wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Bahan Alam dan CPOB

Total questions: 34

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Kulit dari buah manggis saat ini banyak

digunakan dalam kesehatan karena diketahui

dapat digunakan sebagai antioksidan. Senyawa

marker apakah yang dimiliki oleh buah manggis

ini?

a)

Kumarin

b)

Xanthin

c)

Apigenin

d)

Phalerin

e)

Quarsetin

2.

Seorang apoteker QC akan mengidentifikasi senyawa

alkaloid yang terdapat pada sirup anakanak

menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Apakah

penampakan bercak spesifik untuk senyawa tersebut ?

a)

Besi (III) klorida

b)

Folin chiochalteu

c)

Alumunium klorida

d)

Anisaldehid asam sulfat

e)

Burchardat

3.

Seorang apoteker sedang melakukan pengujian

terhadap ekstrak jambu biji. Salah satu pengujian

yang dilakukan adalah untuk mengetahui

kandungan dari mineral pada ekstrak. Uji apakah

yang dilakukan?

a)

Kadar abu total

b)

Kadar marker

c)

Kadar air

d)

Kadar abu tidak larut asam

e)

Kadar zat aktif

4.

Industri X merupakan suatu industri yang khusus

membuat sediaan dalam bentuk ekstrak sebagai produk

akhir. Industri X disebut sebagai....

a)

Industri Jamu

b)

UKOT

c)

IOT

d)

IEBA

e)

UMOT

5.

Apoteker akan membuat sediaan dari ekstrak

daun salam yang memiliki kandungan minyak

atsiri. Karakteristik dari minyak atsiri adalah

mudah menguap. Apakah metode yang seduai

untuk ekstraksi daun salam tersebut?

a)

Infusa

b)

Perkolasi

c)

Refluks

d)

Destilasi

e)

Soxhletasi

6.

Analis BPOM sedang melakukan uji kualitas produk

madu yang dicurigai mengandung madu palsu. Instrumen

apakah yang tepat untuk analisi tersebut ?

a)

GC-MS

b)

Polarimetri

c)

Kromatografi cair kinerja tinggi

d)

Spektrofotometri UV-Vis

e)

Spektrofotometri infra merah

7.

Apoteker yang bekerja di industri akan

melakukan pengujian kadar abu total dari

simplisia sebanyak 3,402 gram dengan bobot

cawan kosong konstan 20,358 gram. Simplisia

tersebut dimasukkan kedalam cawan dan

dilakukan pemijaran sampai bobot konstan dan

diperoleh bobot abu+cawan konstan 20,639 gram. Berapakah kadar abu total dari simplisia tersebut?

a)

10,34 %

b)

2,06 %

c)

28,1 %

d)

3,4%

e)

8,34%

8.

Seorang apoteker pada industri obat tradisional

melakukan analisis cemaran logam seperti Hg, Cd, As,

dan Pb pada ekstrak sambiloto dan pegagan dalam rangka

standarisasi ekstrak sebagai bahan baku produk herbal

hepatoprotektor. Apakah instrumen yang tepat

digunakan?

a)

AAS

b)

Densitometer

c)

KLT

d)

Spektrofotometri gas

e)

KCKT

9.

Suatu ekstrak diuji menggunakan perekasi mayer

mendapatkan hasil endapan putih. Hasil ini

menandakan bahwa ekstrak tersebut mengandung

senyawa?

a)

Saponin

b)

Alkaloid

c)

Flavonoid

d)

Steroid

e)

Antrakinon

10.

Tanaman catharantus roseus diketahui mengandung

senyawa yang dapat dimanfaatkan sebagai antikanker.

Senyawa apakah itu ?

a)

Reserpin

b)

Piperin

c)

Atropin

d)

Fenol

e)

Vinkristin

11.

Simplisia yang akan digunakan diindustri obat

tradisional harus dikeringkan sampai kadar airnya

<10%. Tujuaanya adalah untuk?

a)

Agar mudah dibuat

b)

Agar mempermudah distribusi

c)

Agar tidak dimakan serangga

d)

Agar tidak voluminous

e)

Agar tidak mudah ditumbuhi mikroba

12.

Seorang apoteker akan melakukan analisis sampel jamu

pelangsing yang dicurigai mengandung BKO instrumen

apa yang dapat digunakan untuk menganalisis secara

tepat ?

a)

KLT

b)

KCKT

c)

UV-VIS

d)

IR

e)

GC

13.

Suatu Zat aktif theophylline memiliki struktur

seperti berikut:
Zat aktif tersebut memiliki cincin heterosiklik

yang terdapat dalam senyawa? Tergolong apakah senyawa berikut

a)

Flavonoid

b)

Terpenoid

c)

Saponin

d)

Alkaloid

e)

Triterpenoid

14.

Industri obat tradisional sedang mengembangkan kapsul

ekstrak meniran yang hendak dimasukkan dalam

golongan obat herbal terstandar, uji yang harus dilakukan

adalah ?

a)

Uji disolusi terbanding

b)

Uji praklinik

c)

Uji klinik

d)

Uji farmakokinetik

e)

Uji bioekivalen

15.

Apoteker dari unit RnD sedang mengembangkan

sediaan herbal dengan kandungan ekstrak

Mengkudu (Morinda citrifolia). Simplisia yang

digunakan sebanyak 150 gram dan dilakukan

maserasi dengan ekstrak etanol 96% sebanyak 1

liter selama 3 hari, dan dihasilkan ekstrak kental

45 gram. Berapakah % hasil rendemen ekstrak

mengkudu tersebut?

a)

50%

b)

20%

c)

30%

d)

40%

e)

35%

16.

Apoteker sedang melakukan identifikasi senyawa

alkaloid dengan metode KLT. Pembanding yang

digunakan adalah piperin. Dari hasil eludasi

diperoleh bercak sampel yang sejajar dengan

pembanding dengan jarak 6 cm dari titik

penotolan. Jarak yang ditempuh pelarut adalah 10

cm. berapakah nilai HRf yang diperoleh?

a)

100 %

b)

70%

c)

80%

d)

60%

e)

50%

17.

Departemen R&D sebuah industri ingin

mengembangkan sediaan cair untuk

ibuprofen, yg memiliki sifat sukar larut

dalam air namun sangat mudah larut

dalam etanol, dengan ph stabil 3,8-

4,8(kalo g salah). Sediaan apa yg cocok

untuk di buat?

a)

Eliksir

b)

Suspensi

c)

Emulsi w/o

d)

Emulsi o/w

e)

Solid dispersion

18.

Sebuah industri obat steril, memproduksi injeksi

ketorolac ampul. Dalam 1 bets terdiri dari 200

ampul, berapa jumlah minimal wadah sampel

yang harus diambil dalam bets untuk menguji

sterilitas?

a)

10%

b)

2%

c)

Seluruh wadah

d)

10 wadah

e)

20 wadah

19.

Apoteker di industri farmasi

mengevaluasi kualitas tablet ibuprofen.

Uji disolusi yang dilakukan terhadap

ibuprofen menggunakan dapar fosfat ph

7,2 dan pka ibuprofen 4,4. Berapa % ibuprofen dalam bentuk terion pada

kondisi disolusi diatas?

a)

50%

b)

66%

c)

77%

d)

90%

e)

99%

20.

Apoteker bagian QC industri farmasi Tuntas CBT

melakukan pengujian kadar metildopa dari

sediaan tablet yang diproduksi. Apoteker

menggunakan standar metildopa dalam berbagai

macam konsentrasi pada labu yang terpisah. Dibuat plot regresi linear sehingga didapatkan

kurva yang digunakan dalam penetapan kadar.

Metode apa yang digunakan dalam analisis

tersebut?

a)

Standar Internal

b)

Standar Adisi

c)

Standar Eksternal

d)

Standar Pembanding

e)

Double Point Calibration

21.

Industri farmasi sedang melakukan

produksi tablet hisap vitamin C dengan

bentuk kemasan strip. Agar memenuhi

aturan CPOB maka pada saat

pengemasan pada blister perlu dilakukan

pada kelas yang sesuai. Pada kelas mana

proses tersebut dilakukan?

a)

Kelas A

b)

Kelas C

c)

Kelas E

d)

Kelas B

e)

Kelas D

22.

Industri Farmasi akan melakukan sediaan non

steril tablet Calcium Chlorida yang bersifat

sangat higroskopis. Bagaimana ketentuan tingkat

kelembapan maksimal ruangan untuk

produksi sediaan tersebut?

a)

70%

b)

60%

c)

40%

d)

30%

e)

45%

23.

Suatu zat memiliki sifat karakteristik

permeabilitas rendah dan kelarutan baik.

Termasuk BCS kelas berapa zat

tersebut?

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

24.

Apoteker didepartemen Quality Control

hendak melakukan sampling terhadap

bahan baku yang baru datang dalam

bentuk tong. Barang yang datang adalah

homogen dan dari vendor yang

terkualifikasi sebanyak 4 tong bahan

baku, maka berapa tong yang akan

dijadikan sampling oleh apoteker QC?

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

e)

6

25.

Apoteker RS melakukan evaluasi monitoring efek

samping obat antihipertensi. Ke pihak manakah

MESO dilaporkan?

a)

IAI

b)

Instalasi Farmasi

c)

WHO

d)

Kemenkes

e)

BPOM

26.

Apoteker di Industri Farmasi akan

melakukan sebuah pembelian mesin

cetak tablet. Ketika mesin datang

keindustri tersebut, dilakukan

kualifikasi untuk melihat bagaimana

kinerja mesin pertama kali sesuai

standar protokol yang berlaku dari

vendor/supplier. Kualifikasi apakah

yang dilakukan oleh industi farmasi

yang dimaksud?

a)

Kualifikasi personil

b)

Kualifikasi kinerja

c)

Kualifikasi instalasi

d)

Kualifikasi desain

e)

Kualifikasi operasional

27.

Suatu industri farmasi sedang

memproduksi obat dengan

menggunakan suatu mesin, Pada proses

produksi ditemukan sisa digoksin pada

mesin tersebut. Apa Tindakan yang

harus dilakukan agar hal tersebut

tidakter ulang Kembali pada proses

produksi obat selanjutnya?

a)

Validasi Pembersihan

b)

Validasi Prospektif

c)

Validasi Metode Analisis

d)

Validasi konkuren

e)

Validasi retrospektif

28.

Sebuah Industri farmasi mendapatkan keluhan

dari PBF terkait stabilitas salbutamol yang ada

dipasaran. Menurut CPOB keluhan tersebut harus

segera ditangani. Bidang apa yang bertanggung

jawab untuk hal tersebut?

a)

Pemastian mutu

b)

Hubungan masyarakat

c)

PPIC

d)

Pengujian mutu

e)

Produksi

29.

Suatu industri farmasi membuat tablet

salut metronidasol menggunakan

metode granulasi basah. Proses produksi

dimulai dari proses penimbangan hingga

pengemasan obat. Dibawah ini manakah

yang termasuk produk ruahan (produk

tinggal pengemasan)?

a)

Campuran massa

b)

Granul

c)

Tablet inti

d)

Tablet salut Obat dalam kemasan

e)

Tablet salut obat

30.

Sebuah industri farmasi akan memproduksi

sediaan steril menggunakan cara aseptis, sebelum

dilakukan proses produksi, akan dilakukan proses

validasi terlebih dahulu untuk menjamin bahwa

seluruh proses pembuatan sediaan memenuhi

standart. Validasi yang dimaksud adalah

a)

Validasi retrospektif

b)

Validasi pembersihan

c)

Media fill test

d)

Validasi metode analisa

e)

Verifikasi metode analisa

31.

Sebuah industri farmasi akan

memproduksi antibiotik golongan beta

lactam. Limbah produksinya

direaksikan dengan NaOH selama 24

jam sebelum dialirkan ke bak

penampungan limbah. Apa fungsi pereaksi NaOH

a)

Memecah cincin beta lactam

b)

Membuat sistem garam

(penggaraman)

c)

Karena beta lactam ada reaksi

kepekaan

d)

Beta lactam membuat

kontaminasi

e)

Beta lactam sangat berbau tidak

sedap

32.

Bagian Riset dan Pengembangan Industri farmasi

melakukan uji bioekivalensi terhadap 5 formula

tablet paten Siprofloksasin Hidroklorida. Hasil

perbandingan profil disolusi dengan produk

pembanding didapatkan nilai faktor kemiripan

(f2) sebagai berikut:
Formula manakah yang ekivalen?

a)

F2

b)

F1

c)

F3

d)

F4

e)

F5

33.

Dalam melakukan uji stabilitas

dipercepat, pengambilan sampel

dilakukan sebanyak 3 kali. Kondisi

pengujian yang dimaksud adalah?

a)

25 derajat, RH 75%

b)

35 derajat, RH 75%

c)

45 derajat, RH 75%

d)

30 derajat, RH 75%

e)

40 derajat, RH 75%

34.

Pada tanggal 13 Desember 2024, bagian

pengawasan mutu industri farmasi sedang

melakukan In-process Control. Dia mengambil

granul tablet meropenem No. Bets S1237 hasil

pengeringan mengunakan Fluid Bed Dryer No. P-

013. Setelah granul diteliti ditemukan partikel

stainless steel ukuran 1 micron. Apakah kategori

penyimpangan tersebut?

a)

Minor

b)

Kritikal

c)

Mayor

d)

Tidak terencana

e)

Terencana