Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Ujian CIRMO - Modul 3

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Siapa yang bertanggung jawab secara strategis terhadap hasil akhir dari pengelolaan risiko?

a)

Pelaku Risiko

b)

Pemilik Risiko

c)

Konsultan Risiko

d)

Manajer Operasional

2.

Dalam ISO 31000, akuntabilitas dalam manajemen risiko tidak dapat:

a)

Diubah

b)

Dipertanggungjawabkan

c)

Didelegasikan

d)

Dilaksanakan

3.

Berikut yang merupakan tanggung jawab, bukan akuntabilitas:

a)

Penetapan arah strategis risiko

b)

Pelaksanaan mitigasi risiko

c)

Pengambilan keputusan tertinggi

d)

Evaluasi efektivitas risiko perusahaan

4.

Dalam ISO 31000:2018, proses manajemen risiko meliputi:

a)

Perencanaan keuangan

b)

Audit eksternal

c)

Penilaian, perlakuan, dan konsultasi risiko

d)

Rekrutmen SDM

5.

Salah satu prinsip dasar dalam COSO ERM adalah:

a)

Efisiensi biaya

b)

Penilaian risiko berbasis konteks eksternal

c)

Pengendalian internal

d)

Toleransi waktu pelaporan

6.

SMART merupakan metode penetapan:

a)

Risiko Residual

b)

Penilaian Risiko

c)

Sasaran Organisasi

d)

Audit Internal

7.

Penetapan sasaran harus mempertimbangkan:

a)

Tingkat gaji karyawan

b)

Risk appetite dan risk tolerance

c)

Nilai jual produk

d)

Lama waktu proyek

8.

Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi pemangku kepentingan adalah:

a)

SWOT

b)

Analisis stakeholder

c)

Root Cause Analysis

d)

Delphi

9.

Dalam analisis SWOT, “T” berarti:

a)

Timeline

b)

Target

c)

Threat

d)

Task

10.

Salah satu tujuan dari penetapan kriteria risiko adalah:

a)

Menentukan risiko utama secara subyektif

b)

Menghindari semua risiko

c)

Mengukur kemungkinan dan dampak risiko

d)

Memilih auditor eksternal

11.

Proses penilaian risiko terdiri dari:

a)

Konsultasi, pelatihan, dan monitoring

b)

Identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko

c)

Audit, supervisi, dan pengawasan

d)

Verifikasi, pelaporan, dan audit

12.

Metode yang melihat data historis disebut:

a)

Prospektif

b)

Predictive

c)

Retrospektif

d)

Forecasting

13.

Teknik “5 Why” digunakan untuk:

a)

Menyusun target bisnis

b)

Menggambarkan risiko visual

c)

Menggali akar penyebab risiko

d)

Menentukan tingkat risiko

14.

Fishbone diagram dikenal juga dengan:

a)

Pareto Chart

b)

Ishikawa Diagram

c)

Gantt Chart

d)

Stakeholder Map

15.

Level risiko dihitung dari:

a)

Biaya dan waktu

b)

Probabilitas x Kerugian

c)

Likelihood x Impact

d)

Kinerja dan target

16.

Risiko yang terjadi sebelum adanya kontrol disebut:

a)

Residual Risk

b)

Expected Risk

c)

Inherent Risk

d)

Strategic Risk

17.

Risiko yang tersisa setelah kontrol disebut:

a)

Inherent Risk

b)

Total Risk

c)

Final Risk

d)

Residual Risk

18.

Kontrol yang dirancang untuk mendeteksi risiko disebut:

a)

Preventif

b)

Korektif

c)

Detektif

d)

Adaptif

19.

Defisiensi kontrol terjadi bila:

a)

Risiko terlalu kecil

b)

Desain kontrol tidak memadai atau tidak dijalankan

c)

Tidak ada risiko baru

d)

Karyawan mematuhi SOP

20.

Skor risiko di WSBP saat ini dihitung dengan peta:

a)

4x4

b)

3x5

c)

5x5

d)

6x6

21.

Risiko yang tidak ditangani karena manfaatnya lebih besar daripada dampaknya:

a)

Avoid

b)

Reduce

c)

Accept

d)

Share

22.

Contoh dari opsi "Share" dalam risiko adalah:

a)

Membeli asuransi

b)

Menghentikan proyek

c)

Meningkatkan SOP

d)

Membuat pelatihan internal

23.

Risk treatment harus disesuaikan dengan:

a)

Gaji Direksi

b)

Anggaran Marketing

c)

Rencana Bisnis

d)

Jadwal Audit

24.

Risiko baru dapat muncul akibat:

a)

Monitoring ketat

b)

Perlakuan risiko

c)

Konsultasi risiko

d)

Pengukuran risiko

25.

Rencana mitigasi harus mencakup:

a)

Nama vendor

b)

Rencana waktu dan biaya

c)

Alokasi THR

d)

Jadwal audit

26.

Monitoring risiko dilakukan oleh:

a)

Direksi saja

b)

Risk Owner dan atasan langsung

c)

Auditor eksternal

d)

Konsultan pihak ketiga

27.

Monitoring risiko dengan dokumentasi berkelanjutan disebut:

a)

Separate Evaluation

b)

Peer Review

c)

Ongoing Monitoring

d)

Periodic Review

28.

Bentuk dokumentasi monitoring risiko antara lain:

a)

Audit pajak

b)

Risk Register

c)

Buku besar

d)

Neraca laba rugi

29.

Monitoring dilakukan lebih sering pada:

a)

Risiko rendah

b)

Risiko sedang

c)

Risiko tinggi dan kritis

d)

Risiko eksternal

30.

Periodisasi pelaporan risiko yang paling lengkap adalah:

a)

Harian

b)

Mingguan

c)

Triwulanan, Semester, dan Tahunan

d)

Setiap 2 tahun

31.

Teknik identifikasi risiko yang dilakukan dengan cara diskusi kelompok disebut:

a)

Delphi

b)

FGD / Brainstorming

c)

Benchmarking

d)

SWOT

32.

Teknik penilaian risiko yang bersifat kualitatif biasanya digunakan saat:

a)

Tersedia data statistik

b)

Risiko bernilai kecil

c)

Tidak tersedia data numerik yang cukup

d)

Audit eksternal sedang berlangsung

33.

Pendekatan identifikasi risiko yang mengandalkan prediksi masa depan disebut:

a)

Retrospektif

b)

Historis

c)

Prospektif

d)

Normatif

34.

Risiko yang diharapkan dan dapat diterima dalam pencapaian sasaran disebut:

a)

Extreme Risk

b)

Expected Risk

c)

Acceptable Risk

d)

Shared Risk

35.

Dalam fishbone diagram, salah satu unsur penyebab risiko adalah:

a)

Machine

b)

Policy

c)

Planning

d)

Profit

36.

Penilaian kecukupan pengendalian internal dibagi menjadi:

a)

Satu level

b)

Dua level

c)

Tiga level

d)

Empat level

37.

Kombinasi antara penilaian kecukupan dan efektivitas pengendalian menghasilkan:

a)

Peta Risiko

b)

Profil Risiko

c)

Kesimpulan Pengendalian

d)

Risk Register

38.

Teknik untuk menggali penyebab risiko sampai akar masalah adalah:

a)

SWOT

b)

Risk Mapping

c)

5 Why

d)

KPI Matrix

39.

Peta risiko digunakan untuk:

a)

Menentukan nilai jual produk

b)

Mengidentifikasi auditor

c)

Menunjukkan posisi dan prioritas risiko

d)

Membandingkan kompetitor

40.

Komponen utama dalam peta risiko adalah:

a)

KPI dan target

b)

Likelihood dan Impact

c)

Outcome dan Output

d)

Monitoring dan audit

41.

Risk appetite mengacu pada:

a)

Keinginan untuk menghindari risiko sepenuhnya

b)

Batas minimum risiko yang harus dicapai

c)

Tingkat risiko yang masih dapat diterima

d)

Skor risiko maksimum

42.

Risk tolerance adalah:

a)

Batas mutlak dari risiko yang tidak bisa dilewati

b)

Keinginan untuk berbagi risiko

c)

Kemampuan teknis mitigasi risiko

d)

Biaya dari kerugian risiko

43.

Risiko dianggap perlu perlakuan jika:

a)

Masih dalam risk appetite

b)

Di bawah batas toleransi

c)

Melebihi risk tolerance perusahaan

d)

Tidak berdampak finansial

44.

Salah satu metode penilaian efektivitas kontrol internal adalah:

a)

TOE dan TOD

b)

RFP dan ROI

c)

KPI dan KRI

d)

CSA dan SWOT

45.

Komponen kontrol internal dalam COSO ERM terdiri dari:

a)

3 prinsip

b)

5 komponen dan 17 prinsip

c)

7 tahapan

d)

10 teknik

46.

Salah satu dokumen penting hasil monitoring risiko adalah:

a)

Laporan audit keuangan

b)

Daftar vendor utama

c)

Risk register dan peta risiko

d)

SPT tahunan perusahaan

47.

Pemantauan risiko dilakukan dengan tujuan:

a)

Menambah laba perusahaan

b)

Memastikan efektivitas kontrol risiko

c)

Mengurangi waktu kerja

d)

Menghindari audit

48.

Evaluasi terpisah oleh auditor termasuk dalam metode:

a)

Ongoing monitoring

b)

External auditing

c)

Separate evaluation

d)

Daily control

49.

Pelaporan risiko insidental dilakukan:

a)

Setiap minggu

b)

Jika terjadi kejadian di luar rencana

c)

Hanya pada akhir tahun

d)

Selama audit eksternal

50.

Dokumen yang mencakup peristiwa risiko, penyebab, dampak, dan rencana perlakuan disebut:

a)

Risk Appetite Statement

b)

Peta Risiko Tahunan

c)

Kertas Kerja Penilaian Risiko

d)

Laporan Kepatuhan Risiko