Font size
WorksheetsHope and Happiness di kelas 2B
Total questions: 26
Worksheet time: 1hrs 18mins
Hallo Bunda hebat,
Selamat datang diruang interaksi deep talk.
Silahkan menjawab setiap pertanyaan untuk mengisi journal worksheet pengajar.
😊🙏🏼
Bagaimana Perasaan Bunda saat pertama Kali melahirkan solih-soliha, yang sekarang duduk di kelas 2B ?
Apa latar belakang sejarah (Nama solih-soliha saat ini) sehingga membuat Bunda memberikan nama tersebut kepada Solih-soliha yang saat ini duduk dikelas 2B ?
Pencapaian belajar apa yang sudah dimiliki oleh solih-soliha Selama duduk di kelas 1 ?
Harapan apa yang belum terpenuhi Selama solih-soliha belajar dikelas 1 ?
Apa harapan yang ingin diraih dikelas 2B?
Apakah Bunda memaksakan solih-soliha untuk menjadi siswa yang berprestasi disekolah ?
Jika diberikan pilihan,
Menginginkan solih-soliha menjadi anak yang berprestasi ?
Menginginkan solih-soliha memiliki adab dan akhlak yang baik?
Seandainya, solih-soliha memiliki kekurangan dan keterlambatan dalam belajar. Sehingga pencapaian belajarnya tidak maksimal dan mengalami banyak ketertinggalan.
Apakah Hal itu perlu dikhawatirkan?
Tindakan apa yang akan bunda ambil untuk memberikan stimulasi belajar yang efektif ?
Menurut Bunda, apa kecenderungan Minat dan bakat solih-soliha ?
Menurut Bunda, Jenis kecerdasan apa yang dimiliki oleh solih-soliha ?
Bagaimana pendapat Bunda, Jika Guru memberikan hukuman untuk solih-soliha yang melakukan kesalahan disekolah?
Berapa jam sekali solih-soliha diberikan waktu untuk screentime?
Menurut Bunda, Smartphone memiliki lebih banyak dampak baik atau memiliki banyak dampak buruk untuk solih-soliha ?
Apakah solih-soliha sudah diberikan/memiliki smartphone sendiri?
Kalau sudah, berikan alasan yang rasional atas keputusan tersebut.
Dan apa dampak baik yang sudah terlihat selama menggunakan smartphone.
Saya bertujuan membangun kesehatan mental solih-soliha.
Saya bertujuan memaksimalkan daya kembang kognitif solih-soliha.
Saya ingin solih-soliha memiliki kemampuan yang baik dalam membaca sebuah narasi.
Saya ingin solih-soliha memiliki konsentrasi belajar yang baik saat saya menyampaikan materi dikelas.
Dan penggunaan smartphone lebih dari 1 jam perhari mempengaruhi semua Hal tersebut.
Bersediakah bunda, tidak memberikan smartphone dari hari Senin sampai Jum'at ?
Penggunaan smartphone pada anak, memudahkan pekerjaan orangtua agar tidak lelah dan tidak merasa terganggu dengan kekacauan dan kesibukan Dunia main anak, atau bahkan agar keadaan rumah tetap rapi tidak berantakan.
Namun, Hal tersebut memadamkan kreatifitas, merusak Daya fokus, merusak kestabilan emosi anak, mengganggu perkembangan kesehatan mental anak.
Apakah Bunda melihat Dan merasakan semua dampak tersebut?
Apakah jadwal mengaji solih-soliha berjalan dengan disiplin?
Sudah sampai di Iqra berapakah solih-soliha?
Harapan apa yang bunda simpan, sehingga memutuskan memasukan solih-soliha ke SIT AS SAKINAH ?
Bagaimana sikap dan perilaku solih-soliha saat berada didalam rumah?
Tidak perlu khawatir, bunda boleh menyampaikan kekurangan yang bunda khawatirkan.
Bagaimana cara bicara, bahasa dan tutur kata solih-soliha saat berada dilingkungan sosial rumah ( bersama teman rumah, atau keluarga besar ) ?
Apakah solih-soliha Picky Eater dan memiliki alergi makanan?
Percayakah bunda, jika anak-anak dapat memiliki 2 kecenderungan perilaku yang berbeda pada saat dirumah dan disekolah ?
Jika ya dan tidak, sampaikan alasannya.
Apakah solih-soliha sudah memahami numerasi dengan baik ( dapat menghitung tambahan dan pengurangan ) ?
Bunda, solih-soliha memiliki masa depan yang panjang.
Mari kita nikmati setiap proses dan kendala-kendala tersebut. Tidak perlu terburu-buru dan membandingkan solih-soliha dengan yang lainnya, mereka unik dengan kecerdasannya masing-masing.
Kita usahakan kemampuan dasar yang umum, jadi saya perlu kerjasama yang baik agar solih-soliha tumbuh menjadi pribadi yang Berakhlak dan Beradab.
Bersama saya, solih-soliha tidak diberikan smartphone dari hari Senin sampai Jum'at.
Kita coba, saya percaya solih-soliha pasti bisa.
😊🥰💙
Salam Hangat dari Bu Usi 💖
Bunda, solih-soliha memiliki masa depan yang panjang.
Mari kita nikmati setiap proses dan kendala-kendala tersebut. Tidak perlu terburu-buru dan membandingkan solih-soliha dengan yang lainnya, mereka unik dengan kecerdasannya masing-masing.
Kita usahakan kemampuan dasar yang umum, jadi saya perlu kerjasama yang baik agar solih-soliha tumbuh menjadi pribadi yang Berakhlak dan Beradab.
Bersama saya, solih-soliha tidak diberikan smartphone dari hari Senin sampai Jum'at.
Kita coba, saya percaya solih-soliha pasti bisa.
😊🥰💙
Salam Hangat dari Bu Usi 💖
