wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan soal PSAT Pendidikan Pancasila

Total questions: 53

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks penyusunan peraturan perundang-undangan di Indonesia, ketentuan mengenai hierarki peraturan bertujuan untuk memastikan bahwa:

a)

Setiap lembaga negara memiliki kewenangan sepenuhnya dalam membuat aturan.

b)

Tidak terjadi tumpang tindih atau kontradiksi antar peraturan, serta terciptanya keterpaduan dalam sistem hukum nasional.

c)

Peraturan daerah dapat mengesampingkan peraturan nasional bila dianggap perlu.

d)

Semua aturan dapat berlaku tanpa harus mengikuti urutan tertentu.

2.

Seorang tenaga ahli di bidang hukum menyatakan bahwa keberhasilan penerapan sistem hukum nasional bergantung pada pemahaman masyarakat terhadap tata urutan peraturan perundang-undangan. Hal ini menunjukkan pentingnya aspek literasi hukum karena:

a)

Masyarakat dapat menggapai posisi tertentu dalam pemerintahan.

b)

Masyarakat mampu dalam menegakkan hukum secara swadaya dan menjaga stabilitas sosial.

c)

Hanya aparat penegak hukum yang perlu memahami sistem ini.

d)

Pembuatan peraturan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

3.

Jika suatu peraturan daerah bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi dalam hierarki, maka tindakan yang seharusnya diambil berdasarkan prinsip hukum adalah:

a)

Peraturan daerah tersebut tetap berlaku karena dibuat sesuai kebutuhan daerah.

b)

Peraturan daerah tersebut harus direvisi atau dicabut agar sesuai dengan undang-undang yang lebih tinggi.

c)

Hak daerah menyeimbangkan aturan tersebut dengan peraturan lainnya.

d)

Masyarakat bebas menentukan mana yang akan diikuti.

4.

Salah satu alasan pentingnya menyusun piramida tata urutan peraturan perundang-undangan secara visual adalah untuk:

a)

Mengedukasi masyarakat mengenai hierarki aturan yang berlaku.

b)

Mempermudah proses pembuatan undang-undang oleh legislatif.

c)

Menyusun struktur organisasi pemerintahan.

d)

Meningkatkan kekuasaan lembaga eksekutif.

5.

Dalam mempraktikkan tata urutan peraturan perundang-undangan, kedudukan UUD Tahun 1945 sebagai dasar utama menunjukkan bahwa:

a)

Semua peraturan di bawahnya harus sesuai dan tidak boleh bertentangan dengan konstitusi.

b)

UUD hanya berisi prinsip umum dan tidak menjadi acuan dalam pembuatan aturan lainnya.

c)

Peraturan daerah dapat mengesampingkan isi UUD apabila diperlukan.

d)

Hierarki peraturan bersifat fleksibel sesuai kebijakan pemerintah.

6.

Sebagai siswa yang mempelajari tata urutan peraturan, analisis kritis terhadap proses penyusunan peraturan daerah harus mempertimbangkan aspek:

a)

Efektivitas, partisipasi masyarakat, dan ketepatan prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

b)

Kecepatan pengesahan agar dapat segera diterapkan.

c)

Popularitas peraturan di masyarakat tanpa memperhatikan dasar hukumnya.

d)

Semangat lokal dan budaya tanpa memperhatikan hierarki hukum nasional.

7.

Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) dapat dikeluarkan dalam keadaan darurat karena:

a)

Membantu pemerintah mengambil langkah cepat dan tepat dalam situasi kritis.

b)

Menandakan jatuhnya kekuasaan legislatif dan eksekutif.

c)

Meningkatkan jumlah peraturan untuk memperkuat kekuasaan pemerintah.

d)

Menggantikan seluruh undang-undang yang ada tanpa proses legislasi.

8.

Mengingat pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan bermasyarakat, penerapan tata tertib di lingkungan RT/RW harus mengikuti prinsip...

a)

Keadilan, partisipasi warga, dan transparansi agar tercipta rasa memiliki dan kedisiplinan.

b)

Ketegasan tanpa dialog, karena aspek hukumnya tidak terlalu penting.

c)

Penetapan sepihak oleh tokoh masyarakat untuk menjaga ketertiban

d)

Mengabaikan aspirasi warga demi efisiensi administrasi

9.

Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) dapat dikeluarkan dalam keadaan darurat karena...

a)

Menandakan jatuhnya kekuasaan legislatif dan eksekutif.

b)

Membantu pemerintah mengambil langkah cepat dan tepat dalam situasi kritis.

c)

Meningkatkan jumlah peraturan untuk memperkuat kekuasaan pemerintah.

d)

Menggantikan seluruh undang-undang yang ada tanpa proses legislasi.

10.

Mengingat pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan bermasyarakat, penerapan tata tertib di lingkungan RT/RW harus mengikuti prinsip:

a)

Keadilan, partisipasi warga, dan transparansi agar tercipta rasa memiliki dan kedisiplinan.

b)

Ketegasan tanpa dialog, karena aspek hukumnya tidak terlalu penting.

c)

Penetapan sepihak oleh tokoh masyarakat untuk menjaga ketertiban.

d)

Mengabaikan aspirasi warga demi efisiensi administrasi.

11.

Untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, guru menugaskan siswa untuk membuat peta mental yang menunjukkan hubungan antara:

a)

UUD, undang-undang, peraturan pemerintah, dan peraturan daerah dalam hierarki peraturan perundang-undangan.

b)

Sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai pelaku utama hukum.

c)

Presiden, DPR, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat dalam pembuatan hukum.

d)

Sistem pendidikan dan media komunikasi sebagai media penyebaran aturan.

12.

Jika pemerintah membentuk undang-undang baru yang bertentangan dengan ketentuan yang diatur dalam UUD Tahun 1945, maka:

a)

Undang-undang tersebut harus ditinjau ulang agar sesuai dengan konstitusi.

b)

Undang-undang tersebut langsung berlaku karena disahkan oleh legislatif.

c)

Masyarakat dapat menolaknya secara langsung di lapangan.

d)

Pemerintah dapat mengabaikan ketentuan konstitusi karena alasan kebutuhan.

13.

Mengapa tata urutan peraturan perundang-undangan perlu dipatuhi secara hierarkis di Indonesia?

a)

Agar semua peraturan dapat dibuat secara bebas dan tidak saling bertentangan.

b)

Karena hukum di Indonesia bersifat fleksibel dan tidak terlalu penting.

c)

Untuk memastikan keberlangsungan dan keselarasan antara aturan yang dibuat di tingkat pusat dan daerah.

d)

Supaya rakyat tidak merasa terbebani oleh aturan yang terlalu banyak.

14.

Berdasarkan piramida tata urutan peraturan perundang-undangan, jika terjadi pertentangan antara Peraturan Daerah dan Undang-Undang, aturan mana yang harus diikuti?

a)

Peraturan Daerah

b)

Peraturan Presiden

c)

Undang-Undang

d)

Keputusan Presiden

15.

Apa pentingnya asas kejelasan tujuan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan?

a)

Agar peraturan bisa cepat disahkan.

b)

Untuk memastikan peraturan memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif dan dapat dipahami.

c)

Agar aturan bisa diterapkan secara fleksibel.

d)

Supaya peraturan tidak perlu disosialisasikan ke masyarakat.

16.

Kaitkan antara tata urutan peraturan perundang-undangan dan peran negara dalam menjaga keadilan sosial!

a)

Tata urutan yang jelas membantu negara mengeluarkan aturan yang adil dan tidak tumpang tindih, sehingga tercipta keadilan sosial.

b)

Hierarki peraturan mempercepat proses pengesahan peraturan daerah.

c)

Peraturan perundang-undangan di Indonesia bersifat fleksibel untuk berbagai kepentingan.

d)

Negara tidak perlu memperhatikan tata urutan aturan karena budaya lokal lebih penting.

17.

Sebutkan langkah-langkah utama dalam tahapan pembuatan peraturan daerah (Perda) berdasarkan proses yang benar!

a)

Pembahasan, pengesahan, pengundangan, penyebarluasan.

b)

Perencanaan dan penyusunan, pembahasan, pengesahan dan pengundangan, penyebarluasan.

c)

Penyebarluasan, pembahasan, pengesahan, pengundangan.

d)

Penyusunan, pengesahan langsung, sosialisasi ke masyarakat.

18.

Bagaimana pengetahuan tentang hierarki peraturan dapat membantu warga negara menjalankan kewajiban dan haknya secara efektif?

a)

Dengan mengetahui aturan-aturan yang memiliki posisi lebih tinggi sehingga mereka paham batasan dan tanggung jawabnya.

b)

Dengan mengabaikan aturan daerah yang tidak sesuai.

c)

Dengan mengikuti aturan berdasarkan keinginan pribadi.

d)

Dengan mengedepankan aturan yang paling mudah dipahami.

19.

Mengenai asas keterbukaan dalam proses pembentukan perundang-undangan, mengapa transparansi penting dalam konteks demokrasi?

a)

Karena membuat proses cepat dan tidak memakan waktu.

b)

Untuk mengedepankan kepentingan kelompok tertentu.

c)

Agar masyarakat dapat ikut serta, mengawasi, dan merasa memiliki aturan yang berlaku.

d)

Untuk mempercepat proses legislasi tanpa perlu sosialisasi.

20.

Bagaimana penerapan asas kejelasan rumusan dalam peraturan berpengaruh terhadap efektivitas implementasi aturan?

a)

Rumusan yang jelas memudahkan proses sosialisasi dan penegakan aturan.

b)

Rumusan yang kompleks memberikan rasa hormat kepada hukum.

c)

Rumusan yang tidak jelas membuat masyarakat berkreasi dengan aturan.

d)

Rumusan yang rumit tidak berpengaruh terhadap efektivitas.

21.

Menurut kamu, apa manfaat utama mempelajari tata urutan peraturan di Indonesia?

a)

Untuk mengetahui proses pembuatan aturan dengan cepat.

b)

Agar dapat memahami hubungan dan kedudukan aturan serta mencegah tumpang tindih.

c)

Supaya bisa memanfaatkan aturan untuk keuntungan pribadi.

d)

Untuk mempercepat pengesahan aturan di tingkat lokal.

22.

Bagaimana penerapan asas yang mendasari pembuatan peraturan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah?

a)

Dengan membuat aturan yang sangat ketat dan sakral.

b)

Dengan memastikan aturan sesuai dengan kebutuhan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

c)

Dengan menerapkan aturan secara sembarangan agar masyarakat merasa bebas.

d)

Dengan mempercepat proses pembuatan peraturan tanpa pertimbangan.

23.

Seorang pelajar yang aktif mengikuti kegiatan seni tradisional di sekolah dan memperkenalkan budaya daerahnya kepada teman-temannya secara rutin menunjukkan upaya pelestarian budaya berdasarkan prinsip...

a)

meniru budaya asing agar terlihat modern

b)

mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal secara aktif

c)

menghindariperubahan agar budaya tetap original

d)

mengabaikan budaya lokal demi budaya nasional

24.

Bagaimana hubungan antara keberagaman budaya daerah di Indonesia dan semangat persatuan dalam Pancasila?

a)

Keberagaman budaya menyebabkan perpecahan bangsa

b)

Perbedaan budaya harus disamakan tanpa adanya keunikan budaya

c)

Keberagaman budaya memperkaya identitas bangsa dan memperkuat persatuan

d)

Persatuan dalam Pancasila menghilangkan keberagaman budaya

25.

Jika suatu kegiatan sekolah meliputi pentas seni tradisional dan diskusi tentang keunikan budaya daerah, ini menunjukkan penerapan nilai-nilai...

a)

konsumtif dan individualisme

b)

konservatif dan tertutup

c)

pelestarian budaya dan kebangsaan

d)

modernisasi dan globalisasi

26.

Membaca, memahami, dan mengapresiasi hasil karya budaya dari berbagai daerah di Indonesia adalah bentuk literasi budaya yang bertujuan untuk...

a)

mempromosikan budaya asing

b)

meningkatkan kesadaran akan keberagaman budaya nasional

c)

mengurangi keberagaman budaya daerah

d)

menolak budaya lokal demi budaya nasional

27.

Sebuah sekolah mengadakan lomba fotografi dengan tema "Keindahan Tradisi Nusantara." Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk...

a)

mengurangi minat siswa terhadap budaya lokal

b)

memperlihatkan keanekaragaman budaya dan meningkatkan apresiasi siswa terhadap kearifan lokal

c)

menghapus tradisi tradisional yang dianggap kuno

d)

menyaingi budaya asing yang lebih modern

28.

Pelestarian budaya melalui kegiatan olimpiade humaniora Nusantara dapat meningkatkan kesadaran peserta mengenai...

a)

pentingnya menguasai teknologi modern

b)

keberagaman dan identitas budaya Indonesia sebagai kekayaan nasional

c)

perlunya mengadopsi budaya asing secara penuh

d)

minimnya nilai budaya di era digital

29.

Dalam konteks pembelajaran budaya, pentingnya literasi budaya tercermin dari kemampuan...

a)

menirukan budaya asing tanpa memahami maknanya

b)

membaca, memahami, dan mengapresiasi budaya daerah serta menggunakan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari

c)

mengabaikan budaya lokal dan hanya fokus pada budaya nasional

d)

mengikuti tren budaya populer saja

30.

Salah satu dampak positif dari pelestarian budaya secara aktif di lingkungan keluarga dan sekolah adalah...

a)

meningkatnya rasa bangga terhadap identitas pribadi dan bangsa

b)

terbentuknya rasa malu terhadap budaya sendiri

c)

terpupuknya agresivitas terhadap perbedaan budaya

d)

hilangnya keberagaman budaya di masyarakat

31.

Mengapa penting bagi pelajar untuk mengenal budaya nasional dan budaya daerah sebelum mengikuti program pertukaran budaya di luar negeri?

a)

agar tidak merasa terasing setelah tinggal di luar negeri

b)

agar mampu menyebarkan budaya asing ke Indonesia

c)

agar tetap memiliki identitas nasional dan dapat memanfaatkan pengetahuan budaya sendiri selama program berlangsung

d)

supaya bisa menolak budaya asing dengan keras

32.

Memperkenalkan budaya daerah melalui berbagai media di sekolah akan membantu siswa memahami bahwa...

a)

keberagaman budaya adalah kekayaan yang harus dilestarikan

b)

budaya asing lebih baik daripada budaya sendiri

c)

budaya lokal harus digantikan dengan budaya nasional

d)

budaya daerah tidak relevan di zaman sekarang

33.

Peran keluarga dalam pelestarian budaya nasional sangat penting karena...

a)

keluarga adalah unit terkecil yang pertama kali mengenalkan tradisi dan kearifan lokal kepada anak-anak

b)

keluarga harus berusaha menghapus budaya daerah agar selaras dengan budaya nasional

c)

keluarga tidak berpengaruh terhadap penanaman budaya anak-anak

d)

keluarga lebih fokus pada budaya asing

34.

Di tengah era digital, tantangan utama dalam pelestarian budaya adalah...

a)

banyaknya akses terhadap budaya asing yang cepat menyebar dan mempengaruhi generasi muda

b)

minimnya pengguna teknologi di kalangan anak muda

c)

tidak adanya media sosial untuk menyebarkan budaya

d)

budaya lokal sudah tidak relevan lagi

35.

Melalui kegiatan seni pertunjukan tradisional, siswa dapat memaknai bahwa...

a)

budaya asli harus dipertahankan dan dikembangkan agar tidak punah

b)

seni tradisional harus digantikan dengan seni modern

c)

budaya tradisional hanya untuk orang tua dan tidak relevan bagi generasi muda

d)

seni tradisional tidak memiliki nilai sejarah dan budaya

36.

Melestarikan budaya merupakan bagian dari upaya membentuk identitas bangsa yang kuat. Hal ini berarti bahwa...

a)

identitas bangsa hanya bergantung pada kekayaan alamnya

b)

identitas bangsa terbentuk dari keberagaman budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-menurun

c)

identitas bangsa harus dikuasai oleh budaya asing

d)

identitas bangsa tidak perlu dirawat jika sudah dikenal luas

37.

Upaya apa yang paling efektif dilakukan sekolah dalam meningkatkan apresiasi terhadap budaya daerah?

a)

Menyelenggarakan kegiatan budaya secara rutin dan mengajak siswa berpartisipasi aktif

b)

Melarang kegiatan budaya dan fokus belajar IPTEK

c)

Menghapus mata pelajaran budaya dan seni dari kurikulum

d)

Mengadopsi seluruh budaya asing tanpa mempertahankan budaya lokal

38.

Ketika siswa memahami arti dan makna simbol budaya yang mereka pelajari, mereka menunjukkan literasi budaya yang...

a)

pasif dan kurang peka terhadap makna budaya

b)

kritis dan mampu menghubungkan budaya dengan kehidupannya sehari-hari

c)

hanya berorientasi pada perlombaan dan penghargaan semata

d)

tidak peduli terhadap pelestarian budaya

39.

Mengapa budaya lokal perlu dikemas ulang agar tetap relevan dengan zaman sekarang?

a)

agar budaya tidak hilang dan bisa berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan esensinya

b)

agar budaya lokal bisa dihapus dan digantikan budaya asing

c)

agar budaya lama tidak perlu dipelajari lagi

d)

agar budaya lokal tidak perlu dilestarikan

40.

Sebagai bagian dari literasi budaya, siswa perlu melakukan kegiatan seperti...

a)

membaca buku dan menonton film yang berkaitan dengan budaya daerah dan nasional

b)

menghindari belajar budaya dan lebih fokus pada ilmu pengetahuan saja

c)

membuat budaya baru tanpa menghormati budaya yang sudah ada

d)

meniru budaya asing secara mentah-mentah

41.

Dalam proses pelestarian budaya, peran media sosial sangat penting karena...

a)

dapat menyebarkan budaya secara luas dan cepat ke berbagai kalangan

b)

menghilangkan keberagaman budaya daerah

c)

mempromosikan budaya asing dan mengesampingkan budaya lokal

d)

menggantikan kegiatan pelestarian budaya secara tradisional

42.

Untuk menjaga keberlanjutan budaya nasional, siswa disarankan untuk...

a)

menjadi agen perubahan dengan memperkenalkan budaya daerahnya dan mengapresiasi budaya orang lain secara terbuka

b)

menolak budaya asing dan memaksakan budaya lokal saja

c)

tidak peduli pada pelestarian budaya dan fokus pada teknologi

d)

mengikuti tren budaya yang sedang populer tanpa memahami maknanya

43.

Salah satu upaya mendukung wawasan Nusantara dalam kehidupan sehari-hari adalah:

a)

Mengabaikan keberagaman budaya di sekitar

b)

Menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan bertindak toleran

c)

Memaksakan satu budaya sebagai budaya utama

d)

Menghindari komunikasi dengan orang dari suku berbeda

44.

Dalam menghadapi tantangan pelaksanaan wawasan Nusantara di era teknologi informasi, tindakan paling tepat adalah:

a)

Menghindari penggunaan internet untuk mengurangi risiko bahaya

b)

Meningkatkan literasi digital dan menyaring informasi yang masuk

c)

Mengunci semua akses teknologi agar tidak disalahgunakan

d)

Mengabaikan isu keamanan siber karena tidak terlalu penting

45.

Berdasarkan isi teks, bagaimana sebaiknya warga negara merespons masuknya budaya asing yang dapat merusak moral bangsa?

a)

Mengadopsi seluruh budaya asing tanpa kritik

b)

Menolaknya secara total tanpa dialog

c)

Menjaga identitas dan budaya bangsa sambil terbuka terhadap aspek positif dari budaya asing

d)

Mengabaikan pengaruh budaya asing dan fokus pada budaya lokal saja

46.

Dalam konteks pelaksanaan wawasan Nusantara, yang termasuk ke dalam aspek lingkungan hidup adalah:

a)

Menebang pohon secara besar-besaran

b)

Mengelola sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan

c)

Membuang limbah sembarangan di sungai

d)

Menggunakan sumber daya alam tanpa memperhatikan dampaknya

47.

Jika kamu melihat adanya informasi yang menimbulkan kekacauan atau ketidakpastian di masyarakat, sikap yang paling sesuai dalam mendukung wawasan Nusantara adalah:

a)

Menyebarkan informasi tersebut tanpa verifikasi

b)

Melaporkan ke pejabat terkait dan menyebarkan informasi yang benar

c)

Mengabaikan dan tidak peduli sama sekali

d)

Menggunakan media sosial untuk menyebarkan opini pribadi

48.

Salah satu tantangan eksternal dalam pelaksanaan wawasan Nusantara adalah:

a)

Maraknya budaya asing yang dapat mempengaruhi mental dan moral bangsa

b)

Kurangnya sumber daya alam di Indonesia

c)

Meningkatkan pendidikan nasional secara merata

d)

Mengurangi interaksi antar budaya di masyarakat

49.

Sebagai generasi muda, langkah konkret yang dapat diambil untuk mendukung keutuhan bangsa adalah:

a)

Menghargai keberagaman dan aktif mengikuti kegiatan yang memupuk persatuan

b)

Menutup diri dari budaya luar dan bersikap eksklusif

c)

Mengkritik pemerintah tanpa solusi

d)

Menjadi apatis terhadap isu-isu bangsa

50.

Mengapa penting memahami batas wilayah laut Indonesia berdasarkan garis garis tertentu?

a)

Untuk memperluas wilayah negara secara sepihak

b)

Untuk mendukung kedaulatan Indonesia atas perairan nasional dan menjaga damai lalu lintas laut

c)

Agar tidak terlibat dalam konferensi internasional tentang hak atas lautan

d)

Untuk menghindari adanya kapal asing di wilayah Indonesia

51.

Dalam konteks wawasan Nusantara, mengapa penting melakukan wawancara sederhana dengan masyarakat sekitar?

a)

Agar mendapatkan data statistik resmi

b)

Untuk memahami realitas dan menerapkan sikap peduli serta partisipatif dalam menjaga keutuhan bangsa

c)

Untuk memanipulasi opini masyarakat agar mendukung pemerintah

d)

Supaya bisa mengendalikan komunitas secara otoriter

52.

Bagaimana peran pendidikan Pancasila dalam mendukung wawasan Nusantara menurut teks?

a)

Mengajarkan untuk memute seluruh budaya asing

b)

Membentuk karakter bangsa yang disiplin, toleran, dan peduli terhadap bangsa

c)

Mencegah adanya perbedaan dalam masyarakat

d)

Menghilangkan rasa bangga terhadap budaya lokal

53.

Berikut ini merupakan Tata Urutan peraturan perundang-undangan yang benar

​ ​

(a)  

​ (b)  

​ ​ (c)  

Choose from the below words
UUD 1945
Ketetapan MPR
UU/PERPU