wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Pendidikan Jasmani

Total questions: 80

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi evaluasi dalam konteks pendidikan jasmani?

a)

Proses mendesain kurikulum olahraga.

b)

Proses mengukur dan menilai pencapaian tujuan pembelajaran.

c)

Proses mengembangkan motivasi siswa untuk berolahraga.

d)

Proses menilai sarana olahraga di sekolah.

2.

Ruang lingkup evaluasi pembelajaran jasmani mencakup semua aspek berikut, kecuali…

a)

Proses belajar mengajar.

b)

Hasil prestasi siswa.

c)

Pengelolaan fasilitas olahraga.

d)

Konteks sosial dan lingkungan belajar.

3.

Salah satu tujuan evaluasi formatif dalam pendidikan jasmani adalah…

a)

Memberikan nilai akhir bagi siswa.

b)

Mengidentifikasi kelemahan siswa untuk perbaikan segera.

c)

Menentukan kebijakan anggaran olahraga sekolah.

d)

Menilai kinerja guru saja.

4.

Manakah pernyataan yang tepat membedakan asesmen dan evaluasi?

a)

Asesmen bersifat judgmental, evaluasi bersifat deskriptif.

b)

Asesmen mengumpulkan data untuk feedback, evaluasi membuat keputusan berdasarkan data itu.

c)

Evaluasi hanya dilakukan di akhir semester, asesmen kapan saja.

d)

Evaluasi berfokus pada proses, asesmen pada hasil.

5.

Guru penjas melakukan kuis teori singkat setiap pekan dan memberi umpan balik. Kegiatan ini termasuk…

a)

Asesmen formatif.

b)

Evaluasi sumatif.

c)

Penilaian diagnostik.

d)

Observasi afektif.

6.

Seorang guru menggunakan rubrik untuk menilai keterampilan bola basket; rubrik tersebut harus…

a)

Hanya mencantumkan skor akhir.

b)

Mencakup kriteria kognitif, afektif, dan psikomotorik.

c)

Tidak perlu diuji validitasnya.

d)

Menggunakan format esai panjang saja.

7.

Jika sebuah instrumen evaluasi konsisten menghasilkan skor yang sama pada pengukuran berulang, instrumen tersebut memiliki…

a)

Validitas tinggi.

b)

Reliabilitas tinggi.

c)

Objektivitas rendah.

d)

Praktikalitas rendah.

8.

Dalam menilai perbedaan hasil belajar antara dua kelas, pendekatan evaluasi paling tepat adalah…

a)

Formatif saja.

b)

Sumatif saja.

c)

Evaluasi berbasis kriteria (criterion-referenced).

d)

Self-assessment siswa.

9.

Sebuah evaluasi dikatakan tidak valid jika…

a)

Tes mengukur tujuan yang dimaksud.

b)

Instrumen diuji ahli materi sebelum digunakan.

c)

Item soal tidak sesuai dengan kurikulum.

d)

Prosedur administrasi tes sudah standar.

10.

Rancang skenario singkat untuk asesmen psikomotorik di penjas yang mengukur kelincahan dan keseimbangan siswa. Metode terbaik adalah…

a)

Kuis pilihan ganda tentang teori gerak.

b)

Lomba zig-zag dribble bola bola voli.

c)

Tes push-up selama 1 menit.

d)

Observasi refleksi diri siswa.

11.

Manakah indikator yang termasuk ke dalam domain kognitif di Pembelajaran Penjas?

a)

Tingkat antusiasme siswa selama diskusi teknik sebuah gerakan

b)

Jumlah repetisi pushup yang benar dalam 1 menit

c)

Persentase jawaban benar dalam kuis teori olahraga

d)

Sikap sportif siswa saat pertandingan antar kelas

12.

Contoh indikator afektif pada evaluasi penjas adalah…

a)

Waktu tempuh lari 50 meter

b)

Skor tes pilihan ganda tentang anatomia otot

c)

Frekuensi partisipasi siswa dalam diskusi kelompok

d)

Jumlah passing berhasil dalam latihan bola basket

13.

Domain psikomotorik dalam evaluasi pembelajaran penjas menilai kemampuan…

a)

Memahami konsep olahraga

b)

Mengembangkan strategi permainan

c)

Melakukan teknik gerak dengan koordinasi dan kekuatan

d)

Menunjukkan sikap kerja sama tim

14.

Prinsip SMART dalam perumusan indikator bertujuan untuk

4 lines
15.

Prinsip SMART dalam perumusan indikator bertujuan untuk memastikan indikator…

a)

Umum dan fleksibel

b)

Sulit dicapai agar menantang

c)

Terukur dan memiliki batas waktu

d)

Sematamata kuantitatif

16.

Seorang guru menuliskan indikator "80% siswa mampu menjelaskan aturan bola voli secara lisan". Indikator ini termasuk…

a)

Domain afektif

b)

Domain kognitif

c)

Domain psikomotorik

d)

Domain sosial

17.

Untuk menilai peningkatan sikap sportif siswa, guru menggunakan skala likert 1-5. Ini contoh…

a)

Indikator kuantitatif untuk domain afektif

b)

Indikator kualitatif untuk domain psikomotorik

c)

Indikator kognitif berbasis esai

d)

Instrumen sumatif saja

18.

Dalam model evaluasi formatif, data yang dikumpulkan terutama digunakan untuk…

a)

Menetapkan nilai akhir semester

b)

Memberikan umpan balik demi perbaikan proses belajar

c)

Melakukan ranking siswa

d)

Menyusun kurikulum baru tahun depan

19.

Model evaluasi berbasis kompetensi lebih menekankan pada…

a)

Perbandingan antar siswa (norm‐referenced)

b)

Pencapaian siswa terhadap standar yang ditetapkan (criterion‐referenced)

c)

Tes pilihan ganda

d)

Observasi tanpa rubrik

20.

Sebuah evaluasi dianggap sumatif jika…

a)

Dilakukan sepanjang proses pembelajaran untuk perbaikan

b)

Dilaksanakan di akhir unit pembelajaran untuk mengukur pencapaian

c)

Hanya menggunakan observasi psikomotorik

d)

Tidak memerlukan standar kompetensi

21.

Guru ingin mengombinasikan evaluasi formatif dan sumatif. Susunan yang tepat adalah…

a)

Hanya ujian akhir (sumatif)

b)

Kuis mingguan + penilaian praktik + ujian akhir

c)

Observasi satu kali + proyek akhir

d)

Daftar hadir saja

22.

Apa yang dimaksud dengan instrumen evaluasi dalam pendidikan jasmani?

a)

Alat untuk membangun motivasi siswa

b)

Sarana fasilitasi olahraga di lapangan

c)

Perangkat untuk mengumpulkan data pencapaian belajar siswa

d)

Sistem penjadwalan kurikulum penjas

23.

Manakah jenis instrumen evaluasi berikut yang termasuk penilaian berkelanjutan?

a)

Tes sumatif akhir semester

b)

Observasi langsung keterampilan siswa

c)

Ujian tertulis akhir tahun

d)

Survei alumni

24.

Contoh instrumen portofolio dalam penjas adalah…

a)

Kuesioner teori olahraga

b)

Rekaman video perkembangan teknik dribbling siswa

c)

Tes pilihan ganda

d)

Wawancara lisan satu kali

25.

Validitas konstruk memastikan instrumen…

a)

Memprediksi hasil tes di masa depan

b)

Menyajikan tampilan visual yang menarik

c)

Mengukur konsep teoritis sesuai definisi operasional

d)

Memiliki reliabilitas tinggi

26.

Seorang guru mengundang tiga ahli materi untuk menilai kesesuaian butir soal dengan silabus. Langkah ini untuk menguji…

a)

Face validity

b)

Content validity

c)

Criterion validity

d)

Construct validity

27.

Langkah awal menyusun kuesioner aktivitas fisik yang efektif adalah…

a)

Menentukan bobot nilai tiap item

b)

Menetapkan tujuan pengukuran dan domain yang diukur

c)

Melakukan analisis statistik hasil uji coba

d)

Mengonversi skor ke persentase

28.

Jika suatu tes dribbling bola basket memberikan hasil konsisten namun tidak mencerminkan keterampilan permainan nyata, instrumen tersebut…

a)

Reliabel dan valid

b)

Reliabel tetapi tidak valid

c)

Tidak reliabel tetapi valid

d)

Tidak reliabel dan tidak valid

29.

Dalam uji coba instrumen, guru menemukan beberapa soal membingungkan siswa. Tindakan korektif yang tepat adalah…

a)

Menghapus seluruh instrumen

b)

Menambah jumlah soal

c)

Merevisi penulisan dan format soal, lalu uji coba ulang

d)

Mengganti metode evaluasi menjadi observasi saja

30.

Rubrik penilaian keterampilan senam lantai perlu diuji validitas isinya agar…

a)

Hanya guru yang bisa memahami kriteria

b)

Penilaian sesuai kompetensi yang ditargetkan

c)

Data penilaian mudah diubah oleh siswa

d)

Proses penilaian menjadi subjektif

31.

Anda diminta menyusun instrumen observasi untuk menilai teknik passing bola voli. Elemen terpenting yang harus ada adalah…

a)

Skala Likert umum tanpa indikator spesifik

b)

Daftar kriteria spesifik (jarak tangan, sudut siku, follow-through)

c)

Pertanyaan terbuka tentang pengalaman siswa

d)

Instruksi waktu penyelesaian

32.

Apa definisi tes pengetahuan dalam konteks evaluasi pembelajaran?

a)

Instrumen untuk mengukur keterampilan motorik siswa.

b)

Alat ukur berupa pertanyaan untuk menilai aspek kognitif peserta didik.

c)

Skema penilaian sikap siswa selama praktik.

d)

Daftar rubrik untuk evaluasi afektif.

33.

Keputusan pendahuluan dalam penyusunan tes pengetahuan mencakup, kecuali…

a)

Menentukan tujuan instruksional yang akan diuji.

b)

Memilih bentuk tes (pilihan ganda, esai, dll.).

c)

Menetapkan standar kompetensi yang diukur.

d)

Memastikan tes hanya untuk penilaian akhir.

34.

Evaluasi formatif ditandai oleh…

a)

Ujian akhir semester tanpa umpan balik.

b)

Pengumpulan data terus-menerus untuk memperbaiki proses belajar.

c)

Penilaian berbasis perbandingan antar siswa (normreferenced).

d)

Hanya tes tertulis.

35.

Salah satu sasaran pendidikan dalam penyusunan tes kognitif adalah…

a)

Menilai kualitas sarana olahraga.

b)

Mengukur penguasaan konsep teori gerak siswa.

c)

Menentukan jadwal praktik.

d)

Menilai sikap kerjasama tim.

36.

Guru hendak menguji pemahaman teori anatomi otot. Bentuk tes yang paling tepat adalah…

a)

Observasi teknik gerak.

b)

Tes pilihan ganda terkait fungsi otot.

c)

Penilaian portofolio keterampilan.

d)

Wawancara lisan tentang sikap olahraga.

37.

Setelah uji coba tes esai, diketahui banyak jawaban siswa yang tidak sesuai kunci. Langkah koreksi pertama sebaiknya…

a)

Menambah jumlah soal esai.

b)

Merevisi petunjuk dan kunci jawaban, lalu uji ulang.

c)

Menghapus seluruh butir esai.

d)

Mengganti format ke pilihan ganda tanpa analisis.

38.

Jika pada tes pilihan ganda ditemukan item dengan porsi jawaban benar sangat rendah (<20%), maka item tersebut termasuk…

a)

Sangat mudah.

b)

Sangat sulit.

c)

Daya beda tinggi.

d)

Reliabel.

39.

Suatu tes kognitif dianggap baik jika memenuhi kriteria di bawah ini, kecuali…

a)

Validitas: soal sesuai tujuan ukur.

b)

Reliabilitas: hasil konsisten.

c)

Kepraktisan: mudah disusun namun mengorbankan tujuan.

d)

Objektivitas: penilaian tidak bias.

40.

Manakah pernyataan yang tepat mengenai evaluasi sumatif?

a)

Digunakan untuk umpan balik harian.

b)

Dilakukan di akhir unit untuk menentukan pencapaian keseluruhan.

c)

Bersifat informal dan tidak terdokumentasi.

d)

Hanya menggunakan observasi.

41.

Rancang satu butir soal pilihan ganda untuk mengukur analisis konsep "prinsip latihan interval" pada siswa Penjas. Kunci suksesnya terletak pada…

a)

Menulis soal yang sangat panjang.

b)

Menyusun opsi yang plausible baik secara teori maupun praktik.

c)

Hanya menekankan jawaban benar tunggal.

42.

Kunci suksesnya terletak pada…

a)

Menulis soal yang sangat panjang.

b)

Menyusun opsi yang plausible baik secara teori maupun praktik.

c)

Hanya menekankan jawaban benar tunggal tanpa distractor yang kuat.

d)

Memberi petunjuk jawaban di tepi soal.

43.

Apa yang dimaksud ranah afektif dalam pembelajaran?

a)

Penguasaan pengetahuan teori gerak

b)

Kemampuan koordinasi motorik

c)

Sikap, nilai, dan motivasi peserta didik

d)

Kebugaran fisik siswa

44.

Tahap pertama dalam hirarki afektif menurut Bloom adalah…

a)

Internalization

b)

Valuing

c)

Receiving

d)

Organization

45.

Mengapa evaluasi afektif penting dalam pendidikan jasmani?

a)

Hanya untuk memberikan nilai akhir

b)

Untuk menilai kebugaran saja

c)

Untuk mengembangkan sportivitas dan karakter siswa

d)

Hanya untuk tujuan administratif

46.

Contoh instrumen yang tepat untuk menilai ranah afektif adalah…

a)

Tes esai tentang teori otot

b)

Observasi sikap kerja sama dengan rubrik

c)

Ujian praktik lari 100 meter

d)

Tes pilihan ganda

47.

Seorang guru Penjas menilai kejujuran siswa saat bertanding menggunakan skala likert 1-5. Langkah ini termasuk…

a)

Evaluasi kognitif

b)

Evaluasi psikomotorik

c)

Evaluasi afektif formatif

d)

Evaluasi sumatif kinerja

48.

Rubrik penilaian afektif sebaiknya berisi…

a)

Kriteria objektif perilaku (mis. sikap tanggung jawab) dan deskripsi level kinerja

b)

Petunjuk teknis tes fisik

c)

Instruksi teori ringkas

d)

Grafik perkembangan kebugaran

49.

Jika catatan anekdot menunjukkan siswa rutin membantu teman yang kesulitan, hal ini mencerminkan tahap afektif…

a)

Receiving

b)

Responding

c)

Valuing

d)

Characterization by value

50.

Mana yang bukan implementasi evaluasi afektif di Penjas?

a)

Tes pilihan ganda

b)

Self-assessment jurnal refleksi siswa

c)

Observasi sikap sportivitas

d)

Angket kepuasan siswa

51.

Guru ingin menilai internalisasi nilai sportivitas. Instrumen paling tepat adalah…

a)

Tes teori olahraga

b)

Wawancara mendalam tentang pengalaman pertandingan

c)

Catatan hadir saja

d)

Ujian praktik push-up

52.

Rancang satu butir pertanyaan jurnal refleksi untuk mengevaluasi tahap organization ranah afektif siswa Penjas:

a)

Jelaskan aturan basket!

b)

Bagaimana perasaan Anda saat memenangkan permainan?

c)

Bagaimana Anda mengatur prioritas latihan dan sekolah sepanjang minggu?

d)

Hitung jarak lari Anda!

53.

Apa definisi psikomotor domain dalam pembelajaran fisik?

a)

Pengembangan sikap dan nilai karakter siswa.

b)

Pengukuran pengetahuan teori olahraga.

c)

Kemampuan gerak fisik dan koordinasi motorik.

d)

Penilaian hasil tes tertulis.

54.

Ruang lingkup evaluasi keterampilan di cabang olahraga meliputi semua, kecuali…

a)

Kecepatan dan koordinasi gerak.

b)

Kekuatan dan kelincahan.

c)

Pemahaman teori taktik pertandingan.

d)

Presisi teknik dasar olahraga.

55.

Konsep dasar evaluasi keterampilan menekankan bahwa tes harus…

a)

Hanya mengukur kebugaran umum.

b)

Mewakili tugas nyata dalam cabang olahraga yang diuji.

c)

Berupa soal pilihan ganda.

d)

Tidak perlu diuji reliabilitasnya.

56.

Salah satu prinsip utama dalam menyusun tes keterampilan adalah…

a)

Metabolik Energy System Specificity: tes meniru kebutuhan energi olahraga.

b)

Tes harus singkat tanpa analisis.

c)

Hanya fokus pada hasil akhir, bukan proses.

d)

Tes tidak memerlukan standar waktu.

57.

Langkah pertama dalam prosedur penyusunan sports skill test menurut model 13 langkah adalah…

a)

Melakukan pilot study.

b)

Menganalisis olahraga dan keterampilan yang diperlukan.

c)

Menentukan tujuan dan format tes.

d)

Mengumpulkan literatur tes eksisting.

58.

Setelah menetapkan tujuan dan format, langkah berikutnya seharusnya…

a)

Langsung menguji siswa.

b)

Merekrut panel pakar untuk validasi isi.

c)

Mengkaji literatur dan instrumen serupa.

d)

Menentukan bobot nilai tiap item.

59.

Level "Perception" dalam psikomotor menurut Simpson melibatkan…

a)

Menggunakan alat ukur stopwatch.

b)

Menangkap petunjuk sensorik untuk memandu gerak.

c)

Melakukan gerakan fisik penuh.

d)

Mengorganisasi keterampilan dalam urutan.

60.

Sebuah tes keterampilan dianggap valid jika…

a)

Tes mudah dilaksanakan tanpa instrumen khusus.

b)

Tes menilai aspek yang sesuai tujuan pengukuran.

c)

Tes hanya membutuhkan satu kali percobaan.

d)

Tes tidak memerlukan pilot study.

61.

Dalam 13 langkah model, pilot study dilakukan untuk…

a)

Menilai hasil akhir siswa saja.

b)

Mengidentifikasi masalah administrasi dan item bermasalah sebelum pelaksanaan utama.

c)

Menghapus kebutuhan validasi pakar.

d)

Mempercepat proses penilaian.

62.

Anda hendak menyusun tes lempar bola basket yang mengukur akurasi dan kecepatan. Langkah akhir yang paling kritikal adalah…

a)

Menentukan skor huruf (A-E).

b)

Mendesain rubrik berisi kriteria akurasi target, waktu pelaksanaan, dan prosedur administrasi yang terstandar.

c)

Menggunakan stopwatch sederhana tanpa rubrik.

d)

Mengizinkan siswa memilih format tes sendiri.

63.

Apa definisi psikomotor domain dalam pembelajaran fisik?

a)

Pengembangan sikap dan nilai karakter siswa.

b)

Pengukuran pengetahuan teori olahraga.

c)

Kemampuan gerak fisik dan koordinasi motorik.

d)

Penilaian hasil tes tertulis.

64.

Ruang lingkup evaluasi keterampilan di cabang olahraga meliputi semua, kecuali…

a)

Kecepatan dan koordinasi gerak.

b)

Kekuatan dan kelincahan.

c)

Pemahaman teori taktik pertandingan.

d)

Presisi teknik dasar olahraga.

65.

Konsep dasar evaluasi keterampilan menekankan bahwa tes harus…

a)

Hanya mengukur kebugaran umum.

b)

Mewakili tugas nyata dalam cabang olahraga yang diuji.

c)

Berupa soal pilihan ganda.

d)

Tidak perlu diuji reliabilitasnya.

66.

Salah satu prinsip utama dalam menyusun tes keterampilan adalah…

a)

Metabolik Energy System Specificity: tes meniru kebutuhan energi olahraga.

b)

Tes harus singkat tanpa analisis.

c)

Hanya fokus pada hasil akhir, bukan proses.

d)

Tes tidak memerlukan standar waktu.

67.

Melakukan gerakan fisik penuh.

4 lines
68.

Sebuah tes keterampilan dianggap valid jika…

a)

Tes mudah dilaksanakan tanpa instrumen khusus.

b)

Tes menilai aspek yang sesuai tujuan pengukuran.

c)

Tes hanya membutuhkan satu kali percobaan.

d)

Tes tidak memerlukan pilot study.

69.

Dalam 13langkah model, pilot study dilakukan untuk…

a)

Menilai hasil akhir siswa saja.

b)

Mengidentifikasi masalah administrasi dan item bermasalah sebelum pelaksanaan utama.

c)

Menghapus kebutuhan validasi pakar.

d)

Mempercepat proses penilaian.

70.

Anda hendak menyusun tes lempar bola basket yang mengukur akurasi dan kecepatan. Langkah akhir yang paling kritikal adalah…

a)

Menentukan skor huruf (A-E).

b)

Mendesain rubrik berisi kriteria akurasi target, waktu pelaksanaan, dan prosedur administrasi yang terstandar.

c)

Menggunakan stopwatch sederhana tanpa rubrik.

d)

Mengizinkan siswa memilih format tes sendiri.

71.

Apa yang dimaksud dengan scoring dalam evaluasi pembelajaran?

a)

Menetapkan nilai huruf akhir berdasarkan kebijakan sekolah

b)

Menentukan skor menurut kriteria rubrik untuk setiap indikator

c)

Mengonversi skor mentah menjadi persentase

d)

Menilai kelengkapan kehadiran siswa

72.

Perbedaan utama antara score dan grade adalah…

a)

Score bersifat kualitatif, grade kuantitatif

b)

Score dihasilkan dari wawancara, grade dari tes

c)

Score adalah angka mentah hasil scoring, grade adalah nilai akhir yang diberikan

d)

Score hanya untuk formatif, grade hanya untuk sumatif

73.

Tujuan konversi skor mentah (raw score) menjadi skor standar (scale score) adalah…

a)

Memudahkan siswa memahami hasil

b)

Membandingkan hasil antar tes berbeda

c)

Mengurangi bobot formatif

d)

Menentukan kriteria kelulusan otomatis

74.

Dalam pemberian nilai akhir (grading), kebijakan bobot berarti…

a)

Semua tugas diberikan bobot 100%

b)

Bagian formatif dan sumatif memiliki persentase kontribusi berbeda dalam nilai akhir

c)

Nilai kehadiran lebih penting daripada ujian akhir

d)

Setiap soal memiliki bobot yang sama

75.

Jika sebuah rubrik memberlakukan skor 0-4 untuk setiap kriteria, dan ratarata skor siswa adalah 3, konversi ke nilai huruf A-E terbaik menggunakan…

a)

Skala pembagian kuartil

b)

Skala pembagian persentase (A: 85-100%)

c)

Skala pembagian desil

d)

Skala berbasis norma

76.

Guru ingin memberikan angka 5 jika siswa menunjukkan kinerja "Sangat Baik" pada rubrik keterampilan. Ini termasuk tahap…

a)

Evaluasi proses

b)

Penentuan scoring

c)

Konversi skor

d)

Penentuan grading

77.

Pendekatan manakah yang menggabungkan penilaian formatif untuk perbaikan proses dan sumatif untuk penentuan nilai akhir?

a)

Pure Formatif

b)

Pure Sumatif

c)

Blended Assessment

d)

Norm-Referenced Only

78.

Sebuah sistem grading standar-rarefied di mana A=90-100, B=80-89, dst. Daha mempertimbangkan kesetaraan antar kelas; ini contoh…

a)

Grading berbasis norma

b)

Grading berbasis kriteria (criterion-referenced)

c)

Grading adaptif

d)

Grading premium

79.

Mana yang bukan teknik konversi skor?

a)

Percentile rank

b)

Z-score

c)

T-score

d)

Self-assessment

80.

Anda merancang kebijakan grading di mana tugas formatif 40% dan ujian sumatif 60%. Jika siswa mendapatkan ratarata formatif 75 dan sumatif 85, nilai akhir (dalam skala 100) adalah…

a)

80

b)

84

c)

79

d)

82