NEW
Font size
WorksheetsRefresh Materi K3
Total questions: 23
Worksheet time: 4mins
Apa yang dimaksud dengan manajemen risiko dalam konteks K3?
Mengabaikan risiko
Identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko
Menghitung biaya proyek
Menyusun jadwal proyek
Siapa yang bertanggung jawab untuk mengelola K3 dalam proyek konstruksi?
Hanya manajer proyek
Semua anggota tim proyek
Hanya pekerja lapangan
Hanya pengawas K3
Apa yang harus dilakukan sebelum memulai proyek konstruksi terkait K3?
Melakukan analisis risiko K3
Menyusun anggaran
Menghitung waktu penyelesaian
Memilih kontraktor ukur
Apa yang dimaksud dengan "safety plan" dalam manajemen proyek?
Rencana anggaran
Rencana jadwal
Dokumen yang menjelaskan prosedur keselamatan
Rencana pengadaan
Apa yang harus dilakukan jika ditemukan potensi bahaya di lokasi proyek?
Agar biaya pelatihan lebih rendah
Agar pelatihan lebih cepat selesai
Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan
Untuk mengurangi jumlah pekerja
Mengapa penting untuk melibatkan semua pihak dalam pelatihan K3?
Agar biaya pelatihan lebih rendah
Untuk mengurangi jumlah pekerja
Agar pelatihan lebih cepat selesai
Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan
Apa yang dimaksud dengan "toolbox talk"?
Pembicaraan tentang alat berat
Diskusi singkat tentang keselamatan sebelum bekerja
Rapat proyek
Pelatihan formal
Siapa yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi keselamatan di lokasi proyek?
Hanya manajer proyek
Hanya direktur
Hanya pekerja
Tim K3 dan pengawas
Apa yang harus dilakukan sebelum memulai pekerjaan di lokasi konstruksi?
Memastikan semua alat tersedia
Melakukan analisis risiko
Mengabaikan prosedur keselamatan
Memulai pekerjaan segera
Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kerja di lokasi proyek?
Melaporkan kepada atasan dan melakukan investigasi
Mengabaikannya
Penyelesaikannya sendiri
Meninggalkan lokasiasi biaya proyek
Apa yang dimaksud dengan "risk assessment" dalam K3?
Proses untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko
Menghitung biaya proyek
Menyusun jadwal
Memilih kontraktor
Mengapa penting untuk memiliki rencana darurat dalam proyek konstruksi?
Agar proyek lebih cepat selesai
Agar semua pekerja tahu tugas mereka
Untuk mengatasi situasi darurat dengan efektif
Untuk mengurangi biaya
Peraturan Pemerintah yang secara khusus mengatur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah:
PP No. 88 Tahun 2019
PP No. 101 Tahun 2014
PP No. 50 Tahun 2012
PP No. 70 Tahun 2010
Apa yang harus dilakukan jika pekerja merasa tidak aman saat bekerja?
Melanjutkan pekerjaan
Melaporkan kepada atasan
Mengabaikan perasaan tersebut
Menunggu hingga situasi membaik
Apa yang dimaksud dengan "safety culture" dalam manajemen proyek?
Budaya keselamatan yang diterapkan di seluruh organisasi
Budaya kerja yang cepat
Budaya bersaing
Budaya santai
Apa yang menjadi tujuan dari program K3 dalam manajemen proyek?
Meningkatkan keuntungan
Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja
Mengurangi waktu proyek
Meningkatkan efisiensi
Apa yang harus dilakukan jika ada bahan berbahaya di lokasi proyek?
Mengabaikannya
Menggunakan tanpa perlindungan
Mengikuti prosedur penanganan yang aman
Membuangnya sembarangan
Apa yang dimaksud dengan "near miss" dalam konteks K3?
Kecelakaan yang terjadi
Kecelakaan yang tidak dilaporkan
Situasi berbahaya yang hampir menyebabkan kecelakaan
Kecelakaan yang tidak serius
Undang-Undang yang menjadi dasar hukum utama pelaksanaan K3 di Indonesia adalah:
Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Siapa yang harus melakukan evaluasi risiko di lokasi proyek?
Hanya manajer proyek
Semua pekerja
Tim K3 dan manajer proyek
Hanya pengawas
Apa yang dimaksud dengan "workplace safety audit"?
Pemeriksaan rutin terhadap alat berat
Pengukuran produktivitas
Evaluasi kinerja pekerja
Penilaian keselamatan di tempat kerja
Apa yang menjadi fokus utama dalam program K3 di proyek konstruksi?
Meningkatkan keuntungan
Meningkatkan efisiensi
Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja
Mengurangi waktu proyek
Kegiatan proyek yang wajib UKL-UPL harus memenuhi syarat berikut, kecuali:
Tidak tergolong wajib AMDAL
Memiliki izin lingkungan
Tidak memiliki risiko terhadap keselamatan kerja
Termasuk dalam daftar kegiatan sesuai lampiran Permen LHK
