wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Seni Bercerita Anak Usia Dini

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Bu Rani bercerita kepada anak-anak TK menggunakan boneka tangan. Namun, ia membaca cerita langsung dari buku tanpa melakukan kontak mata atau ekspresi wajah.

Apa kelemahan dari cara bercerita Bu Rani?

a)

Cerita menjadi lebih informatif

b)

Anak-anak dapat fokus mendengarkan suara

c)

Kurangnya ekspresi dan interaksi dapat mengurangi keterlibatan anak

d)

Anak lebih tertarik pada boneka yang digunakan

2.

Apa yang perlu diperhatikan guru PAUD saat memilih cerita untuk anak usia 3–4 tahun?

a)

Cerita dengan konflik rumit dan panjang

b)

Cerita tokoh superhero dan pertarungan

c)

Cerita sederhana dengan pengulangan dan ilustrasi

d)

Cerita penuh fakta ilmiah

3.

Dalam sebuah sesi bercerita, Pak Ardi menggunakan suara keras dan ekspresi wajah saat menyuarakan tokoh singa yang marah, kemudian mengecilkan suaranya saat menyuarakan kelinci yang takut.

Apa analisis Anda terhadap teknik yang digunakan Pak Ardi?

a)

Tidak efektif karena membuat anak bingung

b)

Sangat tepat karena memperkuat karakter dan menarik perhatian anak

c)

Tidak sesuai karena terlalu teatrikal

d)

idak diperlukan karena cerita sudah menarik

4.

Mengapa guru PAUD disarankan melakukan improvisasi saat bercerita?

a)

Agar cerita lebih pendek

b)

Untuk menyesuaikan cerita dengan situasi dan respons anak

c)

Supaya cerita berubah-ubah dan tidak konsisten

d)

Karena tidak perlu menyiapkan materi

5.

Ibu Nia bercerita tentang tokoh kura-kura yang lambat namun sabar. Setelah bercerita, ia mengajak anak-anak berdiskusi tentang kesabaran.

Evaluasilah metode Ibu Nia.

a)

Kurang tepat karena terlalu serius

b)

Tepat karena membantu anak merefleksikan nilai dalam cerita

c)

Salah karena membahas hal di luar cerita

d)

Tidak efektif untuk anak usia dini

6.

Apa alasan pentingnya intonasi dalam seni bercerita untuk anak usia dini?

a)

Agar cerita menjadi lebih panjang

b)

Untuk menunjukkan profesionalitas guru

c)

Membantu anak memahami emosi dan suasana cerita

d)

Mengurangi kebutuhan media visual

7.

Sebagai calon guru PAUD, bagaimana cara Anda mengevaluasi keberhasilan sesi bercerita?

a)

Anak-anak bisa menjawab soal pilihan ganda

b)

Anak-anak duduk diam sepanjang cerita

c)

Anak-anak menunjukkan respons aktif, seperti bertanya atau meniru

d)

Anak-anak cepat tertidur

8.

Pak Joko selalu memulai ceritanya dengan pertanyaan kepada anak-anak seperti: "Pernahkah kalian menolong teman?" sebelum bercerita tentang semut dan merpati.

Analisislah strategi yang digunakan Pak Joko.

a)

Mengganggu waktu bercerita

b)

Tidak relevan untuk anak-anak

c)

Sangat tepat untuk mengaitkan cerita dengan pengalaman anak

d)

Hanya cocok untuk anak SD

9.

Cerita yang paling tepat untuk mengembangkan empati anak usia dini adalah:

a)

Cerita tentang persaingan bisnis

b)

Cerita tentang tokoh yang membantu temannya

c)

Cerita tanpa konflik

d)

Cerita dengan pesan moral yang tersembunyi

10.

Apa evaluasi Anda terhadap penggunaan media digital (misalnya video animasi) dalam bercerita kepada anak usia dini?

a)

Tidak perlu digunakan karena membuat guru pasif

b)

Sangat efektif jika digunakan bersamaan dengan interaksi langsung

c)

Tidak cocok karena mengalihkan perhatian anak

d)

Lebih baik daripada bercerita langsung

11.

Mengapa kegiatan bermain peran setelah bercerita penting bagi anak usia dini?

a)

Mengalihkan perhatian dari pelajaran

b)

Meningkatkan kemampuan motorik kasar

c)

Membantu anak memahami karakter dan pesan moral

d)

Membuat waktu belajar lebih panjang

12.

Ibu Lina bercerita menggunakan papan flanel dan boneka kecil. Anak-anak sangat antusias dan beberapa ikut memindahkan tokoh-tokoh cerita.

Evaluasilah pendekatan yang digunakan Ibu Lina.

a)

Kurang tepat karena membuat anak bermain sendiri

b)

Tepat karena mengajak anak aktif berpartisipasi

c)

Tidak sesuai karena anak tidak bisa mendengarkan terus-menerus

d)

Terlalu kompleks untuk anak PAUD

13.

Apa dampak cerita yang terlalu panjang dan kompleks untuk anak usia 4 tahun?

a)

Membuat anak lebih tertantang

b)

Meningkatkan konsentrasi mereka

c)

Anak cenderung kehilangan fokus dan bingung

d)

Anak menjadi lebih kritis

14.

Bagaimana guru PAUD dapat memastikan anak memahami isi cerita?

a)

Memberikan tes tertulis

b)

Mengulang cerita berkali-kali tanpa diskusi

c)

Mengajak anak berdialog dan menyebutkan tokoh atau alur

d)

Membacakan saja tanpa bertanya

15.

Apa peran pengulangan frasa dalam cerita anak usia dini?

a)

Meningkatkan daya ingat dan pemahaman

b)

Membuat cerita membosankan

c)

Mengurangi waktu bermain anak

d)

Tidak memiliki pengaruh

16.

Bu Tia menceritakan ulang dongeng "Si Kancil" dan mengubah akhir ceritanya agar lebih mencerminkan nilai kejujuran.

Evaluasi tindakan Bu Tia.

a)

Tidak boleh dilakukan karena mengubah cerita asli

b)

Sesuai karena guru menyesuaikan pesan dengan nilai pendidikan

c)

Tidak etis bagi pendidik

d)

Membingungkan anak

17.

Cerita yang cocok untuk menanamkan nilai kerja sama di PAUD adalah:

a)

Cerita persaingan dua tokoh yang saling menjatuhkan

b)

Cerita pahlawan yang menyelamatkan semua orang sendiri

c)

Cerita sekelompok hewan yang bekerja sama membangun rumah

d)

Cerita seorang anak yang belajar sendiri di rumah

18.

Sebagai calon guru PAUD, bagaimana Anda mengevaluasi minat anak dalam sesi bercerita?

a)

Melihat siapa yang tidak mengantuk

b)

Memantau ekspresi wajah, tanya jawab, dan keterlibatan anak

c)

Memberi soal pilihan ganda

d)

Mengukur berdasarkan durasi cerita

19.

Mengapa penting mengaitkan cerita dengan kehidupan nyata anak?

a)

Agar guru bisa menyampaikan semua nilai moral

b)

Supaya cerita lebih menghibur

c)

Membantu anak menginternalisasi pesan secara bermakna

d)

Tidak penting karena anak hanya ingin hiburan

20.

Dalam sesi bercerita, Bu Novi mengajak anak membuat akhir cerita sendiri. Anak-anak memberikan berbagai ide menarik dan lucu.

Apa kelebihan pendekatan ini?

a)

Mengalihkan fokus dari pesan moral

b)

Menurunkan konsentrasi anak

c)

Mengembangkan kreativitas dan berpikir kritis anak

d)

Tidak sesuai untuk anak usia dini