activity

b)

asystole

c)

Ventricular Fibrillation

d)

pulseless Ventricular tachycardia

29.

Tindakan yang tepat untuk pasien tersebut adalah

a)

defibrilasi 360 J

b)

RJP

c)

segera berikan epinephrin

d)

synchronized cardioversion 200 J

30.

seorang pasien datang ke UGD dalam keadaan tidak sadarkan diri, pada pemeriksaan tidak didapatkan nadi karotis dengan napas gasping, pada monitor ECG didapatkan gambaran berikut. Tindakan yang harus segera diberikan adalah

a)

segera lakukan RJP yang berkualitas sampai dengan 5 siklus lalu berikan epinephrin 1 mg

b)

Segera lakukan defibrilasi 360 J

c)

segera berikan Sulfat Atropin 1 mg iv

d)

segera berikan epinephrin 1 mg silmutan dengan RJP yang berkualitas

31.

seorang laki laki usia 65 tahun dirawat dengan ischemic Cardiomyopathy dan HF reduced EF, dilaporkan keluarganya kejang dan tidak sadarkan diri. Saat pemeriksaan tidak didapatkan nadi karotis dan tidak bernafas. Maka tindakan yang harus segera dilakukan adalah

a)

Segera lakukan RJP yang berkualitas selama 5 siklus, lanjutkan dengan pemberian epinephrin 1 mg iv

b)

segera lakukan RJP yang berkualitas sampai dengan 5 siklus lanjut dengan defibrilasi 360 J monophasic

c)

Segera lakukan RJP berkualitas selama 5 siklus, sambil dilakukan intubasi

d)

segera defibrilasi 360 Joule monophasic, lanjutkan RJP yang berkualitas selama 5 siklus

32.

Seorang anak laki-laki 17 tahun, masuk UGD akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran menurun, mengeluh pusing dan lupa kejadian kecelakaan yang dialaminya. Pengatar menjelaskan bahwa pasien sempat pingsan sebentar saat kejadian. Pasien berespon membuka mata dengan perintah kemudian tidur lagi, pasien tampak menarik tangannya kembali saat diberikan rangsangan nyeri pada jari. Apakah nilai pengkajian GCS yang tepat pada kasus pasien di atas?

a)

E 2, V 2, M 5

b)

E 2, V 2, M 6

c)

E 3, V 2, M 5

d)

E 3, V 3, M 5

e)

E 3, V3, M 4

33.

Laki-laki  50 tahun  tahun dirawat di bangsal dewasa karena menderita  stroke.  Kesadaran menurun, dari pengkajian GCS didapatkan data saat dicubit baru membuka mata, ketika ditanya tahun berapa sekarang menjawab tahun 2009 padahal sekarang tahun 2011, pada pengkajian motorik  tangannya berusaha meraih sumber nyeri ketika dirangsang dengan nyeri.

Berapakah nilai GCS pasien pada kasus diatas?

a)

  14

b)

13

c)

12

d)

11

e)

10

34.

Seorang pria berusia 39 tahun datang ke IGD dengan keluarganya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami cedera di kepala. Pasien terlihat gelisah. Pada saat dilakukan pemeriksaan GCS, diperoleh respon motorik pasien adalah fleksi abnormal, verbal dan mata tidak berespon.

Berapakah nilai motorik pemeriksaan GCS pasien tersebut?

a)

7

b)

6

c)

3

d)

4

e)

5

35.

Seorang perempuan 25 tahun masuk IGD dengan hematoma dibagian temporal dextra akibat kecelakaan sepeda motor , klien mengalami penurunan kesadaran , klien membuka mata dengan cubitan , dan mampu menepis cubitan tersebut dengan tangan kanannya dan pada saat diajak berbicara hanya erangan yang keluar dari mulut korban , Berapakah skor GCS pada pasien tersebut ?

a)

A.E2,V4,M5

b)

E3,V2,M4

c)

E2,V3,M5

d)

E3,V2,M5

e)

   E2,V2,M5

36.

Seorang perempuan 30 tahun datang ke IGD setelah terjatuh dari tangga. Pasien menunjukkan penurunan kesadaran, membuka mata hanya dengan rangsangan nyeri, dan tidak dapat berbicara. Berapakah skor GCS pada pasien tersebut?

a)

E2,V1,M1

b)

E2,V2,M2

c)

E3,V1,M2

d)

E1,V1,M1

e)

E2,V3,M2

37.

Seorang pria berusia 45 tahun mengalami kecelakaan mobil dan dibawa ke UGD. Pasien tampak bingung, tidak dapat menjawab pertanyaan dengan benar, dan hanya membuka mata saat dirangsang. Apa nilai GCS yang tepat untuk pasien ini?

a)

E3,V2,M4

b)

E2,V2,M5

c)

E3,V3,M3

d)

E2,V3,M4

e)

E3,V1,M5

38.

Seorang anak perempuan 12 tahun dirawat di rumah sakit setelah terjatuh dari sepeda. Ia menunjukkan kesadaran menurun, hanya membuka mata dengan rangsangan nyeri, dan tidak merespon verbal. Berapakah nilai GCS motorik pasien tersebut?

a)

5

b)

4

c)

3

d)

2

e)

1

39.

Seorang pria berusia 60 tahun dirawat di rumah sakit setelah mengalami serangan jantung. Pasien menunjukkan kesadaran menurun, hanya membuka mata dengan rangsangan nyeri, dan tidak dapat berbicara. Berapakah nilai GCS pasien tersebut?

a)

E2,V1,M1

b)

E2,V2,M1

c)

E3,V1,M1

d)

E1,V1,M1

e)

E2,V1,M2

40.

Seorang anak laki-laki 10 tahun datang ke IGD setelah terjatuh dari pohon. Ia tampak bingung, tidak dapat menjawab pertanyaan, dan hanya membuka mata saat dirangsang. Apa nilai GCS yang tepat untuk pasien ini?

a)

E3,V2,M3

b)

E2,V2,M4

c)

E3,V1,M2

d)

E2,V3,M3

e)

E1,V1,M1

41.

Seorang wanita berusia 28 tahun mengalami kecelakaan sepeda motor dan dibawa ke UGD. Pasien menunjukkan penurunan kesadaran, membuka mata hanya dengan rangsangan nyeri, dan tidak dapat berbicara. Berapakah skor GCS pada pasien tersebut?

a)

E2,V1,M2

b)

E2,V2,M1

c)

E3,V1,M2

d)

E1,V1,M1

e)

E2,V3,M2

42.

Melakukan pengkajian dengan mengumpulkan Informasi Dan data-data Pasien bertujuan untuk, kecuali............

a)

Menemukan permasalahan utama dari pasien

b)

Dasar menentukan intervensi Keperawatan

c)

Dasar menarik Diagnosa Prioritas Keperawatan

d)

Mengobservasi keadaan pasien

43.

Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke UGD, dengan keluhan sudah 2 hari ini mual muntah disertai dengan BAB Cair, saat dilakukan pengkajian ditemukan tanda-tanda dehidrasi seperti mukosa bibir dan mulut kering serta turgor kulit tidak elastis.

Hasil pengkajian tersebut termasuk dalam.....

a)

Data Subyektif

b)

Data Objektif

c)

Initisial assesment

d)

On going assesment

44.

Data yang didapatkan dari klien sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian yang telah dialami atau rasakan klien adalah...........

a)

Pengkajian

b)

Data Obyektif

c)

Data Subyektif

d)

Analisis masalah

45.

Manakah yang termasuk kedalam data obyektif pasien...

a)

Nyeri pada bagian kepala seperti ditusuk-tusuk

b)

sempat terjadi benturan sebelumnya saat pulang kerja

c)

Hasil TTV menunjukan TD : 140/100, Pulse 68 x/menit, Resp : 20 x/menit, T : 37o C

d)

Dada terasa berdebar-debar

46.

Data yang terkumpul haruslah lengkap akurat serta  nyata, agar membuktikan benar tidaknya apa yang didengar, dilihat, diamati dan diukur. Data juga harus relevan sesuai dengan masalah klien, yang merupakan data fokus terhadap masalah klien dan sesuai dengan situasi khusus. Yang harus diperhatikan saat pengkajian adalah, Kecuali.....

a)

Dokumentasi

b)

Privasi Pasien

c)

Suhu tubuh pasien

d)

Nutrisi pasien

47.

Seorang perawat melakukan pengkajian kepada pasien untuk menanyakan mengenai riwayat penyakit terdahulu serta riwayat keluarga. tehnik pengkajian yang paling tepat digunakan oleh perawat adalah.....

a)

Studi dokumentasi

b)

Observasi

c)

Wawancara

d)

Pemeriksaan fisik

48.

Kulit pasien terlihat berbintik hitam dan kusam. Baju yang digunakan terlihat kusut dan tidak rapi.

Data-data diatas adalah hasil dari sebuah.....

a)

Inspeksi

b)

Palpasi

c)

Auskultasi

d)

Perkusi

49.

Yang bukan termasuk data pengkajian kedaan umum pasien adalah.....

a)

Tanda-tanda Vital

b)

Keluhan, tanda & gejala termasuk adanya nyeri

c)

Postur tubuh pasien

d)

Hasil pemeriksaan Laboratorium

50.

Seorang laki-laki usia 43 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian didapat Ronchi positif pada kedua lapang paru. Data diatas adalah hasil dari pengkajian....

a)

Perkusi

b)

Auskultasi

c)

Palpasi

d)

Inspeksi

51.

Seseorang yang tidak sadarkan diri seperti pada gambar, harus dilakukan pengkajian GCS untuk mengetahui tingkat kesadaran pasien. Kepanjangan dari GCS adalah.....

a)

Glassow Coma Scale

b)

Glascow Coma Scale

c)

Glascow Compre Scale

d)

Glascow Coma Skala

52.

Pw : slmt pagi pak, ada keluhan apa ya pak?

Px : “begini sus, dari tadi malam, kepala saya pusing dan klo saya bawa berjalan rasanya seperti melayang.”

PW : apakah ada mual muntah?

Px : “tidak ada muntah, tapi kadang-kadang memang sedikit mual jika banyak bergerak.

Pw : baik, coba bapak berbaring dan kita cek dulu ttv nya ya pak...

Data yang terekam dari pembicaraan diatas berdasarkan jenis datanya adalah..........

a)

Data Sekunder

b)

Data Primer

c)

Data Subyektif

d)

Data obyektif

53.

P :   Td : 130/100, pulse 75x/menit, respirasi 24x/menit, temp : 38o C.

  untuk nyerinya jika dihitung dari angka 1-10, nyerinya ada diangka berapa pak saat ini?”

Px : kayaknya nyerinya ada diangka 3.

P  : maaf pak, cb saya tekan dulu ya pak…apakah ini sakit??

Berdasarkan jenis data, merupakan..............

a)

Data Primer

b)

Data Sekunder

c)

Data Obyektif

d)

Data Subyektif

54.

"Pasien terlihat cemas, mukanya sedikit agak pucat dan terlihat gelisah."

data diatas dapat kita temukan jika kita melakukan tehnik pengumpulan data yang disebut.....

a)

Wawancara

b)

Observasi

c)

Pemeriksaan Fisik

d)

Studi Dokumentasi

55.

Jenis Pemeriksaan fisik yang menggunakan telapak tangan dan jari untuk meraba dan menyentuh disebut dengan istilah.....

a)

Palpasi

b)

Perkusi

c)

Auskultasi

d)

Inspeksi

56.

Jenis Pemeriksaan fisik yang menggunakan alat khusus untuk mendengar suara yang dihasilkan dari jantung ataupun paru2 disebut dengan istilah.....

a)

Auskultasi

b)

Perkusi

c)

Palpasi

d)

Inspeksi

57.

Seorang pasien datang ke klinik, pasien berespon dengan sangat baik, pasien mengeluhkan lemas badan, sudah satu hari dirinya buang air besar cair sebanyak 8 kali, saat dilakukan pemeriksaan akral dingin dan TD 80/60, HR 107 bpm, RR 20 x/mnt. Berdasarkan kasus tersebut maka dapat dipastikan bahwa ....?

a)

Airway clear, breathing clear, circulation clear

b)

Airway clear, breathing clear, circulation bermasalah


c)

Airway bermasalah, breathing bermasalah, circulation bermasalah

d)

Airway bermasalah, breathing clear, circulation clear

e)

Airway clear, brathing bermasalah, circulation bermasalah

58.

Terjadi kecelakaan mobil angkutan kota dengan mobil minibus (frontal). Korban kecelakaan minibus ditemukan dalam kodisi tidak sadar, terdapat luka lecet pada pipi klien, kaca mobil retak seperti sarang laba-laba, saat penanganan terdengar suara snoring, dengan frekuensi nafas 28 kali permenit. Apa tindakan prioritas yang harus dilakukan pada korban ?

a)

Lakukan pemasangan OPA

b)

Pasang Head Stabilzer

c)

Berikan oksigen NRM 10 - 15 lpm

d)

Pasang Collar Neck

e)

Direct pressure pada pipi klien

59.

Seorang pasien laki-laki usia 25 tahun mengalami sumbatan partial akibat pangkal lidah turun kebelakang, maka suara napas tambahan yang mungkin ditemukan adalah ?

a)

Gurgling

b)

Wheezing

c)

Stridor

d)

Snoring

e)

Crowing

60.

Pasien laki-laki usia 18 tahun dengan keadaan tidak sadar akibat kecelakaan lalu lintas, terdengar snoring, kemudian dilakukan pemasangan OPA, namun saat insersi, terdapat tahanan pada lidah pasien, gag reflect positif, terdapat luka pada kepala. Apa yang harus dilakukan selanjutnya ?


a)

Miringkan kepala pasien

b)

Cross Finger

c)

Melepas OPA

d)

Pasang NPA

e)

Suctioning

61.

Korban kecelakaan lalu lintas dengan kondisi Airway snoring dan telah dipasang OPA, saat dilakukan pemeriksaan breathing ditemukan pergerakan dada tidak simetris, RR 32 x/menit, trachea bergeser ke arah yang sehat, terdapat peningkatan JVP, auskultasi negative pada paru yang sakit, hasil perkusi hipersonor pada paru yang sakit. Apa masalah yang dialami korban pada kasus tersebut ?

a)

Open Peneumothorak

b)

Hematotorak Massive

c)

tamponade jantung

d)

Tension Pneumothorak

e)

Flail chest

62.

Seorang laki-laki berusia 32 tahun mengalami kecelakaan lalulintas. Hasil pengkajain didapat: kesadaran unresponsive, terdengar suara gurgling dan snoring, tampak retraksi substernal. Tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 112 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit dan suhu 37,9oC. Apakah prioritas tindakan yang harus dilakukan?

a)

lakukan pemasangan infus

b)

suction dan pasang OPA

c)

observasi nilai GCS

d)

berikan O2 dengan NRM

e)

berikan ventilasi positif

63.

Seorang perempuan berusia 21 tahun mengeluh sulit bernapas. Keluarga mengatakan pasien seperti tersedak setelah makan bakso. Hasil pengkajian didapatkan: pasien tampak memegangi leher, kulit kemerahan dan sianosis, tidak terdengar suara napas, dan tidak pengembangan paru. Apakah prioritas tindakan yang harus dilakukan?

a)

pasang oropharyngeal airway

b)


berikan O2 dengan NRM

c)


lakukan intubasi

d)

lakukan hemlich manouver

e)

berikan ventilasi

64.

Seorang perempuan berusia 29 tahun jatuh dari lantai 4 sebuah gedung. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami penurunan kesadaran, terdapat fraktur di klavikula, luka terbuka dikepala. Tekanan darah 140/95 mmHg, frekuensi nadi 65 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dan suhu 37,9oC, tampak napas gasping (megap-megap). Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan?

a)

pasang oropharyngeal airway

b)

berikan ventilasi

c)

lakukan intubasi

d)

lakukan pembersihan luka

e)

pasang neck collar

65.

Seorang perempuan berusia 23 tahun mengalami penurunan kesadaran setelah tabrakan mobil. Hasil pengkajian didapatkan Tekanan darah 90/70 mmHg, frekuensi nadi 112 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dan suhu 37,9oC. Terdapat retraksi suprasternal, penggunaan otot bantu napas dan pernapasan cuping hidung. Pengembangan dada tampak tidak simetris. Apakah masalah yang ditemukan berdasarkan kasus tersebut?

a)

airway

b)

breathing

c)


circulation

d)

disability

e)

exposure

66.

Seorang laki-laki berusai 32 tahun mengalami sesak berat. Hasil pengkajian didapatkan: frekuensi napas 32 x/menit, terdapat retraksi suprasternal, penggunaan otot bantu napas dan pernapasan cuping hidung, terdapat deviasi trakea dan peningkatan JVP, pengembangar dada tampak tidak simetris, perkusi terdengan hyperesonan. Apakah penyebab masalah pernapasan berdasarkan kasus tersebut?

a)

penumpukan cairan di rongga thorax

b)

akumulasi cairan di rongga paru

c)

adanya massa pada paru

d)

akumulasi udara di rongga thorax

e)


akumulasi udara di jalan napas

67.

Laki-laki usia 21 tahun korban kecelakaan lalu lintas, dada membentur stang motor, berrespon terhadap nyeri, terdapat pendarahan dari hidung dan luka robek di pelipis, terdengar snoring, saat ini klien masih dalam ambulance transport (minim alat). Manakah tindakan yang paling tepat pada pasien ?

a)


Log Roll

b)

Neck lift

c)

Head Tilt

d)

Chin lift

e)


Jaw trust

68.

Seorang tenaga kesehatan mendapati seorang pasien dengan kondisi masih sadar saat ini, tenaga kesehatan tersebut ingin memastikan kepatenan jalan napas pasien. Tindakan yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara?


a)

Melakukan Pemeriksaan Fisik

b)

Mengajak klien berbicara

c)


Melakukan tindakan jaw trust

d)

Melakukan Palpasi Akral dan Nadi

e)

Menilai GCS dan Pupil Penderita

69.

Seorang laki-laki 32 tahun mengalami luka akibat tusuk pada dada kanan, pasien tampak kesulitan bernapas pernapasan interkostalis, adanya hembusan udara dari luka dan terdengar suara hisapan pada luka. Saat ini pasien semi fowler, dan mendapat O2. Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan pada pasien tersebut?

a)


Menjahit luka

b)

Membiarkan luka tetap terbuka

c)


Kompres luka dengan NaCl 0,9%

d)

Memasang balutan kasa 3 sisi

e)

Menutup rapat luka dengan plester

70.

Seorang laki-laki 33 tahun menjadi korban bencana gempa bumi dengan kondisi Fraktur terbuka di paha, tampak tulang menonjol, dan pendarahan hebat dari luka, CRT >2 detik, nadi cepat, akral dingin. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan?

a)

Cek status mental melalui pemeriksaan AVPU

b)


Lakukan prosedur kontrol perdarahan

c)


Lakukan prosedur logroll

d)


Buka jalan napas dengan memasang OPA

e)


Cek nadi radialis pasien berkala

71.

Laki-laki 30 tahun menjadi korban demonstrasi, hasil pemeriksaan diperoleh pendarahan massive pada abdomen akibat senjata tajam (tidak ada usus terburai), nadi 148 x/menit, napas cepat, akral dingin, CRT lebih dari 3 detik. Komplikasi gawat darurat yang dapat mengancam nyawa segera adalah ?

a)

Sumbatan jalan napas akibat akumulasi saliva

b)


Syok kardiogenik akibat nyeri abdomen hebat

c)


Syok hipovolemik akibat kehilangan darah

d)


Infeksi akibat luka tusuk abdomen

e)

Syok distributive akibat hipoksia

72.

Seorang perempuan berusia 22 tahun mengalami sesak berat. Hasil pengkajian didapatkan: frekuensi napas 32 x/menit, terdapat retraksi interkostal, penggunaan otot bantu napas dan pernapasan cuping hidung, pengembangan dada tampak tidak simetris, perkusi terdengar pekak (redup). Pasien lebih nyaman dengan posisi semi powler dan powler. Apakah penyebab masalah pernapasan berdasarkan kasus tersebut?

a)

penumpukan sekret di jalan napas

b)

akumulasi cairan di rongga paru

c)

adanya massa pada paru

d)

akumulasi udara di rongga thorax

e)

akumulasi udara di jalan napas

73.

Seroang laki-laki berusai 34 tahun mengalami akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian didapat: kesadaran unresponsive, tampak retraksi substernal, dan terdapat PCH, frekuensi napas 32 x/menit. Pasien sudah terpasang NRM 15 lpm. Kemudian dilakukan ventilasi tekanan positif dengan sungkup yang sudah sesuai. Evaluasi menunjukkan dada pasien tidak mengembang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

a)


siapkan intubasi

b)


lakukan suctioning

c)


tambahkan tekanan

d)

buka mulut pasien

e)

reposisikan airway

74.

Tn. A usia 42 tahun dan Ny. C usia 39 tahun mengalami tabrakan dengan mobil lainnya saat mengendarai mobilnya di jalan tol. Pada saat kejadian, Tn. A dalam keadaan sadar, saat dikeluarkan dari mobil Tn. A menjerit kesakitan, ditemukan tungkai sinistra tibia fibula tampak bengkok, bengkak, dan luka robek. Sedangkan Ny. C saat kejadian dalam keadaan tidak sadar dan ditemukan adanya jejas pada dada dekstra dan diduga mengalami henti napas. Berdasarkan kasus di atas, manakah pernyataan yang benar ?

a)

Ny. C termasuk dalam kategori gawat dan Tn.A termasuk dalam kategori darurat

b)

Ny. C termasuk dalam kategori darurat dan Tn.A termasuk dalam kategori gawat

c)

Ny. C dan Tn.A termasuk dalam kategori gawat

d)

Ny. C dan Tn.A tidak termasuk dalam kategori darurat

e)

Ny. C dan Tn.A termasuk dalam kategori darurat

75.

Seorang perempuan berusia 27 tahun jatuh dari motor dibawa ke ruang unit gawat darurat, hasil pemeriksaan terdapat luka di bagian pipi kiri dan dicurigai mengalami cedera leher. tiba-tiba pasien mengalami henti napas dan henti jantung. Perawat memakai alat pelindung diri, kemudian mengecek respon pasien dan mengaktifkan sistem emergency, Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Mengecek nadi karotis pasien

b)

Memberikan bantuan nafas sebanyak 2 kali

c)

Melakukan kompresi jantung sebanyak 30 kali

d)

Membuka jalan napas dengan teknik head tilt chin lift

e)

Mengkaji napas pasien dengan cara look, listen and feel

76.

Laki-laki berusia 17 tahun mengalami kecelakaan motor dibawa ke ruang unit gawat darurat, mengalami henti jantung dan henti napas. Dua orang perawat langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP). Berapakah rasio kompresi dan ventilasi yang diberikan?

a)

30 kompresi dan 2 ventilasi

b)

15 kompresi dan 1 ventilasi

c)

30 kompresi dan 1 ventilasi

d)

15 kompresi dan 2 ventilasi

e)

30 kompresi 4 ventilasi

77.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun mengalami henti napas dan henti jantung di ruang unit gawat darurat. Perawat langsung menemukan tidak teraba nadi karotis. Apakah yang harus dilakukan?

a)

Bantuan Pernafasan

b)

RJP

c)

Pemberian Oksigen 5L/Menit

d)

Pasang Infus

e)

Berikan terapi Oksigen

78.

Jika nadi teraba, nafas tidak ada kuat, tindakan yang dilakukan ?

a)

Resceu Breathing setiap 6 detik

b)

RJP

c)

Pasang Air Ney Defenitif (infusan)

d)

Pasang Oksigen 10 pm/menit

e)

Pasang Bidai

79.

Ketika anda mau berangkat kuliah dikampus UMP, tiba - tiba diperjalanan anda menemui orang pingsan dipinggir jalan dikarenakan jatuh dari sepeda motor. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah :

a)

Aman (3A)

b)

Langsung RJP dengan High Quality CPR

c)

Memanggil Bantuan

d)

Membawa korban ke fasilitas kesehatan

e)

Membiarkan

80.

Berapa waktu pada saat cek nadi dan nafas pada pasien tidak sadar ?

a)

8 detik

b)

10 detik

c)

20 detik

d)

8 menit

e)

10 menit

81.

Pembebasan jalan nafas dengan teknik Jaw Trust dilakukan pada pasien ?

a)

Curiga Trauma Cervikal

b)

Pasien dengan obesitas

c)

Pasien Hamil

d)

Pasien Lumpuh

e)

Jawaban semua salah

82.

Titik tekan kompresi jantung pada orang dewasa ?

a)

Diantara 2 Tulang Susu

b)

Tepat diatas PX

c)

Pertengahan Tulang Sternum

d)

2 jari diatas PX

e)

Sternum

83.

Anda seorang perawat telah selesai melakukan tindakan RJP. Setelah selesai anda memposisikan pasien dengan posisi MANTAP.

Apakah fungsi dari posisi mantap ?

a)

Mencegah Aspirasi

b)

Biar nyaman

c)

Mempertahankan sirkulasi oksigen ke otak

d)

Mencegah baroma trauma

e)

Mempertahankan trauma

84.

Kapan RJP dihentikan ?

a)

Penolong kelelahan

b)

Asistol menetap atau tidak teraba denyut nadi 10 menit

c)

Upaya RJP membahayakan penolong

d)

Pasien sudah sadar

e)

Semua Jawaban Benar

85.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan dalam teknik CPR yang benar?

a)

Memberikan obat sebelum memulai CPR.

b)

Melakukan kompresi dada tanpa memeriksa nadi.

c)

Menghubungi layanan darurat sebelum memastikan keselamatan.

d)

Memastikan keselamatan diri dan lingkungan.

86.

Sebutkan tiga penyebab utama henti jantung!

a)

Penyakit jantung koroner, aritmia, serangan jantung

b)

Hipertensi, diabetes, obesitas

c)

Infeksi, alergi, gangguan tidur

d)

Kekurangan vitamin, dehidrasi, stres

87.

Bagaimana cara menilai kesadaran pasien yang tidak sadar?

a)

Gunakan skala Glasgow Coma Scale (GCS) dan periksa respons terhadap rangsangan.

b)

Lakukan pemindaian CT tanpa evaluasi klinis.

c)

Tanya pasien tentang kondisi mereka.

d)

Periksa denyut nadi dan tekanan darah.

88.

Apa yang dimaksud dengan protokol resusitasi lanjutan?

a)

Protokol resusitasi lanjutan digunakan untuk mengobati infeksi.

b)

Protokol resusitasi lanjutan adalah pedoman untuk penanganan pasien henti jantung.

c)

Protokol resusitasi lanjutan adalah teknik untuk mengurangi detak jantung.

d)

Protokol resusitasi lanjutan adalah metode untuk meningkatkan tekanan darah.

89.

Sebutkan dua teknik ventilasi yang digunakan dalam CPR!

a)

Ventilasi mulut ke mulut dan ventilasi menggunakan kantong resusitasi.

b)

Ventilasi hidung ke mulut

c)

Ventilasi menggunakan masker oksigen

d)

Ventilasi dengan kompresi dada

90.

Apa yang harus dilakukan jika pasien tidak merespons setelah CPR?

a)

Ganti posisi pasien dan tunggu beberapa menit.

b)

Berhenti melakukan CPR dan tunggu bantuan datang.

c)

Panggil bantuan medis dan lanjutkan CPR.

d)

Coba gunakan alat defibrillator tanpa memanggil bantuan.

91.

Jelaskan perbedaan antara henti jantung dan serangan jantung!

a)

Henti jantung adalah berhentinya detak jantung, sedangkan serangan jantung adalah penyumbatan aliran darah ke jantung.

b)

Henti jantung adalah serangan jantung yang parah.

c)

Serangan jantung adalah detak jantung yang sangat cepat.

d)

Henti jantung terjadi karena tekanan darah tinggi.

92.

Apa yang harus dilakukan jika Anda tidak memiliki alat AED saat melakukan CPR?

a)

Gunakan alat lain yang tidak sesuai untuk defibrilasi.

b)

Berhenti melakukan CPR dan tunggu bantuan datang.

c)

Coba lakukan pernapasan buatan tanpa melakukan CPR.

d)

Lanjutkan CPR dan panggil bantuan medis.

93.

Sebutkan tanda-tanda pasien yang mengalami henti jantung!

a)

Denyut nadi yang kuat

b)

Kehadiran refleks pupil

c)

Tidak adanya denyut nadi, tidak ada pernapasan, kehilangan kesadaran.

d)

Pernapasan cepat

94.

Bagaimana cara melakukan kompresi dada yang efektif?

a)

Tempatkan tangan di leher, tekan perlahan dan stabil.

b)

Tempatkan tangan di tengah dada, tekan kuat dan cepat, 100-120 kompresi per menit.

c)

Lakukan kompresi dengan satu tangan, 50-60 kompresi per menit.

d)

Hindari menekan dada, fokus pada pernapasan buatan.

95.

Apa yang dimaksud dengan siklus CPR dan berapa lama durasinya?

a)

Siklus CPR hanya memerlukan 10 kompresi dan 1 napas.

b)

Siklus CPR dilakukan selama 15 detik tanpa henti.

c)

Siklus CPR terdiri dari 20 kompresi dan 5 napas.

d)

Siklus CPR berlangsung selama 30 kompresi dan 2 napas, diulang terus menerus.

96.

Sebutkan dua faktor risiko yang dapat menyebabkan henti jantung!

a)

Kadar kolesterol rendah

b)

Diabetes melitus

c)

Obesitas

d)

Penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi

97.

Apa yang harus dilakukan setelah pasien mulai merespons?

a)

Menghentikan semua perawatan dan menunggu hasil lebih lanjut.

b)

Mengabaikan kondisi pasien dan tidak melakukan tindakan lebih lanjut.

c)

Memberikan obat yang tidak sesuai dengan diagnosis.

d)

Terus memantau kondisi pasien dan sesuaikan rencana perawatan.

98.

Jelaskan pentingnya evaluasi respons pasien setelah resusitasi!

a)

Evaluasi tidak diperlukan setelah resusitasi.

b)

Resusitasi selalu berhasil tanpa evaluasi.

c)

Evaluasi respons pasien setelah resusitasi penting untuk menilai efektivitas intervensi dan menentukan langkah perawatan selanjutnya.

d)

Evaluasi hanya penting untuk pasien yang sadar.

99.

Apa yang harus dilakukan jika pasien mengalami muntah saat tidak sadar?

a)

Berikan air untuk diminum.

b)

Tunggu sampai pasien sadar sebelum bertindak.

c)

Biarkan pasien terbaring telentang.

d)

Posisikan pasien miring dan hubungi layanan darurat.

100.

Terjadi bencana masal pada daerah X, tindakan awal kita sebagai perawat gadar yang tepat sesuai dengan Rapid Assesment Triage menggunakan metode START ialah

a)

Mencari korban yang masih bernafas dan tidak bernafas

b)

Mencari korban yang dapat bernapas spontan >30x permenit

c)

Mencari korban yang dapat bernapas spontan <30x permenit

d)

Mencari korban yang dapat bernapas spontan <30x permenit

101.

Dalam tragedi musibah massal ditemukan pasien tidak bernafas setelah dilakukan tindakan dengan membuka airway pasien bisa kembali bernafas, tetapi tidak bernapas spontan. Dikategorikan apakah pasien ini

a)

kuning

b)

hijau

c)

merah

d)

hitam

102.

Dalam tragedi musibah massal ditemukan pasien bernapas spontan, RR<30 x /menit, CRT< 2 detik, Nadi <100 x/menit dan setelah perawat memberi perintah mengangkat kedua tangan pasien dapat mengangkat kedua tangan tetapi dengan gerakan lambat dikategorikan apakah pasien ini

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Merah

103.

Disuatu daerah yang terkena bencana tanah longsor terdapat 25 korban dengan luka-luka ringan,13 korban luka berat dengan perdarahan, 7 korban meninggal dan 9 orang tidak diketemukan. Untuk kode triage pada korban dengan luka ringan dengan warna

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Hitam

104.

Tn. Andi (39 tahun ) datang ke IGD dengan fraktur terbuka pada femur pasien mengalami sianosis. Pasien tersebut di kategorikan dalam

a)

pasien gawat darurat

b)

pasien tidak gawat tidak darurat

c)

pasien tidak gawat tapi darurat

d)

darurat

105.

Tn. Munir dengan umur 42 tahun dan Ny. Sakdiah umur 40 tahun mengalami tabrakan dengan mobil lainnya saat mengendarai mobilnya di jalan tol. Pada saat kejadian Tn. Munir dalam keadaan sadar, saat dikeluarkan dari mobil Tn. Munir menjerit kesakitan ternyata ditemukan tungkai sinistra tibia fibula tampak bengkok, bengkak, dan terdapat luka robek yang mengeluarkan darah. Sedangkan Ny. Sakdiah saat kejadian dalam keadaan tidak sadar dan ditemukan adanya jejas pada dada dekstra dan diduga mengalami henti nafas. Pada kasus diatas, pernyataan manakah yang benar menurut kondisi gawat dan darurat?

a)

Ny. Sakdiah termasuk dalam kategori gawat dan Tn. Munir termasuk dalam kategori darurat

b)

Ny. Sakdiah termasuk dalam kategori darurat dan Tn. Munir termasuk dalam kategori gawat

c)

Ny. Sakdiah dan Tn. Munir termasuk dalam kategori gawat dan darurat

d)

Ny. Sakdiah dan Tn. Munir tidak termasuk dalam kategori gawat dan darurat

106.

Pasien datang ke IGD dengan keadaan sadar, tampak kesulitan bernafas dan kedua tangan memegangi leher, orang yang mengantar pasien menyebutkan pasien tersedak, apa tindakan yang tepat kita lakukan

a)

Head tilt

b)

Chin lift

c)

heamlich manuver

d)

jaw trust

107.

Tindakan yang tepat untuk membebaskan jalan napas pasien yang dicurigai cedera tulang belakang ialah

a)

Head tilt

b)

Chin Lift

c)

Heamlich manuver

d)

Jaw trust

108.

Seorang laki-laki umur 37 tahun, masuk di UGD dengan riwayat kecelakaan lalu lintas. Terdapat bekas darah di mulut dan hidung klien, terdengar suara ronchi saat bernafas, terdapat periorbital echimosis dan battle sign. Tanda tanda vital, TD 90/60 mmhg Nadi 115 kali permenit (regular dan lemah) RR 32 kali permenit (irregular), Apakah masalah keperawatan yang utama pada klien tersebut?

a)

Pola Nafas Tidak Efektif

b)

Kekurangan volume cairan

c)

Risiko kekurangan volume cairan

d)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

109.

Seorang laki-laki umur 30 tahun, dirawat di UGD dengan riwayat jatuh dari sepeda motor tanpa mengenakan helm. Keluar darah dari hidung dan telinga, lebam-lebam disekitar kelopak mata, kebiruan dibelakang telinga, suhu tubuh 38,8 ° C, pola pernafasan cheyne-stokes, terjadi penurunan kesadaran.

Manakah tanda-tanda yang mengindikasikan terjadinya fraktur basis cranial?

a)

Kenaikan suhu tubuh, pola pernafasan cheyne-stokes, penurunan kesadaran

b)

Keluar darah dari hidung dan telinga, pola pernafasan cheyne-stoke, penurunan kesadaran

c)

Keluar darah dari hidung dan telinga, lebam-lebam disekitar kelopak mata,kebiruan dibelakang telinga


d)

. Lebam-lebam disekitar kelopak mata, kebiruan dibelakang telinga, peningkatan suhu tubuh

110.

Seorang laki-laki, usia 60 tahun datang ke UGD RS, dengan keluhan utama kesadaran menurun sejak 3 jam yang lalu. Dari pemeriksaan fisik tidak didapatkan jejas atau luka. Pada pemeriksaan TTV didapatkan TD 190/130 ; N 80x/menit ; P 30x/menit ; S 36.8°C ; SpO2 64%. Apakah tindakan awal yang perlu dilakukan?

a)

Periksa laboratorium darah lengkap

b)

Lakukan CT scan kepala

c)

Evaluasi jalan napas dengan Look-listen-feel

d)

Berikan obat anti hipertensi

111.

Anda sedang makan bakso di kantin bersama teman. Tiba-tiba teman anda tidak dapat berbicara dan memegang leher. Sesaat kemudian tampak wajah teman anda mulai kebiruan. Apa tindakan yang anda lakukan?

a)

Melakukan chin lift manouver

b)

Melakukan heimlich manouver

c)

Melakukan sellick manouver

d)

Melakukan valsalva manouver

112.

Dari rangkaian prosedur intubasi endotrakheal di bawah ini, manakah yang tidak tepat?

a)

Selalu pegang laringoskop di tangan kanan

b)

Melakukan facemask dapat dilakukan dengan 1 tangan maupun 2 tangan

c)

Posisi ujung ETT terletak di atas carina trachea

d)

Setelah intubasi, pengembangan paru harus simetris kanan dan kiri

113.

Apa tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah pada pasien dengan gangguan jalan napas?

a)

Lakukan pemasangan oropharingeal airway

b)

Lakukan head tilt/ chin lift/ jaw thrust manouver

c)

Lakukan suctioning jika didapatkan suara gurgling pada pasien

d)

Semua jawaban benar

114.

Berapakah konsentrasi oksigen yang dihasilkan pada Non-Rebreathing Masker?

a)

20-40%

b)

40-60%

c)

60-80%

d)

100%

115.

Seorang laki-laki, usia 60 tahun datang ke UGD RS, dengan keluhan utama kesadaran menurun sejak 3 jam yang lalu. Dari pemeriksaan fisik tidak didapatkan jejas atau luka. Pada pemeriksaan TTV didapatkan TD 190/130 ; N 80x/menit ; P 30x/menit ; S 36.8°C ; SpO2 64%. Apakah tindakan awal yang perlu dilakukan?

a)

Periksa laboratorium darah lengkap

b)

Lakukan CT scan kepala

c)

Evaluasi jalan napas dengan Look-listen-feel

d)

Berikan obat anti hipertensi

116.

Anda sedang makan bakso di kantin bersama teman. Tiba-tiba teman anda tidak dapat berbicara dan memegang leher. Sesaat kemudian tampak wajah teman anda mulai kebiruan. Apa tindakan yang anda lakukan?

a)

Melakukan chin lift manouver

b)

Melakukan heimlich manouver

c)

Melakukan sellick manouver

d)

Melakukan valsalva manouver

117.

Dari rangkaian prosedur intubasi endotrakheal di bawah ini, manakah yang tidak tepat?

a)

Selalu pegang laringoskop di tangan kanan

b)

Melakukan facemask dapat dilakukan dengan 1 tangan maupun 2 tangan

c)

Posisi ujung ETT terletak di atas carina trachea

d)

Setelah intubasi, pengembangan paru harus simetris kanan dan kiri

118.

Apa tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah pada pasien dengan gangguan jalan napas?

a)

Lakukan pemasangan oropharingeal airway

b)

Lakukan head tilt/ chin lift/ jaw thrust manouver

c)

Lakukan suctioning jika didapatkan suara gurgling pada pasien

d)

Semua jawaban benar

119.

Berapakah konsentrasi oksigen yang dihasilkan pada Non-Rebreathing Masker?

a)

20-40%

b)

40-60%

c)

60-80%

d)

100%

120.

   Seorang pasien laki-laki berusia 17 tahun, korban perkelahian disekolah, diantar keunit gawat darurat dengan luka tusuk diabdomen. Pasien mengerang kesakitan, pendaraha nmasif disekitar pisau yang menancap. Pasien direncanakan akan segera dilakukan pembedahan. Apakah tindakan yang harus dilakukan?

a)

   Mencabut pisau yang menancap di abdomen pasien 

b)

Memasang infus 2 jalur untuk persiapan pembedahan

c)

Menghubungi pihak polisi untuk segera dilakukan visum

d)

  Melakukan fiksasi pada pisau agar tidak berubah tempat dan bergeser

e)

  Memberikan penjelasandan meminta persetujuan keluarga untuk dilakukan

121.

Tn. A mengalami kecelakaan motor 3 hari yang lalu, setelah ditangani oleh pihak Rumah sakit, Tn. A terpasang WSD, infuse, oksigen 2 L/menit posisi tidur semi faoler. Saat pemeriksaan didapakan hasil Respirasi 24x/menit, nadi 88 x/menit, TD 120/90 mmHg. Aktifitas pasien dibantu oleh keluarga dan terjadi ditempat tidur. Pasien mengatakan merasa bersyukur bisa selamat dari kecelakaan. Dari kasus diatas, data subjektif yang tepat adalah ….

a)

Terpasang WSD 

b)

Terapi oksigen 2lt/i

c)

Posisi psien semi faoler

d)

Saat pemeriksaan didapatkan RR 24x/I, nadi 88 x/I, TD 120/90 mmHg

e)

  Pasien mengatakan merasa bersyukur bisa selamat dari kecelakaan

 

122.

Seorang Laki-laki 30 tahun, masuk ke UGD RS Sehat post kecelakaan lalu lintas.Pasien mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan mobil dari arah depan. Pasien tampak pucat, gelisah, TD 90/60 mmHg, nadi 110x/menit, pernapasan24x/menit.

Apakah tindakan yang saudara lakukan pada Pasien di atas adalah .... ?

a)

Melakukan pemeriksaan USG abdomen 

b)

Melakukan pemeriksaan CT-scan kepala

c)

Melakukan tindakan laparotomI

d)

Resusitasi cairan dan anamnesa / pemeriksaan fisik secara menyeluruh

e)

Melakukan tindakan DPL

123.

Seorang laki-laki datang ke IGD dengan luka tusukan di bagian perutnya. pasien mengalami pendarahan dan penurunan kesadaran. Pengkajian tanda-tanda vital didapatkan TD 90/70 mmHg, nadi 55x/menit, dan pernapasan 20x/menit. Akral dingindan pucat, pengisian kapiler > 3 detik.Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas ?

a)

Nyeri akut

b)

Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

c)

Gangguan rasa nyaman

d)

Perdarahan

e)

Gangguan integritas kulit

124.

Seorang pasien laki-laki berumur 40 tahun mengalami trauma abdomen akibat jatuh dari lantai 3. Pasien tampak gelisah, tampak jejas pada punggung dan lengan. Tekanan darah 80/50 MmHg, nadi 110 x/mnt, pernapasan 24 x/mnt.

Apakah pertolongan pertama perlu  dilakukan pada Pasienbtersebut?

a)

Memberikan napas buatan

b)

Tanda-tanda perdarahan

c)

Memberikan resusitasi cairan

d)

Managemen Airway dan breathing

e)

Melakukan pemasangan infus

125.

pada kasus laki-laki berumur 40 Tahun ,Apakah yang harus diobservasi selanjutnya oleh perawat

a)

Tingkat kesadaran

b)

Tanda-tanda vital

c)

Saturasi oksigen

d)

Tanda-tanda perdarahan

e)

Suara pernapasan

126.

Kira-kira 2 jam yang lalu sebelum Tn.F  mengendarai sepeda motor dan menabrak truk yang ada di depannya. Tn.F terjatuh dengan posisi dada dan perut kanan membentur aspal. Setelah kejadian,Tn.F masih bisa pulang sendiri dengan mengendarai sepeda motornya. Tapi setelah beberapa saat di rumah, Tn. F merasa perut sebelah kanan nyeri hebat sampai punggung. Bedasarkan kasus diatas Apakah masalah keperawatan yang utama pada klien tersebut......?

a)

Nyeri akut

b)

Kekurangan volume cairan

c)

Risiko kekurangan volume cairan

d)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

127.

Pada kasus Tn. F jatuh dengan posisi perut kanan membentur aspal.

a)

Trauma tembak 

b)

Trauma tembak dan trauma tumpul

c)

Trauma tumpul

d)

Cedera akselerasi

128.

Seorang laki-laki, masuk ke IGD karena mengalami perlukaan yang cukup serius akibat kecelakaan lalulintas. Luka tampak jelas pada daerah abdomen disertai dengan luka terbuka dengan tanda-tanda shock. Jika anda adalah orang yang pertama melihat pasien diruangan gawat darurat.

Apakah tindakan pertama yang akan anda lakukan sebagai seorang perawat ?

a)

Mencari sumber perdarahan sambil memasang infuse 

b)

Memasang splint pada fraktur kemudian segara ambil contoh darah untuk crosmathching

c)

Chek apakah air way tidak ada gangguan kemudian mengatasi shock

d)

Berikan morfin untuk atasi nyerinya

e)

Laukan pemeriksaan fisik lengkap untuk megetahui perlukaan yang ada

129.

Tn D, 33 tahun mengalami kecelakaan, mobilnya menabrak truk yang sedang berhenti.Saat itu ia tidak menggunakan sabuk keselamatan. Dadanya membentur stir mobil. Tn D dibawa ambulance ke IGD RS Senang Hati. Saat dikaji Tn. D mengeluh sesak, nyeri saat bernafas, tampak laserasi dan lebam pada dada, lebam lebih  hitam didaerah kanan, dada kanan tertinggal dari kiri sehingga gerakan dada tidak simetris. Saat  askultasi dada kanan lebih redup dari dada kiri. Tampak fraktur iga ke 6- 8 dengan hematopneumothoraks kanan. Diputuskan pemasangan Water Seal Drainage,menggunakan sistem 3 botol.

Dari data diatas, Apakah pelaksanaan keperawatan yang tepat untuk keluhan utama Pasien ?

a)

Pemasangan oksigen 3 lt/mt

b)

Pasang infus NaCl 0,9 % 6 jam/ kolfc.

c)

Foto rontgent AP lateral.

d)

Nafas dalam

e)

Manajemen nyeri : Distraksi

 

130.

Tn R, 30 tahun mengalami kecelakaan bermotor sehingga dadanya membentur stangmotor, saat dikaji mengeluh sesak, nyeri saat bernafas, tampak lebam pada dada, lebam lebih hitam diarea kanan, pergerakan dada kanan tertinggal dari kiri sehingga gerakan dada tidak simetris. Pada auskultasi dada kanan lebih redup dari dada kiri . Dari data di atas, komplikasi yang dapat terjadi adalah...

a)

Gagal ginjal 

b)

Pielonefrosis

c)

Flail Chest

d)

Glomerulonefritise

e)

BPH (Benigna Prostat Hipertrofi)

131.

Manajemen nyeri yang dapat di gunakan untuk Pasien trauma dada adalah...

1. Pertahankan pada posisi semi fowler atau fowler.

2. Beri posisi yang nyaman dan menyenangkan pada pasien.

3. Pemberian analgesic

4. Observasi tanda-tanda vital

5. Pertahankan pembatasan aktifitas sesuai anjuran.

Apakah tindakan keperawatan  yang tepat pada masalah ini?

a)

1, 2, 3 benar 

b)

2, 4 benar

c)

Hanya 4 yang benar

d)

1, 3 benar

e)

1, 2, 3, 4, 5 benar

132.

Kira-kira 2 jam yang lalu ketika sedang mengendarai sepeda motor, Pasien mengalami kecelakaan. Menebrak pembats jalan sehingga terjatuh dengan posisi dada dan perut kanan membentur aspal. Setelah kejadian, Pasienm masih bisa pulang sendiri dengan mengendarai sepeda motornya.Tapi setelah beberapa saat di rumah, Pasien mengatakan sesak nafas, perut sebelah kanan terasa nyeri, dari hasil pengkajian didapatkan TTV, TD : 120/80 mmHg N : 88x/menit 26x/menit.

Apakah diagnosa keperawatan dari kasus di atas ?             

a)

Nyeri Akut 

b)

Ketidak seimbangan Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

c)

Pola Nafas tidak Efektif

d)

Resiko Infeks

e)

Bersihan jalan napas tidak efektif

133.

Apakah  tindakan utama yang akan di lakukan dari kasus kecelakaan sepeda motor

a)

Mengkaji pola nafas Pasien, memposisikan Pasien semi fowler Memberikan nasal kanul 2L/menit

b)

Monitor status cairan

c)

Monitor suara napas pasien

d)

Evaluasi adanya nyeri dada

e)

Catat adanya disttrimia jantung

134.

Seorang pasien laki-laki 50 tahun korban kecelakaan lalulintas diantar ke unit emergency dalam kondisi tidak sadar. Dari pemeriksaan fisik diperoleh data : terdapat luka terbuka di dahi dan wajah disertai keluarnya darah dari hidung dan telinga, tampak memar pada bagian abdomen, distensi abdomen (+), fraktur terbuka ½ cruris dextra, akral dingin. Tandavital : TD 90/50 mmHg, pernapasan 25x/menit, nadi 120 x/menit.

Apakah label yang diberikan perawat di ruangan Triase untuk pasien tersebut?

a)

Ungu 

b)

Hijau

c)

Hitam

d)

Merah

e)

Kuning

135.

 

Seorang perempuan berusia 27 tahun jatuh dari motor dibawa ke ruang unit gawat darurat,hasil pemeriksaan terdapat luka di bagian leher dan di dahi pasien, darah keluar dari hidung, telinga dan mulut

Bagaimanakah cara membuka jalan napas pada pasien?

a)

 Chin lift

b)

 Jaw trust

c)

Head til

d)

Chest truste.

e)

Hiperektensi kepala

136.

Seorang bayi perempuan berusia 3 bulan dibawa ibunya ke ruang unit gawat darurat, pasien mengalami sumbatan jalan napas total. Hasil pengkajian didapatkan warna kulit mulai terlihat kebiru-biruan, kesadaran pasien mulai menurun.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Chest trust

b)

Abdominal trust

c)

Heimlich manuveur 

d)

Cek kesadaran pasien

137.

Seorang laki-laki usia  26 tahun jatuh dari motor dengan kecepatan tinggi pada pemeriksaan fisik didapatkan jejas pada dada, respirasi 40 x/menit, suara jantung melemah, JVP meningkat + 7,tekanan darah 80/Palpasi.

Apakah yang dialami oleh Pasien?

a)

Henti jantung 

b)

Haemothorak 

c)

Tamponade jantung 

d)

Fail Chest

e)

Tension pnemothora

138.

Seorang laki2-laki 23 tahun dilarikan ke IGD Rumah Sakit pasca kecelakaan bermotor, hasil pengkajian tidak pasien mengatakan terjadi benturan keras pada daerah belakang  ada  terpasang neck Collar saat tiba di IGD frekwensi pernapasan 40x/menit

sumbatan jalan napas.. Apakah tidakan yang perlu dilakukan perawat di IGD ?

a)

Mengevaluasi jalan napas

b)

Mengevaluasi tanda-tanda vital

c)

Melakukan imobilisasi leher

d)

Mengevaluasi penyebab kemungkinan penyebab terjadinya masalah pernapasan

e)

Memasang combitude

139.

Seorang perempuan 30 tahun dilarikan ke IGD Puskesmas pasca jatu saat melakukan arum jeram. Hasil pengkajian GCS 8, terdengar suara gurging frekwensi 28x/menit, ferwensi nadi 120x/menit, bibir dan ujung kuku sianosis dan adanya krepitasi pada daerah pelvis.

apakah tindakan mandiri keperawatan prioritas yang tepat dilakukan?

a)

Membebaskan jalan napas dengan tindakan suction

b)

Memberikan terapi oksigen 12-15 L/menit mengunakan rebriting mask

c)

Memberikan terapi cairan kristaloid hangat dengan 2 line

d)

Melakukan pembedahan pada daerah pelvis

e)

Meninggikan kepala 10-30 derajat untuk mencegah peningkatan intracranial .

140.

Intervensi yang bertujuan untuk mendapatkan data obyektif tentang frekuensi pernapasan adalah

a)

Pemeriksaan pernapasan

b)

Pemberian oksigen

c)

Pemeriksaan sputum

d)

Latihan Nafas Dalam

e)

Latihan Batuk efektif

141.

Intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas paru adalah

a)

Pemeriksaan pernapasan

b)

Pemberian oksigen

c)

Pemeriksaan sputum

d)

Latihan Nafas Dalam

e)

Latihan Batuk efektif

142.

Intervensi yang bertujuan untuk membebaskan jalan nafas dari akumulasi sekret adalah

a)

Pemeriksaan pernapasan

b)

Pemberian oksigen

c)

Pemeriksaan sputum

d)

Latihan Nafas Dalam

e)

Latihan Batuk efektif

143.

Intervensi yang bertujuan untuk menyediakan sampel sputum untuk pemeriksaan BTA atau mikroorganisme lainnya adalah

a)

Pemeriksaan pernapasan

b)

Pemberian oksigen

c)

Pemeriksaan sputum

d)

Latihan Nafas Dalam

e)

Latihan Batuk efektif

144.

Intervensi yang bertujuan untuk mempertahankan dan memenuhi kebutuhan oksigen adalah

a)

Pemeriksaan pernapasan

b)

Pemberian oksigen

c)

Pemeriksaan sputum

d)

Latihan Nafas Dalam

e)

Latihan Batuk efektif

145.

Peralatan yang perlu disiapkan untuk latihan batuk efektif adalah

a)

Pencatat waktu

b)

Botol wadah

c)

Selang kanula hidung

d)

Masker

e)

Tidak ada

146.

Peralatan yang perlu disiapkan untuk pemeriksaan sputum adalah

a)

Pencatat waktu

b)

Botol wadah

c)

Selang kanula hidung

d)

Masker

e)

Tidak ada

147.

Peralatan yang perlu disiapkan untuk pemeriksaan pernapasan adalah

a)

Pencatat waktu

b)

Botol wadah

c)

Selang kanula hidung

d)

Masker

e)

Tidak ada

148.

Tindakan selanjutnya pada latihan batuk efektif setelah pasien menahan nafas pada pernapasan ketiga dan batukkan dengan kuat adalah

a)

Memasang perlak/alas dan bengkok

b)

Meminta pasien merasakan mengempisnya abdomen dan kontraksi dari otot

c)

Menampung lendir dalam sputum pot

d)

Meminta pasien untuk melakukan nafas dalam 2 kali

e)

Merapikan pasien

149.

Tindakan selanjutnya pada latihan napas dalam setelah meminta pasien merasakan mengembangnya abdomen (cegah lengkung pada punggung) adalah

a)

Meminta menghembuskan nafas perlahan dalam 3 hitungan (lewat mulut, bibir seperti meniup)

b)

Meminta pasien menahan nafas hingga 3 hitungan

c)

Meminta pasien merasakan mengempisnya abdomen dan kontraksi dari otot

d)

Melatih pasien melakukan nafas perut (menarik nafas dalam melalui hidung hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap tertutup)

e)

Merapikan pasien

150.

Tindakan selanjutnya pada pemberian oksigen setelah mengisi botol pelembab dengan aqua sesuai batas adalah

a)

Memastikan tabung masih berisi oksigen

b)

Mengatur posisi semi fowler

c)

Membuka Flow meter demgan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan dan memastikan ada aliran udara

d)

Memasang kanula pada hidung pasien dengan hati-hati

e)

Menyambungkan selang binasal O2 dengan humidifier

151.

Tindakan selanjutnya pada pengambilan sputum setelah meminta pasien untuk mengambil posisi berdiri atau duduk dengan tubuh condong ke depan adalah

a)

Anjurkan pasien untuk berkumur terlebih dahulu

b)

Siapkan tisu, handuk atau sapu tangan dekat pasien

c)

Anjurkan pasien menarik napas dalam

d)

batuk dengan segera dan sekuat mungkin hingga sputum terasa keluar dari trakea, bukan tenggorokan

e)

Tampung sputum dalam wadah

152.

Tindakan selanjutnya pada pemeriksaan pernapasan setelah menyiapkan alat penghitung waktu adalah

a)

Mengatur posisi pasien

b)

Menentukan lokasi nadi yang akan di ukur

c)

Mengamati gerakan dada / perut pasien selama 1 menit

d)

Menilai hasil pengukuran

e)

Merapikan pasien