Font size
WorksheetsUAS Matematika dan Statistika Genap 24/25
Total questions: 45
Worksheet time: 1hrs 5mins
Dalam data yang disusun sebagai sekuen, teknik interpolasi linear digunakan untuk:
Mengurangi noise data
Memprediksi nilai pada titik-titik tidak terukur
Mengelompokkan data ke dalam kelas
Menghitung varians antar titik
Teknik rectangular integration berguna untuk:
Membandingkan data spasial
Membuat estimasi yang mempertahankan total area distribusi data
Menentukan outlier data
Menghitung skewness
Dalam analisis runtun data geologi, apa tujuan dari penggunaan semivariogram?
Menentukan ukuran grid
Mendeteksi struktur spasial atau korelasi jarak antar data
Mengubah data kategorik menjadi numerik
Menentukan arah pola dominan
Dalam statistik dasar, rata-rata tertimbang digunakan saat:
Semua data memiliki nilai yang sama
Setiap nilai memiliki kontribusi yang berbeda
Data berbentuk histogram
Frekuensi tidak diketahui
Diketahui data X = [2, 4, 6, 8, 10]. Hitunglah nilai rata-rata (mean):
5
6
7
8
Simpangan baku (standar deviasi) dari data 1, 3, 5, 7, 9 adalah:
2.83
3.5
4.0
2.0
Diketahui data seperti gambar di atas. Hitung mean berdasarkan nilai tengah kelas.
5.0
6.0
6.5
7.0
Data spasial bertipe raster terdiri dari:
Titik, garis, poligon
Grid nilai kontinu
Atribut kategorik
Buffer jarak tetap
Nearest Neighbor Analysis digunakan untuk:
Menentukan arah sesar
Menghitung nilai rata-rata dari data
Menilai apakah distribusi titik acak atau berkelompok
Mengelompokkan data menjadi zona
Nilai Moran's I positif menunjukkan:
Persebaran acak
Autokorelasi negatif
Pola klaster
Pola menyebar
Hitunglah simpangan baku berdasarkan nilai tengah kelas, dari gambar di atas
2.58
3.21
2.91
3.46
Dalam konteks spasial, overlay digunakan untuk:
Menentukan skala citra
Menyatukan atau membandingkan beberapa layer spasial
Menyaring data berdasarkan standar deviasi
Menghitung nilai rata-rata spasial
Fungsi dari buffering dalam sistem informasi geografis (GIS) adalah:
Menciptakan layer baru berdasarkan arah
Menentukan zona dampak di sekitar fitur spasial
Menghitung nilai autokorelasi
Menentukan skala spasial
Dalam analisis frekuensi, nilai modus dapat ditentukan dari:
Nilai rata-rata
Nilai yang paling sering muncul
Frekuensi relatif terkecil
Median dari kelas tengah
Jika distribusi frekuensi memiliki skewness positif, maka:
Mean < Median < Modus
Mean > Median > Modus
Mean = Median = Modus
Mean < Modus < Median
Perhitungan koefisien variasi (CV) digunakan untuk:
Menentukan penyebaran relatif terhadap rata-rata
Menentukan frekuensi kelas
Menghitung autokorelasi spasial
Menentukan nilai trend
Diketahui hasil pengukuran kadar logam berat dalam ppm: 1.2, 1.5, 1.7, 2.0, 2.2. Hitung standar deviasinya!
0.37
0.41
0.35
0.29
Suatu deret waktu geologi menunjukkan pola: 3, 5, 7, 9, 11, 13.
Berapakah nilai moving average (rata-rata bergerak) 3-data untuk posisi ke-3?:
7.0
9.0
8.0
10.0
Diketahui dua nilai dalam data spasial: A = 3.5, B = 6.1 dengan jarak antar titik 200 meter. Hitung semivarian.
3.38
1.69
6.76
2.24
Dalam pemetaan geologi, metode interpolasi spasial seperti Kriging atau IDW paling tepat digunakan untuk:
Menyaring data yang ekstrem
Menentukan jenis batuan di lapangan
Mengestimasi nilai properti geologi di lokasi yang belum diukur
Menentukan frekuensi getaran tanah
Jika diketahui rerata = 25 dan simpangan baku = 5, maka nilai Z-score untuk nilai 35 adalah:
1.0
2.0
3.0
4.0
Dalam analisis deret waktu geologi, autocorrelation digunakan untuk:
Menentukan distribusi spasial
Menilai hubungan antara data sekarang dan sebelumnya
Menghitung nilai rata-rata
Menghindari duplikasi data
Diketahui nilai logam berat pada empat titik berturut-turut sepanjang sungai: 5.0, 4.0, 6.0, 3.0. Hitunglah moving average 2 titik.
4.0, 5.0, 4.5
4.5, 5.0, 4.5
4.5, 4.0, 4.5
4.5, 5.5, 4.0
Untuk mengetahui apakah dua sekuens data batuan memiliki pola yang mirip, metode yang digunakan adalah:
Chi-kuadrat
Autokorelasi
Cross-correlation
Regresi linier
Apa tujuan utama dari transformasi data menjadi interval seragam dalam studi geologi?
Menyamakan nilai total
Memudahkan deteksi pola periodik
Mengurangi nilai ekstrem
Mengubah data kategorikal menjadi numerik
Jika diketahui data [2, 4, 4, 6, 10], maka ragam (varians) dari data tersebut adalah:
7.0
8.0
6.0
5.0
Dalam analisis spasial, efek batas peta sering diabaikan dalam:
Buffer analysis
Overlay raster
Nearest neighbor analysis
Kriging interpolation
Berapakah rata-rata tertimbang kadar Fe dari kedua lokasi tersebut?
5.2
4.9
5.0
5.1
Dalam konteks distribusi spasial arah geologi, data bersifat:
Linier
Eksponensial
Sirkular
Diskrit
Perbedaan utama antara data ordinal dan nominal dalam konteks spasial adalah:
Ordinal tidak memiliki urutan
Nominal memiliki makna interval
Ordinal memiliki urutan tetapi tidak jarak kuantitatif
Nominal bersifat sirkular
Apa yang dimaksud dengan interpolasi linear dalam analisis data sekuensial?
Apa nama teknik yang digunakan untuk menganalisis distribusi titik apakah acak, teratur, atau terkelompok?
Apa perbedaan utama antara data spasial vektor dan raster?
Apa fungsi dari diagram mawar dalam data arah geologi?
Apa itu Markov Chain dalam konteks analisis data geologi?
Sebutkan satu metode statistik yang digunakan dalam analisis data spasial dengan format raster!
Dalam regresi linear sederhana, nilai yang menggambarkan seberapa besar variasi Y dijelaskan oleh X disebut?
Apa arti dari istilah "buffer" dalam analisis spasial?
Apa perbedaan data nominal dan interval dalam konteks analisis sekuensial?
Apa tujuan utama dari analisis diskriminan dalam analisis data multivariat?
Silahkan untuk soal berikut dapat mengisi jawaban pada lembar ujian!
Jelaskan perbedaan antara interpolasi linear dan integrasi persegi panjang dalam estimasi nilai data berurutan, dan hitung nilai estimasi pada jarak 5000 m dari data terlampir:
a) Hitung nilai interpolasi linear pada jarak 5000 m.
b) Hitung nilai interpolasi dengan metode integrasi persegi panjang untuk interval 4600–6020 m, jika kita ingin mewakilinya dengan satu nilai rata-rata.
Silahkan untuk soal berikut dapat mengisi jawaban pada lembar ujian!
Gunakan data titik pengamatan retakan batuan berikut (dalam meter), dan lakukan analisis Nearest Neighbor untuk menentukan apakah distribusi bersifat acak, teratur, atau mengelompok.
Silahkan untuk soal berikut dapat mengisi jawaban pada lembar ujian!
Sebuah data arah jurus kekar diambil sebanyak 12 titik dengan hasil sebagai berikut (dalam derajat):
10°,20°,15°,355°,5°,180°,190°,175°,185°,95°,100°,110°
a) Hitung rata-rata arah (mean direction) secara sirkular.
b) Tampilkan arah dominan menggunakan diagram mawar.
Berikut terlampir data regresi sederhana antara kedalaman batulempung (x, meter) dan kandungan air pori (y, persen).
a) Tentukan persamaan regresi linear y=a+bxy = a + bxy=a+bx
b) Gunakan hasil regresi untuk memprediksi kadar air pada kedalaman 6 meter.
Diketahui urutan litologi dalam suatu satuan stratigrafi sebagai berikut:
Limestone (L) → Shale (S) → Sandstone (Sa) → Shale (S) → Limestone (L) → Coal (C) → Shale (S)
a) Buat matriks transisi 1-langkah (Markov Chain) dari urutan litologi ini.
b) Hitung probabilitas transisi dari Limestone ke Shale.
