wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu

Total questions: 50

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.

Komponen utama dalam konsep segitiga penyakit adalah...

a)

Inang, manusia, patogen

b)

Lingkungan, manusia, patogen

c)

Inang, patogen, lingkungan

d)

Manusia, lingkungan, tanaman

2.

Salah satu kelemahan dari konsep segitiga penyakit adalah...

a)

Mengabaikan faktor lingkungan

b)

Tidak mencakup peran patogen

c)

Hanya berlaku untuk penyakit hewan

d)

Tidak melibatkan peran manusia

3.

Dalam pengembangan konsep segitiga penyakit menjadi segiempat penyakit (piramida penyakit), komponen tambahan yang ditambahkan adalah...

a)

Air

b)

Manusia

c)

Tanah

d)

Serangga

4.

Berikut ini adalah komponen piramida penyakit (disease tetrahedron), KECUALI...

a)

Inang

b)

Patogen

c)

Lingkungan

d)

Vektor

5.

Mengapa manusia dimasukkan dalam konsep piramida penyakit?

a)

Karena manusia menyebabkan infeksi

b)

Karena manusia sebagai inang utama

c)

Karena manusia berperan dalam pengelolaan pertanaman

d)

Karena manusia menghambat pertumbuhan tanaman

6.

Penyakit tanaman dalam skala global disebut sebagai...

a)

Pandemik

b)

Endemik

c)

Epifitotik

d)

Polisiklik

7.

Peran manusia dalam epidemi tanaman dalam konteks positif adalah...

a)

Memperluas penyebaran patogen

b)

Melakukan pengendalian penyakit

c)

Menyebarkan benih tanpa seleksi

d)

Menanam tanaman tanpa rotasi

8.

Tanaman dikatakan sakit jika...

a)

Mengalami pertumbuhan tinggi

b)

Mengalami peningkatan fotosintesis dan respirasi

c)

Mengalami perubahan pada organ yang mengganggu fisiologi

d)

Tidak menghasilkan buah dan bunga

9.

Agen penyebab penyakit tumbuhan disebut juga...

a)

Hama

b)

Mikroba

c)

Patogen

d)

Parasit

10.

Serangan patogen pada daun biasanya menyebabkan gangguan pada proses...

a)

Respirasi

b)

Fotosintesis

c)

Absorpsi

d)

Transpirasi

11.

Gangguan patogen terhadap fotosintesis umumnya ditandai dengan gejala...

a)

Hiperplasia dan hipertrofi

b)

Pembusukan pada akar dan batang

c)

Lignifikasi dan suberisasi

d)

Klorosis dan nekrotik

12.

Patogen menghambat fotosintesis dengan cara...

a)

Menyebabkan nekrosis an klorosis

b)

Mengubah struktur xilem

c)

Mempercepat pembungaan

d)

Menghambat aliran hara pada floem

13.

Penurunan fotosintesis dalam jangka panjang akan berdampak pada...

a)

Peningkatan klorofil

b)

Perkembangan akar

c)

Penurunan biomassa

d)

Perbanyakan biji

14.

Penutupan stomata akibat patogen menyebabkan penurunan...

a)

Translokasi hormon

b)

Perkembangan bulu akar

c)

Respirasi akar

d)

Laju fotosintesis

15.

Patogen menyerang akar dapat menyebabkan penurunan penyerapan...

a)

CO₂

b)

Air dan hara

c)

Gas etilen

d)

Cahaya

16.

Jaringan yang berperan dalam mengangkut hasil fotosintesis adalah...

a)

Xilem

b)

Floem

c)

Meristem

d)

Kambium

17.

Patogen yang menyerang jaringan pembuluh kayu dapat menyebabkan...

a)

Gangguan penyerapan air dan hara

b)

Hipersensitivitas

c)

Transpirasi meningkat

d)

Produksi enzim meningkat

18.

Gejala nekrosis pada jaringan pembuluh kayu menandakan...

a)

Tanda infeksi patogen

b)

Gangguan fotosintesis

c)

Perkembangan akar

d)

Keberhasilan adaptasi tanaman

19.

Peningkatan transpirasi akibat infeksi disebabkan oleh rusaknya...

a)

Floem

b)

Xilem

c)

Kutikula

d)

Kaliptra

20.

Patogen menyebabkan tidak berfungsinya stomata, yang berdampak pada...

a)

Respirasi menurun

b)

Transpirasi menurun

c)

Transpirasi abnormal

d)

Fotosintesis stabil

21.

Patogen memengaruhi transkripsi dan translasi dengan cara...

a)

Meningkatkan hormon tanaman

b)

Mengubah ekspresi gen

c)

Menurunkan kadar protein

d)

Meningkatkan jumlah kloroplas

22.

Salah satu penyakit yang menyerang akar dan menghambat penyerapan air adalah...

a)

Hawar daun

b)

Karat daun

c)

Layu fusarium

d)

Antraknosa

23.

Patogen seperti jamur rebah kecambah dan bakteri busuk akar dapat menyebabkan penurunan penyerapan air karena...

a)

Menghentikan fotosintesis secara langsung

b)

Merusak jaringan daun sehingga menghambat transpirasi

c)

Mengaktifkan enzim yang mempercepat pertumbuhan akar

d)

Merusak akar sehingga mengganggu penyerapan air dan produksi bulu akar

24.

Ketahanan aktif pada tanaman terjadi ketika...

a)

Tanaman memiliki dinding sel tebal sejak awal

b)

Tanaman langsung mati karena patogen

c)

Tanaman memberikan respon setelah patogen menyerang

d)

Tanaman tidak memiliki mekanisme pertahanan sama sekali

25.

Ketahanan aktif pada tanaman dipicu oleh...

a)

Intensitas hujan yang tinggi

b)

Cahaya matahari

c)

Pupuk berlebihan

d)

Serangan atau infeksi patogen

26.

Ketahanan fisiologis pada tanaman berkaitan dengan...

a)

Proses metabolisme dan kondisi kimia dalam tanaman

b)

Ketebalan kulit batang

c)

Jumlah biji yang dihasilkan

d)

Bentuk dan ukuran daun

27.

Ketahanan toleran adalah kemampuan tanaman untuk...

a)

Mencegah patogen masuk sepenuhnya

b)

Menghambat pertumbuhan akar tanaman

c)

Tetap tumbuh dan berproduksi meskipun terinfeksi patogen

d)

Menolak serangan hama dengan senyawa racun

28.

Ciri khas tanaman yang memiliki ketahanan toleran adalah...

a)

Tidak menunjukkan gejala sama sekali

b)

Tidak bisa ditanam saat musim hujan

c)

Mengalami kematian total setelah infeksi

d)

Tetap berproduksi meskipun terserang penyakit

29.

Ketahanan vertikal pada tanaman biasanya bersifat...

a)

Spesifik terhadap satu ras patogen

b)

Tidak diwariskan secara genetik

c)

Tahan terhadap banyak jenis patogen

d)

Tidak spesifik dan tahan lama

30.

Dalam program pemuliaan tanaman tahan penyakit, ketahanan horizontal lebih disukai karena...

a)

Lebih mahal dan eksklusif

b)

Lebih stabil dan tahan terhadap berbagai ras patogen

c)

Hanya tahan pada awal pertumbuhan

d)

Bersifat spesifik dan cepat bereaksi

31.

Ketahanan horizontal berbeda dengan ketahanan vertikal karena...

a)

Tidak spesifik terhadap satu jenis patogen dan bersifat tahan lama

b)

Diperoleh dari penyemprotan fungisida

c)

Tidak bekerja setelah infeksi

d)

Hanya bersifat fisik

32.

Contoh teknik pengendalian biologi adalah...

a)

Introduksi musuh alami

b)

Penyemprotan pestisida

c)

Penggunaan insektisida nabati

d)

Pemberian pupuk daun

33.

Salah satu mekanisme kerja agen hayati adalah...

a)

Fotosintesis

b)

Penyerbukan silang

c)

Parasitisme

d)

Transpirasi

34.

Kompetisi dalam pengendalian hayati terjadi karena...

a)

Tanaman kekurangan cahaya

b)

Serangga memakan tanaman

c)

Mikroba bersaing untuk sumber daya seperti nutrisi dan ruang

d)

Serangga memakan tanaman

35.

Salah satu kelebihan pengendalian hayati adalah...

a)

Prosesnya cepat

b)

Tidak menimbulkan efek samping seperti pestisida

c)

Menggunakan bahan kimia sintetis

d)

Tidak memerlukan tenaga ahli

36.

Contoh pengendalian kultur teknis adalah...

a)

Menyemprotkan antibiotik

b)

Menabur pestisida granular

c)

Menanam varietas unggul tahan penyakit

d)

Menyiram insektisida sistemik

37.

Tujuan utama dari Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu (PHPT) adalah...

a)

Menjaga keseimbangan ekosistem dan menekan populasi OPT

b)

Meningkatkan ketergantungan pada pestisida

c)

Menghilangkan semua organisme di areal pertanaman

d)

Menurunkan produktivitas pertanian

38.

Contoh metode pengendalian kultur dalam PHPT adalah...

a)

Menyemprotkan pestisida tidak terkendali

b)

Menanam varietas toleran terhadap pnyakit

c)

Melakukan rotasi tanaman

d)

Pengaturan jarak tanam

39.

Salah satu keuntungan jangka panjang dari penerapan PHPT adalah...

a)

Peningkatan biaya operasional

b)

Ketahanan agroekosistem yang terjaga

c)

Munculnya hama baru

d)

ekspansi dampak ekologis negatif

40.

Contoh pengendalian hayati yang sesuai dengan PHPT adalah...

a)

Melakukan penanaman bibit tanpa proses seleksi genetik awal

b)

Melakukan pembakaran residu tanaman sebagai metode sanitasi lahan tanpa memperhatikan dampak ekologis

c)

Melakukan aplikasi herbisida sintetis pada malam hari tanpa pertimbangan ekofisiologi tanaman

d)

Mengaplikasikan agen hayati berupa jamur antagonis untuk menekan pertumbuhan patogen

41.

Konsep Aras Luka Ekonomi (ALE) dikembangkan oleh...

a)

Stern, Universitas California

b)

Pedigo, IPM Institute

c)

Painter, IRRI

d)

Heinrich, FAO

42.

Aras Luka Ekonomi (ALE) didefinisikan sebagai...

a)

Kepadatan hama terendah yang menyebabkan kerusakan ekonomi

b)

Jumlah Keseimbangan hama dan predator

c)

Kondisi populasi hama yang stabil dan tidak membahayakan ekonomi

d)

Populasi hama saat panen

43.

Kerusakan ekonomi terjadi ketika...

a)

Jumlah hasil panen menurun secara estetis

b)

Terdapat serangga dalam jumlah yang tidak dapat dikendalikan

c)

Nilai kehilangan hasil sama atau lebih besar dari biaya pengendalian

d)

Biaya pengendalian lebih rendah dibandingkan hasil panen

44.

Salah satu tujuan utama pengelolaan hama berbasis konsep ALE adalah...

a)

Menghindari pengendalian yang tidak menguntungkan secara ekonomi

b)

Menghindari semua bentuk intervensi

c)

Memusnahkan seluruh hama secara mutlak

d)

Memaksimalkan penggunaan insektisida

45.

Aras Keseimbangan Umum dalam ekosistem pertanian mengacu pada...

a)

Keseimbangan jumlah pestisida dalam tanah

b)

Ketidakseimbangan antara musuh alami dan hama

c)

Produksi hasil panen tetap

d)

Kondisi populasi hama yang stabil dan tidak membahayakan ekonomi

46.

Penggunaan insektisida tanpa dasar ilmiah yang rasional sering menyebabkan...

a)

Produktivitas tinggi

b)

Efisiensi biaya

c)

Resistensi hama dan pencemaran lingkungan

d)

Pertumbuhan tanaman lebih cepat

47.

Jika populasi hama di bawah Ambang Ekonomi, maka...

a)

A. Pengendalian harus segera dilakukan

b)

Tidak diperlukan tindakan pengendalian

c)

Populasi tanaman dikurangi

d)

Dosis pestisida ditingkatkan

48.

Jika biaya pengendalian sebesar Rp 3.000.000/ha dan harga produk Rp 6.000/kg, maka ambang pendapatan adalah...

a)

500 kg/ha

b)

600 kg/ha

c)

650 kg/ha

d)

700 kg/ha

49.

Diketahui ambang pendapatan adalah 550 kg/ha, dan setiap larva hama menyebabkan kerugian 10 kg/ha. Maka Aras Luka Ekonomi (ALE) adalah...

a)

35 larva/ha

b)

45 larva/ha

c)

55 larva/ha

d)

65 larva/ha

50.

Biaya pengendalian Rp 1.800.000/ha, harga produk Rp 4.500/kg. Maka, berapakah ambang pendapatan (kg/ha)?

a)

350 kg/ha

b)

400 kg/ha

c)

450 kg/ha

d)

500 kg/ha