NEW
Font size
WorksheetsKuis Teknik Survei Lalu Lintas & Pejalan Kaki
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Berikut adalah fungsi jalur pejalan kaki, kecuali
Sebagai pemisah pejalan kaki dengan kendaraan.
Sebagai penghubung antar kegiatan di suatu kawasan
Sebagai tempat berpindah moda transportasi.
Sebagai yang mendukung pejalan kaki melakukan berbagai kegiatan
Sebagai tempat berdagang PKL
Yang manakah yang merupakan fasilitas utama jalur pejalan kaki?
Lampu jalan
Fasilitas khusus difabel
Fasilitas Penyeberangan
Signage / penanda
Peneduh / jalur hijau
Berikut adalah definisi walkability, kecuali
Sejauh mana keramahan suatu lingkungan dapat mengakomodasi pejalan kaki.
ukuran standar dan ketersediaan infrastruktur pejalan kaki, termasuk trotoar, jalan, jembatan, dan penyeberangan.
Walkability dapat dilihat sebagai ukuran seberapa ramah suatu lingkungan terhadap pejalan kaki di lokasi tertentu.
kondisi yang menunjukkan keramahan suatu lingkungan terhadap pejalan kaki dengan memperhitungkan beberapa indikator sesuai dengan ketentuan.
Konsep dimana pejalan kaki dan masyarakat mudah dalam berpindah moda transportasi perkotaan.
Dalam perhitungan Global Walkability Index (GWI), nilai / skor GWI 60 masuk ke dalam kategori nilai:
Highly walkable
Waiting to walk
Sedang
Tinggi
walkable
Dari beberapa proses survei pedestrian dibawah ini, pilihlah proses survei pedestrian (walkability index) yang paling tepat.
Tentukan ruas jalan yang akan disurvei > lakukan survei awal untuk menentukan segmen jalan > bagi segmen jalan berdasar simpang, jenis trotoar dan guna lahan > bagi segmen opposite dan normal .> melakukan survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi > melakukan pencatatan skor > perhitungan walkability index > analisa hasil > kesimpulan dan saran.
Tentukan ruas jalan yang akan disurvei > bagi segmen jalan dengan bebas.> melakukan survei lapangan dan dokumentasi > melakukan pencatatan skor > perhitungan walkability index > analisa hasil > kesimpulan dan saran.
Tentukan segmen jalan berdasar simpang, jenis trotoar dan guna lahan > bagi segmen jalan .> melakukan survei lapangan dan dokumentasi > melakukan pencatatan skor > perhitungan walkability index > analisa hasil
Tidak ada yang benar
Tentukan ruas jalan yang akan disurvei > lakukan survei awal untuk menentukan segmen jalan > bagi segmen opposite dan normal .> melakukan survei lapangan, wawancara dan dokumentasi > melakukan pencatatan skor > perhitungan walkability index > analisa hasil
Suatu ruas jalan perkotaan dengan 2 lajur 2 arah tak terbagi mengalami permasalahan hambatan samping. Jumlah pejalan kaki, kendaraan parkir, dan kendaraan keluar masuk di ruas jalan tersebut adalah 120, 40, 50 berturut-turut dalam satuan perjam per-200m. Selain itu, jumlah becak dan sepeda juga banyak, yaitu 75 kendaraan perjam. Apakah tipe hambatan samping pada ruas jalan perkotaan tersebut?
Sangat rendah
Rendah
Sangat tinggi
Tinggi
Sedang
Suatu ruas jalan mempunyai enam lajur untuk dua arah. Tidak ada median yang memisahkan arah. Lajur sisi kiri jalan pada dua arah digunakan untuk kebutuhan on-street parking. Berapa nilai kapasitas dasar jalan perkotaan tersebut?
5600
8400
6800
10.200
Tidak ada jawaban yang benar
Manakah dari pernyataan berikut yang bukan termasuk kriteria ruas jalan perkotaan?
Ruas jalan yang memiliki perkembangan samping jalan permanen dan menerus meskipun penduduk 100.000
Ruas jalan yang mempunyai perkembangan permanen dan menerus sepanjang seluruh atau hampir seluruh jalan (minimum satu sisi jalan dapat berupa perkembangan lahan atau bukan)
ruas jalan yang terletak di antara dua simpang, dipengaruhi oleh antrian simpang, geometrik identik sepanjang ruas jalan
Ruas jalan mempunyai karakteristik yang hampir sama sepanjang jalan.
Ruas jalan diantara dan tidak dipengaruhi oleh simpang bersinyal atau simpang tak bersinyal utama
Berikut yang bukan merupakan parameter kinerja jalan perkotaan yaitu
Derajat iringan
Derajat kejenuhan
Kecepatan
Kapasitas
Volume lalu lintas
Suatu ruas jalan mempunyai enam lajur untuk dua arah. Jalan tersebut dipisahkan oleh sebuah median selebar satu meter. Bukaan median setiap 100 meter. Lajur sisi kiri jalan pada dua arah digunakan untuk kebutuhan on-street parking. Tipe jalan yang paling tepat menggambarkan kondisi jalan tersebut adalah?
6/2T
4/2TT
6/2TT
4/2T
2/2T
