NEW
Font size
WorksheetsTest Training Bekerja di Ketinggian
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Peraturan yang mengatur tentang keselamatan & kesehatan kerja dalam pekerjaan ketinggian adalah:
Permenaker No. 8 tahun 2010
Permenaker No. 4 tahun 1995
Permenaker No. 2 tahun 1983
Permenaker No. 9 tahun 2016
Faktor lain yang berkontribusi terhadap risiko jatuh dari ketinggian adalah:
Kondisi lingkungan (seperti angin, hujan, licin)
Adanya puing (tersandung)
Kerusakan peralatan
Semua benar
Sistem yang dibuat untuk menyediakan pelindung jatuh dari ketinggian tanpa memerlukan tindakan dari pekerja, seperti platform, guardrail/pagar, tangga, jaring, penutup/cover, dan perancah disebut:
Pasif
Aktif
Lifeline
Penahan jatuh
Sistem yang harus dihubungkan satu dengan yang lainnya dan diaktifkan oleh pekerja, seperti sistem penahan dan pengekang jatuh personal adalah sistem:
Pasif
Aktif
Lifeline
Penahan jatuh
Berikut ini adalah bahaya-bahaya dalam membangun scaffolding, kecuali:
Terjatuh
Scaffolding/perancah rubuh
Tergelincir
Keracunan
Berikut ini adalah alat pencegah jatuh dari ketinggian, kecuali:
Full Body Harness
Jaring
LOTO
Outrigger/Stabilizer
Persyaratan minimum untuk pencegah jatuh perorangan dapat menggunakan:
Full Body Harness
Helm
Sepatu
Masker
Syarat keselamatan bekerja di ketinggian adalah salah satunya dengan 2 tangan dan satu kaki yang disebut:
1 Point Contact
4 Point Contact
2 Point Contact
3 Point Contact
Sistem pengait yang berbentuk tali pengait yang dihubungkan dengan titik pengait, tergantung vertikal atau horizontal yang mengaitkan lanyard ke titik pengait disebut:
Lifeline (tali keselamatan)
Pasif
Aktif
Fall Arrest System
Bagian D-Ring pada Full Body Harness biasanya terletak di:
Pundak sebelah kiri
Bagian depan dada
Bagian punggung atas (antara kedua bahu)
Pinggang
Pekerjaan dikatakan sebagai “bekerja di ketinggian” jika memiliki potensi jatuh dengan perbedaan ketinggian minimal:
1 meter
1,5 meter
1,8 meter
2 meter
Apa syarat kekuatan minimum anchor point berdasarkan regulasi?
10 kN
15 kN
20 kN
5 kN
Teknik 3-point contact saat memanjat berarti:
Dua tangan dan dua kaki selalu kontak
Dua tangan dan satu kaki, atau dua kaki dan satu tangan
Semua anggota tubuh menempel
Tali pengaman dan satu kaki
Salah satu fungsi anchor point adalah:
Menyambung helm ke lanyard
Menjadi titik tumpu tali penahan jatuh
Menggantung alat kerja
Melepas harness saat istirahat
Shock Absorber pada lanyard berfungsi untuk:
Memperpanjang tali
Mengunci harness
Mengurangi gaya hentak saat terjadi jatuh
Memperkuat anchor
