WorksheetsUTS AKL 1
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kombinasi bisnis terjadi ketika:
Dua entitas melakukan transaksi jual beli produk.
Satu entitas memperoleh pengendalian atas satu atau lebih bisnis lainnya.
Dua entitas menandatangani perjanjian kerja sama strategis
Dua entitas memiliki kepemilikan saham silang
Standar akuntansi yang mengatur pencatatan kombinasi bisnis berdasarkan metode akuisisi adalah:
PSAK 50
PSAK 65
PSAK 22
PSAK 15
Goodwill dalam kombinasi bisnis diakui ketika:
Nilai wajar aset lebih besar dari harga pembelian
Nilai tercatat aset sama dengan harga pembelian
Harga pembelian lebih besar dari nilai wajar aset bersih yang diakuisisi.
Aset tetap anak perusahaan meningkat nilainya.
Dalam laporan keuangan konsolidasian setelah terjadi kombinasi bisnis, akun yang biasanya dieliminasi adalah:
Laba ditahan entitas induk.
Piutang pihak ketiga.
Investasi pada entitas anak dan ekuitas entitas anak.
Pendapatan dari pihak luar.
Berikut ini yang merupakan bentuk umum dari kombinasi bisnis, kecuali:
Akuisisi saham
Akuisisi aset
Konsolidasi
Sewa guna usaha (leasing)
Jika perusahaan memiliki 20% hingga 50% saham perusahaan lain dan memiliki pengaruh signifikan, metode akuntansi yang digunakan adalah:
Nilai wajar melalui laba rugi
Metode biaya
Metode ekuitas
Konsolidasi penuh
Dalam metode ekuitas, laba bersih yang dilaporkan oleh entitas asosiasi dicatat oleh investor sebagai:
Pendapatan bunga
Kenaikan nilai wajar
Pendapatan dividen
Bagian laba entitas asosiasi
Dalam metode ekuitas, apabila entitas asosiasi membagikan dividen kepada investor, maka efeknya terhadap laporan keuangan investor adalah:
Menambah pendapatan dividen dan kas
Mengurangi nilai investasi dan menambah kas
Meningkatkan laba ditahan
Tidak ada dampak karena dividen tidak diakui
Akuisisi pada nilai tercatat berarti:
Akuisisi dilakukan berdasarkan nilai wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi.
Harga perolehan investasi selalu lebih besar dari nilai buku.
Entitas induk mengakui aset dan liabilitas anak berdasarkan nilai buku pada tanggal akuisisi.
. Goodwill selalu harus diakui dalam laporan konsolidasi.
Dalam konsolidasi dengan akuisisi pada nilai buku, pada saat akuisisi penuh, akun investasi pada entitas anak dieliminasi terhadap:
Aset tetap dan utang anak perusahaan
Modal saham dan laba ditahan anak perusahaan
Seluruh aset dan liabilitas anak perusahaan
Goodwill dan non-controlling interest
PT Induk membeli 100% saham PT Anak sebesar Rp500.000.000. Pada saat akuisisi, nilai buku modal saham dan laba ditahan PT Anak adalah Rp300.000.000 dan Rp200.000.000. Jurnal eliminasi pada laporan konsolidasian adalah:
Debit Investasi pada PT Anak Rp500.000.000
Kredit Kas Rp500.000.000
Debit Modal Saham PT Anak Rp300.000.000
Debit Laba Ditahan PT Anak Rp200.000.000
Kredit Investasi pada PT Anak Rp500.000.000
Debit Investasi pada PT Anak Rp500.000.000
Kredit Modal Saham PT Anak Rp300.000.000
Kredit Laba Ditahan PT Anak Rp200.000.000
Debit Goodwill Rp500.000.000
Kredit Investasi pada PT Anak Rp500.000.000
Jika terdapat piutang usaha sebesar Rp50.000.000 dari PT Induk kepada PT Anak, maka dalam laporan konsolidasi:
Hanya dicatat di laporan posisi keuangan entitas anak
Tidak perlu disesuaikan karena transaksi legal
Dieliminasi agar tidak terjadi pengakuan ganda atas aset dan liabilitas
Diakui sebagai pendapatan operasional entitas induk
Jika harga perolehan investasi lebih tinggi dari nilai buku ekuitas anak, maka selisihnya disebut:
Kerugian konsolidasi
Dividen belum dibayar
Diferensial
Penyusutan
PT Surya mengakuisisi 100% PT Mega seharga Rp700.000.000. Nilai buku ekuitas PT Mega sebesar Rp600.000.000. Ternyata terdapat tanah yang nilai wajarnya Rp50.000.000 lebih tinggi dari nilai bukunya. Maka jumlah goodwill yang diakui adalah:
Rp100.000.000
Rp50.000.000
Rp150.000.000
Rp0
Dalam konsolidasi, diferensial antara harga perolehan dan nilai tercatat ekuitas anak perusahaan dapat dialokasikan ke:
Hanya goodwill
Aset dan liabilitas yang tidak terkait langsung
Aset dan liabilitas yang nilai wajarnya berbeda dari nilai bukunya
Seluruh modal saham anak
PT Alpha mengakuisisi 80% PT Beta seharga Rp1.200.000.000. Nilai buku ekuitas PT Beta sebesar Rp900.000.000. Terdapat aset yang nilai wajarnya Rp100.000.000 lebih tinggi dari nilai bukunya. Maka jumlah goodwill yang diakui adalah:
Rp0
Rp100.000.000
Rp400.000.000
Rp300.000.000
PT C membeli 100% saham PT D dengan harga Rp1.000.000.000. Pada saat akuisisi, nilai buku modal saham dan laba ditahan PT D adalah Rp600.000.000 dan Rp400.000.000. Jurnal eliminasi pada laporan konsolidasian adalah:
Debit Investasi pada PT D Rp1.000.000.000
Kredit Modal Saham PT D Rp600.000.000
Kredit Laba Ditahan PT D Rp400.000.000
Debit Goodwill Rp1.000.000.000
Kredit Investasi pada PT D Rp1.000.000.000
Debit Investasi pada PT D Rp1.000.000.000
Kredit Kas Rp1.000.000.000
Debit Modal Saham PT D Rp600.000.000
Debit Laba Ditahan PT D Rp400.000.000
Kredit Investasi pada PT D Rp1.000.000.000
Dalam metode ekuitas, jika investor menerima dividen dari entitas asosiasi, maka dividen tersebut akan:
Menambah kas dan mengurangi nilai investasi
Meningkatkan laba bersih dan kas
Menambah nilai investasi dan mengurangi kas
Tidak mempengaruhi laporan keuangan
Goodwill diakui dalam kombinasi bisnis ketika:
Harga pembelian lebih rendah dari nilai wajar aset bersih
Harga pembelian sama dengan nilai tercatat aset
Harga pembelian lebih tinggi dari nilai wajar aset bersih yang diakuisisi.
Aset anak perusahaan tidak mengalami perubahan nilai.
Jika perusahaan memiliki kurang dari 20% saham perusahaan lain, metode akuntansi yang digunakan adalah:
Metode ekuitas
Konsolidasi penuh
Metode biaya
Nilai wajar melalui laba rugi
