wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Refresh Materi K3

Total questions: 23

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan manajemen risiko dalam konteks K3?

a)

Mengabaikan risiko

b)

Identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko

c)

Menghitung biaya proyek

d)

Menyusun jadwal proyek

2.

Siapa yang bertanggung jawab untuk mengelola K3 dalam proyek konstruksi?

a)

Hanya manajer proyek

b)

Semua anggota tim proyek

c)

Hanya pekerja lapangan

d)

Hanya pengawas K3

3.

Apa yang harus dilakukan sebelum memulai proyek konstruksi terkait K3?

a)

Melakukan analisis risiko K3

b)

Menyusun anggaran

c)

Menghitung waktu penyelesaian

d)

Memilih kontraktor ukur

4.

Apa yang dimaksud dengan "safety plan" dalam manajemen proyek?

a)

Rencana anggaran

b)

Rencana jadwal

c)

Dokumen yang menjelaskan prosedur keselamatan

d)

Rencana pengadaan

5.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan potensi bahaya di lokasi proyek?

a)

Agar biaya pelatihan lebih rendah

b)

Agar pelatihan lebih cepat selesai

c)

Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan

d)

Untuk mengurangi jumlah pekerja

6.

Mengapa penting untuk melibatkan semua pihak dalam pelatihan K3?

a)

Agar biaya pelatihan lebih rendah

b)

Untuk mengurangi jumlah pekerja

c)

Agar pelatihan lebih cepat selesai

d)

Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan

7.

Apa yang dimaksud dengan "toolbox talk"?

a)

Pembicaraan tentang alat berat

b)

Diskusi singkat tentang keselamatan sebelum bekerja

c)

Rapat proyek

d)

Pelatihan formal

8.

Siapa yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi keselamatan di lokasi proyek?

a)

Hanya manajer proyek

b)

Hanya direktur

c)

Hanya pekerja

d)

Tim K3 dan pengawas

9.

Apa yang harus dilakukan sebelum memulai pekerjaan di lokasi konstruksi?

a)

Memastikan semua alat tersedia

b)

Melakukan analisis risiko

c)

Mengabaikan prosedur keselamatan

d)

Memulai pekerjaan segera

10.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kerja di lokasi proyek?

a)

Melaporkan kepada atasan dan melakukan investigasi

b)

Mengabaikannya

c)

Penyelesaikannya sendiri

d)

Meninggalkan lokasiasi biaya proyek

11.

Apa yang dimaksud dengan "risk assessment" dalam K3?

a)

Proses untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko

b)

Menghitung biaya proyek

c)

Menyusun jadwal

d)

Memilih kontraktor

12.

Mengapa penting untuk memiliki rencana darurat dalam proyek konstruksi?

a)

Agar proyek lebih cepat selesai

b)

Agar semua pekerja tahu tugas mereka

c)

Untuk mengatasi situasi darurat dengan efektif

d)

Untuk mengurangi biaya

13.

Peraturan Pemerintah yang secara khusus mengatur Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah:

a)

PP No. 88 Tahun 2019

b)

PP No. 101 Tahun 2014

c)

PP No. 50 Tahun 2012

d)

PP No. 70 Tahun 2010

14.

Apa yang harus dilakukan jika pekerja merasa tidak aman saat bekerja?

a)

Melanjutkan pekerjaan

b)

Melaporkan kepada atasan

c)

Mengabaikan perasaan tersebut

d)

Menunggu hingga situasi membaik

15.
  1. Apa yang dimaksud dengan "safety culture" dalam manajemen proyek?

a)
  1. Budaya keselamatan yang diterapkan di seluruh organisasi

b)
  1. Budaya kerja yang cepat

c)
  1. Budaya bersaing

d)
  1. Budaya santai

16.
  1. Apa yang menjadi tujuan dari program K3 dalam manajemen proyek?

a)
  1. Meningkatkan keuntungan

b)
  1. Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja

c)
  1. Mengurangi waktu proyek

d)
  1. Meningkatkan efisiensi

17.
  1. Apa yang harus dilakukan jika ada bahan berbahaya di lokasi proyek?

a)
  1. Mengabaikannya

b)
  1. Menggunakan tanpa perlindungan

c)
  1. Mengikuti prosedur penanganan yang aman

d)
  1. Membuangnya sembarangan

18.
  1. Apa yang dimaksud dengan "near miss" dalam konteks K3?

a)
  1. Kecelakaan yang terjadi

b)
  1. Kecelakaan yang tidak dilaporkan

c)
  1. Situasi berbahaya yang hampir menyebabkan kecelakaan

d)
  1. Kecelakaan yang tidak serius

19.

Undang-Undang yang menjadi dasar hukum utama pelaksanaan K3 di Indonesia adalah:

a)

Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

b)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

c)

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

d)

Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

20.
  1. Siapa yang harus melakukan evaluasi risiko di lokasi proyek?

a)
  1. Hanya manajer proyek

b)
  1. Semua pekerja

c)
  1. Tim K3 dan manajer proyek

d)
  1. Hanya pengawas

21.
  1. Apa yang dimaksud dengan "workplace safety audit"?

a)
  1. Pemeriksaan rutin terhadap alat berat

b)
  1. Pengukuran produktivitas

c)
  1. Evaluasi kinerja pekerja

d)
  1. Penilaian keselamatan di tempat kerja

22.
  1. Apa yang menjadi fokus utama dalam program K3 di proyek konstruksi?

a)
  1. Meningkatkan keuntungan

b)
  1. Meningkatkan efisiensi

c)
  1. Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja

d)
  1. Mengurangi waktu proyek

23.

Kegiatan proyek yang wajib UKL-UPL harus memenuhi syarat berikut, kecuali:

a)

Tidak tergolong wajib AMDAL

b)

Memiliki izin lingkungan

c)

Tidak memiliki risiko terhadap keselamatan kerja

d)

Termasuk dalam daftar kegiatan sesuai lampiran Permen LHK