WorksheetsPost Test Perlak Kelas A+IUP
Total questions: 15
Worksheet time: 3mins
Pada proses quenching, penting untuk mempertimbangkan media pendingin yang digunakan. Proses pendinginan benda kerja pada suatu media likuid mengalami beberapa tahapan yang terjadi. Suatu mahasiswa melakukan pengujian furnace pada baja AISI 4340 sampai pada temperatur 870 °C. Setelah sampai temperatur target, dia melakukan holding lalu spesimen dikeluarkan dari furnace dan dicelupkan ke dalam air. Selama proses pendinginan, tahap apa yang terjadi pada spesimen tersebut ?
Vapour blanket - boiling - convection
Boiling - vapour blanket - convection
Vapour blanket - convection - boiling
Convection - boiling - vapour blanket
Pada tahap convection stage, hal yang tidak dialami oleh baja adalah…
Selisih temperatur antara benda kerja dengan likuid tinggal sedikit
Film tipis menyelimuti benda kerja
Gelembung uap mulai hilang
Baja mencapai titik didih liquid
Suatu baja yang di machining akan timbul tegangan karena mengalami pengerjaan dingin (cold work). Tegangan ini mengakibatkan terjadinya kenaikan kekerasan, yang menyebabkan baja itu menjadi lebih sulit untuk dikerjakan lebih lanjut. Tegangan ini dapat dihilangkan dengan proses……..
Austenitizing
Recovery
Nitriding
Stress Relief Annealing
Efek yang benar dari penambahan unsur Mn dalam baja, adalah
Temperatur eutectoid bergeser ke kiri bawah
Karbida menjadi stabil
Ukuran butir menjadi halus
Critical cooling rate meningkat
Penambahan senyawa pembentuk karbida pada besi karbon dengan kadar menengah hingga tinggi akan mengakibatkan adanya secondary hardness. Hal ini disebabkan karena…
Karbida memiliki sifat inert
Karbida memiliki sifat ketangguhan yang tinggi
Karbon membentuk senyawa interstisi
Unsur pembentuk karbida sangat reaktif
Material Al 6061 dapat dikeraskan dengan cara diberikan perlakuan…
Quenching
Aging
Spheroidizing
Carburizing
Sebuah baja karbon tinggi dilakukan proses hardening untuk meningkatkan kekerasannya. Diketahui garis Ms berada pada temperatur 150°C. Setelah proses hardening dilakukan, didapatkan struktur mikro berupa martensite dan retained austenite dengan perbandingan 3 : 2. Untuk menekan jumlah retained austenite dari baja tersebut maka sebaiknya dilakukan proses lanjutan berupa…
Tempering pada 500°C kemudian didinginkan cepat
Precipitation Hardening
Recrystallization Annealing
Tempering 200°C dan quenching yang dilakukan berkali-kali
Dibawah ini merupakan diagram Isothermal Transformation (IT) dari eutectoid steel. Struktur mikro hasil dari pendinginan menurut garis (i), (ii), dan (iii) secara berturut-turut yaitu…
Fine perlite + martensite;
martensite; upper bainite + martensite
Coarse perlite + lower
bainite; fine perlite; upper bainite +
martensite
Upper bainite + medium
perlite; lower bainite; coarse perlite +
lower bainite.
Medium perlite + upper
bainite, fine perlite + martensite, fine
perlite.
Dari pernyataan di bawah, yang merupakan proses terbentuknya bainit adalah….
i. Terjadi karena adanya driving force
ii. Shear force yang menyebabkan terbentuknya bainit
iii. Struktur Kristal FCC
iv. Adanya perubahan struktur kristal dari FCC menjadi BCT
v. Mulai terjadi di bawah temperatur 550oC
i, ii, dan iii
ii, iv, dan v
ii dan iv
ii, iii, iv, dan v
Sebuah roda gigi terbuat dari baja AISI 4340 memerlukan high fatigue resistance. Perlakuan panas apa yang optimal untuk mendapatkan sifat tersebut.
Quenching lalu tempering temperatur rendah (200°C)
Normalisasi lalu annealing
Quenching lalu tempering temperatur sedang (450°C)
Spherodizing
Baja AISI 4140 berdiameter 50 mm yang didinginkan dengan quenching menggunakan oli menunjukkan struktur martensit pada permukaan, namun pada bagian inti menunjukkan struktur bainit. Faktor apa yang menyebabkan hal tersebut?
Temperatur austenisasi yang tidak tercapai
Cooling rate pada inti berada dibawah critical rate martensit
Segregasi karbon saat solidifikasi
Tempering tidak merata
Roda gigi yang terbuat dari baja AISI 4140 mengalami proses austempering pada temperatur 350°C. Dari perlakuan panas tersebut mikrostruktur apa yang akan terbentuk?
Apa standar yang digunakan untuk pengujian jominy end quench? Ukuran spesimen yang digunakan berdiameter … dan memiliki panjang ... Selain itu, jarak antara lubang nozzle dan spesimen adalah … serta ketinggian air yang keluar dari nozzle yaitu …
ASTM E18, 30 mm, 120 mm, 12 mm, 60 mm
ASTM 255, 25 mm, 100 mm, 14 mm, 65 mm
ASTM A255, 25.4 mm, 101.6 mm, 12.7 mm, 63.5 mm
ASTM A29, 25.4 mm, 101.4 mm, 12.5 mm, 62.5 mm
Sebuah batang baja AISI 9255 dengan komposisi kimia dibawah ini, berbentuk silinder dengan panjang 10 cm dan diameter 2,5 cm dilakukan pengujian Jominy. Didapatkan bahwa initial hardness (IH) dari spesimen tersebut adalah 64 HRC. Faktor utama yang mempengaruhi nilai IH dari baja tersebut adalah…
Kadar paduan substitusional
Kadar karbon
Laju pemanasan
Kadar martensite di tengah
Tiga baja karbon sedang (0,3 wt%) yang hanya berbeda dalam kandungan Kromiumnya (0,25, 0,5 dan 1 wt%) dikarakterisasi menggunakan uji pendinginan akhir Jominy. Pilih plot variasi kekerasan di sepanjang spesimen uji yang paling menggambarkan perilakunya.
Grafik (a)
Grafik (b)
Grafik (c)
Grafik (d)
