Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas A SPPI Agribisnis

Total questions: 30

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Koperasi petani kopi di Toraja hanya menjual kopi dalam bentuk biji mentah. Strategi hilirisasi yang paling tepat untuk meningkatkan nilai tambah adalah:

a)

Membangun unit pengolahan kopi dan memperkuat branding

b)

Menjual kopi ke tengkulak besar

c)

Menambah luas lahan perkebunan kopi

d)

Mengurangi jumlah pekerja harian

2.

Startup agritech "TaniCerdas" menyediakan aplikasi pemantauan lahan, namun hanya digunakan oleh 12% petani. Kendala utama adopsi teknologi ini adalah:

a)

Harga hasil panen rendah

b)

Literasi digital dan infrastruktur internet terbatas

c)

Keterbatasan lahan pertanian

d)

Kurangnya varietas benih unggul

3.

PT AgroMandiri ingin memperluas kemitraan dengan petani padi melalui model digital. Teknologi yang paling relevan untuk memastikan transparansi dan kepercayaan dalam kemitraan ini adalah:

a)

Marketplace benih

b)

Sistem kuota subsidi pupuk

c)

Platform blockchain untuk traceability dan pembayaran digital

d)

Sistem tanam terjadwal

4.

Pemerintah ingin menurunkan kerugian pascapanen yang mencapai Rp100 triliun per tahun. Solusi digital paling efektif untuk menekan food loss adalah:

a)

Menyubsidi pupuk organik

b)

Menurunkan harga transportasi

c)

Menambah petugas penyuluh

d)

Pengembangan cold chain dan logistik digital berbasis IoT

5.

Sebuah kelompok tani di Jawa Timur ingin mendirikan inkubator agritech lokal. Langkah pertama yang paling tepat adalah:

a)

Melakukan pemetaan potensi lokal dan pelatihan agropreneur

b)

Mendirikan koperasi eksportir

c)

Meningkatkan produksi bahan mentah

d)

Mencari pinjaman modal dari bank luar negeri

6.

Banyak petani lanjut usia di Sulawesi tidak mengakses informasi pertanian modern. Solusi edukasi yang paling inklusif untuk kondisi ini adalah:

a)

Pelatihan berbasis YouTube dan podcast

b)

Sekolah lapang virtual dan aplikasi berbasis SMS

c)

Kurikulum agribisnis di SMA

d)

Brosur berwarna cetak

7.

Petani mitra dalam skema contract farming mengalami kerugian akibat fluktuasi harga pasar. Solusi risk-sharing terbaik yang dapat diterapkan adalah:

a)

Menjual seluruh hasil panen ke pemerintah

b)

Menaikkan harga pupuk subsidi

c)

Skema profit sharing antara perusahaan dan petani

d)

Menyimpan panen dalam gudang sampai harga naik

8.

Tax holiday untuk industri pengolahan pertanian berjalan lambat akibat berbagai kendala. Hambatan terbesar menurut pendekatan pentahelix adalah:

a)

Kurangnya pemuda desa

b)

Minimnya riset tanaman

c)

Lemahnya pembiayaan mikro

d)

Tumpang tindih regulasi antar lembaga

9.

Desa penghasil sorgum di Sumba ingin memperkuat daya saing produk mereka. Langkah strategis pemasaran paling berkelanjutan adalah:

a)

Sertifikasi indikasi geografis dan pengemasan profesional

b)

Menjual ke supermarket besar

c)

Penurunan harga agar menarik konsumen

d)

Membuka pasar malam tradisional

10.

Banyak petani gagal panen akibat kekeringan dan cuaca ekstrem. Pendekatan komprehensif untuk mitigasi risiko ini adalah:

a)

Penggunaan benih lokal saja

b)

Asuransi pertanian dan sistem peringatan dini iklim

c)

Membeli pupuk dengan sistem koperasi

d)

Memberikan pelatihan sertifikasi ekspor

11.

Startup agritech gagal bertahan karena rasio kredit macet tinggi dari pengguna. Solusi mitigasi risiko yang paling relevan:

a)

Memberikan traktor gratis

b)

Menurunkan bunga pinjaman

c)

Menjalin kemitraan dengan lembaga keuangan dan pendamping bisnis

d)

Menjual data pengguna ke pihak ketiga

12.

Mayoritas ekspor komoditas Indonesia masih berupa bahan mentah. Kebijakan yang paling tepat untuk mendorong hilirisasi agribisnis:

a)

Larangan ekspor sawit mentah

b)

Subsidi transportasi antar pulau

c)

Program food estate

d)

Insentif fiskal untuk industri pengolahan lokal dan pelatihan keamanan pangan

13.

Subsistem hulu agribisnis adalah ?

a)

bagian rantai agribisnis yang menyediakan input (benih, pupuk, alat) sebelum budidaya dimulai

b)

proses budidaya tanaman dan ternak di lahan pertanian

c)

kegiatan pengolahan hasil pertanian menjadi produk olahan bernilai tambah

d)

jaringan distribusi produk pertanian dari produsen hingga konsumen

14.

Yang termasuk kegiatan subsistem produksi (on-farm) adalah …

a)

menanam padi dan merawat tanaman di lahan pertanian

b)

memproduksi pupuk urea dan pestisida di pabrik industri

c)

mengolah buah tomat menjadi saus botolan di pabrik makanan

d)

mengirim sayuran segar ke pasar melalui pedagang perantara

15.

Subsistem hilir agribisnis adalah …

a)

tahap pascapanen yang meliputi pengolahan hasil pertanian, distribusi, dan pemasaran hingga produk siap konsumsi

b)

seluruh aktivitas budidaya dan panen yang dilakukan petani di tingkat lapangan

c)

penyediaan sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk, dan alsintan bagi petani

d)

layanan seperti pembiayaan, asuransi, dan penyuluhan untuk mendukung kegiatan pertanian

16.

Yang termasuk dalam subsistem distribusi & pemasaran agribisnis adalah …

a)

penggilingan gabah hasil panen padi menjadi beras berkualitas tinggi

b)

penyimpanan sayuran dalam cold storage dan pengiriman hasil panen ke supermarket

c)

penanaman bibit unggul dan pemupukan tanaman di lahan pertanian

d)

pemberian kredit modal usaha tani dan asuransi bagi petani dan agribisnis

17.

Salah satu tantangan utama dalam subsistem pendukung agribisnis di Indonesia adalah rendahnya kualitas SDM pertanian. Strategi apa yang paling tepat untuk mengatasi tantangan ini?

a)

Menyelenggarakan sekolah lapang untuk petani

b)

Memberikan subsidi harga hasil panen

c)

Mewajibkan semua petani menanam komoditas yang sama

d)

Meningkatkan program kredit usaha tani

18.

Pak Budi mendapatkan kredit usaha KUR dan mendaftarkan lahannya dalam program asuransi pertanian. Layanan tersebut merupakan bagian dari subsistem …

a)

Hulu

b)

On-Farm (Produksi)

c)

Hilir

d)

Pendukung

19.

Sebuah universitas pertanian bekerja sama dengan perusahaan agroteknologi dan pemerintah daerah untuk mengembangkan inkubator bisnis bagi petani milenial. Model kemitraan ini dikenal sebagai …

a)

kemitraan publik-swasta (Public-Private Partnership)

b)

kolaborasi triple-helix (Perguruan Tinggi-Industri-Pemerintah)

c)

program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor agribisnis

d)

kemitraan petani melalui koperasi berbasis komunitas lokal

20.

Manakah pasangan subsistem agribisnis dan contohnya yang tepat?

a)

Hulu - penyediaan benih unggul dan pupuk bagi petani

b)

On-Farm - pemasaran hasil panen langsung ke konsumen akhir

c)

Hilir - budidaya dan pemelihara

21.

subsistem agribisnis dan contohnya yang tepat?

a)

Hulu - penyediaan benih unggul dan pupuk bagi petani

b)

On-Farm - pemasaran hasil panen langsung ke konsumen akhir

c)

Hilir - budidaya dan pemeliharaan tanaman pangan serta ternak

d)

Pendukung - pengolahan jagung menjadi produk pangan olahan

22.

Praktik manakah yang merupakan contoh penerapan smart farming pada tahap on-farm?

a)

penggunaan drone dan sensor IoT untuk pemantauan tanaman dan pemupukan presisi

b)

penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis secara intensif untuk meningkatkan hasil

c)

pemakaian pupuk kompos alami dan musuh hayati hama sebagai pengganti bahan kimia

d)

penanaman serta panen yang mengandalkan tenaga manual dalam jumlah banyak

23.

Untuk menjaga kualitas hasil pertanian yang mudah rusak selama pengiriman jarak jauh, pelaku agribisnis perlu memanfaatkan …

a)

fasilitas cold storage dan transportasi berpendingin khusus (refrigerated truck)

b)

penjemuran produk di bawah sinar matahari hingga kering sebelum dikirim ke konsumen

c)

penggunaan pupuk organik dan hayati sejak awal agar produk tahan lebih lama

d)

pengemasan produk tanpa ventilasi agar kedap udara selama pengangkutan

24.

Indonesia masih mengimpor sebagian besar benih sayuran dan mengandalkan banyak alsintan dari luar negeri. Langkah apa yang sebaiknya diambil untuk meningkatkan kemandirian subsistem hulu agribisnis?

a)

Meningkatkan riset mesin pertanian dan produksi benih unggul lokal

b)

Membuka keran impor seluas-luasnya

c)

Beralih sepenuhnya ke pertanian organik

d)

Memberikan subsidi harga hasil panen

25.

Pak Ahmad sering mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem dan musim kering berkepanjangan. Apa langkah yang tepat untuk membantu mengatasi risiko iklim tersebut?

a)

Menanam varietas unggul tahan kekeringan

b)

Menambah penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis

c)

Beralih system monokultur fokus perawatan pada satu tanaman saja

d)

Menyimpan hasil panen lebih lama di gudang

26.

Banyak petani cabai mendapatkan harga sangat rendah karena rantai pasok yang panjang dan ketergantungan pada tengkulak. Solusi apa yang dapat meningkatkan pendapatan petani tersebut sesuai strategi agribisnis?

a)

Menghubungkan petani langsung dengan konsumen melalui platform pemasaran digital

b)

Memberikan subsidi pupuk dan benih tambahan kepada petani cabai di tingkat hulu

c)

Mendorong petani menjual seluruh panennya kepada tengkulak besar

d)

Mengharuskan petani menanam komoditas berbeda setiap musim kerugian

27.

Sebagian besar petani kecil belum memanfaatkan teknologi digital dalam usahanya. (Hanya sekitar 15% yang menggunakan aplikasi modern.) Langkah mana yang paling efektif untuk meningkatkan adopsi teknologi digital di kalangan petani?

a)

Mewajibkan petani tradisional beralih sepenuhnya ke metode modern

b)

Membagikan smartphone gratis kepada petani

c)

Memfokuskan penerapan teknologi pertanian untuk perusahaan skala besar

d)

Menyelenggarakan pelatihan dan penyuluhan digital bagi petani

28.

Sebuah program diluncurkan untuk memajukan sektor agribisnis: didirikan inkubator startup agritech di sentra pertanian, melibatkan kolaborasi erat antara universitas, perusahaan swasta, dan pemerintah, serta menyediakan akses pembiayaan hijau bagi wirausaha tani muda. Pendekatan ini merupakan contoh pengembangan …

a)

program peningkatan produksi on-farm secara intensif

b)

model kemitraan konvensional tanpa dukungan fasilitas pendukung lainnya

c)

perbaikan terfokus pada satu subsistem agribisnis saja (hulu atau on-farm)

d)

ekosistem agribisnis kolaboratif yang terintegrasi

29.

Mengapa strategi inclusive business model (kemitraan hulu–hilir) dianggap penting dalam pengembangan agribisnis di Indonesia?

a)

Agar petani hanya menjual ke tengkulak lokal demi menjaga kestabilan harga

b)

Untuk membatasi petani menanam hanya satu jenis komoditas tertentu

c)

Untuk memastikan petani memiliki akses input, pasar, dan pembiayaan dalam satu rantai nilai terintegrasi

d)

Supaya seluruh produksi dijual ke pasar ekspor tanpa mempertimbangkan kebutuhan dalam negeri

30.

Sebuah startup agritech ingin membantu petani kecil mengakses pasar dengan harga lebih adil dan rantai pasok lebih pendek. Strategi digital apa yang sesuai untuk tujuan ini?

a)

Membuka lebih banyak toko grosir konvensional untuk menampung hasil panen

b)

Mengembangkan platform e-commerce pertanian yang menghubungkan langsung petani dengan konsumen

c)

Memberikan subsidi pupuk dan pestisida kimia agar hasil panen lebih banyak

d)

Melarang petani menjual ke luar desa agar produksi hanya untuk kebutuhan lokal