wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Ns.Arfah May Syara,S.Kep,M.kep (AM) (Keperawatan Anak)

Total questions: 10

Worksheet time: 2mins

Name
Class
Date
1.

Bayi laki-laki, 1 tahun, dirawat di ruang anak dengan meningitis. Hasil pengkajian: tampak lemah, badan teraba hangat, tidak napsu makan, mendapat terapi antibiotik Cefotaxim 2x 200 mg. Sediaan obat 1 gram diencerkan dengan 5 ml aquadest. Berapa dosis obat yang diberikan pada kasus tersebut?

a)

5ml

b)

2ml

c)

2,5ml

d)

1ml

2.

Bayi laki-laki, 5 hari, dibawa ibu ke UGD dengan keluhan kuning pada kulit. Hasil pengkajian: sklera dan mukosa mulut kuning, frekuensi napas 47x/menit, tidak mau menyusu, dan bilirubin serum 15 mg/dL. Apa masalah keperawatan yang tepat kasus tersebut?

a)

Hipertermia

b)

Defisit Nutrisi

c)

Ikterik Neonatus

d)

Risiko Infeksi

3.

Bayi laki-laki, lahir di ruang bersalin pada usia kehamilan 40 minggu. Hasil pengkajian: badan tampak biru dan ektremitas berwarna merah, frekuensi nadi 90x/menit, menangis lemah, Gerakan aktif, pernapasan lambat dan tidak teratur. Berapa nilai APGAR pada kasus tersebut?

a)

4

b)

6

c)

8

d)

10

4.

Balita laki-laki, dibawa ibu ke poliklinik tumbuh kembang untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pengkajian, anak lahir pada tanggal 30 Oktober 2020, BB saat ini 10 kg, TB 90 cm. Perawat melakukan skrining pada tanggal 13 Desember 2022.

Berapa usia anak pada kasus tersebut?

a)

2 Tahun 1 Bulan 13 Hari

b)

2 Tahun 1 Bulan 12 Hari

c)

2 Tahun 2 Bulan 13 Hari

d)

2 Tahun 1 Bulan 12 Hari

5.

Balita laki-laki, 4 tahun, dibawa ibu ke puskesmas. Hasil pengkajian: batuk, sesak, frekuensi napas 48x/menit, frekuensi nadi 110x/menit, terdapat wheezing. Apa pengkajian lanjutan pada kasus tersebut?

a)

Berat Badan

b)

Tarikan Dinding Ke Dalam

c)

Suhu

d)

Capillary Refill Time

6.

Bayi laki-laki, 3 bulan, dirawat di ruang bedah anak dengan hirschprung. Hasil pengkajian: distensi abdomen, sering mengalami kesulitan BAB. Dokter sudah memberikan penjelasan terkait penyakit anaknya dan menyarankan operasi. Orang tua menolak karena faktor biayA. Perawat dan dokter menyerahkan keputusan sepenuhnya pada orang tua. Apa prinsip etik pada kasus tersebut?

a)

Autonomy

b)

Justice

c)

Non Maleficence

d)

Beneficence

7.

Anak laki-laki, 6 tahun, dirawat di ruang anak dengan DBD. Hasil pengkajian: demam hari ke-3, nyeri persendian, tidak nafsu makan dan sulit minum, gelisah, susah tidur, urine berwarna kuning pekat, petekie pada lengan, TD 90/60 mmHg, suhu 37,8°c, frekuensi napas 29x/menit, frekuensi nadi 100x/menit teraba lemah, trombosit 80.000 µl, hematorit 40%. Apa masalah keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Resiko Pendarahan

b)

Gangguan Pola Tidur

c)

Hipovolemia

d)

Hipertermia

8.

Balita laki-laki, 2 tahun, dirawat di ruang anak dengan kejang demam. Hasil pengkajian: compos mentis, akral panas, kulit kering, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 38x/menit, suhu 39,5°C.

Apa intervensi yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Anjurkan Memperbanyak Minum

b)

Berikan Tepid Water Sponge

c)

Monitor Intake dan Output Cairan

d)

Berikan Antipiretik

9.

Anak perempuan, 9 tahun, dibawa ibu ke UGD karena lemas dan demam tinggi sejak 3 hari. Hasil pemeriksaan letargis, akral dingin, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi napas 21x/menit, suhu 38,6°C; tes tourniqet (+), trombosit 50.000 ul. Apa tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Pantau Tanda Vital

b)

Kolaborasi Pemberian Cairan Intravena

c)

Anjurkan Memakai Pakaian Yang Tipis

d)

Tingkatkan Cairan Oral

10.

Bayi perempuan, lahir di ruang bersalin pada usia kehamilan 33 minggu. Hasil pengkajian: seluruh badan tampak biru, frekuensi nadi 70x/menit, menangis lemah, tangan dan kaki fleksi, pernapasan lambat dan tidak teratur. Berapa nilai APGAR pada kasus tersebut?

a)

8

b)

6

c)

4

d)

5