WorksheetsLatihan UAS Sistem Pencernaan
Total questions: 52
Worksheet time: 26mins
Motilitas propulsif pada saluran cerna berfungsi untuk:
Sekresi enzim
Menyimpan makanan
Mendorong makanan ke distal
Menghasilkan hormon
Sel interstisial Cajal berfungsi sebagai:
Sekretor mukus
Produksi enzim proteolitik
Pacemaker listrik otot polos GI
Reseptor hormon GI
Gelombang lambat otot polos GI ditimbulkan oleh:
Kanal K⁺
Kanal Ca²⁺ dan Na⁺
Kanal Cl⁻
Kanal HCO₃⁻
Plexus Auerbach (mienterikus) mengatur:
Sekresi mukus
Aliran darah GI
Pergerakan otot polos GI
Produksi hormon GI
Plexus Meissner (submukosa) berfungsi untuk:
Gerakan peristaltik
Kontrol otot rangka
Kontrol sekresi GI & aliran darah lokal
Produksi saliva
Neurotransmiter yang paling sering merangsang aktivitas GI:
Dopamin
Norepinefrin
Asetilkolin
GABA
Norepinefrin umumnya ... aktivitas GI:
Meningkatkan
Menghambat
Tidak berpengaruh
Membuat netral
Saraf parasimpatis kranial untuk GI tract terutama:
Hipoglossus
Olfaktorius
Vagus
Trigeminus
Motilitas utama usus halus saat mencerna makanan adalah:
Haustra
MMC
Segmentasi
Gelombang paku
MMC berfungsi sebagai:
Penyerapan nutrisi
Pembersih usus saat puasa
Sekresi mukus
Produksi asam lambung
Hormon yang memicu relaksasi reseptif lambung:
Gastrin
Sekretin
CCK
Motilin
Liur mengandung enzim:
Tripsin
Amilase
Lipase pankreas
Enterokinase
Enzim proteolitik pankreas disekresikan dalam bentuk:
Aktif
Inaktif (zimogen)
Asam bebas
Terikat protein
Tripsinogen diaktifkan oleh:
Amilase
Lipase
Enterokinase
Sukrase
Enzim pankreas untuk pencernaan lemak:
Amilase
Lipase
Sukrase
Maltase
Lipase pankreas bekerja mencerna:
Protein
Polisakarida
Trigliserida
Asam amino
Enzim brush border enterokinase berfungsi untuk:
Mencernakan lemak
Mengaktifkan tripsinogen
Menghidrolisis sukrosa
Menetralkan asam lambung
Produk akhir pencernaan karbohidrat:
Disakarida
Polisakarida
Asam amino
Monosakarida
Garam empedu berperan dalam:
Menetralkan asam
Aktivasi enzim pankreas
Membentuk misel
Merangsang sel Cajal
Refleks gastro-kolon menyebabkan:
Relaksasi pilorus
Pergerakan massa kolon
Produksi asam lambung
Sekresi gastrin
Motilitas utama kolon:
Segmentasi cepat
Haustra kontraksi ritmis
MMC aktif
Relaksasi terus menerus
Enzim amilase pankreas memecah:
Protein jadi asam amino
Lemak jadi asam lemak
Polisakarida jadi maltosa
Disakarida jadi monosakarida
Kontraksi peristaltik kuat di lambung terjadi di:
Fundus
Korpus
Antrum
Pilorus
Fungsi mukus basa di kolon:
Pencernaan protein
Penetral asam iritan
Aktivasi enzim lambung
Memecah lipid
MMC (Migrating Motor Complex) fase 3 ditandai dengan:
Tenang tanpa kontraksi
Kontraksi peristaltik intens
Gelombang lambat
Relaksasi sfingter esofagus
Sumber utama lipase aktif di saluran cerna:
Liur
Lambung
Pankreas
Usus besar
Mikrovili di brush border berfungsi untuk:
Mensekresi asam lambung
Menambah luas permukaan absorpsi
Membentuk mukus
Menghasilkan empedu
Enzim maltase bekerja pada substrat:
Glukosa
Maltosa
Sukrosa
Laktosa
Zimogen pankreas yang diaktifkan di usus halus:
Lipase
Tripsinogen
Amilase
Maltase
Hormon CCK berperan merangsang:
Sekresi HCl
Kontraksi kandung empedu
Produksi mukus lambung
Sekresi gastrin
Hormon sekretin dilepas untuk:
Merangsang asam lambung
Menetralkan kimus asam
Mengaktifkan amilase
Kontraksi sfingter anal
Potensial aksi otot polos GI disebabkan oleh influks:
H⁺
Cl⁻
Ca²⁺ dan Na⁺
K⁺
Plexus saraf yang mengatur motilitas otot polos:
Submukosa
Auerbach (Mienterikus)
Vagus
S2–S4
Polos GI disebabkan oleh influks:
H⁺
Cl⁻
Ca²⁺ dan Na⁺
K⁺
Plexus saraf yang mengatur motilitas otot polos:
Submukosa
Auerbach (Mienterikus)
Vagus
S2–S4
Pencernaan protein di lambung menggunakan enzim:
Amilase
Lipase
Pepsin
Maltase
Karbohidrat di mulut dipecah pertama kali oleh:
Sukrase
Amilase saliva
Lipase lambung
Tripsin
Proses mastikasi utamanya bertujuan untuk:
Absorpsi protein
Mencernakan lipid
Mempermudah penelanan
Mengaktifkan gastrin
Enzim yang hanya aktif di lumen usus halus:
Amilase saliva
Pepsin
Enterokinase
Lipase pankreas
Hormon yang meningkatkan sekresi bikarbonat pankreas:
CCK
Gastrin
Sekretin
Motilin
Sumber utama garam empedu:
Kandung empedu
Lambung
Hati
Usus besar
Peran kolipase pada pencernaan lemak:
Menurunkan pH lambung
Mengaktifkan pepsin
Membantu kerja lipase
Menyerap glukosa
Karbohidrat di brush border dipecah oleh:
Enterokinase
Disakaridase
Pepsin
Kolipase
Kontraksi peristaltik lambung dipengaruhi oleh:
Gastrin
Sekretin
ANP
Epinefrin
Sisa pencernaan yang tidak diserap akan:
Diabsorbsi di usus besar 100%
Dikeluarkan sebagai feses
Dibakar di pankreas
Disimpan di hati
Refleks gastro-kolon paling aktif setelah:
Tidur malam
Olahraga
Sarapan
Tidur siang
Mekanisme segmentasi di usus halus:
Kontraksi melintang otot polos
Kontraksi ritmis haustra
Kontraksi otot longitudinal saja
Relaksasi total lumen
Motilitas utama di kolon:
MMC
Segmentasi lambat
Gelombang lambat cepat
Peristaltik cepat
Zat yang menetralkan asam di kolon:
Asam lemak
Enzim pepsin
NaHCO₃
Sukrase
Sel brush border tidak mensekresi:
Maltase
Sukrase
Enterokinase
Lipase pankreas
Refleks defekasi dikendalikan oleh:
Sarap somatik
Parasimpatis
Hipotalamus
Otak tengah
Setelah digestif di usus halus, sisa makanan mengalir ke:
Lambung
Esofagus
Duodenum
Kolon
