WorksheetsPSIKOLOGI SOSIAL 1
Total questions: 201
Worksheet time: 2hrs 41mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan pengaruh sosial?
a)
Penolakan terhadap norma
b)
Usaha mengubah sikap, bilief, persepsi, atau tingkah laku orang lain
c)
Reaksi terhadap konflik sosial
d)
Menarik diri dari kelompok
2.
Konformitas terjadi ketika individu:
a)
Membentuk kelompok baru
b)
Mengubah tingkah laku agar sesuai dengan norma sosial
c)
Menghindari tekanan sosial
d)
Menolak otoritas
3.
Siapa tokoh yang pertama kali mempelajari konformitas secara sistematis?
a)
Milgram
b)
Zimbardo
c)
Solomon Asch
d)
Bandura
4.
Apa yang ditunjukkan oleh eksperimen Solomon Asch?
a)
Orang cenderung menolak pendapat mayoritas
b)
Orang akan mengikuti tekanan sosial dari kelompok yang bersuara bulat
c)
Kelompok tidak memengaruhi individu
d)
Mayoritas selalu salah
5.
Norma sosial berfungsi sebagai:
a)
Pengatur tindak kriminal
b)
Aturan yang menunjukkan bagaimana individu seharusnya bertingkah laku dalam situasi tertentu
c)
Tekanan legal formal
d)
Penentu kepribadian biologis
6.
Norma sosial bersifat:
a)
Hanya berlaku dalam kelompok kecil
b)
Eksplisit dan mengatur kehidupan sehari-hari
c)
Sangat pribadi
d)
Selalu bersifat negatif
7.
Salah satu contoh pengaruh sosial dalam kehidupan sehari-hari adalah:
a)
Berpakaian sesuai tren agar diterima oleh teman
b)
Menolak semua masukan
c)
Berpikir kritis terhadap norma
d)
Menjadi pemimpin tanpa dasar
8.
Konformitas umumnya muncul karena:
a)
Keinginan untuk berbeda
b)
Tekanan sosial untuk menyesuaikan diri
c)
Kemampuan memimpin
d)
Daya tarik personal
9.
Apa yang dimaksud dengan kontrol pribadi?
a)
Kontrol terhadap orang lain
b)
Kemampuan individu dalam mengendalikan perilaku, emosi, dan impuls diri
c)
Kepatuhan terhadap otoritas
d)
Menghindari interaksi sosial
10.
Jenis kontrol pribadi yang terlalu menekan disebut:
a)
Appropriate control
b)
Over control
c)
Under control
d)
No control
11.
Jenis kontrol pribadi yang terlalu lemah adalah:
a)
Under control
b)
Over control
c)
Cognitive control
d)
Balanced control
12.
Kontrol pribadi yang ideal disebut juga:
a)
Over control
b)
Balanced control
c)
Soft control
d)
Rigid control
13.
Salah satu manfaat kontrol pribadi dalam kehidupan sehari-hari adalah:
a)
Menolak perubahan
b)
Mampu menyesuaikan diri dan mengendalikan reaksi emosional
c)
Mengisolasi diri
d)
Menyesuaikan dengan tekanan negatif
14.
Pengaruh sosial dan kontrol pribadi berkaitan erat karena:
a)
Meningkatkan konflik
b)
Keduanya memengaruhi penyesuaian individu terhadap lingkungan sosial
c)
Menekan ekspresi diri
d)
Membatasi komunikasi
15.
Salah satu aspek penting dalam kontrol pribadi adalah:
a)
Membatasi hubungan sosial
b)
Menekan kebutuhan biologis
c)
Kontrol terhadap impuls
d)
Menolak konsensus
16.
Self-control menurut konteks agama Islam dapat ditemukan dalam konsep:
a)
Zina
b)
Sabar dan takwa
c)
Kekuasaan
d)
Kemenangan
17.
Tujuan kontrol pribadi adalah untuk:
a)
Menghindari interaksi
b)
Menuruti semua keinginan
c)
Mengatur diri agar sesuai dengan norma dan nilai yang diyakini
d)
Melawan otoritas
18.
Dalam konteks sosial, kontrol pribadi membantu individu untuk:
a)
Menjadi impulsif
b)
Mengabaikan emosi
c)
Bertindak bijak dalam tekanan sosial
d)
Menghindari semua norma
19.
Konsep pengaruh sosial mencakup:
a)
Aksi legal
b)
Pengaruh kelompok terhadap sikap dan perilaku individu
c)
Aktivitas personal semata
d)
Teori biologis
20.
Disonansi kognitif terjadi ketika:
a)
Keyakinan selaras dengan tindakan
b)
Ada konflik antara apa yang dipercayai dan apa yang dilakukan
c)
Seseorang mendapat dukungan sosial
d)
Norma diperkuat oleh kelompok
21.
Efek bystander menunjukkan bahwa:
a)
Semakin banyak orang, semakin besar kemungkinan membantu
b)
Kehadiran banyak orang menurunkan inisiatif bantuan
c)
Orang menjadi egois
d)
Tidak ada efek pada bantuan
22.
Mengapa individu sering mengikuti kelompok meskipun mereka yakin kelompok salah?
a)
Ingin tampil beda
b)
Ingin menghindari konflik atau tekanan sosial
c)
Percaya pada intuisi pribadi
d)
Tidak memahami situasi
23.
Menurut Asch, tingkat konformitas meningkat ketika:
a)
Kelompok tidak sepakat
b)
Satu orang memberi jawaban benar
c)
Kelompok memiliki suara bulat
d)
Eksperimen dilakukan secara daring
24.
Konformitas bersifat kuat jika:
a)
Individu memiliki harga diri tinggi
b)
Kelompok tidak relevan
c)
Individu merasa tidak yakin dan ingin diterima
d)
Norma sosial tidak jelas
25.
Dalam eksperimen Asch, apa pengaruh dari kehadiran sekutu (dissenting partner)?
a)
Konformitas meningkat drastis
b)
Konformitas sedikit menurun
c)
Konformitas hampir hilang
d)
Tidak berpengaruh sama sekali
26.
Ketika seseorang berubah sikap karena percaya kelompok lebih tahu, itu disebut:
a)
Pengaruh normatif
b)
Pengaruh informasional
c)
Kepatuhan
d)
Kontrol sosial
27.
Kepatuhan adalah bentuk pengaruh sosial yang terjadi karena:
a)
Tekanan implisit dari kelompok
b)
Permintaan langsung dari otoritas
c)
Perbedaan kepribadian
d)
Sikap impulsif
28.
Dalam eksperimen Milgram, subjek diminta:
a)
Membantu korban kecelakaan
b)
Mengikuti ujian
c)
Memberikan kejutan listrik kepada orang lain atas perintah otoritas
d)
Menolak tekanan sosial
29.
Apa hasil utama dari eksperimen Milgram?
a)
Sebagian besar peserta menolak perintah
b)
Mayoritas peserta patuh pada otoritas bahkan saat bertentangan dengan moral
c)
Peserta bertindak spontan
d)
Peserta mengalami peningkatan harga diri
30.
Disonansi kognitif terjadi saat:
a)
Sikap dan perilaku seseorang tidak selaras
b)
Seseorang merasa damai
c)
Individu diterima oleh kelompok
d)
Norma sosial diabaikan
31.
Salah satu cara mengurangi disonansi kognitif adalah:
a)
Mengabaikannya
b)
Menyesuaikan sikap atau perilaku agar konsisten
c)
Menolak semua norma
d)
Menghindari komunikasi
32.
Apa yang dimaksud dengan norma deskriptif?
a)
Norma yang menggambarkan perilaku yang lazim dilakukan orang
b)
Norma yang diwajibkan oleh hukum
c)
Peraturan tertulis yang mengikat
d)
Aturan dari otoritas agama
33.
Norma injungtif merujuk pada:
a)
Perilaku yang dilakukan oleh mayoritas
b)
Apa yang dianggap disetujui secara sosial
c)
Saran dari teman
d)
Aturan informal saja
34.
Mengapa orang lebih cenderung mengikuti norma injungtif?
a)
Karena takut akan hukuman sosial
b)
Karena tidak tahu harus apa
c)
Karena ingin beda
d)
Karena sudah tradisi
35.
Apa yang terjadi ketika norma deskriptif dan injungtif bertentangan?
a)
Orang selalu memilih norma deskriptif
b)
Konflik internal muncul, dan individu memilih berdasarkan konteks
c)
Keduanya diabaikan
d)
Norma sosial runtuh
36.
Salah satu contoh norma injungtif adalah:
a)
Semua orang buang sampah sembarangan
b)
Dilarang membuang sampah sembarangan
c)
Orang sering melanggar lalu lintas
d)
Tidak ada papan aturan
37.
Norma sosial berperan dalam:
a)
Mengacaukan struktur kelompok
b)
Menjadi pedoman berperilaku yang diterima
c)
Membuat orang tertekan secara permanen
d)
Memisahkan masyarakat
38.
Apa pengaruh kehadiran pengamat (audience) terhadap performa tugas sederhana?
a)
Menurunkan performa
b)
Meningkatkan performa
c)
Tidak berpengaruh
d)
Membuat gugup tapi tetap buruk
39.
Apa yang dimaksud dengan social facilitation?
a)
Menurunnya performa saat bersama kelompok
b)
Peningkatan performa karena kehadiran orang lain
c)
Konflik sosial yang memfasilitasi perubahan
d)
Tekanan kelompok yang mengurangi inisiatif
40.
Social loafing terjadi saat:
a)
Individu bekerja lebih keras dalam kelompok
b)
Individu bekerja kurang optimal karena tanggung jawab tersebar
c)
Kelompok bekerja lebih efisien
d)
Individu menjadi pemimpin kelompok
41.
Faktor yang menurunkan social loafing:
a)
Tanggung jawab individu jelas
b)
Tujuan samar
c)
Kelompok besar dan anonim
d)
Kurangnya evaluasi pribadi
42.
Konformitas informasional cenderung meningkat dalam situasi:
a)
Jelas dan mudah
b)
Ambigu dan tidak pasti
c)
Penuh otoritas
d)
Personal dan emosional
43.
Salah satu tujuan utama individu mengikuti norma sosial adalah:
a)
Menunjukkan perbedaan
b)
Menghindari ekspektasi
c)
Mencari penerimaan sosial
d)
Melanggar aturan
44.
Kepatuhan dalam psikologi sosial diartikan sebagai:
a)
Perilaku menolak otoritas
b)
Tindakan berdasarkan tekanan kelompok
c)
Menyesuaikan diri terhadap harapan pribadi
d)
Mengikuti permintaan langsung dari otoritas
45.
Ketika individu tidak lagi bertanggung jawab karena adanya figur otoritas, ini disebut:
a)
Disonansi kognitif
b)
Efek otoritas
c)
Difusi tanggung jawab
d)
Deindividuasi
46.
Efek kehadiran orang lain pada performa dikenal dengan istilah:
a)
Efek kolektif
b)
Social facilitation
c)
Disonansi sosial
d)
Pemantauan internal
47.
Apa yang terjadi saat seseorang menghindari perilaku menyimpang karena pengaruh sosial?
a)
Konformitas
b)
Proyeksi
c)
Sosialisasi
d)
Persepsi sosial
48.
Dalam eksperimen Milgram, apa peran 'guru'?
a)
Memberikan kejutan listrik sebagai bentuk kepatuhan
b)
Membimbing murid
c)
Menolak tekanan kelompok
d)
Menguji emosi
49.
Pengaruh minoritas menjadi efektif saat mereka:
a)
Menyesuaikan dengan mayoritas
b)
Bersikap tidak konsisten
c)
Menunjukkan konsistensi dan komitmen
d)
Menyerah pada tekanan sosial
50.
Salah satu alasan seseorang menolong lebih sedikit dalam kelompok adalah karena:
a)
Kecemasan sosial
b)
Kurangnya empati
c)
Difusi tanggung jawab
d)
Konformitas berlebihan
51.
Norma yang menjelaskan apa yang biasanya dilakukan orang lain disebut:
a)
Norma injungtif
b)
Norma konversi
c)
Norma deskriptif
d)
Norma hukum
52.
Pengaruh sosial tidak langsung melalui norma dan budaya disebut:
a)
Kepatuhan
b)
Konformitas
c)
Internalisasi
d)
Indoktrinasi
53.
Seseorang yang menyesuaikan diri karena ingin dianggap benar mengalami:
a)
Pengaruh normatif
b)
Pengaruh informasional
c)
Kepatuhan
d)
Pembentukan identitas
54.
Ketika norma sosial melarang suatu tindakan, maka norma itu disebut:
a)
Norma deskriptif
b)
Norma formal
c)
Norma injungtif
d)
Norma implisit
55.
Kehadiran banyak saksi membuat individu kurang bertindak karena:
a)
Efek observasi
b)
Penolakan kelompok
c)
Difusi tanggung jawab
d)
Disonansi sosial
56.
Dalam eksperimen Asch, konformitas menurun drastis ketika:
a)
Kelompok sangat besar
b)
Ada satu orang sekutu yang memberi jawaban benar
c)
Norma tidak dijelaskan
d)
Peserta tidak diberi waktu berpikir
57.
Efek kehadiran orang lain pada tugas sulit biasanya:
a)
Meningkatkan performa
b)
Tidak berpengaruh
c)
Menurunkan performa
d)
Mempercepat kerja
58.
Apa yang dimaksud dengan efek bystander?
a)
Orang lebih berani menolong saat bersama
b)
Orang merasa bertanggung jawab secara kolektif
c)
Orang enggan bertindak karena banyaknya saksi
d)
Orang bertindak sesuai norma
59.
Ketika seseorang menyesuaikan diri agar tidak ditolak kelompok, ini adalah contoh:
a)
Informasi publik
b)
Pengaruh informasional
c)
Pengaruh normatif
d)
Pemberontakan sosial
60.
Norma yang muncul dari kesepakatan sosial disebut:
a)
Norma kolektif
b)
Norma deskriptif
c)
Norma injungtif
d)
Norma eksplisit
61.
Salah satu ciri utama pengaruh sosial adalah:
a)
Selalu dipaksakan
b)
Menggunakan kekerasan
c)
Bersifat implisit dan eksplisit
d)
Melalui peraturan hukum
62.
Ketika seseorang patuh pada otoritas meskipun bertentangan dengan hati nurani, ini disebut:
a)
Konformitas
b)
Kepatuhan ekstrem
c)
Disonansi moral
d)
Internalisasi
63.
Apa yang membuat seseorang lebih mungkin membantu dalam keadaan darurat?
a)
Ada banyak orang di sekitar
b)
Tidak ada orang lain di sekitar
c)
Situasi tidak jelas
d)
Kehadiran otoritas
64.
Apa pengaruh norma sosial terhadap perilaku pro-sosial?
a)
Norma sering menghambat tindakan
b)
Norma mendorong perilaku altruistik
c)
Norma membuat orang pasif
d)
Norma hanya berlaku di kelompok tertentu
65.
Dalam eksperimen Milgram, mengapa banyak partisipan patuh?
a)
Takut kehilangan insentif
b)
Otoritas dianggap bertanggung jawab
c)
Ingin tampil baik di depan teman
d)
Norma menuntut kekerasan
66.
Apa strategi untuk mengurangi konformitas berlebihan?
a)
Menghindari kelompok sosial
b)
Meningkatkan kepercayaan diri dan pemikiran kritis
c)
Mengikuti arus mayoritas
d)
Menolak semua norma
67.
Apa perbedaan utama antara kepatuhan dan konformitas?
a)
Konformitas berasal dari otoritas, kepatuhan dari kelompok
b)
Kepatuhan bersifat legal, konformitas bersifat sosial
c)
Konformitas berasal dari kelompok sebaya, kepatuhan dari otoritas
d)
Tidak ada perbedaan yang jelas
68.
Contoh dari pengaruh sosial tidak langsung adalah:
a)
Perintah langsung dari atasan
b)
Tuntutan sosial untuk mengikuti tren
c)
Sanksi hukum
d)
Perjanjian kontrak
69.
Mengapa pengaruh informasional terjadi lebih kuat dalam situasi ambiguitas?
a)
Orang tidak tahu bagaimana bertindak dan mencari petunjuk dari orang lain
b)
Orang menjadi keras kepala
c)
Tekanan sosial hilang
d)
Kelompok tidak relevan
70.
Ketika seseorang menginternalisasi norma, artinya ia:
a)
Mengikuti karena terpaksa
b)
Mengikuti karena ancaman
c)
Percaya dan menerima norma tersebut sebagai bagian dari dirinya
d)
Menolak secara diam-diam
71.
Apa peran persepsi sosial dalam konformitas?
a)
Tidak memengaruhi sama sekali
b)
Membantu menilai mana kelompok yang bisa diikuti
c)
Melemahkan motivasi
d)
Memperkuat konformitas berdasarkan penilaian terhadap kelompok
72.
Norma sosial terbentuk karena:
a)
Kebiasaan individu
b)
Aturan hukum
c)
Interaksi dan kesepakatan dalam masyarakat
d)
Paksaan institusi
73.
Apa efek dari kehadiran kelompok pada pengambilan keputusan individu?
a)
Meningkatkan objektivitas
b)
Mendorong keputusan mandiri
c)
Dapat menimbulkan tekanan konformitas
d)
Menghilangkan rasa tanggung jawab
74.
Apa tujuan eksperimen Solomon Asch?
a)
Meneliti efek hukuman terhadap belajar
b)
Menguji pengaruh otoritas pada perilaku
c)
Mengukur sejauh mana orang menyesuaikan diri dengan pendapat kelompok
d)
Mengetes kemampuan kognitif
75.
Kapan seseorang lebih mungkin menunjukkan perilaku altruistik?
a)
Ketika sendirian dan merasa bertanggung jawab
b)
Saat banyak orang menonton
c)
Ketika norma tidak jelas
d)
Dalam kelompok besar tanpa struktur
76.
Apa contoh pengaruh normatif dalam kehidupan sehari-hari?
a)
Mengikuti tren berpakaian agar tidak dianggap aneh
b)
Memilih makanan sehat karena fakta gizi
c)
Bekerja sendiri untuk lebih fokus
d)
Menentang kebijakan karena nilai pribadi
77.
Apa tujuan utama dari norma injungtif?
a)
Menjelaskan hukum formal
b)
Menunjukkan apa yang disetujui secara sosial
c)
Mempromosikan kekuasaan
d)
Mengatur sistem ekonomi
78.
Social loafing bisa dicegah dengan:
a)
Anonimitas total
b)
Tujuan kelompok tidak jelas
c)
Peningkatan akuntabilitas individu
d)
Menghindari evaluasi
79.
Efek kehadiran orang lain terhadap performa dikenal juga sebagai:
a)
Social identity
b)
Social facilitation
c)
Groupthink
d)
Kepatuhan minoritas
80.
Individu cenderung patuh pada otoritas karena:
a)
Norma eksplisit
b)
Keinginan untuk menyesuaikan diri
c)
Anggapan bahwa otoritas bertanggung jawab
d)
Dorongan emosional
81.
Konformitas memiliki nilai positif ketika:
a)
Menekan ekspresi diri
b)
Mendorong keharmonisan sosial
c)
Memicu konflik
d)
Membatasi kreativitas
82.
Apa yang terjadi saat seseorang menerima norma sebagai bagian dari nilai pribadinya?
a)
Kepatuhan
b)
Konformitas eksternal
c)
Internalisasi
d)
Disonansi
83.
Apa yang dimaksud dengan 'groupthink'?
a)
Pengambilan keputusan kolektif yang memperhatikan semua pendapat
b)
Situasi di mana kelompok menghindari konflik sehingga keputusan tidak rasional
c)
Konflik antara dua kelompok besar
d)
Pemikiran ganda terhadap satu topik
84.
Apa alasan umum seseorang tidak bertindak dalam keadaan darurat di tengah banyak orang?
a)
Tidak tahu harus apa
b)
Menunggu petunjuk otoritas
c)
Difusi tanggung jawab
d)
Takut salah
85.
Kepatuhan pada otoritas yang ekstrem dapat menyebabkan:
a)
Efisiensi kerja
b)
Penurunan moralitas individu
c)
Peningkatan kerja sama
d)
Kemandirian yang tinggi
86.
Social impact theory menjelaskan bahwa pengaruh sosial tergantung pada:
a)
Jumlah dan jenis kelamin kelompok
b)
Jumlah, kedekatan, dan kekuatan sumber pengaruh
c)
Frekuensi interaksi
d)
Ukuran ruang
87.
Apa yang terjadi jika norma tidak ditegakkan?
a)
Norma menjadi lebih kuat
b)
Konformitas meningkat
c)
Norma menjadi lemah dan sering dilanggar
d)
Tidak berpengaruh
88.
Seseorang lebih mungkin menyesuaikan diri jika kelompok:
a)
Kecil dan tidak koheren
b)
Tidak konsisten
c)
Terdiri dari otoritas tinggi
d)
Sepakat dan relevan secara sosial
89.
Apa dampak positif konformitas dalam masyarakat?
a)
Menumbuhkan kepatuhan buta
b)
Mendorong keseragaman berbahaya
c)
Membangun keteraturan dan kerja sama sosial
d)
Menghambat inovasi
90.
Konformitas eksternal terjadi ketika:
a)
Individu benar-benar menerima nilai kelompok
b)
Menyesuaikan diri hanya di permukaan, tanpa keyakinan pribadi
c)
Melawan norma dengan sengaja
d)
Mengikuti otoritas karena ancaman
91.
Salah satu alasan seseorang menolak konformitas:
a)
Ingin menyenangkan kelompok
b)
Menginginkan persetujuan sosial
c)
Mementingkan integritas pribadi
d)
Tidak memahami norma
92.
Apa yang memicu konformitas tinggi dalam kelompok?
a)
Ketidaksepakatan internal
b)
Kehadiran pemimpin pasif
c)
Tekanan kelompok dan keinginan diterima
d)
Komunikasi tidak langsung
93.
Ketika seseorang mengikuti pendapat mayoritas karena ragu akan penilaiannya sendiri, ini adalah:
a)
Pengaruh normatif
b)
Internalisasi
c)
Pengaruh informasional
d)
Konflik kognitif
94.
Mengapa difusi tanggung jawab menjadi masalah dalam situasi darurat?
a)
Semua orang ingin mengambil alih
b)
Setiap orang mengira orang lain akan bertindak
c)
Orang-orang lebih berani bertindak
d)
Norma tidak berlaku
95.
Dalam konteks sosial, norma memiliki fungsi:
a)
Menghambat kreativitas
b)
Membatasi ekspresi
c)
Mengarahkan perilaku agar sesuai ekspektasi sosial
d)
Menghilangkan perbedaan individu
96.
Salah satu contoh kepatuhan adalah:
a)
Mengikuti mode karena teman
b)
Memberikan donasi karena diminta oleh panitia resmi
c)
Menolak ajakan kelompok
d)
Meninggalkan diskusi kelompok
97.
Apa perbedaan utama antara konformitas dan kepatuhan?
a)
Konformitas adalah tekanan dari otoritas, kepatuhan dari kelompok
b)
Kepatuhan biasanya eksplisit dari otoritas, konformitas berasal dari kelompok sebaya
c)
Keduanya sama
d)
Konformitas adalah tindakan hukum, kepatuhan adalah sosial
98.
Apa tujuan eksperimen Milgram?
a)
Menilai empati
b)
Menguji batas kepatuhan terhadap otoritas
c)
Mengamati kerja kelompok
d)
Menguji efektivitas pelatihan
99.
Apa risiko dari konformitas berlebihan?
a)
Meningkatkan kreativitas
b)
Menguatkan moral
c)
Mengurangi otonomi dan pengambilan keputusan independen
d)
Menumbuhkan empati
100.
Seseorang meniru perilaku mayoritas walau tak sependapat disebut:
a)
Kepatuhan
b)
Konformitas eksternal
c)
Pemaksaan sosial
d)
Individualisme sosial
101.
Apa strategi untuk meningkatkan perilaku prososial?
a)
Meningkatkan anonimitas
b)
Menanamkan norma injungtif yang kuat
c)
Menghindari kontak sosial
d)
Mengurangi empati
102.
Apa definisi dari kontrol pribadi?
a)
Kemampuan untuk mengontrol orang lain
b)
Kemampuan menahan keinginan dan mengendalikan tingkah laku sendiri
c)
Kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial
d)
Kemampuan menyesuaikan diri dengan budaya asing
103.
Salah satu fungsi dari kontrol pribadi adalah:
a)
Memperkuat konflik sosial
b)
Membantu individu memenuhi kebutuhan hidup secara seimbang
c)
Meningkatkan agresivitas
d)
Menghindari semua interaksi sosial
104.
Fungsi kontrol pribadi yang lain yaitu:
a)
Mengendalikan orang di lingkungan
b)
Membatasi perilaku positif
c)
Membatasi perhatian individu kepada orang lain
d)
Mengurangi adaptasi
105.
Faktor internal yang memengaruhi kontrol pribadi adalah:
a)
Kekayaan
b)
Jenis kelamin
c)
Usia
d)
Pendidikan orang tua
106.
Faktor eksternal utama dalam kontrol pribadi menurut materi adalah:
a)
Teman sebaya
b)
Media sosial
c)
Keluarga
d)
Guru
107.
Salah satu jenis kontrol diri menurut materi adalah:
a)
Instinctive control
b)
Over control
c)
Moral control
d)
Spiritual control
108.
Under control berarti:
a)
Kontrol diri yang sesuai
b)
Pengendalian terlalu ketat
c)
Tidak mampu mengendalikan diri dengan baik
d)
Keseimbangan dalam mengendalikan diri
109.
Appropriate control adalah:
a)
Pengendalian berlebihan
b)
Pengendalian rendah
c)
Pengendalian diri yang ideal dan seimbang
d)
Kehilangan kontrol
110.
Kontrol perilaku menurut Averill mencakup:
a)
Penghindaran interaksi
b)
Regulated administration dan stimulus modifiability
c)
Kontrol atas orang lain
d)
Disiplin spiritual
111.
Kontrol kognitif melibatkan:
a)
Penundaan keputusan
b)
Pengambilan risiko
c)
Memperoleh informasi dan melakukan penilaian (appraisal)
d)
Mengabaikan tekanan sosial
112.
Komponen dari kontrol keputusan adalah:
a)
Kemampuan untuk menunda keputusan
b)
Kemampuan untuk memilih hasil yang diinginkan berdasarkan keyakinan pribadi
c)
Kemampuan mematuhi aturan secara mutlak
d)
Ketergantungan pada pengaruh sosial
113.
Kontrol stimulus berkaitan dengan kemampuan untuk:
a)
Menghindari situasi sosial
b)
Mengubah atau mengontrol pengaruh lingkungan terhadap diri
c)
Meningkatkan kekuatan fisik
d)
Mempengaruhi persepsi orang lain
114.
Komponen dari kontrol kognitif melibatkan:
a)
Informasi dan penilaian terhadap situasi
b)
Manipulasi sosial
c)
Peningkatan kekuasaan
d)
Kontrol emosi orang lain
115.
Kontrol pribadi yang sesuai (appropriate) mencerminkan:
a)
Pengabaian emosi
b)
Keseimbangan dalam mengendalikan diri sesuai situasi
c)
Pengendalian mutlak tanpa kompromi
d)
Ketidaktahuan terhadap nilai sosial
116.
Over control cenderung mengarah pada:
a)
Fleksibilitas emosi
b)
Kecemasan dan tekanan psikologis
c)
Stabilitas sosial
d)
Kemampuan berpikir kreatif
117.
Under control berisiko menyebabkan:
a)
Kontrol penuh terhadap emosi
b)
Tindakan impulsif dan tidak terkendali
c)
Penurunan empati
d)
Kejenuhan sosial
118.
Self-control erat kaitannya dengan:
a)
Disiplin dan tanggung jawab pribadi
b)
Kepatuhan tanpa berpikir
c)
Manipulasi sosial
d)
Hedonisme sosial
119.
Kontrol pribadi memungkinkan individu untuk:
a)
Menyesuaikan diri secara sehat dengan tekanan sosial
b)
Menghindari semua konflik
c)
Mengisolasi diri
d)
Mengontrol lingkungan secara fisik
120.
Salah satu indikator keberhasilan kontrol pribadi adalah:
a)
Peningkatan jumlah relasi
b)
Kemampuan mengatur tindakan dalam berbagai situasi
c)
Penolakan terhadap semua tekanan
d)
Meningkatkan kekuasaan pribadi
121.
Dalam Islam, kontrol pribadi dikaitkan dengan konsep:
a)
Zina
b)
Takwa
c)
Syahwat
d)
Anarkisme
122.
Menurut Agustian (2001), kontrol pribadi dalam konteks Islam mencakup prinsip:
a)
Disiplin otoriter
b)
Prinsip STAR
c)
Prinsip tekanan
d)
Prinsip biologis
123.
Prinsip STAR terdiri dari:
a)
Spiritual, Thinking, Attitude, Responsibility
b)
Sosial, Toleransi, Afirmasi, Reaksi
c)
Semangat, Tujuan, Aktivitas, Refleksi
d)
Stabilitas, Tujuan, Aksi, Relasi
124.
Salah satu prinsip pengendalian diri dalam Islam adalah:
a)
Kesombongan
b)
Sabar
c)
Balas dendam
d)
Penolakan sosial
125.
Kontrol pribadi membantu individu dalam:
a)
Menghindari semua tekanan
b)
Menghadapi tantangan hidup dengan tenang dan bijak
c)
Mengisolasi diri dari sosial
d)
Menghapus emosi sepenuhnya
126.
Self-control yang kuat berdampak pada:
a)
Ketegangan berlebih
b)
Kemampuan mengatur emosi dan perilaku secara konsisten
c)
Penolakan norma
d)
Peningkatan dominasi
127.
Kurangnya kontrol pribadi dapat menyebabkan:
a)
Adaptasi sosial meningkat
b)
Konflik internal dan eksternal
c)
Keteguhan nilai
d)
Peningkatan solidaritas
128.
Salah satu bentuk latihan kontrol pribadi dalam Islam adalah:
a)
Menghindari semua pergaulan
b)
Berpuasa
c)
Menghindari belajar
d)
Meninggalkan ibadah wajib
129.
Self-control dalam konteks agama mendorong individu untuk:
a)
Menolak bimbingan spiritual
b)
Bersikap lepas kontrol dalam situasi sulit
c)
Mengikuti hawa nafsu
d)
Mengatur keinginan sesuai nilai agama dan moral
130.
Komponen penting dalam kontrol pribadi adalah kemampuan untuk:
a)
Memanipulasi orang lain
b)
Mengatur tindakan berdasarkan pertimbangan nilai dan norma
c)
Melawan aturan sosial
d)
Menghindari interaksi kelompok
131.
Pengendalian diri yang seimbang mendukung:
a)
Kepasrahan sosial
b)
Kemampuan adaptasi yang sehat dan bijak
c)
Ketidakstabilan
d)
Penekanan emosi yang ekstrem
132.
Prinsip 'Thinking' dalam STAR mendorong individu untuk:
a)
Bertindak impulsif
b)
Berpikir strategis sebelum bertindak
c)
Menuruti perasaan tanpa pertimbangan
d)
Mengabaikan konsekuensi
133.
Prinsip 'Attitude' dalam STAR merujuk pada:
a)
Sikap acuh tak acuh terhadap perubahan
b)
Respon yang tidak konsisten terhadap tekanan
c)
Sikap mental positif dalam menghadapi situasi
d)
Kepribadian pasif
134.
Prinsip 'Responsibility' menekankan pentingnya:
a)
Menyalahkan orang lain
b)
Menghindari tanggung jawab
c)
Memikul tanggung jawab atas pilihan dan tindakan sendiri
d)
Membiarkan keadaan mengalir
135.
Kontrol diri yang baik ditunjukkan dengan kemampuan:
a)
Menghindari konflik tanpa berpikir
b)
Menunda kepuasan demi hasil jangka panjang
c)
Mengejar semua keinginan segera
d)
Menghindari semua norma sosial
136.
Self-control erat kaitannya dengan:
a)
Pengendalian emosi, dorongan, dan keinginan
b)
Keinginan untuk populer
c)
Kehilangan nilai moral
d)
Pemenuhan instan
137.
Self-control rendah biasanya menghasilkan:
a)
Penyesuaian sosial
b)
Impulsivitas dan perilaku berisiko
c)
Disiplin tinggi
d)
Keteguhan prinsip
138.
Salah satu cara membentuk kontrol pribadi adalah melalui:
a)
Latihan refleksi diri dan ibadah
b)
Mengabaikan perasaan
c)
Menghindari semua tekanan
d)
Menghindari pengalaman baru
139.
Ketika seseorang mampu mengatur reaksinya saat marah, itu contoh dari:
a)
Overcontrol
b)
Undercontrol
c)
Appropriate control
d)
Frustrasi internal
140.
Dalam konteks sosial, kontrol pribadi mendorong:
a)
Ketegangan kelompok
b)
Adaptasi dan hubungan sehat
c)
Pemisahan nilai
d)
Isolasi moral
141.
Kontrol pribadi membantu individu dalam hal berikut, kecuali:
a)
Mengambil keputusan bijak
b)
Menentukan sikap dalam situasi konflik
c)
Menahan dorongan negatif
d)
Melawan semua bentuk kerja sama
142.
Kontrol pribadi membantu dalam pembentukan:
a)
Harga diri, tanggung jawab, dan penyesuaian sosial
b)
Pergaulan bebas
c)
Ketergantungan pada orang lain
d)
Pemisahan nilai agama dan sosial
143.
Ciri individu dengan kontrol pribadi rendah adalah:
a)
Berpikir panjang sebelum bertindak
b)
Mudah dipengaruhi emosi sesaat
c)
Disiplin tinggi
d)
Berorientasi masa depan
144.
Prinsip 'Spiritual' dalam STAR berfungsi untuk:
a)
Menekan kepercayaan diri
b)
Mengabaikan nilai-nilai moral
c)
Menumbuhkan kesadaran etis dan religius
d)
Meningkatkan kekuasaan pribadi
145.
Contoh perilaku impulsif yang menunjukkan kontrol pribadi lemah:
a)
Mengambil waktu berpikir sebelum memutuskan
b)
Langsung bertindak saat emosi
c)
Berdoa saat bingung
d)
Diskusi dengan teman
146.
Self-control dibangun melalui latihan yang konsisten, seperti:
a)
Melampiaskan amarah
b)
Melanggar aturan saat ingin
c)
Berpuasa dan introspeksi diri
d)
Menghindari norma sosial
147.
Manfaat utama self-control bagi masyarakat adalah:
a)
Menghindari pembentukan norma
b)
Meningkatkan ketertiban dan kerukunan sosial
c)
Mengurangi interaksi
d)
Mendorong keseragaman buta
148.
Indikator kemampuan kontrol pribadi pada remaja:
a)
Penolakan terhadap otoritas
b)
Kemampuan menolak tekanan teman sebaya
c)
Pemberontakan sosial
d)
Penurunan empati
149.
Mengapa kontrol pribadi penting dalam dunia pendidikan?
a)
Agar siswa menolak nasihat
b)
Untuk mendisiplinkan guru
c)
Membentuk karakter, tanggung jawab, dan kedisiplinan
d)
Menghindari interaksi
150.
Kontrol pribadi mendorong seseorang untuk:
a)
Menolak segala kritik
b)
Bersikap egois
c)
Bertanggung jawab atas keputusan dan tindakannya
d)
Bergantung pada penilaian orang lain
151.
Kontrol pribadi membantu menghindari:
a)
Pertumbuhan diri
b)
Tanggung jawab
c)
Perilaku menyimpang
d)
Kepedulian sosial
152.
Kemampuan kontrol pribadi yang baik akan menghasilkan:
a)
Tindakan yang tidak terkendali
b)
Tanggung jawab dalam perilaku
c)
Kepasifan sosial
d)
Kecenderungan menyalahkan lingkungan
153.
Latihan kontrol pribadi dapat dilakukan melalui:
a)
Membiarkan emosi menguasai diri
b)
Menghindari introspeksi
c)
Refleksi diri, ibadah, dan evaluasi
d)
Mengikuti dorongan sesaat
154.
Kontrol pribadi membantu seseorang menghadapi stres dengan:
a)
Menghindari masalah
b)
Mengatur respons emosi dan tindakan secara rasional
c)
Menyalahkan lingkungan
d)
Melampiaskan pada orang lain
155.
Dalam interaksi sosial, kontrol pribadi membantu seseorang untuk:
a)
Meninggalkan kelompok
b)
Menolak semua pengaruh sosial
c)
Menyesuaikan diri secara sehat
d)
Mengabaikan norma kelompok
156.
Apa pengaruh positif kontrol pribadi terhadap hubungan sosial?
a)
Menumbuhkan sikap empati dan saling menghargai
b)
Menjauhkan dari kelompok
c)
Menghindari diskusi
d)
Mengisolasi diri
157.
Apa yang dimaksud dengan self-regulation dalam konteks kontrol pribadi?
a)
Kontrol orang lain terhadap kita
b)
Ketidakmampuan mengatur emosi
c)
Kemampuan mengatur proses internal untuk mencapai tujuan
d)
Respon impulsif terhadap tekanan
158.
Kontrol pribadi penting untuk pencapaian tujuan karena:
a)
Membantu kita bertindak secara terarah dan bertanggung jawab
b)
Mengurangi kemampuan berpikir
c)
Menambah ketergantungan
d)
Menghindari introspeksi
159.
Salah satu indikator self-control rendah adalah:
a)
Berpikir rasional
b)
Penundaan respon impulsif
c)
Tindakan agresif tanpa pertimbangan
d)
Kesabaran menghadapi masalah
160.
Apa akibat dari kontrol pribadi yang tidak seimbang?
a)
Keseimbangan sosial
b)
Gangguan penyesuaian diri
c)
Pengambilan keputusan yang rasional
d)
Kemampuan berkompromi
161.
Self-control yang stabil ditunjukkan oleh:
a)
Reaksi spontan setiap saat
b)
Kemampuan menunda kepuasan demi hasil jangka panjang
c)
Penolakan terhadap semua tekanan
d)
Tindakan berdasarkan insting belaka
162.
Individu dengan kontrol pribadi tinggi cenderung:
a)
Bertindak impulsif dalam situasi emosional
b)
Berpikir sebelum bertindak dan mempertimbangkan dampak
c)
Menolak semua bentuk aturan
d)
Mengikuti orang lain tanpa berpikir
163.
Apa hubungan kontrol pribadi dengan tanggung jawab sosial?
a)
Menghindari keterlibatan
b)
Meningkatkan sikap tanggung jawab dan empati
c)
Memicu konflik antarpribadi
d)
Mengurangi interaksi sosial
164.
Mengelola kemarahan dengan cara yang sehat menunjukkan:
a)
Kurangnya kontrol diri
b)
Tindakan impulsif
c)
Kemampuan kontrol pribadi
d)
Konflik sosial
165.
Apa indikator kontrol pribadi yang efektif dalam lingkungan kerja?
a)
Membalas kritik dengan emosi
b)
Mampu menerima umpan balik dan mengatur emosi
c)
Menolak perubahan
d)
Menghindari tanggung jawab
166.
Perilaku asertif adalah hasil dari:
a)
Over kontrol
b)
Under kontrol
c)
Kontrol pribadi yang seimbang
d)
Pengabaian emosi
167.
Kontrol pribadi membantu mengurangi perilaku menyimpang melalui:
a)
Tekanan kelompok
b)
Pengawasan eksternal
c)
Kedisiplinan dan kesadaran diri
d)
Ketakutan akan hukuman
168.
Latihan pengendalian diri dapat diperkuat melalui:
a)
Pola hidup konsumtif
b)
Refleksi diri dan perenungan nilai moral
c)
Penghindaran masalah
d)
Penolakan norma sosial
169.
Pengendalian diri membantu mengatur reaksi terhadap situasi stres dengan:
a)
Menghindari semua tanggung jawab
b)
Meningkatkan agresivitas
c)
Mengelola emosi secara rasional
d)
Melarikan diri dari tekanan
170.
Ketika seseorang konsisten dalam perilaku yang sesuai nilai, itu disebut:
a)
Konflik batin
b)
Disonansi moral
c)
Kontrol pribadi yang baik
d)
Ketidaksesuaian perilaku
171.
Apa bentuk konkret dari kontrol pribadi dalam kehidupan sehari-hari?
a)
Menunda tugas hingga terlambat
b)
Mengelola waktu dan tanggung jawab secara efektif
c)
Menghindari kegiatan sosial
d)
Mengikuti semua dorongan secara spontan
172.
Salah satu manfaat kontrol pribadi dalam pendidikan adalah:
a)
Mengurangi motivasi belajar
b)
Meningkatkan kedisiplinan dan manajemen waktu
c)
Menurunkan daya pikir kritis
d)
Mengabaikan kurikulum
173.
Kontrol pribadi memengaruhi kualitas hubungan antarpribadi karena:
a)
Menumbuhkan dominasi
b)
Mendorong egoisme
c)
Meningkatkan empati dan kemampuan komunikasi
d)
Menyebabkan konflik lebih sering
174.
Self-monitoring adalah bagian dari kontrol pribadi yang merujuk pada:
a)
Memantau perilaku orang lain
b)
Mengontrol lingkungan sekitar
c)
Mengawasi dan mengevaluasi perilaku sendiri
d)
Menghindari pengaruh sosial
175.
Kontrol pribadi yang buruk dapat terlihat dalam perilaku seperti:
a)
Membuat jadwal belajar
b)
Bersikap reaktif dan mudah marah
c)
Menolak tekanan negatif
d)
Mengatur aktivitas secara sistematis
176.
Kontrol pribadi mendukung pembentukan karakter karena:
a)
Menekan ekspresi
b)
Membentuk keteguhan prinsip dan nilai
c)
Menghindari interaksi sosial
d)
Menolak perubahan diri
177.
Apa konsekuensi jangka panjang dari kontrol pribadi yang rendah?
a)
Kehidupan sosial stabil
b)
Kemampuan manajemen konflik meningkat
c)
Masalah perilaku dan kegagalan pencapaian tujuan
d)
Pengambilan keputusan yang sehat
178.
Latihan kontrol pribadi secara konsisten berdampak pada:
a)
Penurunan rasa tanggung jawab
b)
Ketahanan mental yang lebih baik
c)
Penolakan terhadap aturan
d)
Perilaku kompulsif
179.
Mengontrol keinginan yang bertentangan dengan nilai disebut:
a)
Self-harm
b)
Self-deception
c)
Self-regulation
d)
Social pressure
180.
Perilaku kontrol pribadi yang baik pada siswa mencakup:
a)
Menunda tugas tanpa alasan
b)
Mengabaikan aturan sekolah
c)
Mengatur waktu belajar dan menyelesaikan tugas tepat waktu
d)
Menolak bimbingan guru
181.
Mengapa kontrol pribadi penting dalam pengambilan keputusan?
a)
Agar bisa memanipulasi hasil
b)
Supaya tidak bertanggung jawab
c)
Untuk bertindak berdasarkan nilai dan tujuan, bukan dorongan sesaat
d)
Agar cepat mengambil keputusan tanpa pertimbangan
182.
Mengapa kontrol pribadi penting dalam kehidupan remaja?
a)
Agar bebas melakukan apapun
b)
Untuk membentuk perilaku bertanggung jawab dan mandiri
c)
Agar terhindar dari pergaulan
d)
Untuk menolak nasihat orang tua
183.
Ciri orang yang memiliki kontrol pribadi tinggi:
a)
Mudah menyerah
b)
Teguh pada prinsip dan bisa menahan diri
c)
Bersikap impulsif
d)
Menolak nilai sosial
184.
Apa yang membedakan kontrol pribadi dengan kontrol eksternal?
a)
Kontrol pribadi berasal dari dorongan internal, kontrol eksternal dari pengaruh luar
b)
Kontrol pribadi lebih lemah
c)
Kontrol eksternal lebih stabil
d)
Keduanya berasal dari kelompok sosial
185.
Apa dampak kontrol pribadi terhadap penyelesaian masalah?
a)
Menunda masalah
b)
Memicu konflik
c)
Meningkatkan kemampuan berpikir jernih dan mengambil keputusan
d)
Menolak kompromi
186.
Perilaku antisosial sering dikaitkan dengan:
a)
Kontrol pribadi yang kuat
b)
Kontrol pribadi yang lemah
c)
Kedisiplinan tinggi
d)
Kepatuhan pada norma
187.
Apa peran refleksi diri dalam kontrol pribadi?
a)
Menghambat ekspresi
b)
Meningkatkan kecemasan
c)
Membantu menilai dan memperbaiki perilaku
d)
Membatasi interaksi sosial
188.
Kontrol pribadi yang kuat membantu menghindari:
a)
Sikap positif
b)
Perilaku menyimpang dan konflik
c)
Tanggung jawab
d)
Tujuan jangka panjang
189.
Cara efektif melatih kontrol pribadi dalam kehidupan sehari-hari adalah:
a)
Membiarkan semua keinginan terpenuhi
b)
Menunda kewajiban
c)
Mengelola waktu, emosi, dan tanggung jawab
d)
Menghindari tantangan
190.
Mengapa kemampuan menahan diri dianggap penting dalam kontrol pribadi?
a)
Agar bisa menyerah pada tekanan
b)
Untuk memperkuat keinginan sesaat
c)
Agar bisa memilih tindakan berdasarkan nilai, bukan dorongan
d)
Untuk menghindari semua peraturan
191.
Salah satu bentuk kontrol pribadi dalam agama Islam adalah:
a)
Berpuasa untuk menahan hawa nafsu
b)
Menolak nasihat ulama
c)
Menghindari tanggung jawab sosial
d)
Menekan pendapat sendiri
192.
Apa manfaat kontrol pribadi dalam menghadapi tekanan teman sebaya?
a)
Menolak semua bentuk interaksi
b)
Mengikuti tanpa berpikir
c)
Mengambil keputusan sesuai nilai pribadi meskipun berbeda
d)
Meningkatkan popularitas
193.
Bagaimana kontrol pribadi dapat memperkuat integritas individu?
a)
Dengan menyesuaikan diri pada setiap situasi
b)
Dengan bertindak sesuai nilai walau ada tekanan
c)
Dengan menghindari semua konflik
d)
Dengan mengikuti semua aturan tanpa pertimbangan
194.
Apa hubungan kontrol pribadi dan kesehatan mental?
a)
Meningkatkan kecemasan
b)
Mendukung keseimbangan emosi dan manajemen stres
c)
Menurunkan ketahanan diri
d)
Menghilangkan kontrol diri
195.
Mengelola penggunaan media sosial secara bijak adalah contoh dari:
a)
Kebebasan tanpa batas
b)
Tekanan eksternal
c)
Kontrol pribadi terhadap impuls digital
d)
Kecanduan teknologi
196.
Bagaimana kontrol pribadi memengaruhi keberhasilan akademik?
a)
Mengurangi kreativitas
b)
Meningkatkan kemampuan belajar terstruktur dan konsisten
c)
Menghambat proses berpikir
d)
Menurunkan fokus
197.
Pengendalian diri dalam konteks spiritual Islam membantu individu untuk:
a)
Menolak bimbingan agama
b)
Mengikuti hawa nafsu
c)
Mendekatkan diri pada nilai moral dan ketakwaan
d)
Menolak norma sosial
198.
Apa yang dimaksud dengan regulasi diri?
a)
Kemampuan menolak semua emosi
b)
Kemampuan mengabaikan tujuan
c)
Kemampuan mengelola pikiran, emosi, dan tindakan menuju tujuan
d)
Mengikuti keinginan tanpa kendali
199.
Kontrol pribadi mendukung kemampuan seseorang untuk:
a)
Menolak semua masukan
b)
Mengelola waktu dan prioritas dengan efisien
c)
Menghindari tanggung jawab
d)
Mengikuti dorongan sesaat
200.
Salah satu indikator seseorang memiliki kontrol pribadi dalam pengambilan keputusan:
a)
Mengambil keputusan berdasarkan dorongan
b)
Mempertimbangkan nilai, akibat, dan tujuan
c)
Meniru keputusan orang lain
d)
Menghindari keputusan sulit
201.
Apa peran kontrol pribadi dalam mencapai kesuksesan hidup?
a)
Mengikuti arus sosial
b)
Menyesuaikan diri dengan tekanan
c)
Mengatur perilaku agar sejalan dengan tujuan jangka panjang
d)
Mengandalkan bantuan orang lain
100 %
