NEW
Font size
WorksheetsTOPOGRAFI LOGIKA (4)
Total questions: 51
Worksheet time: 26mins
Cairan dalam kompas cair biasanya terdiri dari campuran:
Minyak dan air
Alkohol dan air
Air dan garam
Air dan minyak tanah
Fungsi cairan dalam kompas adalah untuk:
Menambah berat kompas
Mempercepat arah angin
Memperlancar pergerakan jarum
Memperindah tampilan kompas
Jumlah total arah mata angin yang umum digunakan adalah:
4
8
12
16
Arah “Utara Barat Laut” disingkat menjadi:
UBL
UTL
BBL
UBD
Penulisan arah mata angin dalam jurusan tiga angka untuk Utara adalah:
090
000
180
270
Arah Selatan dalam jurusan tiga angka ditulis sebagai:
090
270
180
360
Salah satu cara menentukan arah selain menggunakan kompas adalah:
Dengan kaca pembesar
Dengan jam tangan
Dengan penggaris
Dengan tongkat
Jika menggunakan jam tangan analog di belahan bumi selatan, arah utara berada di:
Di tengah antara angka 12 dan jarum jam
Di tengah antara angka 6 dan jarum jam
Di belakang angka 3
Tidak bisa ditentukan
Menentukan arah menggunakan Rasi Bintang bisa dilakukan dengan mengamati:
Bintang Pagi
Rasi Orion
Rasi Pari Selatan
Bintang Jatuh
Salah satu rasi bintang penunjuk arah utara di belahan bumi utara adalah:
Crux
Scorpio
Polaris
Orion
Bagian utama dalam kompas yang menunjukkan arah adalah:
Jarum magnet
Kaca pelindung
Cincin skala
Pegangan kompas
Untuk menentukan arah dengan tumbuhan, yang sering dijadikan acuan adalah:
Bunga yang mekar pagi hari
Lumut yang tumbuh di sisi batang
Arah angin sore hari
Warna dedaunan
Fungsi utama kompas dalam kegiatan pramuka adalah:
Menentukan arah mata angin
Menghitung jarak tempuh
Menggambar peta
Menentukan waktu
Kompas kering berbeda dari kompas cair karena:
Lebih berat
Tidak memiliki penunjuk arah
Tidak menggunakan cairan pelarut
Tidak bisa digunakan di malam hari
Sudut arah dalam navigasi biasa disebut:
Elevasi
Koordinat
Azimuth
Diameter
Peta yang menunjukkan batas wilayah suatu negara adalah:
Peta topografi
Peta geologi
Peta politik
Peta jalur
Peta pelayaran biasanya menunjukkan:
Jalur kereta
Pegunungan
Karang dan pelabuhan
Perbatasan negara
Garis yang menunjukkan ketinggian pada peta disebut:
Garis batas
Garis koordinat
Garis kontur
Garis lintang
Garis yang menunjukkan ketinggian pada peta disebut:
Garis batas
Garis koordinat
Garis kontur
Garis lintang
Legenda pada peta berfungsi untuk:
Menunjukkan arah
Menjelaskan simbol-simbol peta
Menunjukkan skala
Menentukan warna peta
Skala peta 1:50.000 berarti:
1 cm di peta = 500 m di lapangan
1 cm di peta = 50 m di lapangan
1 cm di peta = 5.000 m di lapangan
1 cm di peta = 50.000 m di lapangan
Titik dengan ketinggian tertentu pada peta dinamakan:
Relief
Titik kontur
Titik ketinggian
Azimuth
Penentuan titik pada peta dengan 4 angka berarti:
Dua angka garis horizontal dan dua angka garis vertikal
Dua angka garis diagonal
Angka arah mata angin
Dua angka posisi dan dua angka skala
Penentuan titik pada peta dengan 6 angka lebih teliti karena:
Dihitung menggunakan GPS
Menggunakan pembagian desimal
Berdasarkan warna
Berdasarkan ketinggian
Garis kontur yang rapat menunjukkan:
Tanah datar
Lereng curam
Lembah
Sungai
Simbol pohon cemara pada peta biasanya melambangkan:
Kebun kelapa
Perkebunan teh
Hutan pinus
Hutan hujan tropis
Untuk menggambar peta lapangan, alat yang dibutuhkan adalah, kecuali:
Meja jalan
Pensil
Penghapus
Kompor
Arah utara dalam peta biasanya diletakkan:
Di bawah peta
Di sisi kanan peta
Di sisi kiri peta
Di bagian atas peta
Tanda mata air dalam peta topografi sering digunakan untuk menandai:
Sumber listrik
Titik koordinat
Sumber air alami
Pos kesehatan
Warna biru dalam peta biasanya menunjukkan:
Gunung
Rawa
Perkebunan
Perairan
Alat yang digunakan untuk mengukur sudut arah dalam pemetaan adalah:
Jangka
Busur derajat
Penggaris
Kompas digital
Untuk membuat peta pita, arah dituliskan dalam format:
Derajat barat
Jurusan 3 angka
Huruf mata angin
Warna
Simbol “tanda pagar hidup” pada peta melambangkan:
Pagar tanaman
Tembok tinggi
Pos jaga
Jalur batas
Peta yang menunjukkan medan suatu lokasi secara detail disebut:
Peta politik
Peta umum
Peta topografi
Peta geologi
Salah satu fungsi utama peta adalah:
Menentukan waktu
Menunjukkan arah dan bentuk wilayah
Mengukur kedalaman air
Menampilkan warna tanah
Kompas harus sejajar dengan:
Garis kontur
Tanda arah pada peta
Arah jalan
Warna peta
Tanda medan “semak” pada peta digunakan untuk:
Sawah
Semak belukar
Hutan pinus
Tanah basah
Titik A pada koordinat 1104 berarti:
Garis horizontal 11 dan vertikal 04
Garis vertikal 11 dan horizontal 04
Jarak dari barat 11 km
Jarak dari utara 04 km
Menggambar peta lapangan dimulai dari:
Titik tengah kertas
Sisi kanan atas
Sudut bawah
Garis diagonal
Simbol jalan kereta api dalam peta biasanya berupa:
Garis putus-putus
Garis lurus dengan titik
Dua garis sejajar dengan tanda silang
Garis berombak
Dalam pemetaan, langkah kaki dapat digunakan untuk:
Menghitung azimuth
Mengukur waktu
Mengukur jarak tempuh
Mengukur arah utara
Tanda “sumur” pada peta topografi menggambarkan:
Pos kesehatan
Mata air buatan
Air hujan
Kolam ikan
Tanda medan “gelagah” biasanya menggambarkan:
Semak tinggi
Sungai kecil
Bukit rendah
Lahan kering
Jalan setapak pada peta ditunjukkan dengan:
Dua garis putus
Satu garis putus
Garis merah
Tanda silang
Penulisan laporan pada peta pita dilakukan dari:
Atas ke bawah
Kanan ke kiri
Tengah ke atas
Bawah ke atas
Salah satu unsur dalam laporan peta pita adalah kolom arah yang berisi:
Jurusan 2 angka
Jurusan 3 angka
Warna arah
Simbol
Hal yang tidak boleh dicantumkan dalam peta pita adalah:
Gapura desa
Pedagang kaki lima
Kantor pos
Puskesmas
Tujuan dibuatnya peta pita adalah:
Hiasan dinding
Perbandingan wilayah saat kembali
Penilaian lomba
Mengukur ketinggian
Tanda medan “kebun kelapa” pada peta menandakan:
Daerah industri
Area pertanian
Lahan basah
Perkebunan
Jurusan arah 270 dalam peta berarti mengarah ke:
Timur
Barat
Selatan
Utara
Kegiatan menentukan lokasi dan arah dengan bantuan peta disebut:
Azimuth
Mapping
Navigasi
Kompas
