NEW
Font size
WorksheetsHygiene Personal & Sanitasi Produksi
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa tujuan utama dari penerapan higiene dan sanitasi dalam industri wine?
Mempercepat proses fermentasi
Menambah kadar alkohol dalam wine
Menjaga kualitas dan keamanan produk
Mengurangi waktu produksi
Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan menurut praktik higiene personal?
Setelah bekerja
Sebelum dan sesudah makan serta setelah menyentuh benda kotor
Hanya sebelum makan
Hanya setelah ke toilet
Mengapa pekerja winery tidak diperbolehkan memakai perhiasan di area produksi?
Tidak sopan
Dapat mencemari dan menjadi sumber kontaminasi
Mengganggu estetika kerja
Sulit dibersihkan
Apa risiko utama dari kuku tangan yang kotor dalam area produksi wine?
Memperlambat proses
Merusak alat
Menyebabkan kontaminasi mikroba
Meningkatkan biaya produksi
Contoh prosedur personal hygiene yang benar di winery adalah:
Mengganti pakaian di rumah
Menghindari cuci tangan jika memakai sarung tangan
Mandi dan mengganti pakaian di ruang ganti
Menjaga rambut panjang tetap dibiarkan
Apa definisi sanitasi menurut presentasi?
Proses membersihkan wine
Proses fermentasi
Memelihara kebersihan lingkungan dan alat dari kontaminasi
Teknik meningkatkan rasa wine
Komponen penting dalam sanitasi lingkungan adalah:
Mengatur suhu fermentasi
Penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah
Pembersihan botol
Penambahan bahan pengawet
Langkah awal dalam proses pembersihan sanitasi disebut:
Sanitizing
Fermenting
Pre-rinse
Polishing
Tujuan dari penggunaan deterjen dalam proses cleaning adalah:
Memberi aroma wine
Melarutkan kotoran yang menempel
Mengubah rasa wine
Meningkatkan kadar alkohol
Apa akibat dari pembilasan yang tidak sempurna setelah aplikasi deterjen?
Produk wine lebih jernih
Detergen menjadi pengawet
Terjadi residu yang merusak kualitas wine
Sanitizer menjadi lebih efektif
Bahan aktif yang digunakan dalam proses sanitasi antara lain:
Gula, ragi, asam tartarat
Klorin, asam perasetat, sulfur dioksida
Alkohol, air mineral, karamel
Yodium, glukosa, etil asetat
Apa itu “dead leg” dalam desain sanitasi winery?
Jalur pipa aktif
Area ventilasi
Pipa yang tidak memiliki aliran aktif dan rentan kontaminasi
Saluran udara luar
Salah satu risiko dari sanitasi tidak memadai adalah:
Penambahan aroma alami
Peningkatan produksi
Kontaminasi wine oleh mikroorganisme seperti Brettanomyces
Menurunnya kadar alkohol
Salah satu metode verifikasi kebersihan yang digunakan adalah:
Uji rasa wine
Uji warna
ATP bioluminesensi
Timbang berat tangki
Air yang digunakan untuk pembilasan harus:
Mengandung karbohidrat tinggi
Tidak perlu disaring
Sesuai standar air minum dan tidak mengandung partikel
Berasal dari air hujan langsung
