NEW
Font size
WorksheetsQUIZ WEBINAR TAX EDU SERIES EPISODE 22
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Menurut Pasal 6 UU PPh, manakah dari berikut ini yang termasuk sebagai deductible expense atau biaya yang dapat mengurangi penghasilan bruto?
A. Sumbangan untuk kegiatan politik
B. Premi asuransi yang dibayar oleh Wajib Pajak Orang Pribadi
C. Biaya promosi dan penjualan
D. Pajak penghasilan
Biaya yang diakui dalam akuntansi namun tidak memenuhi ketentuan fiskal dapat tetap dijadikan pengurang penghasilan bruto menurut Pasal 9 UU PPh.
Benar
Salah
Manakah dari biaya berikut yang tidak dapat dijadikan pengurang penghasilan bruto berdasarkan Pasal 9 UU PPh?
A. Biaya perjalanan dinas karyawan
B. Penyusutan atas aset tetap
C. Premi asuransi yang dibayar oleh Wajib Pajak Orang Pribadi
D. Biaya pelatihan karyawan
Manakah dari pernyataan berikut ini yang merupakan ketentuan dalam Aturan Turunan Pasal 9 UU PPh (Non-Deductible Expense)?
A. Pengeluaran untuk kegiatan litbang di Indonesia dapat dikurangkan hingga 300%
B. Sumbangan hanya dapat menjadi pengurang penghasilan bruto jika tidak melebihi 5% dari penghasilan neto tahun sebelumnya
C. Lessee tidak dapat menyusutkan barang modal sesuai KMK 1169/KMK.01/1991
D. Penyusutan harta tak berwujud sesuai PMK 72 Tahun 2023
Biaya yang digunakan secara bersamaan untuk penghasilan yang dikenai PPh Final dan Non-Final, jika tidak dapat dipisahkan secara jelas, maka dapat dibebankan seluruhnya sebagai pengurang pajak.
Benar
Salah
Apa tujuan utama dari dilakukan rekonsiliasi fiskal?
A. Menyesuaikan laporan kas perusahaan dengan laporan bank
B. Menghindari pemeriksaan pajak oleh otoritas
C. Menyesuaikan laba sebelum pajak agar sesuai dengan ketentuan perpajakan untuk menghitung Penghasilan Kena Pajak
D. Menghitung laba kotor untuk kebutuhan akuntansi manajerial
Perbedaan antara akuntansi dan perpajakan bisa disebabkan oleh perbedaan waktu pengakuan atau perbedaan metode. Hal ini disebut perbedaan temporer.
Benar
Salah
Manakah dari berikut ini yang termasuk contoh koreksi fiskal positif?
A. Penyusutan fiskal lebih besar dari penyusutan komersial
B. Biaya bunga deposito yang diakui dalam laporan laba rugi
C. Biaya 3M (Marketing, Media, Manajemen Fee) tanpa daftar nominatif
D. Retur penjualan yang dicatat sebagai penyisihan dalam akuntansi
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK dan berbasis akrual. Selama tahun 2024, PT XYZ mencatat biaya penyusutan komersial sebesar Rp1.000.000.000, sedangkan penyusutan fiskal sebesar Rp1.250.000.000. Koreksi fiskal apa yang timbul dari perbedaan tersebut?
A. Koreksi fiskal negatif sebesar Rp250.000.000
B. Koreksi fiskal positif sebesar Rp250.000.000
C. Tidak ada koreksi fiskal
D. Koreksi fiskal positif sebesar Rp1.250.000.000
PT XYZ menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) menggunakan metode LIFO sebesar Rp50.000.000.000, sedangkan fiskal menghitung HPP menggunakan metode FIFO sebesar Rp52.750.000.000. Bagaimana pengaruh perbedaan metode ini terhadap koreksi fiskal?
A. Koreksi fiskal negatif sebesar Rp2.750.000.000
B. Koreksi fiskal positif sebesar Rp2.750.000.000
C. Tidak ada koreksi fiskal karena metode sama
D. Koreksi fiskal negatif sebesar Rp50.000.000.000
