wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Selegtif posttest

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari legislator muda di lingkungan kampus?

a)

Menyusun program kegiatan rutin kemahasiswaan

b)

Mengelola dana kegiatan organisasi mahasiswa

c)

Membuat, mengawasi, dan mengevaluasi kebijakan kemahasiswaan

d)

Menjadi pelaksana seluruh kebijakan kampus

2.

Legislator muda memiliki fungsi representatif, yang berarti...

a)

Menyampaikan aspirasi pribadi dalam forum kampus

b)

Mewakili suara mahasiswa dalam pembentukan kebijakan kampus

c)

Menyuarakan pendapat dosen kepada mahasiswa

d)

Mengatur teknis pemilu kampus

3.

Bagaimana peran legislator muda dapat mempengaruhi kualitas representasi politik di parlemen?

a)

Dengan hanya fokus pada isu pemuda

b)

Dengan menciptakan ruang partisipatif lintas usia dan generasi

c)

Dengan mengabaikan struktur partai yang ada

d)

Dengan menekan aspirasi kelompok minoritas

4.

Mengapa penting bagi legislator muda untuk memahami konteks geopolitik dan ekonomi global?

a)

Untuk meningkatkan nilai ekspor

b)

Agar dapat membentuk aliansi partai lintas negara

c)

Agar bisa menjadi diplomat

d)

Karena kebijakan domestik semakin terhubung dengan dinamika global

5.

Bagaimana strategi legislator muda menghadapi resistensi dari kelompok konservatif di parlemen?

a)

Menyerah dan mengikuti arus

b)

Mengedepankan pendekatan koalisi berbasis substansi

c)

Menolak semua kompromi

d)

Menjauhi ruang pengambilan keputusan

6.

Dalam konteks sistem multipartai di Indonesia, tantangan legislator muda adalah...

a)

Menolak semua partai kecil

b)

Menjaga konsistensi nilai di tengah tekanan kepentingan politik

c)

Menyokong semua keputusan partai

d)

Menghapus keberadaan fraksi

7.

Dalam konteks demokrasi deliberatif, legislator muda idealnya...

a)

Menghindari debat publik

b)

Membatasi partisipasi masyarakat

c)

Membuka ruang dialog substantif dengan konstituen

d)

Fokus hanya pada keputusan elite

8.

Advokasi dalam konteks organisasi mahasiswa bertujuan untuk…

a)

Menyusun program kerja internal

b)

Menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa secara sistematis

c)

Membentuk kelompok belajar

d)

Menyusun anggaran tahunan organisasi

9.

Mengapa penting melibatkan legislator muda dalam proses legislasi?

a)

Untuk mendorong kebijakan yang lebih progresif dan inklusif

b)

Untuk mengisi kuota usia muda

c)

Untuk mengurangi jumlah legislator senior

d)

Untuk mempercepat sidang

10.

Mengapa keberadaan legislator muda dianggap strategis dalam mendorong reformasi kebijakan publik di era digital?

a)

Karena mereka lebih responsif terhadap isu-isu kontemporer

b)

Karena mereka cenderung mengikuti instruksi senior

c)

Karena mereka tidak memiliki beban politik masa lalu

d)

Karena mereka mendukung politik praktis tradisional

11.

Mengapa legislasi menjadi komponen penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi mahasiswa?

a)

Karena peraturan dapat diubah sesuai keinginan pemimpin

b)

Agar organisasi dapat berjalan tanpa keterlibatan mahasiswa umum

c)

Sebagai acuan formal yang menjaga konsistensi, keadilan, dan arah gerak organisasi

d)

Supaya organisasi terlihat resmi di mata dosen pembina

12.

Di mana seharusnya pasal-pasal tentang hak, kewajiban, dan larangan mahasiswa ditempatkan dalam struktur produk hukum?

a)

Di penjelasan umum

b)

Di bagian ketentuan umum

c)

Di batang tubuh peraturan

d)

Di bagian konsideran

13.

Jika sebuah peraturan terlalu teknis, multitafsir, dan tidak bisa dilaksanakan secara nyata, maka peraturan tersebut gagal memenuhi prinsip...

a)

Legalitas

b)

Kesinambungan

c)

Efektivitas

d)

Keseimbangan

14.

Mengapa prinsip kejelasan rumusan dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sangat penting secara yuridis?

a)

Agar dapat ditafsirkan secara luas oleh masyarakat

b)

Untuk menghindari multitafsir yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum

c)

Supaya peraturan mudah disebarluaskan

d)

Untuk menyesuaikan dengan politik hukum pemerintah

15.

Salah satu kelemahan dalam teknik legislasi yang buruk adalah terjadinya hyper-regulasi. Hal ini dapat menyebabkan...

a)

Pemerintah lebih kuat dari DPR

b)

Kekuasaan kehakiman dilemahkan

c)

Tumpang tindih dan kontradiksi norma antar peraturan

d)

Penguatan sistem presidensial

16.

Apabila terdapat dua peraturan yang mengatur hal yang sama namun berbeda bunyinya, maka yang berlaku adalah...

a)

Peraturan yang lebih tebal isinya

b)

Peraturan yang terbit terakhir (asas lex posterior derogat legi priori)

c)

Peraturan yang lebih tinggi kedudukannya (asas lex superior derogat legi inferiori)

d)

Keduanya tetap berlaku bersamaan

17.

Teknik penyusunan pasal peralihan dalam undang-undang bertujuan untuk...

a)

Menyusun daftar isi undang-undang

b)

Mengatur masa transisi dari peraturan lama ke yang baru

c)

Menambahkan lampiran penjelas

d)

Menentukan subjek hukum secara eksplisit

18.

Apa akibat hukum jika dalam pembentukan peraturan tidak dilakukan proses harmonisasi antar lembaga?

a)

Terjadi kekosongan hukum

b)

Peraturan menjadi lebih singkat

c)

Muncul konflik antar norma dan ketidaksesuaian antar peraturan

d)

Peraturan menjadi lebih demokratis

19.

Dalam konteks hierarki peraturan perundang-undangan, teknik legislasi yang baik harus menghindari...

a)

Penggunaan istilah hukum yang baku

b)

Pengaturan yang seharusnya diturunkan ke peraturan yang lebih rendah

c)

Penyebutan definisi dalam pasal awal

d)

Pembedaan bab dan pasal

20.

Penerapan teknik legislatif yang salah dalam perumusan sanksi pidana dapat berdampak pada...

a)

Penguatan sistem hukum nasional

b)

Kesulitan dalam implementasi dan ketidakadilan hukum

c)

Meningkatkan efektivitas hukum

d)

Mendorong reformasi birokrasi

21.

Manakah urutan struktur sidang yang paling umum digunakan dalam organisasi mahasiswa?

a)

Sidang pleno – Sidang terbuka – Sidang pengesahan

b)

Pembukaan – Penetapan tata tertib – Sidang komisi/pleno – Pengesahan – Penutupan

c)

Registrasi peserta – Pemilu – Debat terbuka – Sidang

d)

Perkenalan pengurus – Forum diskusi – Evaluasi

22.

Siapakah yang berwenang memimpin jalannya persidangan?

a)

Ketua BEM

b)

Ketua panitia acara

c)

Presidium sidang yang dipilih oleh forum sidang

d)

Notulen sidang

23.

Jika terjadi perdebatan sengit dan tidak produktif, langkah terbaik presidium adalah...

a)

Membiarkan sampai selesai

b)

Menegur secara personal peserta yang ribut

c)

Mengambil alih forum sementara dan menawarkan opsi musyawarah atau skorsing

d)

Keluar dari forum dan menyerahkan ke moderator

24.

Apa tanggung jawab Presidium 3 dalam forum persidangan?

a)

Menghentikan jalannya sidang jika terjadi keributan

b)

Mencatat jalannya sidang dan merangkum hasil keputusan

c)

Memimpin jalannya sidang dan menjaga forum tetap sesuai tata tertib

d)

Menentukan hasil akhir voting

25.

Apa tujuan utama dari teknik persidangan yang baik dalam suatu forum legislatif?

a)

Menang dalam voting

b)

Menyusun undang-undang secepat mungkin

c)

Menjamin keteraturan, efisiensi, dan legitimasi pengambilan keputusan

d)

Menghindari interupsi

26.

Apa konsekuensi hukum dari tidak tercapainya kuorum dalam pelaksanaan sidang pleno organisasi?

a)

Sidang tetap dilanjutkan dengan catatan khusus

b)

Keputusan sidang menjadi tidak sah secara prosedural

c)

Sidang dapat disahkan oleh pimpinan saja

d)

Keputusan sidang hanya bersifat rekomendasi

27.

Dalam tata tertib sidang, hak menyatakan “mosi tidak percaya” biasanya muncul karena...

a)

Ketidaksukaan pada keputusan sidang

b)

Ketidaknetralan pimpinan atau pelanggaran mekanisme

c)

Keinginan mengganti agenda sidang

d)

Tidak ada makanan di forum

28.

Studi Kasus:

Dalam sebuah sidang organisasi mahasiswa tingkat universitas, terdapat agenda penetapan AD/ART baru. Sebagian peserta menganggap pimpinan sidang tidak adil karena mengabaikan beberapa interupsi dan langsung mengarahkan pada voting padahal masih banyak pro-kontra. Sebagian lagi sudah merasa lelah dan mendesak segera ditutup. Terjadi kericuhan kecil, lalu forum diskors selama 30 menit.

Dalam kasus di atas, tindakan paling tepat dari pimpinan sidang saat forum mulai gaduh adalah...

a)

Menutup sidang secara sepihak

b)

Memberi waktu skorsing untuk cooling down forum

c)

Tetap lanjut dan abaikan peserta gaduh

d)

Keluar dari ruangan

29.

Jika hasil keputusan forum ditolak oleh sebagian anggota karena dianggap tidak demokratis, maka jalur yang benar secara organisasi adalah...

a)

Melaporkan ke ketua umum

b)

Mengeluarkan peserta yang menolak

c)

Menyampaikan keberatan melalui mekanisme banding atau rapat evaluasi

d)

Membuat forum tandingan

30.

Apa kelemahan utama sidang tanpa notulen resmi?

a)

Kurangnya dinamika diskusi

b)

Tidak ada bukti administratif atas hasil keputusan

c)

Peserta tidak serius

d)

Ketua sidang kehilangan kontrol