Font size
WorksheetsQuiz Perawatan Excavator
Total questions: 49
Worksheet time: 8mins
Interval perawatan berkala (PM) untuk excavator biasanya berdasarkan pada:
Jumlah jam operasi
Jumlah liter bahan bakar yang digunakan
Jumlah ton material yang digali
Usia operator
Komponen excavator yang berfungsi utama untuk menggali dan memuat material adalah:
Undercarriage
Counterweight
Work Equipment (Bucket, Arm, Boom)
Cabin
Pemeriksaan harian (P2H) pada excavator sebaiknya dilakukan:
Setiap awal shift kerja
Setiap akhir shift kerja
Setiap minggu sekali
Setiap bulan sekali
Yang TIDAK termasuk dalam pemeriksaan level fluida harian pada excavator adalah:
Level oli engine
Level oli hidrolik
Level air radiator
Level oli transmisi (jika tidak ada transmisi terpisah)
Jika level oli engine berada di bawah batas minimum pada dipstick, tindakan yang harus dilakukan adalah:
Langsung melanjutkan operasi
Menambahkan oli hingga batas yang ditentukan
Menguras semua oli dan mengganti dengan yang baru
Memanggil mekanik tanpa memeriksa lebih lanjut
Kotoran pada filter udara excavator dapat menyebabkan:
Peningkatan tenaga mesin
Penurunan konsumsi bahan bakar
Penurunan tenaga mesin dan peningkatan asap hitam
Peningkatan kecepatan swing
Tujuan utama memeriksa kebocoran pada sistem hidrolik excavator adalah:
Mengurangi kecepatan kerja
Mencegah kerusakan komponen dan kehilangan performa
Menghemat biaya perawatan
Memperpanjang usia ban
Tekanan angin ban (untuk excavator beroda ban) yang tidak sesuai dapat menyebabkan:
Umur ban lebih panjang
Konsumsi bahan bakar lebih irit
Keausan ban tidak merata dan risiko pecah ban
Peningkatan kestabilan
Pelumasan (greasing) pada titik-titik pin work equipment excavator bertujuan untuk:
Membuat suara mesin lebih halus
Mencegah karat dan mengurangi keausan akibat gesekan
Meningkatkan kecepatan gerak arm
Mengurangi suhu operasional oli hidrolik
Jika ditemukan retakan (crack) pada struktur boom atau arm excavator, tindakan yang paling tepat adalah:
Terus beroperasi namun mengurangi beban
Segera hentikan operasi dan laporkan untuk perbaikan
Mengecat area yang retak
Menambahkan oli hidrolik
Filter bahan bakar pada excavator berfungsi untuk:
Mendinginkan bahan bakar
Memisahkan air dan kotoran dari bahan bakar
Meningkatkan tekanan bahan bakar
Mengatur jumlah bahan bakar yang masuk
Waktu penggantian oli hidrolik pada excavator biasanya lebih lama dibandingkan oli engine karena:
Oli hidrolik bekerja pada suhu yang lebih rendah
Oli hidrolik tidak terpapar hasil pembakaran
Oli hidrolik memiliki viskositas yang lebih rendah
Pompa hidrolik bekerja lebih lambat
Jika excavator sering berasap hitam pekat, kemungkinan penyebabnya adalah:
Filter udara bersih
Mesin terlalu dingin
Pembakaran tidak sempurna (misalnya filter udara kotor atau injektor bermasalah)
Oli hidrolik terlalu banyak
Komponen undercarriage yang berfungsi sebagai "roda penggerak" pada excavator berantai adalah:
Idler
Carrier roller
Sprocket
Track shoe
Tegangan track (ketegangan rantai) yang tidak sesuai dapat menyebabkan:
Peningkatan kecepatan travel
Keausan komponen undercarriage yang cepat
Penurunan konsumsi bahan bakar
Peningkatan kestabilan saat menggali
Kondisi track shoe yang aus atau rusak dapat mempengaruhi:
Efisiensi bahan bakar
Traksi dan stabilitas excavator saat bergerak
Suhu oli hidrolik
Kecepatan swing
Pemeriksaan level elektrolit (air aki) pada baterai konvensional b
Dapat mempengaruhi:
Efisiensi bahan bakar
Traksi dan stabilitas excavator saat bergerak
Suhu oli hidrolik
Kecepatan swing
Pemeriksaan level elektrolit (air aki) pada baterai konvensional bertujuan untuk:
Mengetahui tegangan baterai
Memastikan proses kimia dalam baterai berjalan optimal
Mengecek berat jenis elektrolit
Mengukur arus pengisian
Jika baterai excavator menunjukkan tanda-tanda lemah (misalnya starter susah), tindakan awal yang perlu diperiksa adalah:
Kondisi filter bahan bakar
Kondisi ban
Terminal baterai (bersih dan kencang)
Level oli engine
Overheating pada engine excavator dapat disebabkan oleh:
Radiator bersih
Level air radiator cukup
Fan belt kendor atau putus
Penggunaan oli yang tepat
Penggantian filter oli engine bertujuan untuk:
Mencegah oli bocor
Menyaring kotoran dari oli agar tidak merusak komponen mesin
Mengurangi viskositas oli
Meningkatkan tekanan oli
Jika sistem hidrolik excavator terasa lambat atau kurang bertenaga, salah satu kemungkinan penyebabnya adalah:
Oli hidrolik terlalu dingin
Filter hidrolik kotor atau tersumbat
Radiator kotor
Tekanan ban rendah
Bagian dari sistem hidrolik yang berfungsi mengubah energi fluida menjadi gerakan mekanis adalah:
Pompa hidrolik
Valve
Silinder hidrolik / Motor hidrolik
Reservoir
Seal silinder hidrolik yang bocor akan menyebabkan:
Peningkatan daya angkat
Penurunan tekanan hidrolik dan gerakan yang lemah
Suara mesin lebih bising
Peningkatan suhu oli hidrolik secara normal
Prosedur pemanasan (warming up) excavator sebelum operasi bertujuan untuk:
Menghemat bahan bakar
Memastikan semua fluida mencapai suhu kerja optimal
Mengurangi keausan pada track
Meningkatkan kecepatan swing secara instan
Penggunaan sparepart non-original (OEM) pada excavator disarankan jika:
Harganya jauh lebih murah dan kualitasnya tidak terjamin
Digunakan untuk komponen non-kritis dan kualitas terjamin
Selalu disarankan untuk semua komponen
Tidak pernah disarankan
Air dalam bahan bakar diesel dapat menyebabkan:
Peningkatan performa mesin
Korosi pada sistem bahan bakar dan kerusakan injektor
Penurunan suhu mesin
Peningkatan efisiensi pembakaran
Pentingnya menguras air pada water separator filter bahan bakar adalah untuk:
Menambah volume bahan bakar
Mencegah kerusakan pada sistem injeksi akibat air
Meningkatkan tekanan bahan bakar
Mengurangi emisi gas buang
Fungsi grease pada excavator adalah:
Pendingin
Pelumas padat untuk mengurangi gesekan dan keausan
Pembersih
Pengikat
Jika terdengar suara aneh (misalnya gemeretak) dari area swing drive, kemungkinan penyebabnya adalah:
Kurangnya pelumasan pada bearing swing
Oli engine kurang
Filter udara bersih
Bahan bakar kotor
Pemeriksaan kekencangan baut dan mur pada seluruh unit excavator sangat penting karena:
Untuk tujuan estetika
Mencegah kebocoran fluida
Mencegah komponen longgar, bergetar, dan potensi kerusakan struktur
Mengurangi berat unit
Apa fungsi utama sistem pendingin pada excavator?
Mendinginkan oli hidrolik
Mengatur suhu mesin agar tetap optimal
Mendinginkan kabin operator
Menghasilkan udara panas untuk pemanas
Jika ada kebocoran cairan pendingin (coolant), apa yang harus segera dilakukan?
Menambahkan air biasa saja
Segera hentikan operasi dan perbaiki kebocoran
Menunggu hingga level sangat rendah baru ditambah
Tidak perlu khawatir jika bocor sedikit
Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran?
Menambahkan air biasa saja
Segera hentikan operasi dan perbaiki kebocoran
Menunggu hingga level sangat rendah baru ditambah
Tidak perlu khawatir jika bocor sedikit
Tali kipas (fan belt) yang kendor dapat menyebabkan:
Pengisian baterai tidak optimal
Overheating mesin
Power steering terasa berat (jika terhubung)
Semua jawaban benar
Apa yang harus diperhatikan saat memilih oli pelumas untuk excavator?
Warna oli
Merk oli yang paling murah
Viskositas dan spesifikasi sesuai rekomendasi pabrikan
Bau oli
Interval penggantian oli final drive biasanya:
Sama dengan oli engine
Lebih jarang dari oli engine
Lebih sering dari oli engine
Tidak perlu diganti
Mengapa penting untuk menjaga kebersihan radiator fins (sirip radiator)?
Agar terlihat bersih
Untuk memastikan pendinginan mesin yang efektif
Mencegah karat pada radiator
Mengurangi suara bising mesin
Jika track excavator sering lepas dari sprocket atau idler, kemungkinan penyebabnya adalah:
Tegangan track terlalu kencang
Tegangan track terlalu kendor atau ada komponen undercarriage yang aus
Oli final drive kurang
Bucket terlalu berat
Apa tanda-tanda umum bahwa injektor bahan bakar diesel perlu diperiksa atau diservis?
Suara mesin lebih halus
Asap knalpot bersih
Peningkatan konsumsi bahan bakar dan asap knalpot hitam/putih
Daya angkat hidrolik meningkat
Perawatan rutin pada air conditioner (AC) kabin excavator meliputi:
Penggantian oli kompresor AC
Pembersihan filter kabin dan pengecekan freon
Pengecekan tekanan ban
Penggantian oli transmisi
Jika operator merasakan getaran berlebihan pada excavator saat beroperasi, apa yang perlu dicurigai pertama kali?
Kaca kabin retak
Komponen yang longgar atau aus (misalnya baut, bearing, atau komponen undercarriage)
Filter hidrolik bersih
Bahan bakar penuh
Apa yang dimaksud dengan "Scheduled Maintenance"?
Perawatan yang dilakukan saat terjadi kerusakan
Perawatan yang dilakukan secara terencana berdasarkan jadwal atau jam operasi
Perawatan yang dilakukan hanya oleh operator
Perawatan yang tidak terduga
Tujuan utama dari "Preventive Maintenance" (Perawatan Pencegahan) adalah:
Memperbaiki kerusakan setelah terjadi
Mencegah terjadinya kerusakan sebelum terjadi
Menghemat biaya operasional dengan menunda perbaikan
Meningkatkan kecepatan kerja operator
Apa yang harus dilakukan operator jika lampu indikator tekanan oli engine menyala saat mesin beroperasi?
Segera matikan mesin
Abaikan saja
Menambahkan oli secara berlebihan
Menaikkan putaran mesin
Pemeriksaan kebocoran pada selang hidrolik harus dilakukan secara:
Hanya saat ada tumpahan
Berkala dan teliti
Setiap bulan sekali saja
Hanya jika terdengar suara aneh
Apa yang terjadi jika tekanan hidrolik terlalu rendah?
Gerakan work equipment menjadi lebih cepat
Daya angkat dan dorong work equipment berkurang
Suhu oli hidrolik menurun drastis
Konsumsi bahan bakar meningkat secara signifikan
Jika filter udara tersumbat parah, apa efeknya pada mesin diesel?
Udara yang masuk lebih banyak, performa naik
Udara yang masuk sedikit, pembakaran tidak sempurna, tenaga turun, asap hitam
Suara mesin lebih bising
Overheating pada sistem hidrolik
