WorksheetsAsesmen Sumatif Akhir Tahun Mapel B. Indonesia
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 49mins
Di bawah ini yang bukan termasuk unsur intrinsik cerpen adalah...
tema
gaya bahasa
amanat
judul
Latar disebut sebagai keterangan, di bawah ini yang tidak termasuk macam-macam latar adalah...
latar tempat
latar waktu
latar alur
latar suasana
Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.
(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")
Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
depan rumah
halte depan sekolah
terminal
halte dekat rumah
Watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita disebut dengan...
tokoh
pemain
penokohan
amanat
Di bawah merupakan macam-macam tokoh berdasarkan wataknya, kecuali...
Tokoh utama
Tokoh protagonis
Toloh antagonis
Tokoh tirtagonis
... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....
ceroboh, malas, kaya
rajin, marah, teliti
ramah, telaten, dermawan
cermat, pelit, perhitungan
Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya yang disebut ....
tema
amanat
latar
tokoh
Tadi malam, Hidayat berpikir panjang mengenai hidupnya dan rencana hidupnya. “Tak mungkin aku terus-terusan begini, tidak menentu. Mesti ada sesuatu yang kukerjakan. Mesti ada sesuatu yang lebih produktif daripada yang kulakukan sekarang. Tapi apa? Modal tidak ada,” pikirnya. “Dalam keadaan seperti ini, yang harus kujual ialah jasaku, tenagaku, dan pikiranku.”
Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah ….
Setiap orang pasti memiliki rencana.
Hidup itu ada kalanya tidak menentu.
Kita tidak boleh menyerah pada keadaan.
Setiap orang perlu menjual jasanya, pikirannya, dan tenaganya.
Apa yang dimaksud sudut pandang orang pertama pelaku utama...
Si tokoh aku menceritakan dirinya sendiri
Si tokoh aku menceritakan konflik orang lain
Penulis mengetahui semua tokoh dalam cerita
Penulis tidak hanya mengetahui beberapa kisah tentang tokoh
Rangkaian kronologi atau jalannya peristiwa disebut degan...
tema
alur
amanat
gaya bahasa
Nilai yang berhubungan dengan tingkah laku atau perilaku manusia disebut nilai ....
pendidikan
agama
moral
budaya
Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.
(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")
Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....
agama
budaya
pendidikan
sosial
(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
1
2
3
4
O, alangkah girangnya Marni mendapatkan sandal baru untuk berlebaran. Sandal kecil bekas pakai. Barang itu lalu dibungkus dan diserahkan kepada Marni. Lihatlah betapa gembiranya gadis cilik itu. dipeluknya bungkusan dengan erat, seakan takut barang itu lepas daripadanya. Diciumnya dan ditimang-timangnya. Senandung kecil terdengar dari mulutnya yang mungil..... Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerpen di atas adalah....
duka cita
sedih
marah
riang gembira
Sebuah cerita dibangun dari dua unsur yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah ...
Unsur yang membentuk cerpen dari latar belakang pengarang
Unsur yang membentuk cerpen dari dalam dan luar
Unsur yang membentuk cerpen dari dalam
Unsur yang membentuk cerpen dari luar
Unsur yang di bangun dari luar cerita disebut dengan...
unsur ekstrinsik
unsur instrinsik
unsur cerita pendek
unsur penokohan
alur yang urutan peristiwanya maju dan berurutan disebut dengan...
alur mundur
alur maju
alur maju dan mundur
alur campuran
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya
bahasa yang digunakan oleh pengarang memebrikan kesan menarik dengan menggunakan majas diseut dengan?
gaya bahasa
bahasa baik
varian bahasa
bahasa baku
Meski saat itu sangat terik, teman-teman Ani tetap datang.
Yuni dan Hani : (memberi salam bersama)
Ibu : (datang dari dapur) Teman-teman Ani, ya?
Yuni : Iya, Bu. Kami teman-teman Ani.
Ibu : Mari, masuk! Silakan duduk dulu! Ibu panggilkan Ani. Ani ...! Itu teman-teman kamu sudah datang.
Ani : Hai! Tuk, langsung saja kita mulai.
Yuni dan Hani : Ayo!
Mereka pun bersama-sama menuju ruang belajar Ani.
Latar kutipan naskah drama tersebut adalah ....
di kantor, sore hari
di rumah, siang hari
di rumah sakit, siang hari
di hotel, sore hari
Hari telah menunjukkan pukul 18.30. kakek dan nenek berada di dalam rumah.
Nenek :(bicara sendiri) Ah, dasar kayak nggak pernah ingat, sudah pikun! Pekerjaannya tak ada cara lain. Cuma bersolek. Dikiranya masih ada gadis-gadis yang suka memandang. Hem ... (mengambil cangkkir lalu minum)
Kakek :(masuk) Bagaimana kalau aku pakai pakaian ini, Bu? (tetap bercermin membiarkan nenek masuk ke kamar)
Nenek : Astaga! Tuan rumah mau pesiar?
Kakek : Tidak ke mana-mana. Cuma mau duduk-duduk saja sambil membaca koran.
Nenek : Mengapa membaca koran pakai kopiah segala.
Kakek : Agar komplit, Bu.
Nenek : Ya…. Waktu dulu kau jadi juru tulis, empat puluh tahun lampau…. Hebat sekali memang. Tapi sekarang, kopiah hanya bernilai tambah belaka… (mendekati dan berdiri disebelah kakek hingga berdiri sejajar)
Suasana yang tergambar pada kutipan naskah drama adalah...
Tenang
Akrab
Haru
Risau
Hari telah menunjukkan pukul 18.30. kakek dan nenek berada di dalam rumah.
Nenek :(bicara sendiri) Ah, dasar kayak nggak pernah ingat, sudah pikun! Pekerjaannya tak ada cara lain. Cuma bersolek. Dikiranya masih ada gadis-gadis yang suka memandang. Hem ... (mengambil cangkkir lalu minum)
Kakek :(masuk) Bagaimana kalau aku pakai pakaian ini, Bu? (tetap bercermin membiarkan nenek masuk ke kamar)
Nenek : Astaga! Tuan rumah mau pesiar?
Kakek : Tidak ke mana-mana. Cuma mau duduk-duduk saja sambil membaca koran.
Nenek : Mengapa membaca koran pakai kopiah segala.
Kakek : Agar komplit, Bu.
Nenek : Ya…. Waktu dulu kau jadi juru tulis, empat puluh tahun lampau…. Hebat sekali memang. Tapi sekarang, kopiah hanya bernilai tambah belaka… (mendekati dan berdiri disebelah kakek hingga berdiri sejajar)
Latar pada kutipan naskah drama tersebut adalah …
pagi hari di kamar
sore hari di rumah
sore hari di dapur
malam hari di kamar
Indah : Interupsi ... (sambil berdiri dan tatapan muka yajam) Saudara Adi, sekadar mengingatkan dan ruangan ini sebagai saksinya. Bukankah bakti sosial pernah kita laksanakan?
Adi : Maksud Saudari?
Indah : Kita kan sudah kumpulkan baju layak pakai, buku, dan tetek bengek lainnya untuk kita sumbangkan di daerah itu. Mengapa harus ke daerah itu lagi? Bukan begitu Saudara Pimpinan Rapat?
Banu : (mengangguk-angguk) Ya, ya.....
Indah : Maksud Saudara?
Banu : Tidak ada masalah kalau daerah itu kita bantu lagi.
Latar tempat pada naskah drama tersebut adalah ....
Ruang rapat
Wilayah konflik
Posko bencana
Daerah benccana
Dr. Hakim : Bicaralah seperti laki-laki, sahabatku Lukman! Siapa yang salah katamu? Kamu tahu bahwa semua salah ada padamu, ada pada pendirian hidupmu. Bukan pada nasibmu!
Dr Lukman : Tetapi semuanya aku kerjakan buat kebaikan juga.
Dr. Hakim : Ya, bagaikan buat dirimu sendiri. Pernahkah kamu pikirkan istri dan anakmu di rumah? Tidak ada kawan. Tidak ada kasih dan sayang darimu. Mereka seperti burung dalam sangkar emas, sepi dan kehausan di tengah-tengah kemakmuran.
Dr. Lukman : Tetapi aku sudah beri mereka cukup. Segala yang diminta kuturuti.
Dr. Hakim : Susah bicara sama kamu [...]
Dr. Lukman : Tapi uang juga penentu kebahagiaan.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan drama tersebut adalah ...
Memang anak dan istrimu itu hanya butuh hartamu. Dengan kepingan emas apa pun yang diinginkan akan didapatnya.
Memangnya mencari harta adalah wajib buat kita untuk menafkahi keluarga dan untuk membahagiakan mereka. Itu bagus Lukman, bagus!
Memang membeli emas itu nomor satu. Hart dapat menyelesaikan masalah. Dengan harta kita bisa menggenggam dunia.
Bagimu uang adalah segala-galanya. Bahagia tidak bisa dibeli, Lukman! Kasih tidak bisa ditawar. Cinta dan kasih hanya bisa dibeli dengan cinta kasih.
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain. (terisak sambil memeluk Masut)
Adik Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat
(menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja adik kamu, Ut.
Latar dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ….
di sekolah
di dapur
di kelas
di rumah
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain. (terisak sambil memeluk Masut)
Adik Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat
(menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja adik kamu, Ut.
Berdasarkan kutipan naskah drama di atas, yang termasuk dialog, yaitu …
Guru
(menyodorkan cangkir)
Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Masut
Ayah : Kau sepertinya tidak suka melihat ayah di sini, Dam. (1)
Adam : Ya. Aku tidak suka. Kecuali Ayah bilang pada Zuz dan Qon, bahwa cerita-cerita itu bohong. (2)
Ayah : (menggeleng) Aku tidak bohong! (3)
Adam : Kalau begitu Ayah tahu resikonya. Ayah harus pergi dari sini. (4)
Taani : Diam! (Taani berseru kencang, sambil menangis) Jangan lakukan, aku mohon, jangan lakukan itu. Itu ayah Dam. Ayah Kau! Yang menggendong kau saat bayi. Itu ayah Dam. (5)
Ayah : Baik...baik lah. (ayah berdiri, matanya redup) (6)
Taani : Jangan pergi! (berlari menahan lengan ayah) Aku mohon, Ayah jangan pergi. (7)
Ayah : Ayah tidak kemana-mana bukan ? (tertawa kecil) Kau dan anak-anak bebas mengunjungiku kapan saja di sini (menunjuk kuburan). (8)
Taani : Apa? Ayah mau tinggal di sini? (9)
Bukti latar kutipan drama di kuburan ditunjukan dengan nomor....
1 dan 3
4 dan 5
6 dan 7
8 dan 9
Copet..copet. (terdengar suara teriakan)
Polisi : He.. berhenti! Door (terdengar suara letusan)
Pencopet : Ampun Pak.
Penumpang : Periksa kantongnya.
Hajar saja.
Pencopet : Ampun pak saya mencopet karena anak saya sedang sakit.
Polisi : Sekarang ikut saya ke kantor Polisi.
Konflik pada kutipan drama tersebut adalah....
Sorang pencopet diperiksa polisi
Seseorang mencopet karena anaknya sakit
Seorang pencopet yang tertembak polisi
Seorang pencopet yang dibawa ke pos polisi
Meski saat itu sangat terik, namun teman-teman Ani tetap datang.
Yuni dan Hani : (memberi salam bersama)
Ibu : (datang dari dapur) Teman-teman Ani, ya?
Yuni : Iya, Bu. Kami teman-teman Ani.
Ibu : Mari, masuk! Silahkan duduk dulu! Ibu panggilkan Ani. Ani...!
Ibu : Itu teman-teman kamu sudah datang.
Ani : Hai! Yuk, langsung saja kita mulai.
Yuni dan Hani : Ayo!
Mereka pun bersama-sama menuju ruang belajar Ani.
Latar yang terdapat dalam kutipan naskah drama tersebut adalah....
di ruang tamu, sore hari
di rumah, siang hari
di ruang belajar, siang hari
di rumah, sore hari
Fensa :”Halo.. Assalamu’alaikum..”
Noftavia :”Wa’alaikumsalam.. Dek, bisa pulang ke rumah sekarang?”
Fensa :”Ada apa mbak?”
Noftavia :”Pulang bisa pagi ini juga?”
Fensa :”Ada apa dulu, aku harus berangkat kerja. Kalau alasan tidak masuk tidak jelas bisa dikeluarkan!”
Watak tokoh Fensa dalam kutipan drama tersebut adalah...
baik
keras kepala
penurut
bijaksana
Contoh judul proposal penelitian adalah....
A. "Seminar Kesadaran Lingkungan (Darling) di SMAN 1 Karawang"
B. "Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Gerakan Pramuka SMAIT Adzkia"
C. "Pengaruh 'Game Online' terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Nusa Bangsa"
D. "Pekan Seni Budaya di SMAN 1 Bogor dalam Rangka Peringatan Sumpah Pemuda"
E. "Lomba Kebersihan Kelas dalam Rangka Memperingati Lustrum ke-51 SMA Pelita"
Bagian proposal yang berisi uraian teori dan sumber literatur suatu penelitian disebut...
A. Tujuan Penelitian
B. Manfaat Penelitian
C. Metode Penelitian
D. Tinjauan Pustaka
E. Landasan Teori
Topik : Menanamkan rasa percaya diri pada peserta didik.
Kalimat latar belakang yang sesuai dengan topik tersebut adalah...
A. Pihak sekolah dan orangtua peserta didik perlu bekerja sama untuk membiasakan sikap percaya diri pada peserta didik.
B. Rasa percaya diri pada peserta didik bermanfaat untuk melatih keberanian dalam menghadapi masalah.
C. Saat ini semakin banyak peserta didik yang kurang memiliki rasa percaya diri, khususnya di depan umum.
D. Pergaulan peserta didik yang luas menuntut peserta didik mempunyai sikap percaya diri dan berani.
E. Para peserta didik mempunyai kekhawatiran yang besar, terutama dalam mengatasi masalah ketidakpercayaan diri.
Gizi buruk sangat berhubungan dengan kemiskinan, terutama keluarga miskin dengan ketersediaan pangan di rumah tangga yang tidak cukup dalam konsumsi sehari-hari. Selain itu, kasus gizi buruk dapat terjadi akibat ketidakmampuan keluarga dalam mengakses pelayanan kesehatan. Akibatnya, anak-anak balita yang tumbuh dan berkembang pada keluarga miskin rentan sakit dan kekurangan gizi. Oleh karena itu, penulis bermaksud mengadakan penelitian mengenai fenomena gizi buruk pada keluarga miskin sebagai pemicu sikap kurangnya kesadaran terhadap pola hidup sehat.
Kutipan proposal tersebut merupakan bagian...
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Proposal
D. Metode Penelitian
E. Tinjauan Pustaka
Dolanan tradisional adalah permainan yang memberi dampak gembira. Dolanan tradisional memiliki banyak manfaat. Di antaranya yaitu melatih kecerdasan otak, mengembangkan gerak motorik anak, dan membentuk karakter pada anak. Selain itu, juga dapat meningkatkan jiwa sosial pada anak, dan kemampuan berkomunikasi serta bekerja sama dengan teman sepermainannya.
Topik yang sesuai dengan paragraf tersebut adalah..
A. Upaya melestarikan dolanan tradisional.
B. Pengenalan dolanan tradisional pada anak.
C. Rencana pelaksanaan festival dolanan tradisional.
D. Dampak keberadaan dolanan tradisional bagi masyarakat.
E. Manfaat dolanan tradisional bagi perkembangan anak.
Setelah dilakukan perancangan dan diimplementasikan, akan dilakukan tahapan uji coba. Uji coba direncanakan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah uji coba internal. Pada tahap pertama ini akan diujicobakan dalam lingkungan terbatas dan sebagai pengujinya adalah tim pengembang. Data yang digunakan pada tahap uji coba merupakan data Provinsi DKI Jakarta yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik.
Kutipan proposal tersebut merupakan bagian....
A. Latar Belakang
B. Tujuan Penelitian
C. Metode Penelitian
D. Sasaran Kegiatan
E. Bentuk Kegiatan
Pernyataan yang merupakan bagian "Metode Penelitian" adalah...
A. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian "Hubungan Penurunan Populasi Capung dan Penurunan Kualitas Air" ini adalah observasi.
B. Sumber data primer diperoleh dari penelitian yang dilakukan. Sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan internet.
C. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode dokumentasi.
D. Teknik analisis data dalam penelitian adalah dengan menggunakan teknik deskripsi.
E. Semua pernyataan di atas benar.
Pernyataan yang merupakan bagian Latar Belakang adalah...
A. Narkoba sangat populer di kalangan generasi muda bangsa Indonesia. Penyalahgunaan narkoba telah menyebar di kalangan remaja. Narkoba sering kita jumpai dalam bentuk kapsul, tablet, dan tepung.
B. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat kepada semua pihak, khususnya siswa, agar tidak menggunakan narkoba.
C. Narkoba adalah semua zat, baik padat, cair, maupun gas yang dimasukkan ke dalam tubuh, baik secara fisik maupun psikis, namun tidak termasuk makanan, air, dan oksigen yang dibutuhkan manusia.
D. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan bisa merusak susunan syaraf.
E. Sebaiknya kalangan remaja sekarang harus dibina supaya tidak terjerumus ke dalam narkoba.
Penulisan judul yang tepat sesuai PUEBI adalah....
A. "Upaya Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa"
B. "Meningkatkan Prestasi Belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia"
C. "Meningkatkan keterampilan siswa dalam bidang kesenian tradisional"
D. "Kegiatan 'Adztion Day' dalam Rangka Meningkatkan Kreativitas Siswa SMAIT Adzkia Sukabumi"
E. "Membangun Kepedulian Melalui Kegiatan Bakti Sosial Di Panti Asuhan 'Mulia Kasih' Jakarta"
Internet sangat membantu dalam berbagai aspek kehidupan, tetapi memiliki dampak negatif bagi kehidupan remaja. Dalam hal ini, orangtua memiliki peranan penting dalam mengawasi anak-anaknya. Sehingga para remaja dapat membentengi diri dari pengaruh negatif dalam penggunaan internet.
Dari kutipan di atas, masalah yang dibahas adalah...
A. Manfaat internet pada kehidupan manusia
B. Dampak internet pada kehidupan remaja
C. Manfaat internet pada bidang pendidikan
D. Dampak internet pada bidang keagamaan
E. Pengaruh perkembangan teknologi informasi
