NEW
Font size
WorksheetsAsesmen Sumatif Harian Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Perhatikan gambar berikut! Gambar di atas menunjukkan salah satu lingkungan yang padat penduduknya. Lingkungan sekitar kita mencakup tiga hal penting, yaitu lingkungan fisik, flora dan fauna, serta lingkungan sosial. Lingkungan fisik dapat memengaruhi jenis flora dan fauna, serta perilaku masyarakatnya. Berdasarkan stimulus di atas, lingkungan fisik yang dimaksud dalam konteks pemukiman padat penduduk seperti gambar adalah...
Kawasan pesisir dengan tanah berpasir
Wilayah daratan berupa pegunungan.
Daerah perkotaan dengan banyak bangunan dan aktivitas manusia.
Lingkungan dengan sungai berbatu-batu dan air terjun.
"Di pantai selatan Jogja, pohon cemara membentuk lorong semacam gua. Daerah itu lalu dikenal sebagai gua cemara. Ada daerah yang memiliki pohon beringin putih. Beringin dalam bahasa Jawa adalah wringin. Maka daerah itu disebut Wringin Putih. Tentu ada yang unik di setiap daerah." Kutipan di atas menjelaskan tentang keunikan yang dapat ditemukan pada bagian lingkungan sekitar, yaitu...
Lingkungan fisik
Flora dan fauna.
Lingkungan sosial.
Tradisi lokal.
Perhatikan gambar berikut! Gunung Bromo adalah salah satu contoh lingkungan fisik yang menarik dan menjadi ciri khas suatu daerah. Lingkungan fisik seperti gunung, lembah, sungai, atau jenis bebatuan tertentu dapat memengaruhi bagaimana masyarakat di sekitarnya hidup dan berinteraksi. Berdasarkan gambar dan penjelasan, mengapa penting bagi kita untuk mengenal lingkungan fisik di daerah masing-masing?
Agar dapat mengubah lingkungan fisik sesuai keinginan
Untuk mengetahui potensi alam yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan.
Supaya bisa membandingkan dengan lingkungan daerah lain
Agar tidak perlu berinteraksi dengan lingkungan sosial
Bacalah teks berikut! "Ikan bilis misalnya, hanya dikenal di beberapa tempat saja seperti di Danau Singkarak, Sumatra Barat. Ikan pesut menjadi ciri khas Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Jalak putih ada di Bali. Lalu, di beberapa tempat ada serangga khas. Daerah Bantimurung Sulawesi Selatan terkenal dengan kupu-kupunya." Kutipan di atas menunjukkan bahwa keunikan suatu daerah dapat dilihat dari aspek...
Lingkungan fisik.
Flora dan fauna.
Lingkungan sosial
Situs lokal.
Lingkungan sosial terdiri dari masyarakat dan lingkungan tempat tinggalnya. Beberapa daerah mengembangkan keunikan kampungnya, seperti kampung warna-warni, kampung lampion, kampung hidroponik, atau kampung lele. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial juga dapat memengaruhi...
Jenis flora dan fauna yang hidup di sana.
Bentuk dataran dan pegunungan di sekitarnya.
Kegiatan dan usaha yang dikembangkan oleh warganya.
Jumlah curah hujan di wilayah tersebut
"Setiap daerah memiliki situs masing-masing. Ada daerah yang memiliki banyak situs yang mudah ditandai. Ada daerah dengan situs yang sedikit dan sulit dikenali. Situs yang dimaksudkan di sini adalah tempat yang memiliki nilai sejarah atau riwayat tertentu. Salah satu bentuk situs yang penting dicermati adalah situs sejarah. Situs sejarah ini merupakan karya peninggalan orang zaman dulu yang ada di daerah kalian masing-masing. Contoh yang paling mudah dalam situs sejarah adalah candi." Berdasarkan kutipan di atas, mengapa situs lokal seperti candi perlu dihargai dan dipelihara?
Karena situs tersebut dapat menjadi tempat wisata yang menghasilkan uang
Agar masyarakat dapat mengetahui cerita legenda yang ada di baliknya
Sebagai bentuk penghargaan terhadap peninggalan sejarah dan riwayat masa lalu.
Supaya dapat diubah menjadi tempat tinggal modern.
Gambar tersebut menunjukkan dua contoh permainan tradisional, yaitu kelereng dan congklak. Permainan tradisional merupakan bagian dari budaya lokal yang sangat penting untuk diperhatikan. Apa manfaat menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah maraknya permainan modern?
Agar anak-anak tidak lagi bermain game di telepon genggam
Untuk menguatkan rasa cinta pada bangsa.
Supaya permainan tradisional dapat bersaing dengan game elektronik.
Agar orang tua dapat mengenang masa kecilnya.
"Yang dimaksud tradisi lokal adalah tradisi atau kebiasaan-kebiasaan yang terkait dengan siklus kehidupan maupun kegiatan bersama masyarakat. Di antara tradisi itu antara lain menyangkut kelahiran bayi, khitanan atau tradisi menyambut akil balig, tradisi dalam pernikahan, hingga tradisi terkait kematian. Selain itu ada tradisi terkait dengan kegiatan bersama masyarakat. Seperti syukuran untuk panen maupun penangkapan ikan di laut. Tradisi mendirikan rumah, hingga tradisi menyambut hari-hari besar keagamaan masing-masing. Yasinan, misalnya, termasuk dalam tradisi lokal." Berdasarkan kutipan tersebut, mengapa tradisi lokal penting untuk dilestarikan?
Agar masyarakat tidak perlu melakukan kegiatan baru.
Karena tradisi lokal menunjukkan kebiasaan yang terkait dengan siklus kehidupan masyarakat.
Untuk menjaga kekayaan budaya dan identitas suatu masyarakat
Supaya masyarakat dapat terus melakukan syukuran panen dan penangkapan ikan
Gambar tersebut menunjukkan kesenian Reog dari Ponorogo, yang merupakan salah satu kesenian tradisional daerah. Setiap daerah memiliki kesenian tradisionalnya masing-masing, seperti musik, tarian, seni bercerita, hingga seni pentas. Sikap yang tepat ditunjukkan oleh generasi muda dalam menghadapi kesenian tradisional di tengah perkembangan kesenian modern adalah...
Hanya memainkan kesenian modern karena lebih populer.
Mengabaikan kesenian tradisional karena dianggap kuno.
Memainkan kesenian modern tanpa mengabaikan kesenian tradisional.
Mengubah seluruh bentuk kesenian tradisional menjadi modern.
Situs sejarah seperti masjid atau gereja tua, makam tokoh masa lalu, rumah lama, bahkan sumur lama sekalipun, merupakan bagian dari situs lokal yang perlu dihargai. Cara terbaik untuk menghargai situs-situs tersebut adalah...
Mengunjungi situs tersebut hanya untuk berfoto.
Membiarkannya rusak karena sudah tua.
Memelihara dan menjaga kebersihannya sebagai warisan sejarah.
Mengubah bentuknya agar terlihat lebih modern.
Tradisi bergotong royong membuat rumah yang dahulu dilakukan secara sukarela kini telah berkurang dan sebagian besar rumah dibuat oleh pekerja yang dibayar. Perubahan budaya seperti ini perlu diperhatikan. Sebagai generasi muda, apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga semangat gotong royong dalam tradisi lokal?
Mengabaikan tradisi tersebut karena sudah tidak relevan
Belajar dari sesepuh tentang pentingnya gotong royong dan mengaplikasikannya dalam kegiatan lain.
Mengganti gotong royong dengan sistem pembayaran agar lebih efisien.
Hanya berpartisipasi jika ada imbalan yang jelas.
Seni mocopatan di Jawa Tengah, seni hikayat di Aceh, dan seni lamut di Kalimantan adalah contoh dari kesenian tradisional yang beragam di Indonesia. Mengapa penting bagi kita untuk mengenal dan melestarikan kesenian tradisional daerah masing-masing?
Agar kesenian tersebut dapat menjadi sumber penghasilan utama
Untuk menunjukkan bahwa daerah kita lebih baik dari daerah lain
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kekayaan budaya bangsa dan identitas daerah
Supaya kita bisa meniru kesenian dari daerah lain
Permainan tradisional seperti congklak, engklek, egrang, gasing, dan petak umpet adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Namun, banyak anak-anak yang lebih banyak memainkan game pada telepon genggam. Bagaimana cara yang paling efektif untuk menghidupkan kembali permainan tradisional agar lebih menarik bagi anak-anak zaman sekarang?
Memaksa anak-anak untuk bermain permainan tradisional
Membuat perubahan pada permainan tradisional agar lebih sesuai dengan minat anak-anak
Melarang anak-anak bermain game di telepon genggam
Mengadakan lomba permainan tradisional dengan hadiah besar.
Tradisi lokal tidak hanya tentang siklus kehidupan, tetapi juga kegiatan bersama masyarakat seperti syukuran panen atau menyambut hari besar keagamaan. Partisipasi aktif dalam acara-acara tradisi lokal merupakan bentuk apresiasi terhadap budaya lokal karena...
Menunjukkan bahwa kita memiliki banyak waktu luang
Membantu melestarikan dan menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
Dapat menambah teman baru dari berbagai daerah.
Hanya sekadar mengikuti kebiasaan orang tua.
Budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat beragam, termasuk budaya di daerah masing-masing yang disebut budaya lokal. Wilayah lokal dimulai dari pemukiman sendiri hingga kabupaten atau kota. Mengapa penting untuk memperhatikan ragam budaya di daerah sendiri?
Agar dapat membandingkan budaya daerah lain.
Supaya dapat mengembangkan budaya tersebut menjadi lebih baik lagi.
Untuk menunjukkan superioritas budaya daerah sendiri.
Agar tidak ada budaya lain yang masuk ke daerah kita.
Gambar tersebut menunjukkan Bubur Manado dan Papeda, dua contoh makanan tradisional dari Indonesia. Makanan tradisional memiliki nilai lebih dibanding makanan umum karena mewakili kearifan lokal dan diolah berdasarkan resep turun temurun. Mengapa para ahli kuliner dunia justru menghargai makanan tradisional?
Karena makanan tradisional lebih murah
Karena makanan tradisional memiliki kekhasan yang merupakan kekayaan budaya daerah.
Karena makanan tradisional lebih mudah dibuat
Karena makanan tradisional tidak menggunakan bahan kimia.
"Makanan tradisional memiliki nilai lebih dibanding makanan umum yang terkenal. Makanan tradisional mewakili kearifan lokal dari masing-masing masyarakat. Makanan tradisional diolah khusus oleh suatu masyarakat berdasarkan resep khusus yang turun temurun. Seringkali makanan tradisional kurang dihargai masyarakatnya sendiri karena sudah terlalu terbiasa. Sehingga dianggap sebagai makanan biasa saja." Sikap yang tepat untuk menghargai makanan tradisional di lingkungan kita adalah...
Hanya mengonsumsi makanan modern yang sedang tren
Menganggap makanan tradisional sebagai makanan biasa saja
.Aktif mengonsumsi dan mempromosikan makanan tradisional
Meminta ahli kuliner dunia untuk datang dan menghargainya
Makanan tradisional Indonesia sangat beragam, mulai dari makanan pokok berbasis beras, jagung, ketela, ubi, dan sagu, hingga olahan daging dan sayuran. Contohnya nasi krawu, tiwul, papeda, soto, rendang, gado-gado, dan sayur asem. Keberagaman makanan tradisional ini menunjukkan...
Kurangnya inovasi dalam kuliner Indonesia
Kekayaan sumber daya alam dan budaya di Indonesia
Bahwa masyarakat Indonesia suka makan.
Kesulitan dalam menentukan makanan favorit.
Selain makanan pokok, olahan daging, dan sayuran, Indonesia juga kaya akan minuman tradisional seperti saraba, bandrek, wedang uwuh, dan es cendol, serta jajanan tradisional seperti serabi, klepon, dan lemper. Mengapa aktif mengonsumsi makanan, minuman, dan jajanan tradisional merupakan bentuk apresiasi?
Agar kita tidak perlu memasak sendiri
Karena dapat mendorong peningkatan produksi dan kualitasnya.
Supaya kita terlihat peduli terhadap budaya.
Agar kita bisa mencoba semua jenis makanan.
Pernah disebutkan bahwa jeruk di suatu daerah rasanya masam. Namun pemimpin daerah tersebut mengajak semua warganya untuk mengonsumsi jenis jeruk itu. Serta meminta warganya untuk tidak mengonsumsi jeruk dari daerah lain. Pada akhirnya banyak orang mengonsumsinya, para petani pun berusaha keras untuk meningkatkan kualitas jeruknya, hingga pada akhirnya jeruk dari daerah setempat menjadi enak. Pelajaran penting yang dapat diambil dari cerita jeruk masam ini dalam konteks menghargai makanan tradisional adalah...
Makanan tradisional harus selalu enak sejak awal.
Peran pemimpin daerah sangat penting dalam mempromosikan produk lokal.
Dukungan dan konsumsi dari masyarakat sendiri dapat meningkatkan kualitas produk lokal.
Kita tidak boleh mengonsumsi produk dari daerah lain.
Gambar menunjukkan Noken, sebuah kerajinan tangan khas warga Papua. Kerajinan masyarakat merupakan salah satu bentuk produk lokal yang umumnya menyesuaikan dengan budaya masing-masing daerah, seperti ukiran Toraja atau patung Asmat. Mengapa penting bagi kita untuk menghargai produk kerajinan masyarakat lokal?
Karena produk tersebut hanya ada di daerah kita.
Untuk menunjukkan kepada orang asing bahwa kita memiliki kerajinan.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan warisan budaya lokal.
Agar produk tersebut dapat dijual dengan harga yang sangat mahal.
"Produk lokal lain yang juga disandang adalah sepatu, sabuk, topi, dompet, hingga tas. Beberapa produk memiliki model dan kualitas yang sangat bagus, hingga dapat bersaing dengan produk-produk internasional yang mahal. Beberapa produk memiliki pasar di berbagai negara. Apalagi setelah ada sistem pemasaran secara daring. Bukan tidak mungkin produk tersebut juga berasal dari daerah kalian." Pernyataan di atas menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi untuk...
Hanya diminati oleh masyarakat lokal saja.
Bersaing di pasar internasional dan dikenal luas.
Menjadi produk yang mahal dan eksklusif.
Menggantikan semua produk internasional.
Jasa lokal adalah layanan apapun yang ada di sekitar tempat tinggal masing-masing, seperti jasa rias, jasa fotografi dan video, penjahit, potong rambut, memasak, cuci dan setrika, pertukangan, hingga jasa memijat. Mengapa aktif menggunakan jasa dari lingkungannya sendiri merupakan bentuk apresiasi?
Karena kita tidak perlu mencari jasa dari luar daerah.
Untuk mendukung dan menghargai para penyedia jasa lokal.
Agar kita mendapatkan diskon khusus dari penyedia jasa.
Supaya kita bisa membandingkan kualitas jasa lokal dengan jasa dari luar.
Mebel seperti meja, kursi, lemari, cermin, hingga jendela dan pintu khas Indonesia sangat digemari oleh para pengoleksi di berbagai negara besar di dunia. Hampir di semua negara maju terdapat orang-orang yang mengoleksi produk Indonesia, termasuk yang berupa mebel. Fakta ini seharusnya mendorong masyarakat Indonesia untuk...
Mengekspor semua mebel ke luar negeri.
Mengurangi produksi mebel karena sudah banyak dikoleksi.
Mengubah desain mebel agar sesuai dengan selera internasional.
Lebih menghargai dan bangga terhadap kualitas produk mebel lokal.
Semakin banyak produk serta jasa lokal di sekitar tempat tinggal masing-masing akan membuat daerah semakin maju. Pernyataan ini menggaris bawahi pentingnya...
Hanya mengandalkan produk dan jasa dari luar daerah.
Mengurangi jumlah produk dan jasa lokal.
Meningkatkan konsumsi produk dan jasa lokal.
Mengabaikan kualitas produk dan jasa lokal.
"Selain aktif melakukan, mengonsumsi, dan menggunakan, yang juga diperlukan untuk mengapresiasi lingkungan dan budaya lokal adalah aktif mengembangkan. Yakni ikut menata lingkungan sekitar agar lebih baik, berpartisipasi mengembangkan budaya lokal, hingga ikut meningkatkan mutu makanan tradisional serta produk dan jasa lokal." Berdasarkan kutipan di atas, salah satu bentuk aktif mengembangkan lingkungan adalah...
Hanya mengonsumsi makanan tradisional.
Menggunakan produk dan jasa dari luar daerah.
Ikut menata lingkungan sekitar agar lebih baik.
Menonton pertunjukan kesenian tradisional.
Apresiasi terhadap lingkungan sekitar dan budaya lokal dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah aktif melakukan atau menjalani praktik-praktik budaya, seperti berpartisipasi dalam kesenian lokal atau permainan tradisional. Mengapa partisipasi aktif dalam praktik budaya lokal penting untuk pengembangan?
Agar kita bisa menjadi seniman atau pemain profesional.
Supaya kita bisa mendapatkan pujian dari orang lain.
Karena itu adalah satu-satunya cara untuk menghargai budaya.
Untuk menjaga agar praktik budaya tersebut tidak punah dan terus berkembang.
Pengembangan lingkungan dan budaya lokal juga dapat dilakukan melalui kelompok, seperti keluarga, teman-teman sekolah, atau masyarakat. Semua perlu berupaya membantu agar lingkungan sekitar dan budaya lokal menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Contoh upaya yang dapat dilakukan secara berkelompok untuk mengembangkan budaya lokal adalah...
Mengadakan festival budaya lokal secara rutin.
Membiarkan tradisi dan budaya diurus oleh pemerintah.
Hanya fokus pada pengembangan lingkungan fisik.
Mengkritik tradisi yang dianggap kuno.
Aktif mengonsumsi makanan tradisional dapat mendorong peningkatan produksi dan kualitasnya. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan produk dan jasa lokal. Bagaimana hubungan antara aktif mengonsumsi/menggunakan produk dan jasa lokal dengan pengembangan lingkungan dan budaya lokal?
Konsumsi yang tinggi akan membuat produk dan jasa lokal menjadi mahal.
Konsumsi yang tinggi akan mengurangi keragaman produk dan jasa lokal
Konsumsi yang tinggi akan mendorong peningkatan kualitas dan kemajuan masyarakat setempat.
Konsumsi yang tinggi hanya menguntungkan produsen, bukan masyarakat.
Apresiasi lingkungan dan budaya lokal adalah kunci bagi masyarakat untuk menjadi maju. Hal ini karena masyarakat yang sungguh-sungguh menghargai lingkungan dan budayanya sendiri akan...
Lebih mudah menerima budaya asing tanpa filter.
Merasa cukup dengan apa yang sudah ada dan tidak perlu perubahan.
Cenderung menutup diri dari pengaruh luar.
Memiliki identitas yang kuat dan motivasi untuk terus berinovasi dan berkembang.
