wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hygiene Personal & Sanitasi Produksi

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari penerapan higiene dan sanitasi dalam industri wine?

a)

Mempercepat proses fermentasi

b)

Menambah kadar alkohol dalam wine

c)

Menjaga kualitas dan keamanan produk

d)

Mengurangi waktu produksi

2.

Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan menurut praktik higiene personal?

a)

Setelah bekerja

b)

Sebelum dan sesudah makan serta setelah menyentuh benda kotor

c)

Hanya sebelum makan

d)

Hanya setelah ke toilet

3.

Mengapa pekerja winery tidak diperbolehkan memakai perhiasan di area produksi?

a)

Tidak sopan

b)

Dapat mencemari dan menjadi sumber kontaminasi

c)

Mengganggu estetika kerja

d)

Sulit dibersihkan

4.

Apa risiko utama dari kuku tangan yang kotor dalam area produksi wine?

a)

Memperlambat proses

b)

Merusak alat

c)

Menyebabkan kontaminasi mikroba

d)

Meningkatkan biaya produksi

5.

Contoh prosedur personal hygiene yang benar di winery adalah:

a)

Mengganti pakaian di rumah

b)

Menghindari cuci tangan jika memakai sarung tangan

c)

Mandi dan mengganti pakaian di ruang ganti

d)

Menjaga rambut panjang tetap dibiarkan

6.

Apa definisi sanitasi menurut presentasi?

a)

Proses membersihkan wine

b)

Proses fermentasi

c)

Memelihara kebersihan lingkungan dan alat dari kontaminasi

d)

Teknik meningkatkan rasa wine

7.

Komponen penting dalam sanitasi lingkungan adalah:

a)

Mengatur suhu fermentasi

b)

Penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah

c)

Pembersihan botol

d)

Penambahan bahan pengawet

8.

Langkah awal dalam proses pembersihan sanitasi disebut:

a)

Sanitizing

b)

Fermenting

c)

Pre-rinse

d)

Polishing

9.

Tujuan dari penggunaan deterjen dalam proses cleaning adalah:

a)

Memberi aroma wine

b)

Melarutkan kotoran yang menempel

c)

Mengubah rasa wine

d)

Meningkatkan kadar alkohol

10.

Apa akibat dari pembilasan yang tidak sempurna setelah aplikasi deterjen?

a)

Produk wine lebih jernih

b)

Detergen menjadi pengawet

c)

Terjadi residu yang merusak kualitas wine

d)

Sanitizer menjadi lebih efektif

11.

Bahan aktif yang digunakan dalam proses sanitasi antara lain:

a)

Gula, ragi, asam tartarat

b)

Klorin, asam perasetat, sulfur dioksida

c)

Alkohol, air mineral, karamel

d)

Yodium, glukosa, etil asetat

12.

Apa itu “dead leg” dalam desain sanitasi winery?

a)

Jalur pipa aktif

b)

Area ventilasi

c)

Pipa yang tidak memiliki aliran aktif dan rentan kontaminasi

d)

Saluran udara luar

13.

Salah satu risiko dari sanitasi tidak memadai adalah:

a)

Penambahan aroma alami

b)

Peningkatan produksi

c)

Kontaminasi wine oleh mikroorganisme seperti Brettanomyces

d)

Menurunnya kadar alkohol

14.

Salah satu metode verifikasi kebersihan yang digunakan adalah:

a)

Uji rasa wine

b)

Uji warna

c)

ATP bioluminesensi

d)

Timbang berat tangki

15.

Air yang digunakan untuk pembilasan harus:

a)

Mengandung karbohidrat tinggi

b)

Tidak perlu disaring

c)

Sesuai standar air minum dan tidak mengandung partikel

d)

Berasal dari air hujan langsung