NEW
Font size
WorksheetsCBT Pre Rotasi Dep. IKM-IKK Juni 25
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Seorang dokter puskesmas di daerah pedesaan menemukan 15 kasus diare akut dalam 3 hari terakhir di Desa X. Sebagian besar penderita mengonsumsi air dari sumur yang terletak dekat septic tank. Tindakan pertama yang paling tepat untuk mengendalikan kejadian ini adalah:
Memberikan oralit kepada semua warga
Melakukan penyuluhan tentang cuci tangan
Menutup sementara sumur yang terkontaminasi
Memberikan antibiotik profilaksis
Melakukan vaksinasi kolera
Sebuah industri tekstil melaporkan 5 pekerja mengalami gangguan pendengaran dalam 1 tahun terakhir. Pekerja terpapar kebisingan 85 dB selama 8 jam/hari tanpa alat pelindung. Upaya pencegahan primer yang paling efektif adalah:
Memasang rambu bahaya kebisingan
Melakukan audiometri rutin
Memberikan alat pelindung telinga
Merotasi pekerja ke area lain
Memberikan kompensasi medis
Seorang dokter di puskesmas ingin mengevaluasi program imunisasi campak di wilayah kerjanya. Indikator yang paling tepat untuk mengukur cakupan imunisasi adalah:
Jumlah kasus campak tahun ini
Persentase bayi yang mendapat imunisasi campak tepat waktu
Jumlah vaksin yang digunakan per bulan
Tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi
Angka kematian bayi
Sebuah kelurahan dengan penduduk 10.000 jiwa melaporkan 50 kasus baru TB paru dalam setahun. Angka ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Strategi penanggulangan yang paling tepat adalah:
Melakukan skrining massal dengan tes Mantoux
Memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan
Meningkatkan penemuan kasus secara aktif
Memberikan vitamin pada seluruh warga
Membangun rumah sakit khusus TB
Seorang dokter ingin meneliti hubungan antara merokok dan kejadian hipertensi di suatu komunitas. Desain penelitian yang paling tepat untuk studi ini adalah:
Studi kasus kontrol
Studi cross-sectional
Studi kohort prospektif
Studi eksperimental
Studi ekologi
Sebuah puskesmas menemukan cakupan imunisasi DPT-HB-Hib hanya 65% di wilayah kerjanya. Faktor utama yang perlu dievaluasi untuk meningkatkan cakupan adalah:
Ketersediaan vaksin di gudang
Pengetahuan dan sikap ibu
Jarak rumah ke puskesmas
Kualitas pelayanan imunisasi
Semua faktor di atas perlu dievaluasi
Seorang dokter puskesmas menemukan prevalensi stunting 28% pada balita di desa A. Intervensi yang paling tepat untuk penanganan masalah ini adalah:
Pemberian makanan tambahan pada balita
Penyuluhan gizi pada ibu hamil dan menyusui
Perbaikan sanitasi lingkungan
Program pemberdayaan ekonomi keluarga
Kombinasi intervensi gizi spesifik dan sensitif
Dalam suatu wabah DBD di kelurahan X, ditemukan 35 kasus dalam 2 minggu. Tindakan pengendalian vektor yang paling efektif adalah:
Fogging fokus
Pemberian abate
PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)
Penyuluhan tentang DBD
Pemakaian kelambu
Seorang dokter ingin mengevaluasi efektivitas program Posyandu Lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Indikator outcome yang paling tepat adalah:
Jumlah kunjungan lansia ke Posyandu
Persentase lansia yang mendapat pemeriksaan kesehatan
Skor kualitas hidup berdasarkan kuesioner WHOQOL
Ketersediaan obat untuk penyakit degeneratif
Jumlah penyuluhan kesehatan yang dilakukan
Sebuah penelitian menemukan OR = 2.5 (95% CI 1.8-3.4) untuk hubungan antara obesitas dan diabetes melitus tipe 2. Interpretasi yang tepat adalah:
Obesitas menyebabkan diabetes melitus tipe 2
Obesitas merupakan faktor risiko diabetes melitus tipe 2
Tidak ada hubungan yang signifikan
Diabetes melitus tipe 2 menyebabkan obesitas
Hasil penelitian tidak valid
