NEW
Font size
WorksheetsNilai Pancasila untuk Kelas 3 SD
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa itu Pancasila?
Lima sila
Pancasila
Simbol negara Indonesia
Dasar negara Indonesia
Sebutkan lima sila Pancasila!
Kebebasan Beragama
Persatuan Dunia
1. Ketuhanan yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kesejahteraan Ekonomi untuk Semua
Kemandirian Nasional
Apa arti sila pertama Pancasila?
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Ketuhanan yang Maha Esa
Persatuan Indonesia
Mengapa sila kedua Pancasila penting?
Sila kedua Pancasila tidak memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari.
Sila kedua Pancasila hanya berlaku untuk kelompok tertentu.
Sila kedua Pancasila menekankan kekuasaan pemerintah.
Sila kedua Pancasila penting karena menekankan nilai kemanusiaan dan keadilan.
Jelaskan makna sila ketiga Pancasila!
Persatuan Eropa
Kemandirian Ekonomi
Keadilan Sosial
Persatuan Indonesia.
Apa yang dimaksud dengan sila keempat Pancasila?
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
Persatuan Indonesia yang berlandaskan pada keragaman.
Ketuhanan yang Maha Esa sebagai dasar negara.
Sebutkan contoh penerapan sila kelima Pancasila!
Membangun gedung perkantoran untuk swasta.
Menyediakan fasilitas olahraga untuk elit.
Contoh penerapan sila kelima Pancasila adalah program bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu.
Mengadakan festival seni untuk kalangan tertentu.
Bagaimana Pancasila dapat menyatukan bangsa?
Pancasila tidak memiliki nilai-nilai universal.
Pancasila menyatukan bangsa melalui nilai-nilai universal yang diterima semua golongan.
Pancasila menyebabkan perpecahan antar suku.
Pancasila hanya diterima oleh satu golongan.
Apa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila?
Kedamaian, Kemandirian, Kesehatan, Keterbukaan, dan Kebersamaan
Kebebasan, Kemandirian, Kesejahteraan, Keberagaman, dan Ketertiban
Kepemimpinan, Kemandirian, Kesejahteraan, Keadilan, dan Kebudayaan
Nilai-nilai dalam Pancasila adalah Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.
Mengapa kita harus menghormati perbedaan?
Perbedaan harus diabaikan agar tidak terjadi konflik.
Kita harus memaksakan satu pandangan untuk semua orang.
Kita harus menghormati perbedaan untuk menciptakan harmoni dan saling pengertian dalam masyarakat.
Menghormati perbedaan hanya penting dalam konteks internasional.
Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga persatuan?
Meningkatkan konflik dan perselisihan.
Mengabaikan perbedaan dan tidak berkomunikasi.
Menjauhkan diri dari orang lain dan tidak berinteraksi.
Menghormati perbedaan dan berkomunikasi secara terbuka.
Sebutkan satu contoh sikap yang mencerminkan sila pertama!
Menghormati perbedaan agama dan kepercayaan.
Menolak perbedaan pendapat.
Mendukung diskriminasi terhadap kelompok tertentu.
Mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Jelaskan pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari!
Gotong royong is only important during festivals.
Gotong royong is important as it promotes unity, helps in resource sharing, and builds a sense of belonging within the community.
Gotong royong is a concept that is outdated and irrelevant.
Gotong royong leads to individualism and competition.
Apa yang dimaksud dengan keadilan sosial dalam Pancasila?
Keadilan sosial hanya berlaku untuk kelompok tertentu dalam masyarakat.
Keadilan sosial adalah prinsip yang menekankan kekuasaan mayoritas atas minoritas.
Keadilan sosial adalah prinsip yang menekankan kesetaraan hak dan kesempatan bagi semua individu dalam masyarakat.
Keadilan sosial berarti memberikan lebih banyak hak kepada individu kaya.
Bagaimana cara kita menerapkan nilai Pancasila di sekolah?
Mengabaikan nilai Pancasila dalam pembelajaran
Menerapkan nilai Pancasila hanya di kelas seni
Fokus pada nilai-nilai asing dalam pendidikan
Menerapkan nilai Pancasila di sekolah melalui integrasi dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan sikap toleransi.
