WorksheetsKuis CPMK 6
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Apa yang dimaksud dengan beban kerja menurut Sanders & McCormick (1987)?
Tuntutan waktu yang diberikan kepada karyawan
Kombinasi antara tuntutan tugas dan sumber daya individu
Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam satu proyek
Jumlah hari kerja efektif dalam satu tahun
Beban kerja fisik ditandai oleh hal-hal berikut, kecuali:
Denyut jantung
Tekanan darah
Kemampuan berpikir logis
Komposisi kimia darah
Metode pengukuran beban kerja secara tidak langsung dilakukan dengan cara:
Mengukur konsumsi oksigen
Menghitung denyut nadi saat bekerja
Menggunakan uji psikologis
Mengukur jumlah kalori terbakar
Metode FTE digunakan untuk:
Mengukur kecepatan detak jantung
Mengkonversi beban kerja menjadi jumlah orang
Mengetahui tekanan darah karyawan
Menilai efektivitas pelatihan kerja
Salah satu alat ukur subjektif untuk beban kerja mental adalah:
SWAT
HRV
Cardiovascular Load
Denyut nadi
Kriteria beban kerja rendah pada metode SWAT adalah jika nilai skornya berada pada rentang:
0-20
21-40
41-60
61-100
NASA-TLX digunakan untuk menilai:
Kapasitas paru-paru pekerja
Tingkat beban kerja mental
Performa kognitif
Kualitas hasil kerja
Penggunaan energi dalam beban kerja fisik termasuk dalam metode pengukuran:
Langsung
Tidak langsung
Subjektif
Psikologis
Apa yang terjadi jika CVL (Cardiovascular Load) menunjukkan angka tinggi?
Beban kerja sangat ringan
Terjadi peningkatan konsentrasi
Beban kerja tergolong berat
Pekerja sedang istirahat
Salah satu tujuan utama dari analisis beban kerja adalah:
Menentukan gaji pekerja
Menghitung total lembur
Menyesuaikan jumlah tenaga kerja dengan kebutuhan aktual
Menetapkan hari libur tahunan
Stres didefinisikan sebagai:
Keinginan untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat
Gangguan mental akibat tekanan fisik atau mental
Ketidakmampuan menyelesaikan tugas tepat waktu
Perubahan perilaku dalam lingkunga
Faktor yang termasuk dalam penyebab stres psikologis dan sosial adalah:
Volume kerja berlebih
Perubahan politik nasional
Tingkat emosional dan kepercayaan diri
Struktur organisasi kerja
Kelelahan kerja yang terus berlanjut dapat menyebabkan:
Peningkatan kualitas produk
Berkurangnya tingkat stres
Peningkatan produktivitas
Meningkatnya stres dan menurunnya performa
Salah satu metode pengukuran kelelahan secara subjektif adalah:
Waktu reaksi
HRV
Self Rating Test dari IFRC Jepang
Eye Blink Rate
Metode uji kehilangan kelipan (flicker-fusion test) digunakan untuk mengukur:
Konsentrasi visual
Kewaspadaan dan kelelahan
Reaksi otot
Efisiensi kerja
Skor tertinggi dalam penilaian subjektif kelelahan menunjukkan:
Kondisi normal
Lelah sangat ringan
Kelelahan tinggi
Energi berlebih
Faktor penyebab kelelahan kerja berdasarkan Eraliesa (2008) salah satunya adalah:
Dukungan sosial
Konflik peranan
Struktur organisasi
Emosi pribadi
Skema taksonomi kelelahan kerja mencakup:
Fisik, mental, dan psikologis
Psikomotorik, refleks, dan emosional
Sensorik, emosional, dan kognitif
Fisik, mental, dan sosial
Tujuan uji psikomotor dalam pengukuran kelelahan adalah untuk menilai:
Konsumsi kalori
Fungsi persepsi dan reaksi motorik
Detak jantung maksimal
Rasa kantuk pekerja
Strategi pengendalian stres di tempat kerja meliputi:
Memperpanjang jam kerja
Memberikan pekerjaan tambahan
Menghilangkan faktor penyebab stres
Meningkatkan tekanan kerja
