Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN KELAS 8 BAB 5

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman budaya yang sangat kaya. Setiap daerah memiliki ciri khas budaya yang unik, seperti bahasa, tarian, musik, dan adat istiadat. Keberagaman ini menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia yang tercermin dalam semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Penting bagi generasi muda untuk memahami dan melestarikan budaya nasional agar tetap eksis di tengah arus globalisasi.

Apa yang dimaksud dengan "Bhinneka Tunggal Ika"?

a)

Persatuan dalam keberagaman

b)

Keberagaman dalam persatuan

c)

Perbedaan yang tidak dapat disatukan

d)

Kesatuan tanpa perbedaan

2.

Berikut yang bukan merupakan contoh budaya nasional Indonesia adalah:

a)

Tari Saman dari Aceh

b)

Batik dari Jawa

c)

Wayang Kulit dari Bali

d)

Tari Kecak dari Bali

3.

Salah satu upaya untuk melestarikan budaya nasional di era globalisasi adalah

a)

Mengabaikan budaya asing

b)

Mengembangkan budaya nasional dengan tetap terbuka terhadap budaya asing

c)

Menghapuskan budaya tradisional yang dianggap kuno

d)

Meniru budaya asing tanpa seleksi

4.

Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya nasional dengan cara:

a)

Mengabaikan budaya tradisional dan beralih ke budaya modern

b)

Mempelajari dan melestarikan budaya nasional

c)

Menyebarkan budaya asing kepada masyarakat

d)

Mengkritik budaya nasional yang dianggap ketinggalan zaman

5.

Salah satu tantangan dalam menjaga budaya nasional adalah:

a)

Ketidakpedulian masyarakat terhadap budaya nasional

b)

Kurangnya dukungan dari pemerintah

c)

Pengaruh budaya asing yang semakin kuat

d)

Rendahnya minat generasi muda terhadap budaya nasional

6.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah representasi dari persatuan dalam keberagaman. Apabila terjadi fenomena cultural appropriation (pengambilan budaya) oleh pihak asing tanpa penghargaan yang layak, bagaimana hal ini dapat mengikis jati diri bangsa?

a)

Meningkatkan popularitas budaya Indonesia di kancah global.

b)

Terjadinya pengaburan makna dan identitas asli budaya, serta potensi klaim kepemilikan.

c)

Mendorong masyarakat lokal untuk lebih kreatif dalam mengembangkan budaya.

d)

Menciptakan peluang bisnis baru bagi para seniman dan perajin lokal.

7.

Jati diri bangsa adalah konsep yang dinamis dan berkembang seiring zaman. Dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan, unsur apa yang paling krusial untuk terus diperkuat agar jati diri bangsa Indonesia tetap kokoh dan relevan?

a)

Keterbukaan tanpa batas terhadap semua pengaruh asing.

b)

Kemampuan untuk menyeimbangkan tradisi dan modernitas, dengan Pancasila sebagai filter dan pemersatu dalam keberagaman.

c)

Penguatan identitas primordial di atas identitas nasional.

d)

Menutup diri dari perkembangan dunia luar demi menjaga kemurnian.

8.

"Nation branding" Indonesia di mata dunia tidak hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang nilai-nilai dan karakter bangsanya. Bagaimana nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, dapat dipromosikan secara efektif sebagai inti dari nation branding Indonesia di forum internasional?

a)

Dengan menekankan kekayaan sumber daya alam Indonesia saja.

b)

Melalui diplomasi budaya, program pertukaran, dan proyek kemanusiaan yang mencerminkan nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan toleransi.

c)

Fokus pada promosi produk ekspor tanpa konteks budaya.

d)

Mengundang selebriti internasional untuk mengkampanyekan Indonesia.

9.

Bagaimana teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dapat dimanfaatkan secara inovatif untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya nasional, terutama kepada generasi muda, agar mereka lebih tertarik dan memahami nilai-nilai budaya tersebut?

a)

Membuat museum virtual yang hanya bisa diakses oleh kalangan akademisi.

b)

Menciptakan pengalaman imersif (misalnya, tur virtual rumah adat, pertunjukan tari interaktif) yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan elemen budaya.

c)

Mengubah format seni tradisional menjadi video game komersial tanpa esensi.

d)

Hanya menampilkan gambar statis budaya di aplikasi VR.

10.

Disiplin dan etos kerja adalah bagian dari budaya nasional yang perlu dikembangkan. Jika masyarakat cenderung bersikap permisif terhadap pelanggaran aturan dan kurang memiliki etos kerja keras, apa dampak yang paling terasa terhadap daya saing dan pembangunan bangsa?

a)

Fleksibilitas dalam bekerja akan meningkat.

b)

Penurunan produktivitas, daya saing global, dan kualitas pelayanan publik.

c)

Masyarakat menjadi lebih santai dan tidak mudah stres.

d)

Peningkatan kreativitas karena tidak ada batasan.

11.

Semangat gotong royong terbukti sangat efektif dalam penanganan bencana alam. Namun, jika ada kecenderungan untuk lebih mengandalkan bantuan eksternal dan melupakan inisiatif swadaya masyarakat, apa implikasi negatifnya terhadap kemandirian dan solidaritas lokal?

a)

Penanganan bencana menjadi lebih cepat dan profesional.

b)

Kualitas bantuan yang diterima akan meningkat.

c)

Masyarakat tidak perlu lagi bersusah payah.

d)

Melemahnya rasa kebersamaan, ketergantungan pada pihak luar, dan hilangnya kapasitas resiliensi komunitas.

12.

Candi Prambanan, sebagai warisan budaya Hindu-Buddha, adalah simbol toleransi dan akulturasi. Jika upaya pelestariannya tidak melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan hanya mengedepankan aspek historis, apa yang mungkin hilang dari nilai-nilai yang diemban candi tersebut?

a)

Nilai sejarah candi akan semakin diperkuat.

b)

Candi akan lebih mudah dikelola oleh pemerintah.

c)

Hilangnya fungsi sosial dan spiritual candi bagi masyarakat sekitar, serta pengikisan makna budaya hidup.

d)

Peningkatan jumlah wisatawan asing yang berkunjung.

13.

Sistem pendidikan karakter di Indonesia bertujuan membentuk individu yang berakhlak mulia. Namun, jika penerapannya hanya bersifat normatif dan kurang menyentuh realitas sosial siswa, konsekuensi jangka panjangnya adalah...

a)

Terciptanya generasi yang sangat patuh terhadap aturan.

b)

Siswa menjadi lebih fokus pada prestasi akademik.

c)

Kurikulum pendidikan menjadi lebih sederhana.

d)

Terjadi kesenjangan antara pengetahuan moral dan perilaku nyata, sehingga nilai-nilai luhur tidak terinternalisasi.

14.

Toleransi beragama adalah pilar penting dalam mewujudkan masyarakat yang damai. Apabila fanatisme agama atau ideologi ekstrem menguat, bagaimana hal ini dapat merusak tatanan sosial dan mengancam jati diri bangsa yang majemuk?

a)

Masyarakat akan semakin religius dan berpegang teguh pada ajaran agama.

b)

Peningkatan pemahaman tentang ajaran agama masing-masing.

c)

Potensi konflik horizontal, diskriminasi, dan pengikisan nilai kebhinekaan.

d)
  • Terciptanya masyarakat yang lebih homogen secara keyakinan.

15.

Lagu-lagu daerah adalah ekspresi identitas lokal yang memperkaya budaya nasional. Jika generasi muda lebih menyukai musik populer asing dan mengabaikan lagu daerah, bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keberlanjutan dan transmisi nilai-nilai budaya?

a)

Industri musik lokal akan semakin berkembang pesat.

b)

Terputusnya mata rantai pewarisan lagu dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga kehilangan relevansi.

c)

Peningkatan kemampuan bermusik secara umum.

d)
  • Masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap genre musik baru.

16.

Kekayaan alam Indonesia, termasuk hutan dan laut, adalah bagian tak terpisahkan dari identitas geografis bangsa. Jika eksploitasi berlebihan menyebabkan kerusakan lingkungan dan hilangnya keanekaragaman hayati, bagaimana hal ini akan mempengaruhi jati diri bangsa di mata dunia?

a)

Indonesia akan dianggap sebagai negara kaya sumber daya alam.

b)

Indonesia akan kehilangan reputasi sebagai paru-paru dunia

c)

Peningkatan ekonomi jangka pendek dari hasil eksploitasi.

d)

Terbukanya peluang bagi negara lain untuk mengeksploitasi sumber daya alam.

17.

Penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab dapat merusak reputasi bangsa melalui penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Bagaimana peran pendidikan karakter dan literasi digital dapat mencegah fenomena ini demi menjaga citra jati diri bangsa?

a)

Menanamkan nilai-nilai integritas, empati, dan tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital.

b)

Dengan memblokir semua media sosial yang dianggap berbahaya.

c)

Mengurangi durasi penggunaan media sosial.

d)

Meningkatkan pengawasan ketat dari pemerintah terhadap semua pengguna.

18.

Literasi digital adalah kemampuan esensial di era modern. Bagaimana literasi digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap budaya nasional di kalangan generasi Z?

a)

Dengan membatasi akses generasi Z terhadap media sosial asing.

b)

Mewajibkan penggunaan platform media sosial buatan dalam negeri.

c)

Membuat konten digital kreatif dan interaktif (video, game, aplikasi edukasi) yang menanamkan nilai-nilai Pancasila dan mengenalkan budaya lokal.

d)

Hanya mengandalkan buku teks cetak untuk pendidikan karakter.

19.

Salah satu tujuan pendidikan di Indonesia adalah membentuk generasi yang berkarakter dan berbudaya. Hal ini sejalan dengan upaya untuk...

a)

Menyeragamkan pemikiran

b)

Mempertahankan jati diri bangsa

c)

Mengikuti tren global

d)

Mengurangi keberagaman

20.

Wayang Kulit merupakan seni pertunjukan tradisional yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda. Wayang Kulit biasanya diiringi dengan musik...

a)

Kroncong

b)

Campursari

c)

Gamelan

d)

Dangdut