wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SAS GENAP KOMP. KEAHLIAN TP KELAS X

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Kecelakaan kerja dapat dicegah melalui metode HIRARC. Metode HIRARC terdiri atas Hazard Inditufiction, Risk Assesment, dan Risk Control. Upaya mengatasi potensi bahaya yang terdapat dalam lingkungan kerja melalui analisis potensi bahaya dengan menentukan skala prioritas yaitu metode

a)

Hazard Inditufiction

b)

Risk Assesment

c)

Risk control

d)

Bio Hazard Inditufiction

e)

Preventif Method

2.

Upaya supaya pekerja terhindar dari kecelakaan, peralatan produksi tidak rusak dan hasil produksinya aman disebut…

a)

Keselamatan kerja

b)

Kesehatan kerja

c)

Keamanan kerja

d)

Kemakmuran kerja

e)

Usaha kerja

3.

Las busur listrik biasa juga disebut.....

a)

OAW

b)

SMAW

c)

GMAW

d)

GTAW

4.

Las karbit biasa juga disebut.....

a)

OAW

b)

SMAW

c)

GMAW

d)

GTAW

5.

pada gambar diatas menjelasakan seorang operator pengelasan yang sedang bekerja , Alat K3LH apa saja yang dipakai orang tersebut

a)

Kedok Las, Sarung Tangan Las , Wearpack, safety shoes

b)

Safety shoes, kacamata safety, ear plug, safety belt

c)

safety belt, sepatu booth, kacamata, sarung tangan

d)

sarung tangan , masker, kacamata, helm

e)

helm, safety shoes, wearpack, kacamata

6.

Resiko bahaya yang timbul pada proses SMAW adalah….

a)

Debu,asap,electric shock, panas, terbakar

b)

Debu,asap,electric shock, panas, keracunan gas

c)

Debu,asap,electric shock, panas, terjepit

d)

Debu,asap,electric shock, panas, bebanberlebih

7.

Gambar berikut ini adalah ....

a)

Kabel

b)

Mesin

c)

Penjepit Elektroda

d)

Klem Arda

8.

Gambar berikut ini adalah ....

a)

Kabel elektroda dan kabel arde

b)

Kabel listrik dan kabel arde

c)

Kabel listrik

d)

Kabel utama

9.

Gambar berikut merupakan kelengkapan dari las ....

a)

SMAW

b)

MMA

c)

GMAW/FCAW

d)

Manual

10.

APA NAMA ALAT PADA GAMBAR TERSEBUT

a)

PALU TERAK

b)

PALU KONDE

c)

OBENG

d)

BAUT

11.

Gambar berikut merupakan proses pengelasan…

a)

SMAW

b)

GMAW

c)

MMAW

d)

OAW

12.

Simbol keselamatan kerja dilukiskan dengan gambar yang mudah difahami, lambang disamping mempunyai maksud …

a)

gunakan penutup telingan

b)

mata harus waspada

c)

rambut harus rapi

d)

gunakan masker hidung

e)

gunakan kaca mata

13.

Untuk menentukan besarnya arus yang digunakan dalam pengelasan adalah ........

a)

Sesuai ketebalan plat yang digunakan

b)

Sesuai dengan ukuran diameter elektrode

c)

Sesuai dengan kapasitas mesin las

d)

Sesuai dengan besarnya kabel las

e)

Sesuai dengan posisi pengelasan

14.

Gambar disamping adalah …..

a)

tang potong

b)

tang kombinasi

c)

tang kupas

d)

tang moncong

e)

semuabenar

15.

Kabel yang menghubungkan mesin las dengan sumber listrik disebut…

a)

kabel tenaga

b)

kabel benda kerja

c)

kabel elektroda

d)

kabel las

e)

kabel massa

16.

Jika seorang QC las akan memeriksa hasil proses SMAW pada permukaan sambungan tumpul menggunakan kemampuan penglihatan mata sehingga hanya cacat las bagian luar saja yang dapat diidentifikasi, maka cacat yang tidak dapat teridentifikasi secara visual adalah ….

a)

Undercut

b)

Incomplete Fusion

c)

Overlaping

d)

Crater

e)

Lack of fusion

17.

Apabila seorang operator las proses TIG akan melakukan sambungan sudut pelat dengan pelat pada perusaan kendaraan bermotor roda dua dengan dimensi plat adalah P = 300 mm, L = 100 mm dan t = 8 mm seperti gambar di bawah ini :


serta alur las jenis segitiga, maka posisi sambungan tumpul tersebut adalah …..

a)

Down hand

b)

Horizontal

c)

Vertical

d)

Over head

e)

Longitudinal

18.

Mesin las oxy acetylene biasa digunakan dan sangat cocok digunakan untuk melakukan pengelasan pada objek las yang berukuran kecil / tipis seperti gambar di atas :

Mesin ini tentunya memiliki kelebihan atau keunggulan yang tidak dimiliki oleh mesin las listrik. Beberapa kelebihan yang dimiliki mesin las tersebut diantaranya adalah

1. Peralatan yang digunakan relatif murah

2. Panas yang dihasilkan berlebihan

3. Perawatan mesin lebih mudah

4. Arus yang digunakan harus sesuai

5. Teknik pengelasannya tergolong mudah

6. Travel speed jangan terlalu cepat

7. Sangat cocok untuk las tebal 2 mm

maka pernyataan yang paling tepat kelebihan mesin tersebut adalah …

a)

1, 2, 3, 4

b)

1, 2, 3, 5

c)

1, 3, 5, 7

d)

1, 3, 4, 6

e)

1, 4, 5, 7

19.

Bahan yang digunakan dalam proses fabrikasi logam antara lain, Kecuali ...

a)

Pelat tipis

b)

Pelat strip

c)

Besi beton

d)

Pipa baja profil

e)

Plastik

20.

Arief Setyadi sedang membangun sebuah gedung sekolah di kota Bogor. Pada saat pembangunan terjadi sebuah kesalahan pada panjang pesanan baja yang terlalu panjang untuk pembentukan pondasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka alat atau mesin yang cocok digunakan adalah ...

a)
b)
c)
d)
e)
21.

Pada proses pengelasan di dalam tangki seperti gambar diatas. Identifikasikan penyebab bahaya yang akan di dapatkan dari kasus tersebut

a)

Panas- Sesak

b)

Gerah – Gas

c)

Sengatan listrik - Uap

d)

Iritasi mata - Gas

e)

Kulit terbakar - Uap

22.

Gambar diatas merupakan alat ukur hasil pengelasan yang akurat


Analisis yang tepat untuk welding gauge pada gambar tersebut mempunyai beberapa fungsi pengukuran yang paling tepat adalah

a)

Panjangnya Lasan

b)

Halusnya Lasan

c)

Kasarnya Lasan

d)

Tingginya Lasan

e)

Visualnya Lasan

23.

Untuk memudahkan pengukuran pada hasil pengelasan, maka di gunakanya Welding Guage. untuk gambar di bawah ini menunjukan


Jenis dan model alat ukur untuk memeriksa hasil pengelasan adalah…

a)

Multi-Purpose

b)

Cambridge Multi-purpose

c)

Digital Multi-Purpose

d)

Multi taster

e)

Micromater

24.

Ada beberapa factor yang mempengaruhi hasil pengelasan, salah satu yang paling berdampak adalah pengaturan arus, jika Tebal plat 10 mm dan diameter elektroda 3,2 maka arus yang di butuhkan agar hasil pengelasanya maksimal adalah

a)

50-120 Amper

b)

60-120 Amper

c)

70-120 Amper

d)

120-130 Amper

e)

120-145 Amper

25.

Jika seorang juru las akan melakukkan sambungan tumpul pelat dengan pelat proses SMAW dengan dimensi kedua pelat tersebut adalah P = 200 mm, L = 80 mm dan t = 10 mm, maka arus las yang disetting pada mesin tersebut adalah

a)

50 A – 70 A

b)

80 A – 100 A

c)

100 A – 120 A

d)

130 A – 150 A

e)

160 A- 180 A

26.

Mesin las oxy acetylene biasa digunakan dan sangat cocok digunakan untuk melakukan pengelasan pada objek las yang berukuran kecil / tipis seperti gambar di atas :

Mesin ini tentunya memiliki kelebihan atau keunggulan yang tidak dimiliki oleh mesin las listrik. Beberapa kelebihan yang dimiliki mesin las tersebut diantaranya adalah

1. Peralatan yang digunakan relatif murah

2. Panas yang dihasilkan berlebihan

3. Perawatan mesin lebih mudah

4. Arus yang digunakan harus sesuai

5. Teknik pengelasannya tergolong mudah

6. Travel speed jangan terlalu cepat

7. Sangat cocok untuk las tebal 2 mm

maka pernyataan yang paling tepat kelebihan mesin tersebut adalah …

a)

1, 2, 3, 4

b)

1, 2, 3, 5

c)

1, 3, 5, 7

d)

1, 3, 4, 6

e)

1, 4, 5, 7

27.

Ketika di lapangan sering kita melihat material sebelum melakukan pengelasan ada proses di panaskan terlebihdahulu, proses itu dinamakan…

a)

Worming up

b)

Heat input

c)

Heat treatment

d)

Karburation

e)

Hardening

28.

Pada gambar berikut ini merupakan hasil pengelasan SMAW dengan menggunakan kawat yang sama dan Amper yang berbeda . yang sesuai dengan kriteria hasil pengelasan adalah…

a)

5

b)

4

c)

3

d)

2

e)

1

29.

pada pengelasan OAW dengan metode penyambungan pelat dengan pelat pada sambungan sudut dan tumpul posisi mendatar. Sudut bahan tambah dan mulut pembakar seperti gambar dibawah ini…

a)

20 o dan 30 o

b)

30o dan 45o

c)

35 o dan 35 o

d)

45 o dan 45 o

e)

30 o dan 30 o

30.

Berikut ini merupakan langkah pemasangan gas Asetilin pada Las OAW :

1. Cek menggunakan air sabun untuk memastikan tidak ada kebocoran pada katup tabung

2. Putarkan pengunci katup pada legulator hingga terhubung dengan kuat

3. Pastikan tabung dengan keadaan terisi dengan baik

4. pasang legulator pada tabung Asetilin

5. Atur tekana kerja pada indicator tabung

Susunlah langkah kerja dengan baik dan benar…

a)

2-3-5-4-1

b)

5-3-2-1-5

c)

4-5-3-2-1

d)

3-5-2-1-4

e)

3-4-2-1-5

31.

Pada sebuah WPS terdapat gambar seperti gambar di bawah ini jika seorang juru las akan melakukan sambungan sudut pelat dengan pipa menggunakan proses OAW, maka posisi apakah sambungan sudut diatas ini …

a)

Mendatar

b)

Horizontal

c)

Vertical

d)

Over head

e)

Longitudinal

32.

Jika seorang juru las akan melakukkan sambungan tumpul pelat dengan pelat proses SMAW seperti gambar diatasi :

dengan prosedur kerja sebagai berikut :

1. Pemilihan jenis elektroda yang tepat

2. Lambat, dalam penggantian elektroda

3. Pemilihan diameter elektroda yang tepat

4. Terdapat slag yang harus dihilangkan

5. Pemakaian arus las yang tepat

6. Efisiensi endapan rendah dan rentan terjadi cacat las

7. Penggunaan travel speed yang tepat

maka prosedur las yang harus dilakukan adalah …..

a)

1,2,3,4

b)

1,2,5,6

c)

1,3,5,7

d)

2,4,6,7

e)

2,5,6,7

33.

Jika seorang operator las proses SMAW pada sambungan tumpul pipa dengan pipa dengan kondisi pipa berputar terhadap sumbu horizontal posisi ini sebaiknya menggunakan metode weaving. Posisi sambungan yang dimaksud dalah….

a)

1G

b)

2G

c)

3G

d)

4G

e)

5G

34.

Pada perusahaan minyak dan gas lepas pantai seorang juru las proses SMAW akan melakukan proses sambungan pelat dengan pipa seperti gambar diatas :


maka sambungan pelat dengan pipa tersebut adalah

a)

1F

b)

2F

c)

3F

d)

4F

e)

5F

35.

Apabila seorang operator las proses SMAW akan melakukan proses penyambungan pipa dengan pipa seperti gambar di bawah ini, dimana posisi tersebut merupakan gabungan atau perpaduan antara posisi 2G dan 5G. maka posisi pipa tersebut adalah …

a)

2G

b)

3G

c)

4G

d)

5G

e)

6G

36.

Jika sorang QC las menemukan cacat over spatter pada hasil proses MIG sambungan sudut pelat dengan pelat posisi vertical terdapat cacat seperti gambar diatas :


Dengan penyebab berikut ini :

1. Ampere terlalu tinggi.

2. Arus diturunkan sesuai dengan rekomendasi

3. Jarak elektroda dengan base metal terlalu jauh.

4. Panjang busur ( 1,5 x diameter Elektroda )

5. Elektroda lembab.

6. Elektroda dioven sesuai dengan handbook

maka pernyataan yang paling tepat untuk mengurangi cacat tersebut, adalah

a)

1-2-3

b)

1-2-4

c)

1-3-5

d)

2-3-4

e)

2-4-6

37.

Apabila seorang QC las hasil proses SMAW dimana cairan las tidak bersenyawa dengan bahan dasar atau lapisan pengelasan sebelumnya dengan lapisan yang baru dilas seperti gambar di atas :


dengan pencegahan sebagai berikut :

1. Panas las yang berlebih.

2. Menyesuaikan arus di WPS.

3. Ampere yang terlalu tinggi.

4. Take weld (las ikat)/ gunakan stopper

5. Take weld (las ikat) kurang kuat.

6. Melakukan Persiapan yang benar.

maka pencegahan yang paling tepat adalah

a)

1-2-3

b)

2-3-4

c)

3-4-5

d)

1-5-7

e)

2-4-6

38.

Apabila seorang operator las mendapati keretakan hasil las proses sambungan sudut pelat dengan pelat proses TIG seperti gambar diatas :


dengan penyebab sebagai berikut :

1. Arus pengelasan terlalu besar

2. Kecepatan las diturunkan

3. Travel speed terlalu tinggi

4. Panjang busur diperpendek

5. Panjang busur las terlalu tinggi

6. Sudut kemiringan 70-80 derajat

7. Posisi elektroda kurang tepat

maka penyebab cacat terebut adalah …

a)

1-2-3

b)

1-2-4

c)

1-3-5

d)

2-4-6

e)

2-5-7

39.

Apa yang anda lakukan jika temen kerja mengalami kecelakan terkena api las dan mengalami kebakaran di bengkel las tempat anda bekerja

a)
Biarkan teman kerja berusaha memadamkan api sendiri.
b)
Tunggu sampai api padam dengan sendirinya.
c)
Arahkan teman kerja untuk pergi ke luar bengkel tanpa bantuan.
d)
Matikan sumber api, gunakan pemadam kebakaran, dan panggil ambulans.
40.

Pada saat melakukan pengelasan mata terasa ada pasirnya, apa yang menyebabkan mata mengalami hal tersebut

a)

Terpapar cahaya pengelasan yang berlebihan dari sumber pengelasan.

b)
Debu dari lingkungan sekitar yang tidak terkait dengan pengelasan.
c)
Partikel logam atau bahan lain yang terlempar saat pengelasan.
d)
Reaksi alergi terhadap bahan pengelasan.