Worksheetsunas 62
Total questions: 169
Worksheet time: 1hrs 25mins
Seorang wanita 25 tahun, mengeluh nyeri telinga 2 hari yang lalu, riwayat mengorek telinga dengan cotton bud, lalu datang ke poli THTKL dan dilakukan otoskopi sebagai berikut
Aspergillus niger
Staphylococcus aureus
H. influenza
Streptokokus beta hemolitikus
a. Pseudomonas aeruginosa
Perempuan usia 26 tahun datang dengan keluhan pendengaran pada telinga kiri sejak 1 tahun dan semakin berat. Riwayat keluar cairan tidak ada. Pasien mempunyai riwayat rhinitis alergi. Pada pemeriksaan didapatkan membran timpani intak dan menempel ke inkudostapedial joint. Audiogram menunjukkan tuli konduksi 40 dB. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
Glue ear
Adhesive middle ear
Timpanosclerosis
Otitis media efusi
Atelectasis
Lelaki usia 30 tahun seorang penerbang, mengalami rasa tersumbat dan agak nyeri pada telinga kiri. Pria tersebut menderita pilek. Saudara berusaha memberi saran untuk mengurangi rasa sakit dan hidung tersumbat. Saran apa yang paling tepat ?
Maneuver Valsava
Maneuver Toynbee
Tarik nafas dalam
Tidur
Makan sesuatu
1. Perempuan usia 30 tahun datang dengan keluhan pendengaran telinga kiri berkurang sejak lama dan akhir-akhir ini bertambah berat. Keluhan tidak disertai gangguan keseimbangan. Pasien memiliki riwayat sering keluar cairan dari telinga kiri dan dikatakan membran timpaninya berlubang sejak usia 10 tahun. Hasil pemeriksaan audiometri menunjukkan gangguan pendengaran sensorineural berat. Apakah penyebab paling mungkin ?
Kerusakan osikel
Infiltrasi sitokin melalui round window
Terdapatnya fistula labirin
Perforasi membran timpani
Penyebaran hematogen ke otak
Perempuan usia 35 tahun datang karena telinga kanan kurang mendengar setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Saat kejadian pasien tidak merasakan keluar cairan maupun darah dari telinga. Pada pemeriksaan didapatkan membrane timpani intak dengan warna putih mutiara transparan. Pemeriksaan garputala telinga kanan Rinne Positif dan Weber lateralisasi ke kanan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan audiotimpanometri. Bagaimanakah hasil audiotimpanometri yang paling mungkin?
Audiometri 40 dB tanpa airbone gap dan timpanometri tipe A
Audiometri 25 dB dan timpanometri tipe B
Audiometri 50 dB dengan airbone gap dan timpanometri tipe C
Audiometri 50 dB dengan airbone gap dan timpanometri tipe AS
Audiometri 50 dB dengan airbone gap dan timpanometri tipe AD
Anak usia 15 tahun dibawa berobat karena keluar cairan dari telinga kanan yang hilang timbul selama 2 bulan. Pasien juga mengeluh hidung beringus sejak 4 minggu. Pendegaran dirasakan berkurang. Pada pemeriksaan didapatkan membran timpani kanan perforasi sentral disertai sekret kuning kental. Dokter yang memeriksa menyatakan pasien menderita OMSK. Dasar diagnosis dokter yang paling tepat ?
Perforasi membran timpani dan hidung keluar ingus selama 3 bulan
Sekret kuning kental dan keluar hilang timbul selama 2 bulan
Perforasi membran timpani dan keluar cairan dari telinga hilang timbul selama 2 bulan
Sekret kuning kental dan gangguan pendengaran
Perforasi membran timpani dan gangguan pendengaran.
Seorang pasien Laki-laki, dengan keluhan keluar cairan purulen sejak 6 bulan yang lalu hilang timbul, dan 6 minggu terakhir pasca pengobatan cairan berkurang. Pada pemeriksaan otoskopi tampak perforasi arah jam 1 dan 2, tampak jaringan keputihan. Apakah diagnosis pasien tersebut?
OMSK tipe atikoantral inaktif
OMSK tipe tubotimpani inaktif
OMSK dengan otomikosis
Otomikosis
Kolesteatoma kanal
Seorang pasien perempuan 17 tahun, mengeluh telinga berair sejak kecil, sekret berbau, didapatkan pendengaran, dari hasil audiometri SNHL berat, rencana Tindakan anda
a. CWU
CWD
Mastoidektomi radikal
Mastoidektomi modified radikal
Timpanomastoidektomi
Perempuan usia 26 tahun datang dengan keluhan pendengaran pada telinga kiri sejak 1 tahun dan semakin berat. Riwayat keluar cairan tidak ada. Pasien mempunyai riwayat rhinitis alergi. Pada pemeriksaan didapatkan membran timpani intak dan Sebagian menempel ke Promontorium. Osikel tampak normal. Audiogram menunjukkan tuli konduksi 40 dB. Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
a. Glue ear
Adhesive middle ear
Timpanosclerosis
Otitis media efusi
Atelectasis
Anak 15 tahun dikonsulkan sejawat spesialis saraf dengan keluhan gerakan wajah sisi kanan tertinggal sejak 1 minggu. Sejak 5 tahun lalu anak tersebut menderita keluar cairan dari telinga kanan. Pada pemeriksaan didapatkan membran timpani kanan perforasi sentral disertai keluar cairan kuning kental. Penampakan kesan parese pada pergerakan dahi. namun saat istirahat tonus otot simetri. Mata tidak bisa menutup dengan usaha kuat. Mulut minimal untuk bergerak. Apakah diagnosis yang tepat ?
OMSK tipe tubotimpani dengan komplikasi parese N VII HB IV
OMSK tipe tubotimpani dengan komplikasi parese N VII HB III
OMSK tipe atikoantral dengan komplikasi parese N VII HB II
OMSK tipe tubotimpani dengan komplikasi parese N VII HB II
OMSK tipe atikoantral dengan komplikasi parese N VII HB III
Pasien dikonsulkan dari poli bedah syaraf dengan riwayat trauma kepala 3 hari yang lalu, mengeluh wajah perot HB III. Tatalaksana yang anda berikan
Kortikosteroid
Observatif
Operatif
Antibiotik
Vitamin
1. Pasien remaja berusia 12 tahun mengeluh bengkak di belakang telinga kanan sejak 1 minggu disertai rasa nyeri. Pasien mempunyai keluhan telinga kanan berair sejak kecil, sering kambuh, dan disertai penurunan pendengaran. Pada pemeriksaan fisik: bengkak dan kemerahan pada belakang daun telinga kanan, fluktuasi (+), nyeri tekan (+), dan daun telinga terdorong ke antero-inferior. Otoskopi: liang telinga yang sempit di 2/3 bagian medial disertai sekret purulent dan berbau. Diagnosis?
otitis eksterna sirkumskripta dengan abses subperiosteal
a) otitis eksterna maligna dengan abses subperiosteal
otitis media supuratif kronik tubotimpani dengan abses subperiosteal
otitis eksterna difusa dengan abses subperiosteal
otitis media supuratif kronik atikoantral dengan abses subperiosteal
1. Laki-laki usia 25 tahun datang dengan keluhan keluar cairan dari telinga kiri yang dirasakan hilang timbul sejak SD dan dirasakan menetap sejak 1 tahun serta berbau 25 tidak enak. Pada pemeriksaan, didapatkan membran timpani kiri perforasi atik, tampak jaringan berwarna putih disertai sekret mukopurulen. Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat ?
Schuller
HRCT Mastoid
CT scan kepala
Skull AP/Lateral
MRI Kepala
Seorang laki laki berusia 50 tahun datangke poli klinik THT KL dengan keluhan kedua telinga terasa penuh dan penurunan pendengaran. Pasien mempunyai Riwayat atopi terhadap debu dan bulu hewan serta asma. Pemeriksaan otoskopi didapatkan gambaran seperti dibawah ini. Pemeriksaan audiometri didapatkan tuli konduksi 43.25 db telinga kanan dan 42.5 telinga kiri. Serta timpanometri tipe B kanan dan kiri. Bagaimana tatalaksana paling tepat
Alat bantu dengar
Miringiotomi
Timpanoplasti dengan kartilago
Pasang pipa ventilasi
Dilatasi tuba dengan kateter tuba
1. Remaja 15 tahun dengan keluhan bengkak di belakang telinga sejak 5 hari yang lalu. Keluhan disertai keluar cairan dari telinga kiri berwarna jijau dan berbau sejak1 bulan yang lalu. Sebelumnya cairan dari telinga sering keluar terutama saat batuk pilek sejak 6 tahun lalu. Pada pemeriksaan didapatkan edema dan hiperemis di retroaurikula sinistra. Fluktuatif dan nyeri tekan. Pada otoskopi telinga kiri tampak liang telinga sempit dan membran timpani sulit di evaluasi. Hasil pemeriksaan audiometri didapatkan SNHL berat. Apakah tata laksana yang paling tepat pada pasien ini
Insisi drainase abses dan mastoidektomi radikal modifikasi
Insisi drainase abses dan mastoidektomi radikal
Insisi drainase abses dan mastoidektomi dinding utuh
Insisi drainase abses dan mastoidektomi dinding runtuh
Insisi drainase abses dan timpanomastoidektomi
Pasien laki-laki berusia 25 tahun dengan keluhan wajah tampak asimetris dengan gerak wajah kanan tertinggal. Keluhan sudah dirasakan sejak 1 minggu. Pasien sering mengalami keluar cairan kuning kental dari telinga kanan yang hilang timbul sejak masih sekolah dasar. Pada pemeriksaan telinga kanan didapatkan membrane timpani perforasi subtotal, secret kuning kental, reflek stapedial positif, uji Schimmer kanan reduksi 30% dibanding kiri, Pasien merasakan pahit tapi tidak merasakan manis. Dimanakah lokasi lesi paling mungkin?
Segmen suprastapedial
Chorda timpani
Segmen labirin
Segmen Mastoid
ganglion sphenopalatina
Anak laki laki usia 15 tahun dibawa berobat dengan keluhan nyeri pada telinga kanan sejak 1 hari. Pasien mengalami batuk pilek 3 hari sebelum ada keluhan telinga. Keluhan disertai dengan demam dan pendengaran berkurang. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan hasil seperti ini. Apakah diagnosis yang paling tepat pada ksus ini
Herpes zooster
Otitis eksterna difusa
Otitis eksterna maligna
Miringitis bulosa
Otitis media akut stadium supurasi
1. Anak berusia 15 tahun mengeluh wajahnya tampak tidak simetris sejak kurang lebih 1 minggu. Pasien tersebut ada riwayat keluar cairan dari telinga kiri. Shimmer test: terdapat perbedaan 30% diantara kedua telinga. Refleks akustik telinga kiri (+) ipsi dan kontralateral. Pasien merasakan rasa pahit, tetapi tidak merasakan rasa manis. Di level manakah kelainan N. VII yang terjadi?
meatus akustikus internus
ganglion sphenopalatine
chroda tympani
foramen stylomastoideus
suprastapedial
Pasien laki-laki berusia 18 tahun mengeluh keluar cairan dari telinga kanan dan pendengaran menurun sejak 1 minggu ini. Nyeri (-), batuk (-), pilek (-). Otoskopi dibawah: Tatalaksana yang tepat?
tetes telinga H2O2 3%
kaustik kuat
tetes telinga antibiotic dan steroid
tetes telinga antibiotic
tetes telinga asam asetat 2%
Pasien perempuan berusia 25 tahun dengan keluhan gatal telinga kanan yang disertai nyeri, keluar cairan, dan gangguan pendengaran. Selama 1 bulan, pasien menggunakan obat tetes telinga yang dibeli sendiri. Pada pemeriksaan fisik CAE tampak edema ringan, hiperemis, dan terdapat hifa disertai butiran coklat dipermukaannya. Tatalaksana yang paling tepat pada saat membersihkan telinga
asam asetat 2%
AgNo3
H2O2
Alkohol
NaCl
Pasien perempuan berusia 50 tahun datang dengan keluhan sakit telinga kanan yang dirasakan sudah sejak 1 minggu setelah mengkorek telinga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri VAS 8, udem, dan granulasi di kanalis akustikus eksternus. Gerak wajah kanan tertinggal atau lebih lemah dibanding kiri. Apakah terapi antibiotic yang tepat?
Clindamycin
Ciprofloxacin
Cefotaxime
Cefixime
Ceftriaxone
Pasien laki-laki berusia 60 tahun mengeluh nyeri telinga kanan hebat sejak 2 hari yang lalu, keluhan disertai dengan keluar cairan berbau serta kelopak mata kanan tidak bisa menutup rapat. Pasien juga memiliki riwayat DM sudah sejak 10 tahun terakhir. Otoskopi: telinga kanan didapatkan liang telinga edema dan jaringan granulasi di posteroinferior. Pada CT scan temporal didapatkan gambaran edema jaringan lunak disertai destruksi tulang liang telinga bagian inferior. Diagnosis?
Cholesteatoma of external ear
Ramsay Hunt syndrome
Temporal malignancy
Keratosis obsturans
Otitis externa maligna
. Pasien laki-laki berusia 20 tahun mengeluh sakit kepala hebat. Pasien memiliki riwayat keluar cairan yang berbau dari telinga kiri sejak 5 tahun terakhir. GCS: 15. Kaku kuduk positif dan reflek patologis negatif. Membran timpani kiri perforasi atik, terdapat jaringan putih disertai sekret kuning kental dan bau. Pada kasus ini pasien mengalami komplikasi?
Trombosis Sinus Lateral
Abses periosteal
Meningitis
Petrositis
Abses Bezold
Pasien laki-laki berusia 25 tahun mengeluh keluar cairan dari telinga kanan sejak 1 tahun dan dirasakan menetap selama 2 bulan terakhir walaupun sudah terapi obat. Pada pemeriksaan fisik membrane timpani telinga kiri perforasi di anteroinferior disertai secret mukopurulen. CT scan mastoid didapatkan air cells mastoid disertai perselubungan. Hasil audiogram terdapat tuli konduksi 40 dB. Bagaimana tatalaksana yang tepat?
mastoidektomi radikal modifikasi
. timpanomastoidektomi
mastoidektomi radikal
mastoidektomi simple
atiko-antrotomi
Seorang laki laki 60 tahun datang ke ugd RS dengan keluhan nyeri telinga hebat sejak 2 hari yang lalu disertai dengan keluhan cairan berbau serta kelopak mata kanan tidak bisa menutup. Pasien memiliki riwayat DM sejak 10 tahun ini. Pada pemeriksaan otoskopi telinga kanan didapatkan liang telinga kanan edema dan jaringan granulasi di posteroinferior. Pada CT Scan temporal didapatkan gambaran edmemajaringan lunak disertai destruksi tulang liang telinga bagian inferior. apakah pilihan antibiotik yang tepat
. clindamycin
amoxicillin clavulanic acid
cefadroxil
cefixime
ciprofloxacin
Seorang perempuan 35 tahun direncanakan operasi mastoidektomi karena keluar cairan dari telinga kiri berulang sejak kecil. Pasien didiagnosa dengan OMSK tipe bahaya dan ketika dilakukan pemeriksaan HRCT mastoid didapatkan hasil sebagai berikut :
Abses serebri
High riding jugular bulb
Erosi kanal falopi nervus fasialis
Dura letak rendah
Protruding Sinus Sigmoid
Pasien laki-laki berusia 25 tahun dengan keluhan wajah tampak asimetris dengan gerak wajah kanan tertinggal. Keluhan sudah dirasakan sejak 1 minggu. Pasien sering mengalami keluar cairan kuning kental dari telinga kanan yang hilang timbul sejak masih sekolah dasar. Pada pemeriksaan telinga kanan didapatkan membrane timpani perforasi subtotal, secret kuning kental, uji Schimmer kanan dan kiri sama, uji rasa lidah kanan dan kiri normal. Dimanakah lokasi lesi paling mungkin?
segmen timpani
genu pertama
segmen labirin
genu kedua
Seorang laki laki 22 tahun seorang surfer datang ke poliklini THT KLdengan keluhan telinga kiri terasa penuh dan pendengaran berkurang sejak 6 tahun lalu. Pasien tidak mengeluhkan adanya keluar cairan dara telinga maupun nyeri di telinga. berikut gambaran pemeriksaan otoskopi yang dilakukan pada pasien
Osteoma
Otitis Eksterna Maligna
Otitis Eksterna Difusa
Otitis Eksterna Herpes zooster
Eksostosis
Perempun berusia 27 tahun datang ke IGD rumah sakit sekunder dengan keluhan menelan sesuatu saat makan soto ayam 3 jam sebelumnya. Saat ini dirasakan mengganjal dileher sebelah kanan. Juga didapatkan nyeri Ketika menelan, namun tidak didapatkan muntah, batuk maupun sesak. Pemeriksaan fisik menunjukkan kesadaran compos mentis. TD 120/80 mmhg, nafas 22x/I, suhu 37,7 derajat celcius. foto leher hasil sebagai berikut. Apa yang akan dilakukan selanjutnya ? (
Memberi analgetic dan antibiotic oral kemudian pasien dipulangkan
Memberi edukasi untuk control 2 hari lagi bila masih didapatka keluhan
Memberi edukasi bila tidak ada benda asing dan nyeri dapat dapat disebabkan oleh bekas tulang ayam
Merujuk pasien ke RS tersier untuk direncanakan esofagoskopi
Merawatinapkan pasien dengan memberi antibiotic dan analgetic iv dan dilakukan evaluasi tiap hari
Seorang anak dengan keluhan nyeri ulu hati (dengan tanda-tanda LPR), diberikan terapi PPI selama 2 bulan danmembaik, terapi perlu dilanjutkan selama 4 bulan.Hal yang perlu diawasi pada pemberian PPI jangka panjang adalah:
Penurunan penyerapan mikronutrient seperti vitamin B, Zn, elektrolit (dll)
Peningkatan risiko sirosis hepatis
Peningkatan kejadian gagal ginjal
Peningkatan risiko barret esofagus
Peningkatan resiko terjadinya infeksi Cl. Difficile
Laki-laki berusia 45 tahun pasca stroke datang kepoli THTKL dengan keluhan sulit menelan sejak 2 bulan yang lalu. Keadaan pasien lemah. FEES ditemukan adanya preswallowing leakage, residu, penetrasi dan aspirasi tanpa adanya reflek batuk untuk semua jenis makanan. bagaimanakah penanganannya
Pemberian makanan peroral dengan manuver Mandelson
Pemberian makanan peroral dengan posisi head tilt rotation
Pemasangan pipa nasogaster
Gastrostomy
Pemberian makanan peroral seperti biasa
Anak 17 bulan dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan nafas berbunyi da sesak. Menurut ibunya sejak 3 bulan yang lalu suara menjadi serak, sulit menyusui sering tersedak. Pasien lahir cukup bulan dan lahir pervaginam. Riwayat imunisasi tidak lengkap. Pada pemeriksaan fisik BB 9 kg, tinggi badan 65 cm, suhu 37,5 derajat celcius, frekuensi nafas 40x/I, stridor inspirasi +, retraksi sela iga +, pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis pada kasus diatas adalah
Analisa gas darah
Ronoskopi anterior
Laringoskopi
Foto polos jaringan lunak leher
Foto thoraks
Pria berusia 72 tahun datang dengan keluhan nyeri menelan setelah tertelan cairan racun rumput sejak tiga minggu yang lalu, pasien juga mengeluh sulit menelan dan terdapat luka bakar pada mulut pasien. Pemeriksaan apakah yang sebaiknya dilakukan pada pasien tersebut
Esofagogram
Esofagoscopy
Laringoskop direct
Foto polos dada postero anterior
Pemeriksaan darah rutin dan elektrolit
Laki-laki usia 8 tahun dibawa ke IGD oleh ibunya dengan Riwayat tertelan cairan pembersih toilet sejak 6 jam yang lalu. didapatkan luka bakar pada mulut pasien. Pada pemeriksaan esofagoscopy terlihat permukaan esofagus eritema, terdapat eksudat dan ulserasi sampai ke muskulus. Derajat berapakah lesi esofagus pada pasien ini
I
II
III
IV
V
A 15-year old adolescent, with a thin posture comes to the ENT clinic with complaints, choking after drinking and coughing up blood, the complaints have been felt since childhood, the complaints persist and are not affected bytemperature and position, what types of tracheoesophageal fistulas are possible in this patient? (pake Bahasa Indonesia)
type 1, esophageal atresia with fistula in the distal tracheo-esophageal
type 4, esophageal atresia with tracheoesophageal fistula inthe proximal and distal
type 5, esophageal atresia with tracheoesophageal fistula on the proximal par
type 2, esophageal atresia without tracheoesophageal fistula.
type 3, tracheoesophageal fistula without esophageal atresia
Laki-laki berusia 45 tahun datang kepoli THTKL dengan keluhan sulit menelan makanan sejak 2 bulan yang lalu. Keluhan disertai dengan adanya kelemahan pada sisi kiri pasien. Kondisi pasien lemah dan pada pemeriksaan vital didapatkan nai lemah, pasien dilakukan pemeriksaan FEES dan ditemukan adanya preswallowing leakage, residu didaerah post krikoid dan sinus piriformis, penetrasi dan aspirasi tanpa adanya reflek batuk untuk segala jenis makanan. Penetrasi yang terjadi dapat disebabkan oleh karena
Keterlambatan iniasi reflek menelan
Keterlambatan retrofleksi epiglottis
Keterlambatan penutupan pita suara
Keterlambatan elevasi laring
Terjadi selalu tanpa reflek batuk
Laki-laki 45 tahun datang ke poli THT dengan keluhan sulit menelan makanan sejak 2 bulan yang lalu. Keluhan disertai dengan adanya kelemahan pada sisi kiri pasien. Kondisi pasien lemah dan pada pemeriksaan vital didapatkan nadi lemah. dilakukan FEES dan ditemukan adanya aspirasi makanan tanpa adanya refleks batuk. Pernyataan yang paling sesuai untuk kasus di atas?
Aspirasi hanya terjadi pada saat sebelum dan setelah refleks menelan timbul
Aspirasi ditentukan oleh adanya batuk
Aspirasi selalu terjadi pada kasus dengan kelemahan pergerakan pita suara
Kejadian aspirasi mendahului terjadinya penetrasi
Aspirasi dapat terjadi karena adanya residu
Pasien datang dengan keluhan sulit menelan. Pasien mengalami regurgitasi setelah makan. Terdapat halitosis dan berat badan turun. Apakah pemeriksaan selanjutnya yang harus dilakukan?
Esofagografi dengan kontras
Esofagoskopi
Endoskopi
MSCT
Manometri
Anak-anak dengan curiga fistula esofagus, dilakukan pemeriksaan penunjang :
Esofagografi dengan kontras dengan barium
Esofagografi dengan kontras dengan lipiodo
Esofagografi dengan kontras dengan bismuth subkarbonat
CT scan
MRI
Pria, 30 tahun mengalami suara serak yang kadang-kadang. Sebelumnya dirawat di ICU dengan pemasangan ventilator 1 minggu. Penunjang didapatkan hasil seperti di gambar. Berapakah grade kelainan pada pasien di atas?
Grade 4a
Grade 4a
Pria, 30 tahun mengalami suara serak yang kadang-kadang. Sebelumnya dirawat di ICU dengan pemasangan ventilator 1 minggu. Pada pemeriksaan endoskopi didapatkan sisa lumen 40%. Berapakah grade kelainan pada pasien di atas?
Derajat 1
Derajat 2
Derajat 3
Derajat 4a
Derajat 4b
Seorang wanita 33 tahun datang dengan keluhan sesak napas, dari pemeriksaan tampak gangguan pergerakan plika vokalis bilateral serta tanda–tanda obstruksi saluran napas atas. Riwayat dua tahun lalu pasien menjalani operasi tiroidektomi total. Penanganan yang paling tepat pada kasus di atas adalah?
Laring buatan untuk berbicara
Lateralisasi menggunakan jahitan
Aritenoidektomi total
Tandur krikoid posterior
Injeksi toksin botulinum intraaritenoid
Seorang pria diantar oleh istrinya dengan keluhan tidur mengorok. Kadang-kadang sampai terbangun karena tersedak. Pada pemeriksaan polisomnografi didapatkan AHI 20 dan LSAT 75%. Berdasarkan hal tersebut, bagaimana stadium OSA yang diderita :
Derajat berat
Derajat ringan
Derajat sedang
Derajat sangat berat
Derajat sangat ringan
A 30-years old male presented with trismus, fever, swelling pushing the tonsils medially and spreading laterallyposterior to the middle of sternocleidomastoid. He gives history of extraction of third molar few days back for dental caries. The diagnosis is ?
Retropharyngeal abscess
Ludwig’s angina
Submental abscess
Peritonsilar abscess
Parapharyngeal abscess
Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dengan keluhan serak sejak 6 bulan. Anak sering berteriak. Dari pemeriksaan didapatkan nodul pita suara. Terapi yang paling tepa
Observasi
Terapi suara
PPI
Laser
PPI + laser
Seorang anak perempuan berusia 7 tahun diantar orang tuanya dengan keluhan panas (Suhu 38,5), batuk, pilek selama 1 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T3-T3, hiperemis, eksudat. Benjolan di leher lunak tidak fluktuatif, multipel, patogen terbanyak
Streptokokus beta hemolitikus
H. influenza
S. aureus
Klebsiella
Streptokokus epidermidis
OSAS, T3/T3, Friedman tounge position 3, terapi ?
UPPP
Reduksi pangkal lidah
CPAP
Parau, aritenoid S/ jatuh ke anterior, CV S/ atrofi/memendek. Tatalaksana yg sesuai:
Augmentasi teflon/fat
Aritenoidektomi
Supraglottoplasty
Lateralisasi
Guru, keluhan suara parau hilang-timbul, ada jeda terutama bila suara keras, rasa tercekik tidak ada sesak.
Spasmodik laring abductor
Spasmodik laring adductor
Parese pita suara
Vocal nodul
Terdapat kumpulan cairan (berwarna bening), benjolan / kista dibawah lidah, semakin lama semakin membesar, diagnosis ?
Ranula
Sialolitiasis
Terdapat kumpulan cairan (berwarna bening), benjolan / kista dibawah lidah, semakin lama semakin membesar, tatalaksana ?
Biopsy
Marsupialisasi
Insisi-drainage
Abses leher dalam yang bisa rawat jalan ?
Abses Submandibular
Abses peritonsil
Abses lingual
Abses retrofaring
Abses parafaring
Bayi sejak lahir ketika menyusu sering menangis, sesak +, retraksi suprasternal, stridor inspirasi. Sesak semakin lama semakin memberat, saturasi 94%. Dilakukan endoskopi didapatkan arytenoid tertarik ke rima glottis pada saat inspirasi. Apa diagnosis ?
Laringomalasia tipe 1
Laringomalasia tipe 2
Laryngeal cleft
Laringomalasia tipe 3
Epiglotitis
Bayi sejak lahir ketika menyusu sering menangis, sesak +, retraksi suprasternal, stridor inspirasi. Sesak semakin lama semakin memberat, saturasi 94%. Dilakukan endoskopi didapatkan arytenoid tertarik ke rima glottis pada saat inspirasi. Yang menentukan keparahan dari kasus diatas yakni ?
Saturasi oksigen
Stridor inspirasi
Retraksi
Stridor ekspirasi
Arytenoid tertarik
. Bayi sejak lahir ketika menyusu sering menangis, sesak +, retraksi suprasternal, stridor inspirasi. Sesak semakin lama semakin memberat, saturasi 94%. Dilakukan endoskopi didapatkan arytenoid tertarik ke rima glottis pada saat inspirasi. Tatalaksana yang dilakukan
Trakeostomi
Supraglotoplasty
Supraglotoplasty + PPI
Posisi + PPI
Bayi sejak lahir ketika menyusu sering menangis, tidak ada sesak, retraksi minimal, stridor inspirasi. Saturasi 98%. Dilakukan endoskopi didapatkan arytenoid tertarik ke rima glottis pada saat inspirasi. Tatalaksana yang dilakukan
Posisi + PPI
Supraglotoplasty + PPI
Supraglotoplasty
Trakeostomi
Seorang anak usia 5 tahun datang ke UGD karena mengeluh nyeri waktu menelan. Dua hari terakhir demam, sesak dan tidak mau makan. Pada pemeriksaan anak dalam posisi selalu menengadah dan mulut terbuka. Pada pemeriksaan tenggorok tampak dinding faring menonjol dan hiperemi. Apa penyebab tersering pada kasus diatas?
Infeksi saluran nafas atas
Siadenitis
Trauma akibat operasi
Infeksi pada gigi
Benda asing pada saluran nafas
Yang membentuk cincin waldeyer yakni ?
Tonsil palatina, faringeal, lingual
Tonsil palatina, faringeal, lingual, tubal
Tonsil palatina, faringeal, lingual, tubal, lateral band
Tonsil palatina, faringeal, lingual, tubal, lateral band, nodul retrofaring
Tonsil palatina, faringeal, lingual, tubal, lateral band, nodul retrofiring, kelenjar
Kasus sialolithiasis, terapi ?Kasus sialolithiasis, terapi ?
Ekstirpasi transoral
Ekstirpasi ekstraoral
Antibiotik
Masase lembut kelenjar
Insisi drainageInsisi drainage
Pasien mengeluh bengkak dibawah lidah, nyeri +, demam +, trismus +. Pasien rutin membersihkan gigi, riwayat DM tidak ada, Dilakukan aspirasi tidak ditemukan pus. Diagnosis
Infiltrat sublingual
Angina Ludovici
Abses sumandibula
Abses ludwig
Pasien mengeluh bengkak dibawah lidah, nyeri +, demam +, trismus +. Pasien rutin membersihkan gigi, riwayat DM tidak ada, Dilakukan aspirasi tidak ditemukan pus. Terapi
Insisi 2 cm dibawah dagu + antibiotic
Dekompresi hingga m. milohioid + antibiotic
Dekompresi hingga m. milohioid
Antibiotik
Bayi 4 bulan, sesak nafas bila menangis, suara tangisan nyaring, muka tidak membiru. Tidak demam, tidak batuk, pemeriksaan terdengar stridor, adanya retraksi supraklavikula dan interkosta, lahir pervaginam, riwayat Ibu imunisasi tidak lengkap. Dari hasil endoskopi didapatkan gambar seperti dibawah ini
Papiloma laring
Laringeal web
Reinke edema
Kista laring
Granuloma laring
Pasien perempuan berusia 21 tahun G1P0A0 20 minggu konsulan dari obsgyn, mengeluh kedua hidung tersumbat sejak beberapa bulan terakhir, sangat mengganggu tidur. Rinoskopi anterior: tampak pembesaran konka inferior bilateral. Apakah terapi awal ? a.
ketotifen dan cuci hidung larutan garam fisiologis
anti leukotriene
loratadine dan methylprednisolone oral
cuci hidung larutan garam fisiologis
loratadine
Pasien laki-laki berusia 70 tahun mengeluh kedua hidung beringus kental dan sulit dikeluarkan sejak 2 tahun terakhir, dirasakan semakin memberat. Keluhan disertai dengan lendir mengalir ke belakang hidung yang kental dan sulit dikeluarkan, serta kedua hidung sedikit tersumbat. Pemeriksaan fisik didapatkan mukosa kavum nasi tampak kering. Hasil skin prick test negatif. Apakah kemungkinan diagnosis pasien ini?
rinitis okupasional
rinitis senilis
rinitis alergi
rinitis medikamentosa
rinitis vasomotor
Pasien perempuan berusia 24 tahun sedang mengandung 32 minggu (G1P0A0) mengeluh hidung beringus dan tersumbat, mulai dirasakan sejak usia kandungan memasuki bulan kelima (trimester II). Terdapat allergic shiner, edema konka inferior, dan mucus yang jernih serta encer. Terdapat riwayat atopi di keluarga. Selain histamine, substansi manakah yang dapat menyebabkan timbulnya keluhan hidung pada kasus diatas?
progesterone
estrogen
prostaglandin
leukotriene
bradykinin
Pasien laki-laki berusia 20 tahun mengeluh sering bersin saat terpapar debu. Keluhan disertai hidung tersumbat dan keluar ingus encer seperti air. Keluhan terjadi hampir setiap hari dan mengganggu konsentrasi belajar. Hasil SPT (+) terhadap tungau debu rumah. Selain avoidance, urutan tatalaksana yang paling tepat?
sublingual immunotherapy
anti leukotriene
kortikosteroid intranasal dan immunotherapy secara simultan
kortikosteroid intranasal, bila perlu dikombinasi dengan antihistamin
antihistamin terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan kortikosteroid intranasal
Manakah subklas IgG berikut ini yang kadarnya meningkat selama immunotherapy?
IgG1
IgG3
IgG1 dan IgG4
IgG4
Pasien wanita dengan keluhan hidung tersumbat, meler dan bersin yang muncul saat menyapu rumah. Pasien bekerja di pabrik textil. Dilakukan pemeriksaan tes provokasi hidung positif. IgE total negatif, SPT negatif. Apa diagnosis ?
NARES
Non alergik rhinitis
Rhinitis alergi
Rhinitis alergi lokal
Wanita usia 20 tahun mengeluh tidak dapat membau sudah 1 minggu. Pasien sebelumnya sempat batuk, pilek dan demam tapi saat ini sudah sembuh. Gangguan penghidu disebabkan oleh?
Aliran udara inspirasi yang tidak optimal sampai ke area olfaktori
Mukosa yang edema pada area sekitar olfaktori
Terdapat krusta pada area olfactor
Atrofi reseptor pada area olfactory
Disfungsi reseptor akibat inflamasi pada area olfactory
Pasien wanita 26 th, dilakukan nasoendoskopi tampak gambaran polip dan peningkatan IL8. Pada polip Cavum nasi selain IL-8, apalagi yg berperan?
IL 4, IL 5
IL 4, IL 5, IL 10
TGF Alfa, IF Gamma
Pasien, usia 16 th dilakukan otoskopi dengan gambaran air bubbles, MT Bulging (Gambaran OME). Pasien sering bersin dan tersumbat hidung nya. Faktor apa yang paling berperan?
Eosinophilic
MFE
TGF Alfa, IF Gamma
Pendekatannya apa ? (Gambar CT Scan seperti diatas, dengan tumor sudah mendestruksi infraorbital) a) b) n c) d) w
Rhinotomi lateral
Rhinotomi lateral+linch incision
weber ferguson + subsilier
eber ferguson + lynch incision
Wanita berusia 28 tahun, didagnosa karsinoma sinonasal stadium IV datang dengan keluhan sangat nyeri di daerah wajah. lini pertama pengobatan yang diberikan ?
Morfin
Codein
Paracetamol
Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke RS dengan membawa hasil biopsi karsinoma sel skuamosa laring. Pada pemeriksaan laringoskopi fleksibel tampak massa di sisi kiri dan kanan laring, dengan korda vokalis terfiksir, dan CT-scan menunjukkan gambaran tumor transglottis. Penatalaksanaan yang terbaik pada kasus ini adalah
Kombinasi radiasi dan kemoterapi
Radiasi + laringektomi
Kemoterapi + trakeostomi
Laringektomi total
Laringektomi total dan diseksi leher
Pasien mengeluh sensasi tekanan pada pipi kiri, dirasakan nyeri, dan hypoesthesia di pipi kiri. Tidak ada gangguan penglihatan. Pasien mempunyai tumor yang memenuhi sinus maxilla dan hasil biopsi: adenoid cystic carcinoma. Mata kiri normal. Hasil PET scan: nodules; each in the left lung. selanjutnya?
Radioterapi
Chemotherapy following maxillectomy
Discuss defect rehabilitation option with the patient
kemoterapi
ct scan
Seorang laki-laki nelayan mula-mula ringan makin lama makin berat. Akhir-akhir ini ssering sesak nafas terutama kalau berjalan cepat, tidak ada gangguan menelan. Diagnosis?
TBC laring
Laryngitis kronik
Reflux laringofaringoesofageal
Papilloma laring
Karsinoma laring
Anak 2 tahun ada masa di leher anterior, ikut bergerak ketika menelan, apa yang akan kita lakukan sebelum operasi
CT Scan
TSH
Fine needle aspiration biopsy
MRI leher
Ultrasound
Pasien nyeri kepala, keluhan disertai dengan benjolan di leher posisi level 2 dan 3, dengan metastasis jauh. Tatalaksana …?
concomitant CRT
concomitant CRT
induction chemotherapy
induction chemotherapy
surgery and post operative radiotherapy
Pasien ada pembesaran kelenjar getah bening masa ukuran 3x2x2 cm, tidak melewati garis tengah dengan hasil histopatologi karsinoma sel skuamosa. Tatalaksana ?
hemiglosektomi
hemiglosektomi + SOHND kiri
hemiglosektomi + SOHND kanan
hemiglosektomi + SOHND bilateral
hemiglosektomi + SOHND kiri + kemoradiasi
Pasien terdiagnosis NHL Tonsil High grade, regimen kemoterapi yang digunakan
Doxorubicin, Siklofosfamid, Vincristine, Prednison
Doxorubicin, Siklofosfamid, Vincristine, Prednison, Rituximab
Doxorubicin, Siklofosfamid, Vincristine, Prednison, Bevacizumab
Doxorubicin, Siklofosfamid, Vincristine, Prednison, Etoposide
Pasien dengan benjolan di bawah telinga kiri belum sampai ke medial nervus 7, hasil PA suatu adenoma pleomorfik, apa tindakan selanjutnya?
Total parotidektomi
Parotidektomi superfisial
Enukleasi tumor
Radikal parotidektomi
Pasien dengan keluhan keluhan keluar darah dari hidung, perlahan2, hidung sumbat, nyeri kepala, pandangan ganda dengan massa dilevel 2 dan 3. Pemeriksaan untuk melihat adanya metastasis jauh adalah:
Fungsi ginjal, fungsi hati, alkali phosphatase, bilirubin
Fungsi hati dan alkali phosfatase
Fungsi ginjal dan kalsium
SGOT, SGPT, Fungsi tiroid, Alkali Fosfatase
Ada Gambar Pasien dengan benjolan dilidah sebelah kiri, unilateral tidak melewati batas tengah lidah dengan ukuran 3 cm, DOI 6 mm, pergerakan bebas, nodul KGB 4 cm unilateral kiri, stadium berapa?
I
II
III
Iva
IVb
Kista Odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah …
Dentigerus
Radikular
Neoplasma pada gambaran tersebut adalah (ada gambar foto polos mandibula dgn lusensi seperti di atas)
Ameloblastoma
Dentigerus
Keratocystc odontogenic tumor
. Soal cerita hidung kanan buntu kadang disertai darah. Gambaran CT scan ada hyperostosis sinus maksila
inverted papilloma
polip grade 3
tumor sinonasal
ANJ
Kelenjar air liur yang rusak jika terpapar radiasi 20-30 Gray adalah
Parotis
Submandibula
Seluruh kelenjar saliva minor
What is the indication of low dose long term macrolide?
RSK primer unilateral type 2
RSK primer unilateral non type 2
RSK sekunder mekanikal
RSK sekunder inflamasi
RSK sekunder local patologi
What is the drug of choice for low dose long term macrolide for chronic rhinosinusitis?
Erythromycin
Azithromycin
Clarithromycin
Gentamycin
Kanamycin
Pria 50 th datang ke klinik dengan keluhan nyeri pipi sejak 1 minggu disertai hidung kanan tersumbat beringus kental selama 6 bulan, DM-, teratur melakukan perawatan gigi. Naso: tampak meatus medius kanan udem dengan sekret purulent, CT Scan SPN menunjukkan lesi isoden pada sinus maksilaris kanan dan lesi hiperdens disentral lesi. Kemungkinan diagnosis?
ECRS
RSK Fungus ball
AFRS
RSK odontogenic
Inverted papilloma
Pasien anak laki-laki berusia 9 tahun dirujuk dari poli mata dengan keluhan bengkak mata kanan sejak 2 hari yang lalu. Saat ini mata kanan sulit dibuka, penglihatan sangat menurun, dan bola mata tidak bisa digerakkan. Terdapat riwayat ingus kental dan berwarna kuning sejak 3 minggu yang lalu. Pemeriksaan nasoendoskopi tampak mukosa meatus medius kanan edema dan hiperemis disertai secret mukopurulen. Apakah diagnosis pasien ini?
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 1
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 2
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 3
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 4
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 5
Laki-laki 9 tahun rujukan poli mata dengan keluhan bengak mata kanan sejak 2 hari yang lalu saat ini mata kanan sulit dibuka, tajam penglihatan normal, pergerakan bola mata mulai terganggu. Riwayat ingus kental warna kuning sejak 3 minggu , Nasoendoskopi : tampak mukoasa meatus medius kanan udem dan hiperemis disertai sekret mukopurulen. Apakah diagnosis?
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 1
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 2
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 3
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 4
Rinosinusitis akut dengan komplikasi Orbita Chandler 5
Gangguan penghidu kuantitatif pada kovid 19 adalah terutama akibat kerusakan pada
Sel epitel basilia
Sel penunjang
Neuro olfaktorius
. Bulbus olfatorius
Sel basal
Priai 30 tahun datang dengan keluhan kedua hidung tersumbat total sejak 2 hari setelah dipukul oleh temannya. Demam +. Rinoskopi anterior tampak septum nasi hiperemis menggelembung disertai fluktuasi. Diagnosis ?
Pria 54 tahun detang ke igd dengan keluhan perdarahan aktif dari hidung kanan sejak 30 menit yang lalu dan tiba2. Tekanan darah 2x pengukuran 180/100 dan 170/100. Kemungkinan perdarahan dari :
arteri etmoid anterio
area Woodruff
. arteri palatina desendes
area Little
. pleksus Kieselbach
Pria 50 tahun dating dengan mimisan hebat, tekanan darah 190/100. Tatalaksana
Survey primer cari sumber perdarahan dan pasang tampon posterior
Survey primer cari sumber perdarahan, pasang tampon anterior, jika gagal pasang tampon prosterior
Anamnesis, pasang tampon posterior
Anamnesis, pasang tampon anterior jika gagal pasang tampon posterior
43 years old man presented with a 3 weeks history a facial pain, nasal congestion, and purulent nasal discharge. Symptoms were slowly improving following 10 days antibiotic prescription, but remained persisted. Which following statements is the most correct for ancillary test
CT scan is necessary to determine which sinus is involved
CT scan has no indication
MRI to exclude malignancy
CT scan is necessary to seek for implications
Water’s position is indicated
Perempuan datang dengan keluhan hidung tersumbat pada sisi kanan disertai ingus kental. Tidak didapatkan nyeri wajah. Rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa multiple dengan variasi konsistensi disertai sekret musinus kekuningan jernih sebagian keruh. Histopatologi biopsi tidak menunjukkan tanda-tanda kegansan. CT scan sinus paranasal didapatkan opasitas massif kanan, densitas bervariasi. Pemeriksaan IgE total 1750 IU/mL. Diagnosis ?
Inverted papilloma
Central compartment atopic disease
Polip antrokoanal dengan infeksi sekunder yang berat
Allergic fungal rinosinusitis
RSK dengan polip
Perempuan datang dengan keluhan hidung tersumbat kanan kiri. Rinoskopi anterior menunjukkan adanya mukosa polypoid pada konka media dan septum, tampak sekret musinus kekuningan jernih sebagian keruh. CT scan sinus paranasal didapatkan penebalan pada mukosa septum nasi dan sebagian konka media kanan kiri. Pasien memiliki riwayat alergi. Diagnosis ?
Inverted papilloma
Central compartment atopic disease
Polip antrokoanal dengan infeksi sekunder yang berat
Allergic fungal rinosinusitis
RSK dengan polip
Pada tindakan FESS, atap sinus maksila digunakan sebagai landmark untuk
melakukan uncinectomy pars vertikal
melakukan sfenoidektomi transetmoid
batas bawah bula etmoid
batas area etmoid anterior dan posterior
menuju sinus frontal
Pada CT Scan SPN, landmark untuk mencari bula ethmoid yaitu?
a. Lamella basalis pars horizontal
Proc uncinatus pars horizontal
Resesus frontalis
Konka inferior
Sel Ager nasi
Pasien pasca dilakukan BSEF, saat di ruang pemulihan IBS tampak mata kiri merah dan menonjol, saat dilakukan palpasi bola mata kiri lebih keras dibanding kanan. Sebagai dokter THT, apa tatalaksana segera yang dapat dilakukan terhadap pasien
Eksplorasi ulang dalam anestesi umum
Dekompresi orbita menggunakan endoskopi
Kantotomi lateral, dilanjutkan konsul TS Spesialis Mata
Tindakan reduksi konka dengan menggunakan bipolar sebaiknya dihindari karena dalam 1 bulan pertama dapat menyebabkan ?
Timbulnya krusta berlebihan
Nyeri hidung berkepanjangan
Perdarahan
. Inflamasi mukosa
Tes penghidu yang termasuk dalam retronasal tes adalah :
masuk dalam retronasal tes adalah : a. alkohol sniff test
Connecticut chemosensori clinical research center tes
univ pennsiylphania smell identification tes
intravenous smell tes
butanol smell tes
Pasien perempuan berusia 35 tahun mengeluh hilangnya penciuman sejak 1 minggu terakhir, setelah sembuh dari batuk pilek yang disertai demam. Apakah penyebab anosmia pada kasus tersebut?
disfungsi reseptor penghidu area olfaktori akibat common cold
adanya edema pada mukosa area olfaktori
atrofi pada reseptor penghidu di area olfaktori
udara inspirasi yang mencapai area olfaktori tidak adekuat
area olfaktori tertutup oleh krusta
Bayi 2 bulan dibawa ibunya ke tempat praktik saudara. Pemeriksaan didapatkan celah pada langit-langit mulai dari alveolar sampai dengan uvula. Penanganan operatif kasus ini sebaiknya dilakukan pada anak usia?
12 bulan
18 bulan
22 bulan
24 bulan
Repair palatum dengan membuat insisi sepanjang tepi median gingiva dan alveolar ridge disebut?
Waldirr killne
Fulow
Von langenback
Rotation
Moure
Laki-laki 35 tahun nyeri dan bengkak pipi kiri setelah terbentur benda tumpul. Pemeriksaan didapatkan wajah asimetris,trismus, enoftalmus. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
. Fraktur maksila
Fraktur zygoma
Fraktur os nasal
Fraktur etmoid
Fraktur le fort 2
What is the initial radiographic study of choice for patient with suspected cerebrospinal fluid (CSF) leak?
CT cisternography
MRI
HRCT
MR cisternography
Radioisotope cisternography
Anak laki-laki 8 tahun mengalami trauma hidung Ketika bermain bola 1 hari yang lalu. Terdapat Riwayat mimisan dan bisa berhenti sendiri. Setelah trauma kedua lubang hidung menjadi tersumbat terutama hidung sisi kiri. Pada pemeriksaan fisik inspeksi hidung terdorong ke kanan. Tampak os nasal kiri terdorong ke dalam (impresi) dibandibgkan sisi kanan. Rinoskopi anterior rongga hidung kanan dan kiri sempit dan septum terdorong ke kanan. Apakah kelainan yang paling mungkin ditemukan?
Fraktur os nasal dengan nasal deviated dan septum deviasi
Fraktur os nasal dengan saddle nose dan septum deviasi
Fraktur os nasal dengan short nose dan septum deviasi
Fraktur os nasal dengan nasal deviated dan hipertrofi konka
Fraktur os nasal dengan saddle nose dan hipertrofi konka
Laki-laki 18 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Penderita masih sadar tetapi sulit diajak berkomunikasi. Pemeriksaan fisik didapatkan krepitasi os nasal, edema dan ekimosis periorbita dan rahang atas. Apakah pemeriksaan penunjang yang sesuai untuk membantu penegakan diagnosis?
CT scan 3D
Foto polos waters
CT scan dengan kontras
Nasal vie
. CT scan tanpa kontras
Berdasarkan garis fraktur pada rontgen panoramic PA di bawah ini, sebutkan diagnosis yang paling tepat!
Fraktur koronoid
Fraktur simfisis
Fraktur parasimfisis
Fraktur kondilus
Fraktur angulus
Pasien keluhan hidung tersumbat, nasal asimetri, saddle nose, upper rotation tip. Teknik rinoplasti eksterna :
Insisi hemitransfiksi
Transfiksi
Trans kolumella
Killian
Intercartilage
.Laki-laki usia 40 tahun dengan keluhan bercak hitam di hidung. Keluhan diawali timbul tahi lalat hitam yang semakin membesar dan gatal. Hasil biopsi melanoma. Tatalaksana :
Eksisi luas
Radioterapi
Cryosurgery
Kuretase dengan elektrodiseksi
Moh’s surgery
Apakah yang termasuk vertical butress
Nasomaksila
Zygomaticomaksila
Maksilomandibula
Pterygomaksila
Apakah yang disebut dengan fraktur cranio facial junction
Lefort 1
Lefort 2
. Lefort 3
The correction of microtia/atresia should begin with :
Skin graft to ear with removal of microtic vestige
Correction of the atresia by an otolaryngologist
Combined procedurre in conjuction with the otologist
Autogenous cartilage harvest with framework creation
Wait until the child is 18 years of age to decide for himself or herself
Pasien perempuan berusia 25 tahun mengeluh hidung tersumbat terutama sebelah kanan dan tidur mengorok. Rinoskopi anterior: lubang hidung kanan sempit, lubang hidung kiri lapang, septum deviasi ke kanan terutama pada area 2, sudut internal nasal valve kurang dari 9 derajat. Pada pernafasan: cuping hidung kanan tida
septorinoplasti
septoplasty
rinoplasti tertutup
rinoplasti terbuka
reseksi septum submucosa
Bayi baru usia 2 hari dengan berat badan lahir terendah dan hyperbilirubinemia dikonsulkan untuk dilakukan skrining pendengaran. Pemeriksaan baku emas apakah tang dilakukan pada bayi tersebut?
OAE dan ASSR
OAE dan AABR
OAE pada usia 48 jam atau sebelum keluar dari sakit
OAE dan BERA, dilanjutkan dengan assr bila hasil OAE dan BERA tidak respon
OAE pada usia 48 jam atau sebelum keluar dari sakit dilanjutkan denganpemeriksaan BERA pada usia 6 bulan
Laki laki 42 tahun dengan TB MDR dapat pengobatan glikosida bulan keempat dan dikonsulkan kebagian THT dengan berkurangnya pendengaran untuk dilakukan pemeriksaanpendengaran. Pada pemeriksaan audiometri nada murni didapatkan ambang dengar 50 db HL pada frekuensi 4000hz dan 6000hz. Berdasarkan klasifikasi brocks apakah yang terjadi pada pendengaran pasien tersebut?
. Ototoksik derajat 1
Ototoksik derajat 2
. Ototoksik derajat 3
Ototoksis derajat 4
Tidak terjadi ototoksik
Seorang anak 3 tahun dikonsulkan untuk dilakukan skrining pendengaran. Pada pemeriksaan skrining OAE didapatkan hasil sebagai berikut:
Manakah pernyataan yang benar dari hasil OAE tersebut?
Pass pada kedua telinga
Pass pada telinga kanan
Refer pada telinga kiri
Refer pada kedua telinga
Refer pada telinga kanan
A girl has passed newborn hearing screening and when she was 2.5 years old refered to ENT clinic because of speech delayed. She suffered from cleft palate and surgery has been carried out at 12 months old. The audiologic testing result free field minimum response level at 50 dB HL. OAE are absent in both ears. ABR result showed the V wave at 50dB nHL in both ears. Morphology of ABR wave at 50 dB nHL showed:
What is the most possibility of diagnosis?
Bilateral moderate sensorineural hearing loss
Bilateral mild sensorineural hearing loss
Bilateral mild conductive hearing loss
Bilateral moderate mixed hearing loss
Normal hearing
Anak laki-laki 7 tahun dibawa ibunya karena kesulitan belajar. Pasien mampu mengulang kata tapi sering salah mengikuti perintah sederhana. Pada pemeriksaan didapatkananak mengalami auditory processing disorder. Gangguan apa yang terjadi pada anak tersebut?
Gangguan perilaku
Gangguan Bahasa reseptif
Gangguan Bahasa ekspresif
gangguan pendengaran perifer
Gangguan bicara reseptif
Seorang pria 42 tahun dengan TB MDR yang mendapat obat golongan aminoglikosida bulan keempat datang kontrol untuk melakukan pemeriksaan pendengaran. Pada pemeriksaanaudiometri nada murni didapatkan ambang dengar 50dB HL pada frekuensi 4000Hz dan 6000Hz. Berdasarkan klasifikasi Brock’s, apakah yang terjadi pada pendengaran pasientersebut?
Tidak ada ototoksik
Ototoksik derajat 1
Ototoksik derajat 2
Ototoksik derajat 3
Ototoksik derajat 4
Anak 26 bulan dibawa orang tuanya karena belum bisa bicara. Berespon pada suara keras dan panggilan Namanya, dan bisa mengikuti dua instruksi sederhana berturut-turut. MemilikiRiwayat pre natal, natal dan perinatal yang baik. Pada pemeriksaan didapatkan telinga, hidung dan tenggorokan tidak ada kelaian. Pada keduaq telinga OAE Pass/Pass dan Timpanometry tipe A. pada pemeriksaan BERA ( Stimulus clik ), didapatkan
Berdasarkan hal tersebut , kelainan yang terjadi kemungkinan besar berada dimana?
.Koklea
Area broca
Batang otak
Area Wernicke
Pusat pendengaran
Bayi usia 7 bulan dikonsulkan oleh dokter anak dengan Riwayat tidak langsung menangis saat lahir,menurut ibu saat ini bayi sudah mengoceh. Hasil pemeriksaan VRA minimum response level pada intensitas 60 dB;OAE: refer/refer,ABR: gelombang V dapat diidentifikasi hingga intensitas 50 dB dengan masa latensi absolute I,III dan V sedikit memanjang pada kedua telinga, interwave latency dalam batas normal. Apakah kemungkinandiagnosis pada pasientersebut?
Auditory Neuropathy Spectrum Disorder
Tuli sensorineural koklear
Tuli retrokoklear
Tuli konduktif
Tuli sentral
Anak laki-laki 3,5 tahun dikeluhkan belum dapat berkomunikasi dengan baik baru bisa mengucapkan 10-15 kata dan kadang kala tanpa arti yang jelas, pasien dapat melakukan instruksi sederhana. Pasien baru berjalan pada usia 2,5 tahun dan tidak dapat mengunyah makanan dengan baik. Pada pemeriksaan pendengaran subyektif respon tidak terlalu baik. Pada pemeriksaan OAE dan BERA tidak menunjukkan adanya gangguan pendengaran. Aspek berbahasa apakah yang perlu kita evaluasi lagi pada pasien tersebut
Fonologi; menggunakan kata-kata
Sintaks; merangkai kata menjadi kalimat
Morfologi; yaitu suku kata yang tidak mempunyai arti
Semantik; unit terkecil dari kata yang mempunyai arti
Pragmatik; kemampuan menyusun kalimat sesuai alur cerita
. Seorang anak 20 bulan dibawa ke poliklinik dengan keluhan belum bisa bicara. Pada anamnesa tidak didapatkan faktor risiko terjadinya gangguan dengar. Pada pemeriksaan THT tidak didapatkan kelainan. Pada usia tersebut, perkembangan Bahasa reseptif yang seharusnya terjadi adalah:
Belajar kata secara lambat
Mengerti kata-kata yang rutin
Kalimat yang terdiri dari 2 kata
Mengerti petunjuk yang berurutan
Mengetahui nama-nama bagian tubuh
Anak laki-laki 5 tahun dikonsulkan karena sulit mengikuti aturan permainan, aturan sekolah, atau aturan dalam kehidupan sehari-hari dalam hubungan dengan teman, serta kadang-kadang disertai dengan perilaku/aktifitas yang berlebihan. Pada pemeriksaan p300 didapatkan penurunan amplitudo. Apakah kondisi yang paling memungkinkan pada kondisi anak tsb?
Visual Processing Disorders
Auditory Processing Disorders
Gangguan Pemusatan Perhatian
Auditory Neuropathy
Gangguan Bahasa Reseptif
Anak laki-laki 3 tahun, dikonsulkan dokter spesialis anak karena terlambat bicara. Riwayat prenatal dan peri natal tak ada kelainan. Pasien lahir dengan palatoschiziz dan sudah dilakukan operasi palatorafi saat umur 12 bulan. Pada pemeriksaan Free field : minimum response level 50 dB HL TEOAE Refer/Refer. Pada ABR dengan stimulus 80 dB nHL didapatkan masa laten (dalam ms) sebagai berikut:
Apa perkiraan diagnosis pasien ini
a. SNHL telinga kiri
SNHL telinga kanan
CHL telinga kanan
Tidak ada gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran campuran bilateral
Anak laki-laki 4 tahun dengan pembesaran adenoid dan rhinitis alergi, mengalami gangguan produksi konsonan nasal saat bicara. Kemungkinan gangguan konsonan yang terjadi pada anak ini adalah:
hipernasal dengan gangguan di huruf ‘m’
hipernasal dengan gangguan di huruf ‘n’
hipernasal dengan gangguan di huruf ‘ny’
hiponasal dengan gangguan di huruf ‘ng
Wanita 55 tahun keluhan pusing berputar sejak 3 hari. Pusing disertai adanya bunyi berdenging ditelinga kanan terus menerus. Pendengaran telinga kanan berkurang dan belum membaik hingga saat ini. Keluhan ini merupakan keluhan yang pertama kali. Pada pemeriksaan otoskopi, membran timpani kiri dan kanan utuh dan refleks cahaya baik. Pemeriksaan Weber lateralisasi ke kiri. Hasil audiometri nada murni menunjukan tuli sensoneural berat 75dB telinga kanan dengan penurunan di frekuensi rendah 250hz hingga frekuensi tinggi 4000hz. Manakah tatalaksana pilihan pertama pada pasien ini?
A. Vestibular suppressant
B. Steroid sistemik
C. Epley manuver
D. Betahistin
E. Anti emetic
Lelaki 38 tahun keluhan rasa penuh di telinga kanan. Pasien membawa hasil pemeriksaan timpanometri dengan hasil telinga kanan menunjukan ear canal volume 4.3ml. sttic acoustic admittance/compliance 0.1mmho, tympanometric peak pressure - 110daPa. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?
Perforasi membrane timpani
B. Stenosis kanalis akustikus eksternus
C. Otitis media efusi
D. Diskontinuitas osikel
E. Obstruksi tuba
Wanita 32 tahun kurang mendengar yang dirasakan semakin memberat sejak 1 tahun yang lalu. 4 bulan yang lalu kedua telinga dirasakan seperti bergemuruh.Tidak ada Riwayat demam sebelumnya. Pada pemeriksaan kedua telinga normal. Weber tidak ada lateralisasi. Audiogram tuli konduksi sedang pada kedua telinga. Timpanometri tipe A. refleks akustik negative kedua telinga. Apakah diagnose kerja kasus diatas?
A. Otitis media
B. OME bilateral
C. Meniere disease
D. Otosklerosis bilateral
E. Timoanosklerosis bilateral
Laki-laki 42 tahun dengan TB MDR dapat pengobatan glikosida bulan keempat dan dikonsulkan dengan berkurangnya pendengaran untuk dilakukan pemeriksaan pendengaran. Pada pemeriksaan audiometri nada murni didapatkan ambang dengar 50 db HL pada frekuensi 4000hz dan 6000hz.Berdasarkan klasifikasi brocks apakah yang terjadi pada pendengaran pasien tersebut?
a. Ototoksik derajat 1
b. Ototoksik derajat 2
c. Ototoksik derajat 3
d. Ototoksik derajat 4
e. Tidak terjadi ototoksik
Seorang anak 15 tahun dibawa orangtuanya karena wajahnya tidak simetris sejak kurang lenih 1 minggu. mempunyai Riwayat keluar cairan dari telinga kiri. Pada pemeriksaan shimmer test, terdapat perbedaan 30% diantara kedua telinga. Refleks akustik telinga kiri (+) ipsi dan kontras. Pasien merasakan rasa pahit, tetapi tidak merasakan rasa manis. Di level manakah kelainan N.VII yang terjadi?
A. Meatus akustikus internus
B. Ganglion sphenopalatine
C. Foramen stylomastoideus
. Chorda timpani
Suprastapedial
Wanita 50 tahun keluhan rasa berputar spontan, durasi serangan sekitar 1 jam yang berulang sejak 1 minggu lalu. Keluhan dirasakan memberat disertai mual muntah, juga rasa penuh ditelinga kiri yang hilang timbul disertai suara gemuruh. Pada pemeriksaan otoskopi kedua telinga dalam batas normal. Pada pemeriksaan audiometri nada murni didapatkan hasil seperti gambar dibawah ini:
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?
Labirinitis
Meniere sindrom
Sudden sensorineural hearing loss
Enlarge vestibular aqueduct sindrom
Acute low tone sensoneural hearing loss
Perempuan 25 tahun kedua telinga terasa bergemuruh sejak 4 bulan yabg lalu disertai sedikit gangguan pendengaran. Pada pemeriksaan penala didapatkan rinne -/- dan weber tidak ada lateralisasi. Pemeriksaan audiometri didapatkan tuli konduksi ringan- sedang pada kedua telinga. Tympanogram tipe B dengan ear canal volume 4 ml dan refleks akustik(+) pada intensitas 115db di kedua telinga. Apakah diagnosis yang paling tepat? l
A. OME bilateral
B. Penyakit meniere
C. Timpanosklerosis
D. Otosklerosis bilateral
E. OMSK bilateral
Seorang anak 3 tahun dikonsulkan untuk dilakukan skrining pendengaran. Pada pemeriksaan skrining OAE didapatkan hasil sebagai berikut:
Manakah pernyataan yang benar dari hasil OAE tersebut :
A. pass pada kedua telinga
B. pass pada telinga kanan
C. refer pada telinga kiri
D. refer pada kedua telinga
E. refer pada telinga kanan
Bayi 4 bulan dengan hiperbilirubinemia memiliki respon yang baik terhadap suara. Hasil pemeriksaan otoskopi dalam batas norml. Hasil OAE refer/ pass. Pada bayi tersebut untuk mengklarifikasi hasil OAE tersebut, penilaian dengan high frequency tympanometry untuk: k
a. mampu mendeteksi adanya cairan minimal di telinga tengah
b. menurunkan noise internal yang berasal dari tubuh bayi
meningkatkan emisi akustik
d. menilai kelainan di liang telinga
e. menghantarkan emisi otoakusti
A girl has passed newborn hearing screening and when she was 2.5 years old referedto ENT clinic because of speech delayed. She suffered from cleft palate and surgery has been carried out at 12 months old. The audiologic testing result free field minimum response level at 50 dB HL. OAE are absent in both ears. ABR result showed the V wave at 50dB nHL in both ears. Morphologyof ABR wave at 50 dB nHL showed:
Apakah perkiraan diagnosis pasien ini?
CHL telinga kanan
SNHL telinga kanan
SNHL telinga kiri
Gangguan pendengaran campuran bilateral
Tidak ada gangguan pendengaran
Pasien 30 tahun datang dengan keluhan pendengaran telinga kiri berkurang sejak lama danakhir akhir ini bertambah berat. Keluhan disertai gangguan keseimbangan atau vertigo. Pasien sering mengalami keluar cairan dari telinga kiri dan dikatakan membran timpaninya berlubang sejak kecil. Hasil pemeriksaan audiometri menunjukan gangguan pendengaran SNHL berat. Apakah penyebab gangguan pendengaran sensorineural yang paling mungkin pada kasus ini
A. Perforasi membran timpani
B. Kerusakan tulang pendengaran
C. Terdapat fistula labirin
D. Infiltrasi sitokin melalui oval window
E. Penyebaran hematogen ke otak
Seorang anak dibawa orang tuanya karena belum bisa bicara. Pada anamnesis didapatkan riwayat kuning sesaat setelah lahir, pada pemeriksaan fisik didapatkan OAE pass semua, ABR menunjukan gelombang V mulai pada intensitas 40 db di kedua telinga, masa laten gelombang V memanjang di telinga kanan. Refleks akustik ipsilateral kiri positif dan kanan negatif sedangkan kontra lateral kiri negatif dan kanan positif. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada anak tersebut :
A. Auditory neuropathy spectrum disorder
B. Central auditory procesing disorder
C. Conductive hearing loss kanan
D. Neuroma akustik kanan
E. Tuli koklea kanan
. Ketika di dalam pesawat, penumpang laki-laki mengeluh rasa tersumbat dan agak nyeri padatelinga kiri. Laki-laki tersebut sedang menderita pilek. Untuk mengurangi rasa sakit dan tersumbatnya tersebut, sarannya adalah?
A. Meniup berulang kali
B. Tidur
C. Manuver Valsalva
D. Tarik nafas dalam
E. Manuver Toynbee
Pasien laki-laki berusia 35 tahun mengeluh pusing berputar hilang timbul 1 minggu sebelumnya. Pusing berputar 30 menit. Timbul bunyi berdengung di telinga kanan disertai rasa penuh di telinga kanan. Setelah pusing berputar menghilang, maka bunyi dengung ikut menghilang, dan pendengaran dirasakan kembali seperti semula. Patofisiologi penyebab?
A. Kelainan tekanan di kavum timpani
B. Terlepasnya debris di cupula
C. Kelainan metabolisme endolimfe
D. Kelainan sel rambut luar
E. Disinkronisasi jaras pendengaran
Pasien pria mengeluh karena ada riwayat rasa berputar. Pada pemeriksaan didapatkan nystagmus spontan yang berkurang dengan fiksasi, pasien jatuh pada posisi 5 GANS SOP, tidak ada pusing pada pemeriksaan Dix Hallpike maupun roll test. Tidak ada nystagmus pada pemeriksaan head thrust. Kerusakan paling mungkin terjadi pada?
A. Kanalis semisirkularis
B. VOR
C. Propioseptif
D. Sakulus
E. Serebelum
Pasien perempuan berusia 35 tahun mengeluh telinga kanan kurang mendengar setelah mengalamikecelakaan lalu lintas. Saat kejadian, pasien tidak merasakan keluar cairan atau darah dari telinga.Pemeriksaan fisik: membrane timpani intak dengan warna putih mutiara transparan. Garputala: telinga kanan Rinne (-) dan Weber lateralisasi (+) ke telinga kiri. Hasil audiotimpanometri yang paling mungkin adalah…?
A. Audiometri 50 dB dengan air-bone gap dan timpanometri tipe As
B. Audiometri 25 dB dan timpanometri tipe B
C. Audiometri 50 dB tanpa air-bone gap dan timpanometri tipe A
D. Audiometri 50 dB dengan air-bone gap dan timpanometri tipe C
E. Audiometri 50 dB dengan air-bone gap dan timpanometri tipe Ad
Pada sebuah sekolah akan dilakukan screening pendengaran pada anak sekolah berusia 9- 15 tahun.Anak-anak dinyatakan lulus skrining bila rata-rata berespon pada frekuensi 500 Hz, 1000 Hz, 2000Hz, 4000 Hz, pada intensitas…?
A. 40 dB
B. 50dB
C. 45 dB
D. 30 dB
E. 35 dB
Pasien perempuan berusia 36 tahun mengeluh rasa berputar sejak kurang lebih beberapa minggu.Rasa berputar dirasakan kurang lebih …beberapa menit…., yang terjadi hampir setiap hari, kadangdisertai mual, dan pada awal-awal disertai muntah. Sebelumnya pasien mengalami batuk pilek. Terapi utama?
A. decongestant + balance exercise
B. metilprednisolon + balance exercise
C. balance exercise
D. betahistine + balance exercise
E. Manuver Epley
Pasien laki-laki mengeluh rasa berputar, sejak 2 minggu. saat pasien menengok ke kanan, terasa hebat, selama kurang lebih 1 menit, dan hilang sendiri. Saat pertama kali terjadi, pasien merasakan mual dan sempat muntah. GANS SOP: pasien jatuh di posisi 6, Dix Hallpike kanan: tidak ada nystagmus, Dix Hallpike kiri:terdapat nystagmus upbeating, Log Roll kanan: tidak ada nystagmus,log roll kiri: terdapat nystagmus apogeotropic hebat disertai mual. Manuver yang pertama kali dilakukan ?
A. deep head hanging
B. CRT kanan
C. Gufoni
D. Barbeque
. Epley kiri
Pasien wanita berusia 68 tahun mengeluh ada hambatan dalam komunikasi dalam 2-3 bulan terakhir ini. Jika pasien ini dilakukan pemeriksaan audiometri nada tutur, nilai manakah yang sesuai dengan kondisi tersebut?
A. pada 45 dB, 50% kata dapat ditiru dengan benar
B. pada 35 dB, 50% kata dapat ditiru dengan benar
C. pada 25 dB, 50% kata dapat ditiru dengan benar
D. pada 30 dB, 50% kata dapat ditiru dengan benar
E. pada 40 dB, 50% kata dapat ditiru dengan benar
Pasien anak berusia 26 bulan dibawa orangtuanya karena belum bisa bicara. Berespon pada suarakeras dan panggilan namanya, dan bisa mengikuti 2 instruksi sederhana berturutturut. Memiliki riwayat prenatal, natal, dan perinatal yang baik. Pada pemeriksaan didapatkan telinga, hidung, dan tenggorok tidak ada kelainan. OAE pass/pass dan timpanometri tipe A. Berikut hasil BERA stimulus click: (data mirip dengan soal sebelumnya
Berdasarkan hal tersebut, kelainan kemungkinan besar pada?
A. koklea
B. pusat pendengaran
C. batang otak
D. Wernicke
E. Broca
Pasien perempuan berusia 42 tahun mengeluh keseimbangan terganggu yang sudah dirasakan sejak 3 bulan yang lalu, keluhan terasa semakin memberat dalam 2 minggu terakhir. Dokter menyimpulkan adanya penurunan fungsi vestibular bilateral. Hasil pemeriksaan yang sesuai adalah? D
A. terdapat nystagmus ke arah telinga yang diirigasi pada tes kalori dengan air suhu 440 C
B. terjadi penurunan ketajaman penglihatan lebih dari 2 baris dibandingkan saat diam
C. terdapat nystagmus vertical pada pemeriksaan head shake
terdapat nystagmus horizontal ke sisi lesi pada tes kalori dengan air suhu 300 C
E. terdapat nystagmus horizontal ke sisi lesi pada pemeriksaan head shake
Pasien laki-laki berusia 68 tahun mengeluh telinga kanan berdenging yang menetap disertai gangguan mendengar percakapan terutama di tempat ramai sejak 1,5 tahun yang lalu. Telinga kiri tidak dapat mendengar sejak kecil. Akhir-akhir ini kalau berjalan sering merasa kurang stabil. Tidak ada riwayat infeksi telinga, terpapar bising, hipertensi, DM, serta tidak ada riwayat penggunaan obat ototoksik. Hasil audiogram downslope, SNHL sedang berat. Apakah diagnosis kasus ini?
A. Tuli retrokoklea
B. Presbikusis
C. Tuli Kortikal
D. Tuli nada tinggi
E. Tuli koklea
Bayi berusia 7 bulan dikonsulkan oleh dokter anak dengan riwayat tidak langsung menangis saatlahir. Menurut ibunya, saat ini bayi sudah mengoceh. Hasil pemeriksaan VRA minimum response level pada intensitas 60 dB; OAE refer/refer; ABR: gelombang V dapat diidentifikasi hingga intensitas 50 dB dengan masa latensi absolut I, III, dan V sedikit memanjang pada keduatelinga. Interwave latency dalam batas normal. Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut? Mirip soal sebelumnya, data kami padukan dengan soal sebelumnya r
A. Tuli konduktif
B. auditory neuropathy spectrum disorder
C. tuli retrokoklea
D. tuli sensorineural koklear
E. tuli sentral
Seorang Wanita 28 tahun mengeluh pendengarannya berubah dari sebelumnya. Pada pemeriksaan refleks akustik didapatkan ipsilateral kanan dan kiri positif, kontralateral kiri positif dan kontralateral kanan negative. Di level manakah kemungkinan besar kerusakan terjadi?
A. koklea kiri
B. nervus koklearis kanan
C. rektrokoklea kanan
D. nervus facialis kanan
E. kompleks olivary superior kiri
. Wanita 27 tahun mengeluh wajah tidak simetris. Pada pemeriksaan reflek akustik didapatkan reflek pad pemeriksaan ipsilateral telinga kiri dan kontralateral telinga kanan, sedangkan pada ipsilateral telinga kanan dan kontralateral telinga kiri tidak terdapat reflek. Manakah dari pernyatan dibawah ini yang sesuai dengan hasil pemeriksaan tersebut? n
A.kelainan batang otak
B.kelainan pada N. VII kiri
C.kelainan pada N. VII kana
D.kelainan pada kompleks olivary superior kiri
E. kelainan pada kompleks olovary superior kanan
Pria 63 tahun sering menjawab tidak sesuai dengan pertanyaan dan salah melaksanakan instruksi, namun berespon bila dipanggil. Pada pemeriksaan didapatkanRinne +/+, Weber tidak ada lateralisasi. Tympanometry tipe A/A, refleks akustik ipsi dan kontralateral -/- bilateral di semua frekuensi, dan audiometri terdapat penurunan pendengaran ringansedang bilateral, audiometri tutur hanya mencapai 70% di keduatelinga. Di level manakah yang paling mungkin kerusakan terjadi?
A. Koklea
B. Nervus fasialis
C. Nervus koklearis
D. Kolikulus inferior
E. Tulang pendengaran
Perempuan 35 tahun mengeluh rasa penuh pada telinga kanan disertai telinga mendenging yang hilang timbul,Pada pemeriksaan Refleks akustik didapatkan hasil ipsilateral kiri positif dan kanan negative sedangkan kontralateral kiri negative dan kanan positif. Apakah diagnosisyang paling mungkin pada Wanita tetrsebut? Select one:
A. Auditory Neuropathy spectrum disorder kanan
B. Central auditory processing disorder kanan
C. Conductive hearing loss kanan
d. Neuroma akustik kanan
E. Tuli koklea kanan
. Perempuan 68 tahun mengeluh ada hambatan dalam komunikasu sejak 3 bulan terakhir terutama ditempat yang ramai.pasien juga mengeluh telinga terasa sakit / tidak nyaman bila cucunya berteriak teriak. Bila pada pasien tersebut dilakukan pemeriksaan audiometri nada tutur, hasil manakah yang paling sesuai dengan kondisi tersebut?
A.100% kata dapat ditiru dengan benar pada 25 dB HL
B.100% kata dapat ditiru dengan benar pada 50 dB HL
C. Kata yang ditiru tidak mencapai 100% dan menetap bila intensitas ditingkatkan
D.kata yg ditiru tdk mencapai 100% dan menurun bila intensitas ditingkatkan
E. kata yang ditiru tidak mencapai 100% dan meningkat bila intensitas ditingkatkan
A 30 year -old woman complains hearing loss and tinnitus. Audiogram result:
The SRT agrees with the pure tone average. Speech discrimination is good. Tympanograms are type as for both ear and the acoustic reflex ipsilateral / contralateral R/L are negative. Which one is the diagnosis of this condition?
. Sudden deafness
. Otitis media effusion
Otosclerosis
Acoustic neuroma
Perempuan 28 tahun pusing berputar disertai mual dan muntah sejak satu hari yang lalu.Lima hari sebelumnya pasien mengeluhkan demam tinggi dan saat ini pasien tidak demam. Tidak ada penurunan pendengaran, tinitus maupun keluar cairan dari telinga pasien. Pada pemeriksaan head impulse test didapatkan lack of control disisi kiri. Kemungkinan penyebab pusing berputar pada kasus ini adalah:
A. Gangguan vestibuler sentral kiri
B. Gangguan vestibuler perifer kiri
C. Gangguan vestibuler perifer kanan
D. Gangguan vestibuler sentral kanan
E. Gangguan vestibuler sentral dan perifer
Laki-laki 25 tahun wajah tampak asimetris dengan gerak wajah kanan tertinggal yang dirasakan sejak 1 minggu. Pasien sering mengalami keluar cairan kuning kental dari telinga kanan yang hilang timbul sejak masih sekolah dasar. Pada pemeriksaan telinga kanan didapatkan membran timpani perforasi subtotal, sekret kuning kental, Schimmer tes kanan dan kiri sama, tes rasa lidah kanan dan kiri normal. Dimanakah lokasi lesi paling mungkin?
A.Segmen mastoid
B.Segmen labirin
C.Segmen timpani
D.Genu pertama
E. Genu kedua
Perempuan 30 tahun penurunan pendengaran pada telinga kiri yang dirasakan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik membrane timpani intak berwarna putih mutiara dan transparan. Hasil pemeriksaan audiotimpanometri sebagai berikut :
Apakah diagnosa yang paling mungkin pada kasus ini
A. Atelektasis
B. Otitis media efusi
C. Diskontinuitas osikel
D. Otosklerosis
E. Otitis media adesiva
Tuan M usia 68 tahun telinga kanan berdenging menetap disertai gangguan mendengar percakapan terutama di tempat ramai sejak 1,5 tahun lalu. Telinga kiri tidak dapat mendengar sejak kecil. Akhir-akhir ini kalau berjalan sering merasa kurang stabil. Tidak ada riwayat infeksi telinga, terpapar bising, hipertensi, DM serta tidak ada riwayat penggunaan obat ototoksik. Hasil audiogram telinga kiri menunjukkan tuli sensorineural sangat berat. Hasil audiometri tutur menunjukkan nilai diskriminasi tutur 20%. Pemeriksaan OAE menunjukkan didapatkan emisi pada semua frekuensi di telinga kanan. Apakah diagnosis pada kasus ini?
A. Tuli koklea
B. Tuli kortikal
C. Presbikusis
D. Tuli retrokoklea
E. Tuli nada tinggi
Pasien laki-laki 25 tahun dengan keluhan telinga berdenging dan pusing berputar sejak beberapa bulan yang lalu. Penurunan pendengaran mendadak sejak 3 hari. Kalimat lain lupa
A. Neuroma akustik
B. Sudden hearing loss
C. Meniere disease
. Pasien anak-anak lupa kalimat dengan penurunan pendengaran. Dari pemeriksaan radiologi tidak didapatkan koklea. Terapi apa yang dapat diberikan ?
A. Implan koklea
B. Alat bantu dengar
C. Auditory brainstem implant
D. Bone anchored hearing aid
Seorang anak dengan penurunan pendengaran (lupa kalimat). Pasien rencana menggunakan ABD. ABD yang sesuai ?
A. Behind the ear
B. In the canal
C. Sesuai dengan derajat pendengaran
Pasien laki-laki mengeluh rasa berputar, sejak 2 minggu. saat pasien menengok ke kanan, terasa hebat, selama kurang lebih 1 menit, dan hilang sendiri. Saat pertama kali terjadi, pasien merasakan mual dan sempat muntah. GANS SOP: pasien jatuh di posisi 6, Dix Hallpike kanan: tidak ada nystagmus, Dix Hallpike kiri: terdapat nystagmus upbeating. Terapi manuver yang dilakukan ?
a. deep head hanging
b. Epley kiri
c. CRT kanan
d. Gufoni
e. Barbeque
